00:00Mira, itu baju merah yang kamu pakai itu cocok sama badanmu.
00:06Kamu pakai baju merah ini untuk memikat hati dia, kan?
00:09Habis aku pakai baju apa? Ini yang aku punya!
00:12Bohong!
00:13Bapak lo amat kan?
00:14Mereka manusia yang sering cecok.
00:17Mak, itu gak salah.
00:20Tuhan mahat tahu, Li.
00:25Mak, kamu udah tua, ya, Li?
00:27Li, Ari, anak saya mah masih kecil. Coba kamu pikir mana yang harusnya lebih penting dijaga?
00:32Orang lain barangkali terharu mendengar ceritamu.
00:36Tapi saya datang ke sini bukan untuk bersedih.
00:39Jangan-jangan kamu ada main ya sama perubahan itu, ya.
00:43Apakah aku harus membenci dan memaki-maki dia?
00:45Aku gak mau tinggal satu rumah dengan perempuan hina!
00:51Gua gak percaya sebelum ada bukti.
00:53Di zaman sosmed sekarang ini banyak berita bohong.
00:57Wah!
00:58Suh, wah!
00:59Mata kepala aku ngeliat sendiri.
01:01Itu bohong amat.
01:04Itu fitnah, gak bener itu.
01:05Udah, ayo pulang ya!
01:06Kita hanya bisa berlawan
01:12dan mengatukan raham kuat-kuat.
01:16Perjuangan adalah pelaksanaan dari kata-kata.
01:22Saya minta kau pikirkan kami
01:26Pikiranku sudah penuh mancing
01:28Kamu ingin mikirin kalian?
01:30Pokoknya ya sampai kamu macam-macam
01:32Ketauan selingkuh aku ceraiin kamu keluar dari rumah ini
01:35Ya
01:49Bunga semerah darah
01:55Yang hanya tumbuh oleh air mata
02:03Bunga semerah darah
Comments