- 2 hari yang lalu
- #timnasindonesia
- #timnas
- #singapura
- #pialaaff
JAKARTA, KOMPAS.TV Timnas Indonesia akan menjalani laga penentuan menghadapi Singapura di Piala AFF 2026.
Laga ini menjadi sangat krusial setelah Skuad Garuda menelan kekalahan telak 0-3 dari Vietnam.
Lantas, apa yang harus dibenahi Timnas Indonesia? Seperti apa strategi yang tepat untuk menghadapi Singapura, dan mampukah Indonesia mengamankan kemenangan sekaligus menjaga peluang lolos dari fase grup?
Simak ulasannya di Arah Juara KompasTV bersama Jurnalis KompasTV, Prayogi Rajagukguk, dan Content Creator Harian Kompas, Dave Reffly.
Baca Juga Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Singapura di Piala AFF 2026, Susunan Pemain, dan Head to Head di https://www.kompas.tv/olahraga/684389/prediksi-skor-timnas-indonesia-vs-singapura-di-piala-aff-2026-susunan-pemain-dan-head-to-head
#timnasindonesia #timnas #singapura #pialaaff
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/olahraga/684435/laga-penentuan-prediksi-timnas-indonesia-vs-singapura-asa-garuda-di-piala-aff-2026-arah-juara
Laga ini menjadi sangat krusial setelah Skuad Garuda menelan kekalahan telak 0-3 dari Vietnam.
Lantas, apa yang harus dibenahi Timnas Indonesia? Seperti apa strategi yang tepat untuk menghadapi Singapura, dan mampukah Indonesia mengamankan kemenangan sekaligus menjaga peluang lolos dari fase grup?
Simak ulasannya di Arah Juara KompasTV bersama Jurnalis KompasTV, Prayogi Rajagukguk, dan Content Creator Harian Kompas, Dave Reffly.
Baca Juga Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Singapura di Piala AFF 2026, Susunan Pemain, dan Head to Head di https://www.kompas.tv/olahraga/684389/prediksi-skor-timnas-indonesia-vs-singapura-di-piala-aff-2026-susunan-pemain-dan-head-to-head
#timnasindonesia #timnas #singapura #pialaaff
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/olahraga/684435/laga-penentuan-prediksi-timnas-indonesia-vs-singapura-asa-garuda-di-piala-aff-2026-arah-juara
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:00Skema permainan lawan Singapura, nanti apakah kita harus bermain agresif, kita berhati-hati, atau kita lebih karakter harus menjaga nih.
00:07Nasibnya udah di ujung tanduk nih.
00:08Kita akan selalu ngincer gol cepat.
00:11Semua agresifitas, kerahkan lah semua agresifitas gitu loh.
00:14Sampai bener-bener Singapura bebak belur di 10 menit pertama, sampai lo dapet at least 1 gol gitu.
00:18Ya, kalah-kalah dengan Vietnam, karena beberapa pemain kita kan juga jadi sorotan tuh.
00:22Ya, it happens lah gitu.
00:23Part of the game, part of the tournament gitu.
00:24Yang gak disangka-sangka kan sebenernya bagaimana slope-nya cara kita kebebolan kan.
00:33Halo Sobat Kompas TV, Timnas Indonesia akan menghadapi Singapura dalam laga penentuan kali ini,
00:39dimana Timnas Indonesia apakah bisa lolos di fase grup Piala FF 2026, setelah sebelumnya menelan kekalahan telak 03 dari Vietnam.
00:48Kita akan ulas bersama Bung Dev, pandit adalah halftime break di harian Kompas.
00:54Halo Bung Dev.
00:55Halo, halo-halo Sobat Kompas TV, senang kembali lagi ke arah juara nih.
01:00Asik.
01:01Setelah Piala Dunia terakhir kemarin ya.
01:03Betul.
01:04Kita kemarin bisa ngomongin Piala Dunia, saat ini kita ngomongin nasib Timnas kita ini Bung Dev.
01:10Gimana, sebelum lebih jauh kita ngomongin pertandingan yang akan datang,
01:13mungkin kita sedikit evaluasi ya pertandingan kemarin ketika Indonesia kalah telak 03 dengan Vietnam.
01:20Komentar Bung Dev.
01:23Mental ya.
01:24Mental masih, apa namanya, masih menjadi isu untuk diajang sekelas AFF.
01:31Ya harus bilang sekelas AFF ya, karena kita pernah jauh.
01:35Kita pernah meraih, Timnas Indonesia pernah meraih posisi yang lebih jauh,
01:39di kancah yang lebih bergensi, di kancah yang lebih tinggi.
01:42Tapi ketika balik ke, apa namanya, turnamen di kampung sendiri, ibaratnya kita malah jadi melempam, yaitu mental ya.
01:49Mental yang masih apa ya, belum bisa terobati mungkin ya, belum bisa tertangani dengan baik.
01:57Padahal sebelum-sebelumnya kita bisa ngelawan-ngelawan Vietnam, at least kita bisa cetak gol lah.
02:02Tapi kemarin, for sure kita sangat kesulitan untuk bikin peluang pun mungkin bisa dibilang cukup-cukup sulit ya gitu.
02:10Karena, ya kalau gue pribadi sih ngeliatnya cukup naif juga bagaimana timnas kita bermain gitu loh.
02:17Jadi, sangat disayangkan banget, apa namanya, tidak bisa meraih poin sama sekali.
02:22Tapi, memang walaupun itu, secara hasil sangat disayangkan, tapi secara performa, itu menjauh secara overall, itu bukan menjadi hal negatif
02:35semua gitu loh.
02:36Maksudnya, jadi ada hal positif gitu loh.
02:39Dan, apa namanya, harusnya bisa menjadi evaluasi juga buat Jun Hartman gitu, bahwasannya,
02:45mau siapapun lawan lo, lo gak bisa menerapkan satu game plan yang sama nih gitu loh.
02:49Ketika lawan ini, lo harus bisa, apa namanya, adaptasi game plan-nya dengan game plan yang B, misalkan menyiapkan game
02:55plan B yang C gitu.
02:57Jadi, gak bisa dengan cara main yang sama seperti itu, terus karena Vietnam udah bisa ngebaca nih,
03:03cara bermain lo seperti itu.
03:04Kalau nanti lawan Singapura, cara bermain lo seperti itu, dan ternyata dibaca juga sama Singapura,
03:08yang which is, Singapura lagi bagus nih.
03:10Di tren-tren beberapa tahun terakhir, Singapura lagi oke nih timnasnya nih.
03:16Ya, apa namanya, kemungkinan untuk kesulitan lagi,
03:19bisa terjadi di match nanti melawan Singapura sih, Mas, gitu.
03:23Oke, kalau kita melihat kan tentunya adanya,
03:28mungkin kalau saya baca tadi mental bahwasannya taktiknya harus terus banyak berkembang, banyak berubah.
03:33Terus, ketika kita melihat kan banyak yang berasumsi, berkomentar,
03:38ketika nanti tuh seberawan Singapura, harusnya Indonesia bisa aja gitu.
03:41Tapi dengan kekalahan dengan Vietnam, tentu ada PR yang diperhatikan banyak pihak ya.
03:48Kira-kira untuk menghadapi Singapura ini,
03:51kalau kategorinya jangan anggap remeh,
03:53walaupun di atas kertas mungkin saja bisa mengalahkan Singapura,
03:57tapi evaluasi penting yang mendesak,
03:59yang Inbong disampaikan bahwasannya,
04:02John Hartman jangan sampai sepele terhadap Singapura, apa?
04:05Tentu nggak bisa ya,
04:07kalau misalkan menganggap remeh dan kita bakal menang bla-bla-bla itu,
04:10itu tentu nggak bisa lah gitu.
04:12Even lawan Kamboja dan Timur Leseh pun harusnya nggak bisa,
04:15kita sebagai pemain profesional nggak bisa lah berpikir seperti itu.
04:19Tapi perubahan mendesak,
04:21sebenarnya cukup banyak yang harus dirubah ya gitu,
04:24terutama,
04:25apa namanya,
04:26sebenarnya cara bermain sih sebenarnya.
04:28Karena kan John Hartman ini,
04:30yang kita tahu pelatih yang cukup berkualitas lah gitu.
04:33Pelatih yang cukup berkualitas,
04:34memiliki sistem dan cara bermain ala John Hartman itu sendiri gitu kan,
04:38yang berhasil membawa Timnas,
04:39apa namanya,
04:40sebelumnya,
04:41apa namanya,
04:42kita di FIFA MSD juga sebelumnya bermain dengan cukup bagus juga,
04:46dengan sistem,
04:46which is siapapun yang bermain disitu,
04:48sebenarnya,
04:48selama dia masih bisa mengikuti sistem bermain dari sistemnya John Hartman,
04:54which is fine-fine aja gitu.
04:55Tapi,
04:56yang perlu diperhatikan,
04:58in-game management gitu.
04:59Kemarin lawan Vietnam,
05:01begitu permainan Timnas kita udah dibaca,
05:04tidak ada in-game management,
05:06tidak ada perubahan dari in-game management dari John Hartman gitu.
05:09Mungkin bisa,
05:11apa namanya,
05:11mungkin pergantian pemainnya lama,
05:13memasukkan Beckham Putra yang bisa,
05:15apa namanya,
05:16membawa perubahan hal-hal seperti itu sebenarnya,
05:18yang harus diperhatikan di John Hartman ketika melawan Singapur.
05:21Karena ini partai hidup dan mati,
05:22ini kalau misalkan seri pun belum tentu bisa lolos soalnya dikitannya.
05:25Ya, betul.
05:25Itu kan.
05:26Karena udah sisa match terakhir,
05:29Vietnam udah dapet kemenangan lawan kita,
05:32which is,
05:32apa namanya,
05:33kayaknya di match selanjutnya juga gak begitu sulit lah untuk Vietnam.
05:36Jadi,
05:37kita partai hidup dan matinya di sini gitu.
05:38Mau gak mau kita harus menang,
05:40untuk bisa lolos ke semifinal gitu.
05:42Dan,
05:43hal yang diperhatikan ya,
05:44in-game management sih kalau menurutku.
05:46Tactical,
05:47gue pribadi salah satu pihak yang,
05:49percaya lah kepada John Hartman,
05:51bahwa Tactical bukan,
05:52bukan isu lah untuk John Hartman gitu.
05:54Bagaimana sikap John Hartman ketika beberapa menit,
05:57atau di babok pertama dia ada di tribun kemarin untuk,
06:00apa namanya,
06:01meng-crosscheck permainan timnas kita gitu kan.
06:04Itu kan salah satu tactical,
06:07seorang pelatih yang dilakukan kan,
06:09untuk mengevaluasi semuanya gitu.
06:10Dan,
06:11sayangnya itu gak dilakukan,
06:12sayangnya perubahan signifikan itu tidak dilakukan melawan Vietnam.
06:15Itu aja sih sayangnya gitu.
06:17Jadi,
06:18ketika kita udah deadlock,
06:20kita udah stuck,
06:21mentalnya juga ikut stuck gitu loh.
06:23Oke.
06:23Makanya,
06:24perlu kalau dari pihak,
06:25kalau dari sisi John Hartman itu sendiri,
06:27in-game management nih,
06:29yang sangat-sangat gue harapkan banget,
06:30in-game management,
06:31kalau misalkan,
06:32mungkin di babok pertama,
06:33udah cukup sedikit stuck,
06:35mungkin gaya permainan mungkin dirubah.
06:38Mungkin cara build up dirubah.
06:40Mungkin pendekatan permainan dirubah gitu loh.
06:43Mungkin gitu kan,
06:44coba kasih pendekatannya yang sedikit berbeda,
06:48kayak misalkan yang tadinya bermain menyerang terus gitu.
06:50Coba kita kasih bola ke Singapura deh,
06:52biar kita ambil,
06:53apa namanya,
06:54fast break di tengah,
06:55terus langsung,
06:56apa namanya,
06:56melancarkan serangan balik gitu kan.
06:58Atau pemain-pemain winger kita cepat-cepat juga kok,
07:00Eliano Reinders disana,
07:02terus juga tim Gay Pants dari sebelah kiri,
07:04Ragnar Orang Bangun juga cepat-cepat juga,
07:05punya speed juga disana.
07:07Ditambah striker andalan kita saat ini,
07:10Mitchell Becker juga kan,
07:12luar biasa efektif juga kan,
07:14kalau dia mendapatkan ruang,
07:15mendapatkan space,
07:16mendapatkan momentum yang baik gitu loh.
07:18Oke.
07:19Jadi,
07:20kalau yang gue lihat sih,
07:22untuk perubahan yang mendesak banget,
07:23in-game management gitu.
07:24Tapi untuk pemilihan main gue,
07:27terus juga tactical,
07:28gue percayalah sama John Hedman gitu.
07:31Oke,
07:31kalau bicara engage management,
07:33dalam skema permainan lawan Singapura,
07:35nanti kita Singapura,
07:36apakah kita harus bermain agresif,
07:38kita berhati-hati,
07:39atau kita lebih karakter harus menjaga nih,
07:42karena nasibnya udah di ujung tanduk nih,
07:44mau seri pun tetap kita gak lanjut nih.
07:46Gimana Bu,
07:47Bu Ngev?
07:50Wah ini,
07:51kalau gue berperan jadi pelatih nih,
07:53asik.
07:56Ini sotaw-sotawannya ya.
07:57Cuma gini,
07:58biasanya kalau kondisi,
08:00atau kalau misalkan keadaan tim,
08:03lagi ada di turnamen yang mendesak,
08:04seperti tim nas kita saat ini,
08:05biasanya,
08:06kita akan selalu ngincer goal cepat.
08:09Jadi,
08:10di 10 menit pertama,
08:12kalau bisa dikerahkan semua agresifitas,
08:14kerahkanlah semua agresifitas gitu loh.
08:16Maksudnya,
08:18at least di 10 menit pertama,
08:19coba,
08:20coba hukum,
08:21coba,
08:22apa namanya,
08:23gempur Singapur,
08:25habis-habisan sampai,
08:26mau berapa banyak pun peluang harus siftain,
08:29bikinlah sebanyak-banyak peluang itu.
08:31Maksudnya,
08:32sampai benar-benar Singapur bebak belur,
08:34di,
08:34di apa namanya,
08:35di 10 menit pertama,
08:36sampai lu dapet at least 1 goal gitu loh.
08:38Oke,
08:38di menit pertama.
08:3910 menit pertama itu ya?
08:40Betul,
08:41misi di match melawan Singapur nanti,
08:43itu dulu sebenarnya.
08:44Yang pertama gitu.
08:45Dan yang kedua,
08:46kalau misalkan di 10 menit pertama,
08:48tidak,
08:48apa namanya,
08:49tidak dapet,
08:51yaudah,
08:51kita berusaha untuk cari cara lain,
08:53mungkin di,
08:54apa namanya,
08:55menit 11 sampai menit 30,
08:57bagaimana Singapur bermain dengan permainan mereka gitu loh.
09:00Jadi,
09:01kita bisa menganalisa di bawah pertama,
09:04bermain dengan permainan kita,
09:05tapi jangan begitu naif,
09:06jangan,
09:07jangan maksudnya lo,
09:08bermain dengan cukup lama,
09:11di,
09:11apa namanya,
09:12di area Singapur,
09:13tapi Singapurnya cuma nunggu gitu.
09:14Singapur seri aja kan udah,
09:16udah,
09:16apa namanya,
09:16udah lolos kan,
09:18udah bisa lolos.
09:19Belenggang dia,
09:19betul,
09:19betul.
09:20Iya,
09:20jadi Singapur mungkin tidak sebegitu urgensinya,
09:23hanya,
09:24apa namanya,
09:24menahan Indonesia aja nih,
09:26apa namanya,
09:27kasarnya gitu,
09:28tapi ya,
09:29inisiatif tetap di kita,
09:31cuman jangan begitu naif,
09:32lihat keadaan dari permainan Singapura juga,
09:34kalau misalkan ada yang bisa dibongkar,
09:36ada yang bisa dimanfaatkan,
09:37dari sisi lemahnya Singapur,
09:39itu yang harus dimanfaatkan.
09:40Tapi,
09:41untuk match kali ini,
09:4210 menit pertama,
09:43harus agresif,
09:44full agresif,
09:45dan harus dapet goal pertama sih,
09:47itu yang penting.
09:48Sisanya,
09:49kontrol babak pertama,
09:50babak kedua,
09:51eksekusi lagi,
09:51gitu sih.
09:52Oke,
09:52di 10 menit pertama harus agresif,
09:54ini harus di benar-benar di,
09:55mudah-mudahan podcast kita ini didengar sama pelatih.
09:58Betul.
09:59Terus EDM John Hedman nih.
10:02Ngomongin,
10:03kita harus bermain agresif,
10:04dan 10 menit pertama harus totalitas,
10:06seperti itu.
10:07Ini,
10:08pasca,
10:09kalah-kalah dengan Vietnam,
10:10karena beberapa pemain kita kan juga jadi sorotan tuh,
10:12ada Rizky Rindu,
10:13Nadyo Argawinata,
10:15komentar,
10:15Bong Dave gimana nih?
10:17Ya,
10:17it happens lah gitu,
10:18maksudnya kan,
10:19itu part of the game ya,
10:22part of the game,
10:23part of the tournament gitu,
10:24cuman yang,
10:25yang apa namanya,
10:26yang gak disangka-sangka kan,
10:28sebenarnya,
10:29bagaimana slopinya,
10:30cara kita kebobolan kan.
10:32itu aja lah gitu,
10:33maksudnya,
10:34ya itu,
10:37kind things,
10:38kind things that happen gitu loh,
10:40itu hal yang,
10:41hal yang bisa terjadi aja,
10:43kalau menurut gue gitu,
10:44itu kan,
10:45bagian dari,
10:46apa namanya,
10:46celah dari sistem kita,
10:48sistemnya,
10:49cara permainan Jor Hedman gitu,
10:50yang,
10:50yang bisa dimanfaatkan oleh Vietnam,
10:52dan kebetulan,
10:53kebetulan,
10:54Vietnam efektif di tiga gol itu,
10:56jadi,
10:57ya,
10:58apa namanya,
10:59kalau gue sih,
11:00kalau misalkan,
11:01pemain-pemain menjadi sorotan,
11:03di match itu,
11:04ya gue sih bisa,
11:05mewajarkan ya,
11:06cuman,
11:06kalau bisa,
11:07jangan begitu berlebihan lah gitu,
11:08karena,
11:09kita kan masih punya satu match,
11:10yang hidup dan mati gitu,
11:11kalau misalkan disini kita berhasil,
11:13ya kita akan dukung terus,
11:14sampai,
11:14sampai nanti selanjutnya dong gitu,
11:16makanya,
11:17itu kan bagian dari,
11:18pemilihan pemain,
11:19si John Hedman juga nantinya ya gitu,
11:21tapi,
11:22kalau,
11:22kalau melihat performa sih,
11:24gue gak ada,
11:24gak ada masalah lah gitu,
11:26maksudnya,
11:27kalau pun misalkan,
11:27udah dipasang starting line up,
11:29seperti ini,
11:29atau,
11:30kalau misalkan dia gak perform,
11:31juga di menit tiga puluh,
11:32mau diganti,
11:32ganti aja sekalian,
11:33kan bisa kayak gitu kan,
11:35kalau untuk,
11:35apa namanya,
11:37starting line up,
11:38atau pemilihan pemain gitu,
11:39tapi kalau untuk,
11:40menjadi sorotan,
11:41atau utama segala macem,
11:43John Hedman dan tim kepelatihan,
11:44yang tahu,
11:45kenapa mereka,
11:46kenapa,
11:47tim kepelatihan memanggil,
11:48pemain-pemain ini,
11:49ya mereka tahu performa,
11:50performa mereka selama ini gitu loh,
11:51makanya mereka percaya,
11:52sama pemain-pemain ini,
11:54ya mereka dikasih kesempatan,
11:55di ajang ini gitu loh,
11:56dan,
11:58apa namanya,
11:59ya menurut gue,
12:00which is,
12:00ajang yang cukup ini ya,
12:02yang cukup apa namanya,
12:03yang cukup fair lah,
12:04untuk memberi waktu bermain,
12:05kepada pemain-pemain,
12:06yang bermain di,
12:07Super League lah gitu,
12:09oke,
12:09dan,
12:10apa namanya,
12:13dan,
12:14ya sayangnya aja,
12:15ketemunya Vietnamnya,
12:16lagi efektif aja,
12:17udah,
12:17lagi efektif aja,
12:18iya,
12:18kalau lagi gak efektif juga,
12:20banyak yang melambung-melambung tinggi juga kan,
12:22kemarinnya,
12:22itu lagi kebetulan efektif aja,
12:23gitu,
12:24betul,
12:25oke,
12:25kalau begitu,
12:26kira-kira apakah Hartman akan,
12:28perlu nih,
12:29menurut Bung Dev,
12:30perlu untuk merubah formasi,
12:32ataupun,
12:32komposisi permain-up,
12:33siapa saja,
12:34yang menurut Bung Dev,
12:36coba dikedepankan di,
12:37ya menit-menit awal,
12:3810 menit pertama kan,
12:39kata Bung Dev,
12:40kita harus agresif nih,
12:41ya,
12:42em,
12:44ini aku lagi buka line-up,
12:46waktu lawan Vietnam sih,
12:47sebenarnya,
12:49cuman,
12:50kalau dari,
12:51aku pribadi sih,
12:52sebenarnya,
12:53paling di depan sih ya,
12:55gitu,
12:55kalau bisa,
12:57apa namanya,
12:59ini kan ada,
13:02ada Eliano,
13:04ada Ragnar,
13:05ada Becker,
13:07ada Mark Locke,
13:08gitu kan,
13:08dan ini sebenarnya pemain-pemain yang,
13:10ya,
13:10harusnya,
13:11apa namanya,
13:11memiliki daya,
13:13daya juang,
13:14dan juga,
13:15chemistry ya,
13:16gitu kan,
13:16sebelumnya,
13:17bermain di senior,
13:18juga berbarangan juga kan,
13:19mereka gitu,
13:20tapi,
13:20tapi mungkin ada,
13:22apa ya,
13:22mungkin sedikit penyesuaian ya,
13:24dari starting line-up,
13:24terutama di lini depan sih,
13:26maksudnya,
13:27mungkin ya,
13:28mungkin,
13:28ini hanya mungkin aja,
13:30kenapa nggak pasang,
13:32backup,
13:33ataupun tim Gaypants,
13:34dari awal,
13:34gitu loh,
13:36biar apa namanya,
13:37Eliano sama Ragnar,
13:38dicadangkan dulu,
13:39kasih mereka,
13:40bermain dari starter,
13:41gitu loh,
13:42si siapa,
13:44tadi yang saya sebut,
13:45backup sama,
13:46backup,
13:46Gaypants,
13:47gitu,
13:48itu aja sih,
13:49sebenarnya,
13:49sebenarnya di lini depan,
13:50terus untuk,
13:51untuk di lini belakang,
13:54perpaduan,
13:55kerjasama Sean Patinama,
13:56sama Donitri,
13:57udah oke,
13:57sebenarnya di sisi,
13:58di sisi kiri,
13:59terus juga,
14:01di sisi,
14:02di sisi kanan ya,
14:04paling di sisi kanan sih,
14:05apa namanya,
14:06yang agak sedikit riskan ya,
14:07kemarin kan,
14:09gol Vietnam kemarin,
14:10rata-rata dari sisi kanan semua kan,
14:11gitu,
14:12kalau kulihat disini,
14:13ada nama Sandy Walls,
14:14ya mungkin Sandy Walls lah,
14:16coba dipasang di,
14:17apa namanya,
14:17dari starter juga gitu,
14:19Jordi Amat,
14:19mungkin di istirahatkan dulu,
14:21tengahnya,
14:22kasih siapa,
14:23Rizky Rido,
14:23dan juga,
14:24Sean Patinama juga,
14:25disitu kan sebenarnya,
14:26gak masalah juga gitu loh,
14:28jadi,
14:30perubahan-perubahan yang,
14:32apa namanya,
14:32tidak,
14:33tidak cukup besar lah,
14:35kalau dari gue pribadi sih,
14:36mas ngeliatnya,
14:36cuman ya,
14:37paling lini depan itu aja sih,
14:38pengen lihat backup sama Team Gapens,
14:40dari starter lagi,
14:41gitu,
14:42siapa tau,
14:42ya mereka bisa,
14:43karena kita butuh,
14:45bener-bener agresif lini depan,
14:47ya pemain-pemain ini,
14:48yang gue lihat selama di IFF ini,
14:50Team Gapens juga,
14:50BKM Putra bisa ngaca-ngaca,
14:52lini depan gitu loh,
14:53kalau perlu Egi Maulana,
14:54Egi Maulana deh,
14:55dipasang,
14:56biar ngaca-ngaca juga tuh,
14:58di lini depan gitu sih.
14:59Oke,
15:00berarti kalau misalkan,
15:01kita harus bermain agresif,
15:02sederhana komposisi pemainnya,
15:03kira-kira,
15:04kalau Bum Dev membaca,
15:05Singapura nanti akan,
15:06menghadapi Indonesia,
15:07akan seperti apa,
15:10kalau Singapura pinter ya,
15:12dia melihat,
15:13permainan kita melawan Vietnam,
15:15permainan Timnas melawan Vietnam,
15:17ya mereka for sure akan nunggu sih,
15:18akan nunggu kita,
15:20bermain dengan serangan balik,
15:22karena,
15:23sebenarnya,
15:24melawan Timnas Indonesia itu,
15:26kuncinya,
15:27satu,
15:28lo bisa bertahan dengan baik,
15:30dan bagaimana serangan balik lo,
15:31atau transisi positif lo,
15:33efektif gitu loh,
15:34dan itu yang dilakukan Vietnam,
15:35dan gue rasa,
15:36itu yang akan dilakukan lagi,
15:37oleh Singapura gitu loh,
15:39makanya,
15:40apa namanya,
15:41melihat,
15:42perm,
15:43Timnas kita,
15:44kalau bertemu tim-tim yang seperti itu,
15:46suka kesulitan,
15:47ya,
15:48solusinya,
15:48bagaimana perubahan di game managementnya gitu,
15:51dan bagaimana memanfaatkan,
15:5210 menit pertama,
15:54di bawah pertama,
15:55itu sih,
15:56jadi,
15:56ngelihat Singapura,
15:57kayaknya bakal bermain,
15:58kurang lebih sama kayak Vietnam gitu,
16:00oke,
16:00kurang lebih bermainnya sama dengan Vietnam,
16:02kita tahu kekalahan dengan Vietnam kemarin kan,
16:06seperti Bung Dev,
16:06di awal menyampaikan adalah berbicara mental ya,
16:08tentu,
16:09pemain kita itu juga,
16:11ya,
16:11banyak sedikitnya,
16:13mentalnya harus dimangun lagi nih,
16:14oleh pelatih ini,
16:15kira-kira,
16:16gimana cara,
16:17menurut pandangan Bung Dev,
16:18harus seperti apa,
16:20pelatih untuk membangkitkan kepercayaan para pemain ini?
16:24Ya,
16:25tentu,
16:26yang paling signifikan kan,
16:28komposisi pemain ya,
16:29ini mungkin komposisi pemain yang,
16:31jauh sangat berbeda dari,
16:33mungkin terakhir IFF,
16:34Sintayong yang pegang waktu itu,
16:36dia memanggil U23,
16:37wah itu,
16:38itu jauh banget lah gitu,
16:39maksudnya,
16:40dan squad ini pun,
16:42mungkin bisa dibilang,
16:44squad yang cukup emas lah ya,
16:46untuk timnas Indonesia,
16:48yang bermain di Super League,
16:49dan,
16:49yang dibawa untuk bermain di IFF gitu,
16:52harusnya,
16:53dengan squad seperti ini,
16:54mereka bisa,
16:56apa namanya,
16:56berbicara,
16:58cukup,
16:58lebih banyak lah dari,
16:59dari ini gitu loh mungkin,
17:01harus sampai final harus,
17:03juara juga harus gitu kan,
17:04targetnya,
17:05dan,
17:05dan itulah,
17:06itu mentalitas yang harus dibawa sama juara Hedman,
17:10ya bagaimana,
17:12John Hedman,
17:13sama halnya,
17:15John Hedman,
17:16apa namanya,
17:17memberi,
17:18apa ya mungkin,
17:19wejangan lah gitu,
17:20kepada timnas-timnas,
17:21yang pernah dia latih sebelumnya,
17:22kayak timnas,
17:23kan ada mungkin gitu kan,
17:25mentalitas,
17:26ya kita sebagai negara besar,
17:28kita udah,
17:29kita udah selalu,
17:31babak belur di,
17:31fase-fase kenokot,
17:32gak bisa nih,
17:33kayak gini terus,
17:34ini waktunya ini,
17:35ini mungkin,
17:37apa namanya,
17:38kalau bisa,
17:38juara ya,
17:39saatnya ya,
17:40disini gitu loh,
17:41mungkin kalau sebelumnya,
17:42ada beberapa faktor lah,
17:44itu entah,
17:44apa namanya,
17:45pemain-pemain yang gak dibawa lah,
17:46faktor pelatihnya lah,
17:48faktor cara bermainnya lah,
17:50tapi buat gue,
17:51disini,
17:52faktor-faktor itu,
17:53sudah bisa dijawab gitu loh,
17:54sama John Hetman,
17:56dan yang keliru kemarin lawan Vietnam,
17:58kan hanya di in-game manajemennya,
17:59udah satu itu tuh,
18:01kalau misalkan satu itu bisa di,
18:03di apa namanya,
18:03di benahi oleh John Hetman,
18:05ya gue rasa,
18:06semua itu akan bisa terbayar sih,
18:07gitu,
18:08jadi,
18:08ini,
18:09ini saat yang cukup tepat lah,
18:11dari komposisi pemain,
18:12pelatih,
18:13semuanya,
18:14ini udah,
18:14squad yang,
18:16layak untuk,
18:17menjuarai,
18:18turnamen IFF ini,
18:19gitu sih.
18:20Oke,
18:20berarti Bung Dev,
18:21ingin mengatakan bahwasannya,
18:23untuk FF kali ini,
18:25kita sudah,
18:26kategori mungkin,
18:27hampir sempurna,
18:27dari segala sisi,
18:28gitu ya Bung Dev.
18:29Iya,
18:30iya,
18:30iya,
18:30iya,
18:30iya dong,
18:31karena,
18:33ya kita punya pelatih berkualitas,
18:35apa namanya,
18:37apa namanya,
18:39mungkin kalau,
18:40pelatihnya di,
18:41ya letihnya pelatihnya digeser lah,
18:42gitu loh,
18:43maksudnya,
18:44belum tentu bisa menciptakan,
18:46satu,
18:47menciptakan squad seperti ini,
18:48menciptakan sistem permainan yang,
18:52sekompleks dan sebagus ini,
18:53operan kaki ke kaki kita juga,
18:55lebih-lebih bagus lagi,
18:57yang dulu mungkin kita bermain sangat-sangat bertahan,
18:59dan sangat riskan,
19:00gitu loh,
19:01sekarang sih kita bermain bertahan,
19:03udah bisa cetak gol,
19:04mungkin dulu kita bermain bertahan,
19:05belum tentu bisa cetak gol,
19:06gitu loh,
19:07dengan mudah,
19:08gitu loh,
19:08itu,
19:09itu poin-poin penting yang gue lihat di,
19:11masa John Hedman yang sekarang,
19:12gitu loh,
19:12makanya,
19:16itulah,
19:16sedih,
19:17apa namanya,
19:17mendekati sempurna di squad timnya sekali ini,
19:19untuk diajang AFF,
19:20bersama John Hedman,
19:21gitu loh,
19:21pelatih yang berkualitas,
19:23terus juga pemain-pemainnya,
19:24cukup berkualitas juga,
19:26di atas kertas,
19:26banyak pemain,
19:27dari senior tim juga,
19:29yang bermain di sini,
19:30walaupun,
19:31the real intinya kan,
19:32ya ini kan cuma,
19:32cuma drill intinya aja yang gak dibawa,
19:34sisanya pemain inti semua,
19:36di,
19:36di,
19:37di senior gitu loh,
19:38jadi,
19:39dari segi squad,
19:41dari apa,
19:42sisi pemain yang dibawa juga,
19:44apa namanya,
19:45udah cukup sempurna,
19:47di atas kertas,
19:47kita unggul,
19:48unggul segala sisi lah,
19:49sama Vietnam,
19:50sama Thailand,
19:50udah di atas kertas,
19:51kita unggul lah,
19:52gitu,
19:53terus juga,
19:53dari sisi permainan,
19:54mungkin head to headnya sama,
19:56mungkin sama Thailand ya,
19:57untuk squad ini ya,
19:57mungkin head to headnya sama,
19:59sama Thailand gitu,
20:00tapi dari segala sisi,
20:00kita hampir sempurna gitu loh,
20:02makanya,
20:03kalau misalkan,
20:04in game,
20:05ya,
20:05aku sih gergetan banget,
20:06in game management ya,
20:07dari tadi,
20:07in game management,
20:08in game management,
20:08in game management,
20:09gergetannya disitu gitu,
20:10kalau semuanya bisa dikontrol,
20:12dengan baik,
20:13hasil yang baik,
20:15juga akan dateng sih,
20:17kalau menurutku sih mas gitu soalnya,
20:19oke,
20:20kalau,
20:20kalau gak salah ini adalah,
20:22kalau kita bisa,
20:23lolos kali ini,
20:24tentu kita akan mengugur yang pernah,
20:26lima kali gagal,
20:27di PLFF,
20:28betul gak mas,
20:292007,
20:302012,
20:312014,
20:322018,
20:33dan 2024,
20:3524 kemarin nih ya bener,
20:3624 kemarin,
20:37nah,
20:38berbicara kita,
20:39tentu harapan kita tuh,
20:40kali ini,
20:40Timnas Indonesia bisa lolos,
20:42bicara skor,
20:43prediksi skor,
20:44gimana,
20:45Bung Dev,
20:46ini cukup,
20:47menyeramkan ini sepertinya,
20:49oke,
20:49untuk skor ya,
20:51aku sih ngeliat,
20:52Timnas di,
20:53melawan,
20:54melawan Singapura besok,
20:55saya sih optimis,
20:56optimis kita bisa menang 3-0 ya,
20:59kalau kemarin,
20:59lawan Vietnam kalah 3-0,
21:01dengan,
21:01apa namanya,
21:02ya mungkin,
21:03udah pastilah,
21:04semua pemain,
21:05semua tim kepelatihan,
21:06berkaca dari match lawan Vietnam,
21:07mereka bebenah semuanya,
21:08pasti,
21:09itu udah pasti,
21:10gue percaya banget,
21:12bagaimana kita,
21:13apa namanya,
21:14kecolongan ruang,
21:16dari,
21:16apa namanya,
21:18serangan balik Vietnam kemarin,
21:19cara kita kebobolan,
21:20semuanya,
21:21sangat-sangat sloppy,
21:22reaksi keeper juga mungkin,
21:24itu udah dievaluasi,
21:25pasti,
21:26untuk melawan Singapura besok,
21:27jadi,
21:28gak ada ruang untuk Singapura,
21:31jadi gue,
21:32pedenya dan optimis kita bisa menang 3-0.
21:34Oke,
21:34siap,
21:35Bung Dev,
21:36thank you banget,
21:37udah ngobrol-ngobrol,
21:38bareng kita di arah juara,
21:39buat sahabat Kompas TV,
21:41harapan kita sama,
21:42untuk Indonesia bisa lolos,
21:44di,
21:44piala FF,
21:45Fase Group ini,
21:46supaya,
21:47kita bisa menciptakan,
21:48sejarah baru,
21:48betul Bung Dev?
21:49Betul,
21:50pertama kali juara,
21:52pertama kali juara,
21:54saksikan ulasan-ulasan,
21:56lainnya,
21:56tentunya,
21:57di arah juara,
21:58Kompas TV,
21:59saya Prayogi,
22:00dan Bung Dev,
22:00sampai jumpa Bung Dev,
22:02see you,
22:02thank you,
22:03bye,
22:08terima kasih,
22:08Terima kasih.
Komentar