00:01Coba egois lo!
00:02Lo enggak egois?
00:03Gue pikir lo bisa gue andelin.
00:04Alam, mikirin diri sendiri.
00:06Setan lo!
00:21Kenapain sih mbak?
00:23Udah, berdiri.
00:24Itu rambut benerin.
00:24Lampu juga, nyalain.
00:25Kalo aja nyokap ada disini.
00:27Sama kalian.
00:28Pasti seneng.
00:29Siapa yang gak sedih lo jadi Alvin?
00:31Dari kecil dia bisa lihat Arwah.
00:33Melarwai punya sendiri dia gak bisa lihat.
00:37Jangan nangis.
00:38Udah, udah.
00:42Setiap hari selalu ada yang mati.
00:45Alvian!
00:46Lo satu-satunya orang yang bisa lihat gue.
00:48Jadi lo harus bantuin gue.
00:50Please, please, please.
00:53Sakit tuh.
00:54Alvian!
00:56Ini kok gue belum bisa masuk?
00:57Dia ada masalah yang belum selesai.
01:00Halo!
01:03Gak ada kurutnya!
01:07Saya sudah bilang, jangan datang ke kehidupan saya lagi.
01:11Termasuk kesini.
01:12Sekarang pergi.
01:13Apa ini ada hubungan sama Maya?
01:14Maya percaya.
01:15Kalau dia dibunuh, lo bisa ngomong sama Maya.
01:17Jadi bener, Maya dibunuh.
01:19Harus berapa kali sih gue ngomong sama lo?
01:21Gue gak bisa masuk rumahnya, Fi.
01:23Makanya saya bisa bantuan dari Mbak Tarno.
01:25Bisa aja.
01:30Itu target kita keluar, guys.
01:32Ingat apa-apa dari saya.
01:34Satu.
01:36Belum selesai.
01:37Jangan enggak.
01:38Suara apa itu?
01:40Dia jatuh!
01:42Ji!
01:42Kok penyak bukanya, Ji?
01:48Jauh-jauh-jauh!
01:52Bisa!
01:54Buka!
01:57Gue rasa kenal aja ya.
02:00Kalian lagi!
02:02Itu kalian punya itunya tuh seumur hidup kayak gitu ganjel!
02:07Ya!
02:08Buka!
02:09Buka!
02:10Cuka!