00:00Baik, lukisan gua tertua di dunia yang terletak di Pulau Sulawesi, Indonesia berdepan ancaman susulan kebakaran hutan yang melanda republik
00:09itu.
00:09Situasi itu terjadi apabila haba dan zarah asap berupaya mempercepat kadar kemerosotan lukisan yang dihasilkan puluhan ribu tahun lalu.
00:21Antara yang terkesan ialah sebuah gua di Maros Pangkep, Sulawesi Selatan.
00:26Ia mempunyai lukisan yang menggambarkan figura menyerupai manusia berinteraksi dengan seekor hinzi.
00:33Penyelidik dari Universiti Griffith di Australia menganggarkan lukisan itu berusia sekurang-kurangnya 51,200 tahun.
00:43Namun kebakaran yang berlaku berhampiran kawasan itu menjejaskan lukisan berkenaan.
00:48Ada beberapa situs yang sudah mulai terdampak bahkan hanya jaraknya beberapa meter dari depan mulut gua.
00:56Tapi kita lihat ke depannya bagaimana. Apakah kebakaran ini akan merambat, meluas, bahkan sampai masuk ke areal gua, ya kita
01:05belum tahu.
01:06Makanya dibutuhkan segera langkah mitigasi untuk mencegah kebakaran ini meluas.
01:11Yang paling pertama adalah dan yang paling destruktif itu tentu saja efek panasnya.
01:18Bahkan tanpa ada api langsung yang menyentuh lukisan pun itu bisa merusak lukisan.
01:26Karena dia mengubah temperatur di sekitar gambar yang bisa mempercepat proses pelapukan.
01:32Apalagi kalau sampai api itu menyentuh lukisannya.
01:36Itu bahkan akan lebih parah karena bukan hanya akan mengelupas kulitnya tapi bahkan batunya yang akan dibongkar, yang akan rusak,
01:44akan pecah dan seterusnya.
01:46Selain Maros Pangkep, sebuah gua di Pulau Muna, Sulawesi Tenggara yang dianggarkan berusia sekurang-kurangnya 67,800 tahun turut berdepan
01:56situasi sama.
01:58Indonesia kini sedang berdepan kebakaran hutan dan tanah paling buruk dalam tempoh 11 tahun.
02:03Walaupun Pulau Sumatera dan Borneo paling terjejas, kebakaran turut dikesan di Pulau Sulawesi termasuk di Sulawesi Selatan yang menempatkan gua
02:13batu kapur dengan seni prasejarah tertua di dunia.