Skip to playerSkip to main content
  • 1 day ago
Krisis Air Tawar Global

Category

🗞
News
Transcript
00:05At the end of the day, World Water Week, 26 Agustus 2025,
00:11the Bank of Perserky, or PBB in Geneva, Swiss,
00:14will be reminded that the world will face the loss of 40% in 2030.
00:22The consumption and the consumption of air and the consumption of sum of daya
00:25saat ini jika terus berlanjut akan meningkatkan risiko memburuknya kelangkaan air
00:29dan munculnya krisis air global.
00:33Pada awal 2026, PBB juga mengumumkan bahwa kita sedang hidup pada era kebangkrutan air global.
00:42Cafe Madani, Direktur Lembaga Pemikir PBB untuk Urusan Air menyatakan,
00:47banyak wilayah kini hidup melampaui batas kemampuan hidrologisnya
00:50dan banyak sistem air yang krusial telah mengalami kebangkrutan.
00:55Menurut data PBB, lebih dari 1 miliar orang saat ini tinggal di wilayah
00:59dengan kerentanan air yang tinggi dan 3 perempat dari populasi tersebut
01:03menghadapi kemungkinan mengalami kekeringan pada 2050.
01:08Biaya tahunan global akibat kekeringan saat ini diperkirakan mencapai 307 miliar USD.
01:15Organisasi Meteorologi Dunia melaporkan bahwa 450 miliar ton es glacial hilang hanya pada 2024.
01:23Pada tahun yang sama, hanya sepertiga daerah aliran sungai yang berada dalam kondisi normal,
01:28yaitu tidak mengalami banjir maupun kekeringan.
01:33Salah satu sektor yang juga menjadi sorotan terkait pasokan air global adalah teknologi akal imitasi atau AI.
01:40Di satu sisi, AI dapat mendukung pengelolaan air yang lebih baik,
01:44tapi pada saat yang sama juga menimbulkan risiko signifikan bagi sumber daya air yang kondisinya sudah tertekan.
01:52Teknologi AI mengkonsumsi air dalam jumlah sangat besar,
01:55dari tahap produksi chip hingga peningginan pusat data.
01:59Dengan situasi seperti itu, ada desakan kuat kepada pemerintah dan perusahaan teknologi
02:04untuk mengatur permintaan air untuk kebutuhan AI secara lebih ketat.
02:09Terima kasih telah menonton!
Comments

Recommended