00:00:00I
00:03:01Itulah tembok pemisah diantara kita selama ini.
00:03:05Cinta kita akan menjadi pendorong, semangat pelajar, sampai berhasil meraih cita-cita.
00:03:11Aku berjanji, akan setiap menunggumu.
00:03:16Kita berjanji, setelah menjadi suami istri, kita bangun rumah yang kecil dan mungil.
00:03:35Di tengah kebun mawar yang luar, tempat anak-anak bermain.
00:03:42Anak kita, harliman, dan...
00:03:51Yes, daddy.
00:04:04Terima kasih telah menonton!
00:04:13Terima kasih telah menonton!
00:04:36Terima kasih telah menonton!
00:04:51Tapi ini penting buat tari, ayah.
00:04:54Mas Rahmat juga lebih penting buat masa depanmu.
00:05:04Masa depanmu sudah perlu dibikirkan.
00:05:08Mas Rahmat, jangan sampai terlambat, mas Rahmat yang insinyur dan sudah berhasil itu cocok untukmu.
00:05:23Ayah, selama ini tari sudah mempunyai teman yang namanya Harliman.
00:05:31Dan kami sudah tahu...
00:05:32Tidak perlu kau risaukan.
00:05:35Masih banyak waktu untuk berpikir.
00:05:37Tapi yang penting, yakin dan ingat akan kata-kata ayah ini.
00:05:44Bahwa cinta yang sejati itu akan datang sesudah pernikahan.
00:06:05Tartu!
00:06:06Dalam, Doro.
00:06:06Doro.
00:06:16Doro.
00:06:32Doro.
00:06:34Doro.
00:06:39Doro.
00:06:44Doro.
00:06:47Doro.
00:06:51Doro.
00:06:53Doro.
00:07:06Doro.
00:07:08Doro.
00:07:08Doro.
00:07:21Doro.
00:07:26Selamat sore.
00:07:27Sorry.
00:07:28Wah, saya merepotkan di tarik.
00:07:31Seharusnya, Ayah saja yang membuka pintu pagar itu.
00:07:33Ini tugas dari Ayah.
00:07:35Mari, Mas. Silahkan masuk.
00:07:50Selamat sore, Nak Rahmat.
00:07:52Selamat sore, Pak.
00:07:54Tepat sekali waktunya.
00:07:56Janji harus ditempat, Pak.
00:07:58Mari, silahkan masuk.
00:08:01Tarik, lagi ribu.
00:08:03Beritahu Mas Rahmat telah datang.
00:08:04Baik, Ayah.
00:08:05Ya.
00:08:05Here.
00:09:29Hi.
00:09:36Selamat ya.
00:09:39Teman-teman sekalian, atas permintaan astuti yang berulang tahun,
00:09:44malam ini akan dimeriakan oleh tari dan lagu dengan spontan dari Lestari dan kawan-kawan.
00:10:06Engkau yang kucinta, kau yang kukusah, bersorah dalam cintaku.
00:10:18Engkau kasihku, hanya engkau sayangku, kau yang ku jauhkan, berjutan yang berhati.
00:10:36Hmm, engkau lah sayangku, ku terutup kedua mataku,
00:10:46kesehatkan segalanya seluruh hidupku.
00:10:51Hmm, seru di dalam kalbuku, alatnya cintakan diri, membakar jiwaku.
00:10:59Hanya engkau sayangku, kau yang ku jauhkan, berjutan yang berhati.
00:11:13Hmm, engkau lah sayangku.
00:11:40Hmm, engkau lah sayangku, kau yang ku jauhkan, berjutan yang berhati.
00:11:47Kesehatkan segalanya seluruh hidupku.
00:11:50Hmm, seru di dalam kalbuku, alatnya cintakan diri, membakar jiwaku.
00:11:59Hmm, kau yang kucinta, kau yang ku jauhkan, berjutan yang berhati.
00:12:11Hmm, kau yang ku jauhkan, berjutan yang berhati.
00:12:40Hmm, malam ini kau berubah sekali.
00:12:58Kintahmu, sikapmu membuatku bingung.
00:13:03Aku listarimu, listarimu, listarimu yang sudah dua tahun menjadi, milikmu.
00:13:11Dan ingin tetap hidup dalam naunganmu.
00:13:16Tapi...
00:13:20Entahlah.
00:13:23Aku tidak tahu sebagaimana saat ini.
00:13:27Tari, ada apa?
00:13:31Hmm?
00:13:34Tari, siapa yang menyakiti hatimu?
00:13:38Siapa?
00:13:43Rahmat melamarku, Har.
00:13:46Rahmat melamarmu?
00:13:50Si insinyur tua itu?
00:13:54Kau tolak, Tari.
00:13:55Kau harus tolak itu.
00:13:59Tentu, Har.
00:14:01Tidak saya telah menerima lamarannya.
00:14:04Ayamu tidak berhak.
00:14:06Kau milikku.
00:14:08Tidak bisa diberikan pada orang lain.
00:14:11Tapi keputusan ayah tidak bisa dibantah.
00:14:14Tidak bisa.
00:14:20Jangan, Har.
00:14:24Aku mohon.
00:14:25Jangan nodai aku.
00:14:29Ini hakku.
00:14:31Berikan padaku, Tari.
00:14:39Tari.
00:14:41Kau harus berikan padaku.
00:14:44Bukan pada laki-laki.
00:14:46Pilihan orang tuamu yang mata duitan itu.
00:14:52Jangan hina ayahku, Har.
00:14:55Buat apa kau agung-agungkan orang tuamu yang tidak bijaksana itu?
00:14:59Hah?
00:15:00Mau menjual anaknya sendiri?
00:15:03Karena si Rahmat itu insinyur?
00:15:09Karena dia usahawan berduit?
00:15:11Sedangkan aku?
00:15:12Si Kire yang tidak punya apa-apa.
00:15:14Begitu kan?
00:15:19Aku takut kehilangan ayah ibu ku.
00:15:23Seperti juga aku takut kehilangan kau.
00:15:30Aku harap kau mengerti.
00:15:35Kaulah yang tercinta.
00:15:46Kaulah.
00:15:51Kaulah.
00:15:53Tapi aku tidak rela.
00:16:02Kaulah.
00:16:20Kaulah.
00:16:27Kaulah.
00:16:32What's going on, sir?
00:16:48Challenge.
00:17:03Challenge.
00:17:48Sorry, it's not bad for you, sir.
00:18:15I can't wait for a second.
00:18:19I'm not sure how much I can do it.
00:18:19I can't wait for a second.
00:18:24I can't wait for a second.
00:18:27I can't wait for a second.
00:18:31I can't wait for a second.
00:18:40I can't wait for a second.
00:18:42I'm going to kill him.
00:18:44I can't wait for a second.
00:18:47If he's ready for a second,
00:18:48he'll be ready for himself.
00:18:50Let's go.
00:19:14Let's go!
00:19:14Let's go!
00:19:15I don't know.
00:19:44Hari, malam pertama harus menjadi malam yang terindah dalam hidup perkawinan.
00:19:57Dan tugas istri harus melayani suami, bukan sebaliknya.
00:20:11Bu, tidur, ngantuk.
00:20:15Ingat pesan, mbak.
00:20:17Jangan kecewakan suamimu.
00:20:19Ya?
00:20:22Yuk.
00:20:32Terima kasih.
00:20:54I'm going to go first, Dad.
00:49:20Hello?
01:15:54Hello.
01:16:07Hello.
01:16:08Hello.
01:16:09Hello.
01:18:02Yeah.
Comments