00:00Kita semua pasti udah sering banget kan kasih perintah ke fungsi Python pake input.
00:04Tapi pernah kepikiran gak, setelah fungsi itu selesai kerja,
00:07gimana caranya dia lapor balik ke kita?
00:09Nah, itu baru setengah dari cerita yang bakal kita bongkar tuntas hari ini.
00:12Gimana caranya sebuah fungsi itu gak cuma nerima, tapi juga ngasih output?
00:16Jadi, ini nih pertanyaan besarnya.
00:17Kita udah jago masukin bahan baku ke dalam sebuah fungsi.
00:20Tapi gimana caranya kita ngambil produk jadinya keluar?
00:23Gimana caranya kita ubah fungsi yang tadinya cuma pekerja,
00:25jadi semacam pabrik kecil yang efisien,
00:27yang hasilnya itu beneran nyata, dan bisa kita pakai lagi?
00:30Jawabannya ada di satu kata kunci yang simpel banget,
00:33tapi wah luar biasa kuat.
00:34Return.
00:35Inilah jembatan yang mengubah fungsi kita.
00:37Dari yang tadinya mungkin kayak kotak hitam,
00:39kita masukin sesuatu, terus yaudah,
00:41jadi sebuah alat yang transparan,
00:43yang secara gamblang ngasih balik hasil kerjanya ke kita.
00:46Gini deh, cara kerja return secara gampangnya.
00:48Begitu Python ngeliat kata return di dalam fungsi,
00:50dia bakal langsung stop semua proses di dalam situ.
00:52Udah, selesai.
00:53Dan yang paling penting,
00:54dia bakal ambil nilai apapun yang ada di sebelahnya,
00:56terus dioper balik ke baris kode yang manggil fungsi tadi.
00:59Anggap aja return ini kayak pintu keluar VIP khusus buat data.
01:03Biar lebih kebayang,
01:04coba kita pakai analogi mesin penjual otomatis.
01:06Input yang kita kasih,
01:07misalnya angka 1 dan angka 2,
01:09itu ibarat tombol minuman yang kita pencet.
01:11Nah, di dalam mesin kan ada prosesnya tuh.
01:13Dan return, itu adalah slot di bawah tempat minuman atau snacknya keluar buat kita ambil.
01:17Jelaskan?
01:17Ada input, ada proses, ada output.
01:20Oke, teorinya udah dapat.
01:22Sekarang waktunya kita bedah langsung.
01:23Kita bakal pretelin sebuah fungsi simpel bernama tambah,
01:26buat ngeliat gimana input, proses, dan output ini
01:29bekerja sama dengan manis di dalam kode yang sesungguhnya.
01:31Nah, ini dia fungsi yang bakal jadi kelinci percobaan kita.
01:34Keliatannya sepele banget ya.
01:36Cuma sebaris kode.
01:37Tapi jangan salah,
01:38di dalam baris singkat ini,
01:39ada semua elemen yang kita omongin dari tadi.
01:40Ada nama,
01:41ada wadah input,
01:42ada proses,
01:43dan tentu aja,
01:44ada mekanisme buat outputnya.
01:45Kita mulai dari kiri ya.
01:47Kata dev itu kayak kita bilang ke Python,
01:49woy, siap-siap,
01:49gue mau bikin fungsi baru.
01:50Terus tambah,
01:51itu nama yang kita kasih.
01:52Nah, yang paling penting di sini,
01:53itu yang di dalam kurung.
01:54Angka 1 dan angka 2.
01:56Ini namanya parameter.
01:57Gambangnya ini adalah wadah-wadah kosong
01:59yang kita siapin buat nampung input nanti.
02:00Sekarang kita geser ke jantung fungsinya.
02:03Nilai yang masuk ke angka 1 dan angka 2
02:05itu diproses.
02:06Di sini ya cuma dijumlahin.
02:07Dan dapet deh satu nilai baru.
02:09Di sinilah si return beraksi.
02:11Dia jadi semacam penjaga gerbang keluar,
02:13ngambil hasil penjumlahan itu,
02:14dan ngirim balik ke dunia luar.
02:16Anatominya udah kita pahami.
02:18Sekarang,
02:18ayo kita nyalain fungsi ini.
02:20Kita lihat gimana data itu ngalir di dalamnya.
02:22Langkah demi langkah.
02:23Dari mulai masuk,
02:24sampai keluar lagi.
02:26Oke, perhatiin alurnya baik-baik ya.
02:28Langkah 1,
02:29kita panggil tambah pakai angka 5 dan 4.
02:31Di langkah 2,
02:32di dalam fungsi,
02:33Python ngelakuin return 5 tambah 4.
02:36Langkah 3,
02:37return langsung ngirim hasilnya,
02:38yaitu 9,
02:39keluar dari fungsi.
02:41Dan terakhir,
02:41di langkah 4,
02:42nilai 9 itu,
02:43hap,
02:44ditangkap dan disimpan di variable hasil 1.
02:47Kelihatan kan?
02:47Haliran datanya jadi jelas banget.
02:49Dan kerennya lagi,
02:50hasil dari fungsi itu
02:51nggak harus selalu disimpan di variable lho.
02:53Lihat nih,
02:53contoh ini.
02:54Hasil dari tambah 10,2,
02:56yaitu 12,
02:57bisa langsung kita lempar jadi input buat fungsi lain.
02:59Di sini fungsi print.
03:01Ini bukti seberapa fleksibel dan modularnya konsep return.
03:04Oke,
03:04kita udah lihat cara kerjanya detilnya.
03:06Tapi mungkin ada yang nanya,
03:07kenapa sih harus repot-repot begini?
03:09Kenapa konsep return ini fundamental banget?
03:11Jawabannya simpel.
03:12Ini bukan lagi soal teknis,
03:14tapi soal mengubah cara kita membangun sebuah program.
03:16Nah, ini dia tiga manfaat utamanya.
03:19Pertama, bisa dipakai ulang.
03:21Sekali bikin fungsi tambah,
03:22yaudah, bisa dipakai di mana aja tanpa ketik ulang.
03:25Kedua, modularitas.
03:27Masalah gede bisa kita pecah jadi fungsi-fungsi kecil
03:29yang tugasnya spesifik kayak main Lego.
03:31Ketiga,
03:32keterbacaan.
03:33Kode kita jadi jauh lebih rapi dan gampang dimengerti,
03:35karena logikanya udah dibungkus rapi di dalam fungsi.
03:37Jadi, inti dari semuanya tuh ini.
03:39Fungsi yang pakai return itu mengubah kita
03:41dari sekedar penulis skrip jadi seorang arsitek.
03:43Kita gak lagi cuma nyusun perintah baris per baris,
03:45tapi kita menciptakan blok-blok bangunan,
03:47alat-alat yang bisa kita rangkai
03:48buat bikin program yang jauh lebih besar dan canggih.
03:51Nah, sekarang alatnya udah ada di tangan Anda.
03:53Anda udah tahu caranya bikin fungsi yang gak cuma kerja,
03:55tapi juga ngasih hasil.
03:57Pertanyaannya sekarang saya balikin ke Anda.
03:58Blok bangunan apa yang bakal Anda ciptain pertama kali?
04:01Fungsi simpel apa yang kira-kira bisa bantu kerjaan Anda sehari-hari?
04:04Yuk, coba dieksperimen.