Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 hari yang lalu
Setiap hari kita pakai payung saat hujan. Tapi tahukah kamu kalau payung ternyata diciptakan bukan untuk itu? Dalam video ini, kita akan menelusuri jejak payung dari peradaban kuno Mesir, Tiongkok, hingga Eropa. Ternyata, benda sederhana ini punya sejarah yang jauh lebih dalam dari sekadar pelindung air hujan. Dari simbol kekuasaan raja-raja hingga perubahan makna di dunia modern, payung menyimpan cerita mengejutkan yang jarang dibahas. Kalau kamu suka fakta-fakta sejarah yang bikin melongo, video ini wajib ditonton sampai habis. Jangan lupa subscribe untuk konten edukasi seru lainnya!
Transkrip
00:00Coba tebak, apa fungsi pertama payung saat pertama kali diciptakan?
00:04Ternyata bukan untuk melindungi dari hujan.
00:07Dan ini yang bikin banyak orang terkejut saat tahu sejarahnya.
00:10Karena selama ini kita semua mengira payung memang diciptakan khusus untuk menangkal air dari langit.
00:16Padahal kalau kita telusuri jejaknya jauh ke belakang, payung punya tujuan yang sama sekali berbeda.
00:23Bayangkan seorang Raja Mesir kuno duduk di singgah sananya, panas trik menyengat dari langit.
00:27Di atas kepalanya ada payung besar yang dipegang oleh pelayan setia.
00:32Nah, payung itu sama sekali bukan untuk menahan hujan.
00:35Di peradaban Mesir kuno sekitar 4.000 tahun lalu, payung justru diciptakan sebagai pelindung dari sinar matahari.
00:42Dan bukan sembarang pelindung, melainkan simbol kekuasaan dan status sosial yang sangat tinggi.
00:48Hanya golongan bangsawan dan keluarga kerajaan yang boleh menggunakan payung saat itu.
00:52Jadi, kalau kamu mengalami hidup di masa itu dan kamu bukan siapa-siapa, payung bukan untukmu.
00:59Tapi cerita payung bukan berhenti di Mesir saja.
01:02Di Tiongkok, payung juga muncul sekitar 2.000 tahun lalu dengan fungsi yang hampir sama.
01:07Pada masa dinasti Zhou dan dinasti Han, payung digunakan oleh para pejabat dan bangsawan saat upacara resmi kerajaan.
01:14Bahan payung saat itu terbuat dari kulit binatang dan kain sutra yang dilapisi lilin untuk tahan air.
01:19Uniknya, di Jepang payung kemudian berkembang menjadi benda seni yang sangat indah dan bernilai estetika tinggi.
01:26Payung dari kertas minyak dengan rangka bambu menjadi simbol keanggunan dalam budaya tradisional Jepang.
01:32Bahkan dalam lukisan dan puisi klasik, payung sering digambarkan sebagai obyek romantis yang penuh makna mendalam.
01:39Sekarang pertanyaan besarnya, kapan payung mulai digunakan untuk hujan?
01:43Ternyata transisi ini terjadi secara perlahan di Eropa pada abad ke-17.
01:47Sebelumnya, orang Eropa menganggap payung sebagai benda asing yang aneh dan tidak biasa.
01:54Barulah pada tahun 1680-an, orang Perancis mulai membawa payung kecil yang bisa dilipat untuk melindungi diri dari cuaca buruk.
02:02Jonas Hanway, seorang filantropis asal Inggris, menjadi salah satu pria Eropa pertama yang secara konsisten membawa payung di jalanan London
02:11pada tahun 1750-an.
02:13Padahal saat itu, pria yang membawa payung dianggap aneh dan bahkan diejek oleh orang-orang di sekitarnya.
02:19Tapi, Hanway tidak peduli karena ia tahu payung sangat berguna saat hujan tiba-tiba turun di kota London yang terkenal
02:26dengan cuaca tak menentu.
02:27Perlahan kebiasaan ini menyebar dan mulai diterima oleh masyarakat luas di seluruh Eropa.
02:33Dan disinilah ceritanya makin menarik karena inovasi payung terus berkembang pesat.
02:38Pada tahun 1852, Samuel Fox dari Inggris memperkenalkan rangka payung dari baja ringan yang fleksibel dan tidak mudah patah.
02:47Sebelum penemuan ini, rangka payung terbuat dari tulang ikan paus yang mahal dan sulit didapat.
02:53Inovasi Fox membuat payung menjadi lebih ringan, lebih murah, dan bisa diproduksi secara massal untuk semua kalangan masyarakat.
02:59Bayangkan saja, sebelumnya hanya orang kaya yang mampu membeli payung berkualitas dan kini semua orang bisa memilikinya.
03:07Pada abad ke-20, bahan nilon dan poliester mulai menggantikan kain katun yang mudah robek dan berat saat basah.
03:14Perubahan material ini membuat payung semakin praktis dan mudah dibawa kemana-mana tanpa membebani tas atau tangan.
03:21Tapi yang paling mengejutkan, payung ternyata tidak kehilangan makna simbolisnya meskipun sudah menjadi benda sehari-hari.
03:28Di Thailand, payung putih berlapis emas masih digunakan dalam upacara kerajaan sebagai lambang otoritas dan perlindungan ilahi.
03:36Di India, payung berwarna-warni menjadi ikon festival musim panas yang dirayakan dengan penuh kegembiraan oleh jutaan orang setiap tahun.
03:43Di Bali, payung tradisional yang disebut tedung masih digunakan dalam prosesi upacara keagamaan Hindu yang sakral.
03:50Bahkan di dunia mode-moderan, desainer terkenal seperti Alexander McQueen dan Jean Paul Gaultier menjadikan payung sebagai elemen penting dalam
03:58koleksi busana mereka.
03:59Jadi, payung bukan sekadar benda fungsional, melainkan artefak budaya yang terus hidup dan berevolusi mengikuti zaman.
04:07Jadi mulai sekarang, setiap kali kamu buka payung saat hujan, coba ingat bahwa benda itu punya perjalanan panjang yang luar
04:14biasa.
04:14Dari pelindung raja-raja Mesir kuno dari terik matahari hingga menjadi teman setia kita di musim hujan.
04:21Terima kasih sudah menonton sampai habis dan menemani aku menelusuri sejarah payung yang ternyata begitu kaya.
04:27Kalau kamu punya benda sehari-hari lain yang penasaran dengan asal-usulnya, tulis di kolom komentar ya.
04:33Jangan lupa tekan like kalau video ini menambah wawasan baru dan share ke teman-temanmu.
04:38Dan pastikan subscribe ke channel ini supaya kamu tidak ketinggalan cerita-cerita seru lainnya.
04:43Sampai jumpa di video berikutnya.

Dianjurkan