Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utamaLewati ke footer
  • 9/10/2023
Calonarang di Pura Tegallalang (7/10) gunakan "Watangan Matah" wanita

Dalam pementasan Calonarang biasanya akan ada orang yang berperan sebagai "Watangan Matah" yaitu mayat-mayatan yang menggambarkan korban dari ilmu leak. Orang yang berperan sebagai mayat-mayatan akan dibuat seperti meninggal sungguhan, dimandikan dan diupacarai di atas panggung layaknya orang yang sudah meninggal.

Menurut Dr Komang Indra Wirawan S.Sn.M.Fil.H atau yang lebih dikenal sebagai Komang Gases, pada zaman dahulu watangan bukan merupakan pemain utama dalam Calonarang.

Jaman dahulu memang diakui bahwa masyarakat saat itu kurang hiburan sehingga saat penari hanya dengan membawa bayi atau watangan dari boneka. Berdasarkan perkembangan zaman, inovasi dan kreativitas seniman, maka wujudkanlah peran pembantu dalam pementasan calonarang yaitu orang yang berperan sebagai watangan. Saat ini menurutnya, ada sugesti di masyarakat jika calonarang tanpa watangan maka Calonarang tersebut terasa ada yang kurang

Makna Watangan Dalam Calonarang
Ia sendiri mengartikan watangan ini sebagai salah satu konsep “Diksa” sebagai media pembersihan/penyudamala untuk menjadikan orang yang menjadi watangan menjadi lebih baik.

MAGIChours
#beritabali #calonarang #watangan #matah #komanggases #tegallalang #gianyar #diksa #sudamala

Kategori

🗞
Berita

Dianjurkan