00:05Pengalaman menunjukkan melalui kurikulum berbasis kompetensi yang selama ini sifatnya hanya tambahan.
00:16Tambahan keterampilan tertentu, tambahan skill tertentu, tambahan paket kajian tertentu atau kurikulum tertentu.
00:30Ini kita akan dorong terus agar baik madrasah maupun pesantren di level alia juga dipersiapkan menjadi lulusan yang siap kerja
00:46maupun siap mandiri.
00:48Siap kerja itu artinya yang siap diserap lapangan kerja yang sesuai level pendidikan menengah,
00:54siap berusaha diharapkan meskipun lulusan sekolah menengah atau alia atau sejajar di level pesantren
01:06itu juga memasukkan unsur-unsur pemberdayaan dan kemandirian sehingga lulusannya bisa siap menjadi pelaku usaha.
01:16Yang kedua kita juga membahas tentang pesantren sebagai ekosistem pemberdayaan.
01:24Pak Dirjen Pesantren menunjukkan pengalaman beberapa tahun ada anggaran-anggaran untuk membantu ekosistem pesawat pesantren yang sudah tumbuh.
01:37Banyak sekali pesantren-pesantren yang sudah mandiri menjadi ekosistem ekonomi yang sangat produktif.
01:46Al-intifat ya di Bandung bisa dijadikan contoh pesantren menjadi komunitas agrobisnis.
01:54Yang akhirnya bisa tidak saja menghidupi pesantrennya tetapi juga menghidupi masyarakat dan lingkup pesantren lainnya.
02:04Yang di level pesantren ini kita berharap kementerian agama kita dorong dan didukung oleh kementerian-kementerian nyawain
02:16dan dibantu oleh CSR dari berbagai pihak untuk meletakkan pesantren yang mayoritas basisnya ada pada di desil 1 sampai 4
02:27ini.
02:28Jadi pesantren ini mayoritas anak didiknya atau santrinya adalah berlatar belakang desil 1 sampai 4.
02:36Ini mendapatkan perhatian khusus dalam memberikan pemberdayaan berbasis ekosistem pesantren yang sudah sangat kuat.
02:45Yaitu ekosistem ekonomi, pasarnya ada, konsumennya ada, bahan bakunya juga ada.