3
- 2 days ago
Terikat Janji Episode 109
Category
🎥
Short filmTranscript
00:02How does your heart feel?
00:08Mama has already started with Tante Mayang.
00:12Oh, yeah?
00:14She has used the phone number.
00:16Okay.
00:18Then, Mama has got information?
00:20Is there anything that Mama can take on the information from Rian?
00:25It's not yet.
00:25It's not yet.
00:27But there's something that makes Mama curious.
00:30What?
00:31When Mama talks,
00:33then Mama calls for Rian.
00:36Muka dia really changed.
00:40Mama is sure,
00:42that this woman must be a real deal
00:44about your existence.
00:57And Mama is afraid.
01:01Rian,
01:03why is she outside?
01:06Mama.
01:12Mama.
01:13I'm still looking for Rian.
01:19Mama.
01:20you don't have to ask too much about that.
01:23I'll get the information from Rian.
01:25I'll get the information from Rian.
01:25I'll get the information from Rian.
01:30Yes.
01:32I'll get the information from Rian.
01:44Did Paradise Kitchen nggak ada.
01:47Did tentrem coffee shop ini juga nggak ada
01:49berarti di Nusantara bistro lantai 3.
02:06No, you want to go?
02:09Yes, I want to go to Mas Sena first.
02:12Oh, you want to give it to Mas Sena?
02:17Yes.
02:20Bibi itu seneng banget liat Nondavina sama Mas Sena.
02:23Soalnya itu Mas Sena selain ganteng, baik terus berhatian banget sama Nondavina.
02:29Persis kayak Mas Rian dulu.
02:32Bener-bener nih Non, Bibi itu kalau lagi ngeliat Mas Sena,
02:37kayak rasanya tuh kayak ngeliat lagi Mas Rian.
02:44Ya juga sih, Sena dan Rian itu mereka berdua sama-sama bisa membuat aku ngerasa nyaman
02:53dengan cara mereka masing-masing.
02:55Dan kadang, cara yang mereka lakuin ke aku itu mirip banget.
03:00Ya Fina!
03:06Sayang.
03:09Eh, aku tahu.
03:19Sayang.
03:20Sayang, sayang, sayang.
03:22Aduh.
03:23Ya Abun, sayang kamu panas kan?
03:25Maaf ya.
03:26Aduh.
03:26Panas miak?
03:27Aman, aman. Kamu tak apa-apa?
03:29Enggak, enggak. Aku enggak apa-apa.
03:31Hati-hati, Mbak. Maaf banget nih.
03:33Lain kali hati-hati ya.
03:34Lain kali hati-hati ya.
03:36Sayang.
03:38Enggak apa-apa, enggak apa-apa.
03:40Ya ampun, kotor banget. Kita beri sini.
03:42Iya, iya. Kamu enggak apa-apa kan?
03:43Iya, iya. Aku enggak apa-apa.
03:45Aku enggak...
03:45Ya udah, itu aja.
03:46Kotor sama sekali.
03:47Ya udah, bagus. Kalau gitu.
03:49Panasan enggak itu?
03:50Enggak apa-apa. Udah anget kok.
03:51Hehehe.
03:55Apa mungkin karena itu...
03:58Kehadiran Sena sekarang bisa menghadirkan rasa yang sama lagi di hati aku.
04:03Persis seperti perasaan aku terhadap Rian dulu.
04:10Apa karena kemiripan itu yang bikin aku pelan-pelan jadi kagum sama Sena?
04:15Cara Sena memperlakukan dan melindungi aku...
04:19Bener-bener mirip banget kayak cara Rian dulu.
04:23Cukup, Davina.
04:24Kenapa jadi inget Rian lagi sih?
04:26Oh, udah stop. Jangan lagi bandingin Sena sama Rian.
04:29Rian itu masa lalu.
04:33Non?
04:34Iya.
04:35Non Davina enggak apa-apa?
04:37Kok jadi melamun gitu?
04:39Enggak, enggak. Saya jadi.
04:40Tadi...
04:42Lagi mikirin itu...
04:45Hmm...
04:46HP.
04:47HP saya ketinggalan di atas.
04:48Bi, bentar ya.
04:49Iya.
04:50Iya, Nang.
04:54Permisi ya, Pak.
04:55Ya, terima kasih.
04:57Terima kasih.
04:58Anggap, Mak.
04:59Abis ini Mama mau ke supermarket mau belanja isi kulkas.
05:03Kamu mau ikut?
05:06Aku bukan enggak menemenin Maya.
05:08Tapi kalau bisa memang kita jangan terlalu sering terlihat berbarengan, Ma.
05:16Itu pun juga untuk menjaga Mama.
05:18Supaya Mama tetap aman.
05:20Maaf ya.
05:23Iya, Mama paham.
05:27Terus nomor handphone kamu gimana?
05:29Forward?
05:30Pakai yang kemarin?
05:31Yang baru?
05:32Ini cuma nomor sementara, Ma.
05:34Nanti setelah dari sini aku urus.
05:36Masih pakai nomor yang lama, Ma.
05:38Emang handphone kamu yang lama kenapa?
05:40Dicuri.
05:45Enggak mungkin gue bilang ke Mama kalau gue kemarin tenggelam.
05:51Eh, kena air.
05:53Bukan kena air ya.
05:55Lebih tepatnya nyemplung ke sungai.
05:59Jadi lagi tugas.
06:00Terus kebetulan aku lagi ada di bawah jembatan.
06:06Terus pas lagi megang handphone, tangan licin handphonenya jatuh ke air.
06:10Kalau aku cari, udah gak bisa nemu.
06:11Terus kamu gak kenapa-napa?
06:13Enggak.
06:14Gak kenapa-napa.
06:14Yang tenggelam HP-nya, Ma.
06:16Aku yang di bawah.
06:23Dengar ya.
06:25Jaga diri.
06:26Baik-baik.
06:28Hati-hati kalau lagi tugas.
06:33Setiap kamu terluka,
06:36hati Mama sakit.
06:40Karena Mama yang minta kamu masuk ke polisimu.
06:43Buat cari adik kamu.
06:46Ma, udah.
06:47Mama membahayakan nyawa kamu, Angga.
06:50Usah diubatungkit lagi, Ma.
06:52Ya.
06:54Aku bangga masuk ke polisian.
06:57Aku bangga menjadi polisi.
07:01Oke, Ma.
07:04Jadi seorang polisi itu memang penuh dengan risiko, Ma.
07:10Sudah keputusanku juga.
07:13Meskipun itu semua didorong oleh Mama.
07:16Tapi jangan nyalain diri sendiri terus, ya.
07:18Jangan bikin Mama kehilangan.
07:22Kamu juga.
07:23Ya.
07:24Ya.
07:41Ayo pulang.
07:44Kamu duluan aja.
07:47Mama mau habisin pepermin kesukaan Mama.
07:50Hehehe.
07:53Udah, tapi jangan lama-lama.
07:56Langsung bisa rahat.
07:57Kamu juga.
07:59Jangan kecempurmu lagi.
08:01Hehehe.
08:10Harusnya dia ada di sini.
08:25Sip.
08:26Ay, com sabar?
08:28Sentar, grupa.
08:29Ya sed tips.
08:43It's all for Mama.
08:44It's all for Papa.
08:47It's all for Papa.
08:50It's all for Papa.
09:14Aduh!
09:15Aduh, tadamayang.
09:18Aduh, basah semua.
09:20Gimana sih kamu?
09:21Kerja yang bener dong, gak liat-liat.
09:23Gimana sih?
09:24Maaf, Bu. Maaf, gak sengaja, Bu.
09:27Bersih, bersihin.
09:28Gak usah, gak usah, gak usah.
09:29Maaf ya, Bu.
09:30Masih semua tuh celana saya.
09:57Masih semua.
09:58Ma, Tante Mayang ada di depan Nusantara Bistro.
10:02Kayaknya dia sengaja buntutin Mama.
10:04Mama pura-pura gak tau aja ya, Ma.
10:06Tetap tenang.
10:07Jangan sampai dia curiga.
10:11Iya, Angga.
10:13Mama paham.
10:16Iya, Angga.
10:29Mama paham.
10:45Nah, bener kan dugaan aku?
10:47Veronica pasti ada di sini.
10:52Aku harus sembunyi.
10:54Nanti dia curiga liat aku di sini.
11:08Dia keluar sendirian.
11:10Berarti orang yang baru dia temuin ada di dalam.
11:13Coba aku masuk.
11:15Coba aku masuk.
11:15Aku mau lihat.
11:27Eh.
11:29Sayang.
11:30Hai, Pak.
11:31Hai, Pak.
11:31Ada pulang.
11:32Katanya tiga hari di Bali.
11:37Temen aku tiba-tiba ada urusan, Pak.
11:39Jadi cuma sehari di sana.
11:41Terus daripada aku sendiri mendingan aku pulang aja.
11:43Yang penting kan udah ketemu sama temennya.
11:46Oke.
11:47Tapi gak ada masalah apa-apa kan selama kamu di sana.
11:49Oh, no, no, no.
11:50All good.
11:51All good.
11:51Oke, nice.
11:53Ini mau kemana?
11:55Udah rapih bawa barang-barang kayak gini?
11:57Aku mau mampir ke rumahnya Sena sebentar.
12:03Sena?
12:04Ya.
12:07Kalian udah baikan ya?
12:10Iya.
12:12Syukurlah Papa ikut seneng dengarnya.
12:15Ini udah.
12:16Kamu tiati di jalan.
12:17Jangan pulang kemalaman, ya.
12:20And please, jangan berantem-rantem lagi sama Sena.
12:23Nanti Papa ikut sedih.
12:26Oke?
12:27Oke.
12:27Take care sayang.
12:35Oh iya.
12:36Aku belum bilang ke Papa soal mobil Sena yang tenggelam di danau.
12:39Besok aja deh, jelasinnya di kantor.
12:41Sekalian aku bilang ke Papa kalo aku mau kasih Sena mobil pengganti.
12:45Tengah.
12:46Nanti Papa.
12:48Tengah.
12:56Tengah.
12:58Tengah.
13:00Tengah.
13:04Tengah.
13:05.
13:05.
13:05.
13:06.
13:06.
13:08.
13:20.
13:21.
13:21.
13:21.
13:21.
13:22.
13:22.
13:22.
13:23.
13:23.
13:24You're Veronica.
13:26Veronica? Who is it?
13:31Excuse me. Who is it?
13:35Who is it?
13:37This is my husband, Mas Dendy. Who is it? Who is it? Who is it? Who is it? Who is
13:40it?
13:41My name is Dendy.
13:43So she is not Angga who is called Veronica.
13:48Sorry, I'm wrong.
13:51I'm wrong.
13:52That means the name of Angga is already gone.
13:56Oh, it's hard.
13:57It's hard for me to go here.
13:59But I didn't get anything.
14:12Angga?
14:13Hello, Ma.
14:15Is your sister, Novan, still joining Mama?
14:20It's hard for me.
14:22It's hard for me.
14:23Okay.
14:25Mulai sekarang, Mama harus lebih hati-hati ya.
14:28Ini aku curiga istrinya Om Novan memang sengaja mengikuti Mama.
14:33Ada yang mau dia cari tahu?
14:35Iya.
14:36Ma, aku cuma pesen.
14:38Jangan pernah sebut atau cerita apapun tentang aku yang anak Mama.
14:44Jangan pernah tunjukkan fotoku.
14:46Jangan pernah tunjukkan apapun identitas tentang aku.
14:49Amin, Ma.
14:50Iya, Angga.
14:51Kamu tenang ya.
14:53Mama akan berhati-hati.
14:55Oke?
14:58Atas nama Ibu Veronica?
15:00Iya, betul.
15:01Angga, Grab Car Mama udah datang.
15:04Mama jalan duluan ya.
15:05Iya, Mama hati-hati ya.
15:06Kamu juga.
15:08Bye.
15:08Iya, Ma. Bye. Love you.
15:11Bye.
15:54Bye.
15:55Silahkan, Mbak.
15:58Mas.
15:59Iya.
15:59Kamu parkir aja deh dulu.
16:01Ntar saya kabarin kalo misalnya saya udah selesai.
16:04Siap.
16:05Makasih.
16:23Jawab.
16:26Kamu udah lakuin sesuai perintah saya.
16:32Sudah, Bos.
16:35Hmm.
16:39Wah.
16:42Kalau emang kamu udah lakuin sesuai perintah.
16:52Kenapa orang itu masih hidup, ah?
16:55Betul, sudah jalan-jalan tuh, Bos.
16:57Susah terima, Bos.
17:05Dipada urusan apa sih di apartemennya?
17:08Sampai dia ngebatalin ketemuan sama aku gitu.
17:13Kalau semua sesuai perintah saya.
17:16Harusnya orang itu di pemakaman.
17:19Bukan masih bisa berdiri.
17:21Masih bisa.
17:26Masih bisa.
17:28Masih bisa.
17:32Masih bisa.
17:33Ya ampun.
17:34Dipak.
17:44Coba-coba.
17:45Ini pusatlah kamu.
17:47Enggaho.
17:57Kamu menjumpa lain saya.
17:59Berani nih, Bos.
18:02Lawas.
18:03Dengar saya lo, Bos.
18:05Berarti misi sudah berhasil.
18:06Semua sudah sesuai rencana.
18:07Orang itu pingsan.
18:08Saya masukkan mobil, mobil masuk ke danau.
18:10Sudah selesai, Bos.
18:12Tapi...
18:13Tiba-tiba tunangan Bos ini berada.
18:19What's your name?
18:21Yes, boss. I remember that when I came to boss Ripa,
18:27in the past few years.
18:30What's your name?
18:32What's that?
18:34Davina?
18:37What's Davina who helped Senna?
18:40What do you know?
18:42I'm the one who asked Arga to make Senna.
18:45Let's see your face.
18:47I don't know, boss.
18:49I'm wearing a mask, black hair,
18:50I'm wearing a mask.
18:52At that time, I wanted to finish that woman,
18:54but when I realized it was a loss,
18:57I'm going to go, boss.
19:08The woman is not the same as Ella.
19:13She is not the same as her.
19:21I'm going to finish her with her.
19:23I'm sorry, boss.
19:26I'm sorry.
19:31I'm sorry.
19:35I'm sorry!
19:35You can start.
19:38Every time I leave you,
19:42tell you all the things you have to make.
19:48And the most important thing, whatever happens, don't ever mention my name.
20:03Do you know what I can do to you?
20:08Who is it, boss?
20:11Go.
20:18Go.
20:30Davino.
20:33Davino is the only one who wants me.
20:39You're really looking for the problem with Davino.
20:53You're looking for the problem with Davino.
21:09Huh?
21:10Cian.
21:12Why didn't he call me the phone?
21:14He's going to park the car.
21:18Hello, mbak.
21:19Mas, I'm going to lobby now, ya?
21:21Okay, mbak.
21:22I'm going to go now.
21:22Hurry up.
21:27Hurry up.
21:29What's going to happen with Deepa?
22:06Okay.
22:06Finally.
22:07I'm going to buy whiskey and all the beans.
22:08Okay.
22:09How much are you going to buy whiskey.
22:09We're going to buy whiskey.
22:10Actually, let's buy whiskey and all the beans!
22:12Okay, let's do it.
22:14Okay, let's do it.
22:41Mobil itu, right?
23:04Hey.
23:05Hi.
23:07Kamu kok pakai mobil ini? Mobil kamu?
23:09Kenapa?
23:11Saya mau nganterin mobil itu buat kamu.
23:13Buat saya?
23:15Iya, saya mau minjemin mobil itu buat kamu.
23:17Karena kan mobil kamu yang kemarin dikasih papa masuk ke danau.
23:23Masih ingat kan sama mobilnya?
23:30Iya, saya ingat.
23:35Ada seorang perempuan.
23:39Namanya Mbak Davina Pusuma.
23:42Waktu itu minta saya untuk jadi pacar pura-puranya.
23:46Terus minjemin saya mobil ini sama rumah.
23:59Kenapa sih minjemin mobil ini?
24:00Kan sudah ada motor.
24:02Nggak usah repot-repot kamu.
24:04Waktu itu kan papa ngasih kamu mobil.
24:05Harus ada gantinya dong?
24:09Iya sih.
24:13Cuman...
24:14Emang papa kamu udah tahu mobil saya rusak?
24:20Belum sih.
24:21Belum sih.
24:22Saya belum bilang.
24:24Ya udah, besok saya bilang deh ke Om Novan nih.
24:28Tapi saya ngomongnya gimana sama Om Novan ya?
24:31Kan nggak mungkin saya bilang kalau...
24:33Saya dicelaki orang.
24:35Terus saya mau ditenggelemin.
24:38Mobilnya...
24:39Nyemplung ke danau.
24:41Yang ada Om Novan marah takut kalau saya cerita begitu.
24:43Nanti kamu nggak boleh dekat-dekat saya.
24:49Ya kita jangan kasih tau apa-apa soal kamu mau dicelakain orang.
24:53Bilang aja kamu dicelakaan.
24:56Ya ntar kita pikirin alasannya.
24:58Tapi...
24:58Saya bawain kamu cookies.
25:00Saya bikin sendiri.
25:05Nggak mungkin.
25:07Kenapa nggak mungkin?
25:08Kamu bikin sendiri?
25:09Nggak mungkin.
25:14Ini bikin sendiri?
25:15Iya.
25:16Hah?
25:17Kenapa?
25:19Tanya Bisumi di rumah saya bikin sendiri.
25:21Nggak percaya saya.
25:23Ngaku aja.
25:24Pesannya di mana?
25:25Pesannya di Mbak Davina.
25:26Mbak Davina yang bikin.
25:28Oh nama...
25:29Ini cookiesnya mbak?
25:30Itu saya yang bikin sana.
25:31Ya udah.
25:32Tenang dong. Santai jangan saya marah-marah.
25:33Ayo masuk ke dulu.
25:39Sini kamu duduk dulu.
25:42Saya buatin teh ya.
25:44Boleh.
26:03Hati-hati ditiup dulu.
26:04Tehnya panas.
26:05Terima kasih.
26:07Kamu cobain dong cookiesnya.
26:08Ya.
26:17Ini ada bau kismisnya.
26:20Kamu tau aja saya suka kismis.
26:21Kamu suka kismis?
26:23Iya.
26:26Suka banget saya.
26:29Kok bisa sama banget?
26:32Rian juga suka kismis.
26:37Wah enak banget.
26:39Aku nggak bisa berhenti makan.
26:41Mau lagi dong?
26:42Mau lagi?
26:43Tapi yang banyak kismisnya.
26:46Karena kamu bilang mau lagi.
26:48Aku masih punya satu lagi.
26:51Eh.
26:52Tunggu.
26:53Sorry.
26:54Satu lagi special.
26:55Ya.
26:58Ini untuk kamu.
27:00Terima kasih.
27:01Ya.
27:02Enak nih yang banyak kismisnya.
27:04Keren.
27:05Besok aku bikinin lagi yang kismisnya banyak banget.
27:08Iya dong.
27:09Mau dong.
27:09Jangan dimakan sekarang.
27:11Disimpen aja buat dirumah.
27:12Bener kamu.
27:13Aku...
27:14Apis?
27:15Iya, aku udah nggak bisa berhenti.
27:17Tantangin.
27:19Kok kamu suka banget sama kismis?
27:21Iya.
27:22Kakak aku juga suka.
27:23Oh ya?
27:24Iya.
27:25Iya.
27:26Tantang di rumah.
27:27Terima kasih, sayang.
27:28Gak boleh, Fils.
27:30Kebetulan sekali bisa sama.
27:37Rian juga suka banget sama kismis.
27:41Ya ampun, Davino.
27:42Stop.
27:42Ngapain sih banding-bandingin Rian sama Sena?
27:45Rian sama Sena itu beda.
27:48Enak banget.
27:48Pintar kamu, Mas Ali.
27:54Ya.
27:56Hmm?
27:57Ngelamulin apa?
27:58Enggak.
28:00Enggak ngelamulin apa-apa.
28:02Eh, dari tadi kok kayaknya nggak ada suara-suaranya Reza sama Dion kemana?
28:10Oh, Dion belum pulang.
28:12Reza masih kerja.
28:14Oh, Dion belum pulang.
28:21Kamu mau cukur?
28:25Iya, tadi mau cukur, terus kamu dateng.
28:28Nggak jadi.
28:31Sorry ya, sayang.
28:32Aduh, hati-hati ya.
28:35Udah, sakit.
28:36Enggak, enggak.
28:37Enggak, enggak, enggak.
28:38Iya, kamu jangan ngomong terus.
28:39Oh, iya.
28:40Sorry, sorry, sorry.
28:42Eh, aduh, aduh.
28:46Tuan-tuan.
28:48Sayang, kamu jangan ngomong terus.
28:49Kelagian kenapa kamu nggak cukur di rumah sih?
28:51Iya, aku bangunnya kesiangan.
28:54Terus aku juga baru ingat kalau aku sore ini harus ke Kusuma Food.
29:01Ini hari pertama aku magang.
29:02Kan aku kan pengen tuh ketemu Om Novan.
29:06Udah cukur.
29:07Jadi rapih.
29:08Supaya Om Novan tuh tahu kalau pacar anaknya cakep.
29:15Terserah.
29:17Sakit kan?
29:19Aku tuh udah sering pengen papa.
29:22Satunya sih.
29:23Iya, tapi menurutku sih jangan Jumawa sayang.
29:25Iya.
29:29Kamu itu ya?
29:30Hmm.
29:32Calang istri idaman banget.
29:34Hehehe.
29:35Coba Tanayo, aku mau berangkat ini.
29:38Ini aku bersihin dulu.
29:39Bentar banget sih kamu.
29:42Bentar banget pacarku.
29:45Aduh, Devina.
29:47Stop.
29:47Jangan inget-inget Rian lagi.
29:50Saya cukurin ya.
29:51Hmm?
29:52Yuk.
29:53Enggak, enggak.
29:53Enggak usah.
29:54Enggak apa-apa, saya bisa sendiri.
29:55Kenapa emang?
29:56Ya enggak apa-apa.
29:57Jangan.
29:58Nanti taputnya lecet.
30:00Enggak usah, saya sendiri aja.
30:01Saya bisa.
30:01Saya sering cukurin komis sama berewaknya papa.
30:04Yuk.
30:05Aku juga pernah banturian cukuran.
30:07Ya.
30:08Ya itu kan Om Novan.
30:10Bukan saya.
30:11Kan sama-sama laki-laki lah.
30:12Sama-sama cukur.
30:13Sama-sama cukur berewak.
30:15Gimana sih?
30:15Apa bedanya?
30:16Saya bisa.
30:18Enggak usah.
30:19Udah, ayo.
30:19Ayo.
30:21Sini.
30:23Sana.
30:25Hey.
30:27Kamu ngapain ngambil nanti?
30:29Sena.
30:30Sena.
30:34Sena.
30:36Saya sendiri aja.
30:37Saya sendiri aja.
30:39Saya sendiri aja.
30:41Sena kamu ngapain sih?
30:43Saya sendiri aja udah.
30:44Sena sini ya?
30:45Saya sendiri aja udah.
30:47Davina.
30:47Saya bisa.
30:48Kok kamu nggak percaya sih sama saya?
30:50Davina, saya sendiri aja udah.
30:53Saya sendiri udah.
30:55Jangan ya?
30:56Jangan, jangan.
30:59Gak usah, gak usah.
31:03Gak usah.
31:15Gak usah, adik.
31:16Gak usah.
31:20Gak usah ya?
31:20Gak usah ya?
31:23I'm just kidding, I will go for it.
31:25I am just kidding, I'm just kidding.
31:29Davina, Davina, come on and do this.
31:32I am just kidding, I'll do it.
31:36Don't worry about you.
31:37Not to sorrow, I will do it.
31:39You are so kidding.
31:40If you are dead here, I am the enable you.
31:57Don't be like that, don't be like that
32:03Okay, let's open
32:05I usually wear a clip first
32:08I often say I'm sorry
32:09Yeah, each other can be different
32:11It's not a problem that I don't understand step-step
32:13I can wear a clip first
32:15Yeah, you can
32:16Yeah, you can
32:20Are you ready?
32:22No, I'm not ready
32:53Di dalam hati ini
32:56Tidak
32:58Tidak
32:59Tidak
32:59Tidak
32:59Tadi kena
33:01Tadi saya kan merasa insah ya
33:03Oh iya wey
33:04Ya maaf ya, saya gak senangin
33:06Tampak, tampak
33:07Iya, iya
33:09Makanya kamu diam aja, gak usah kayak gitu
33:11Ya gimana kalau gak musuh gini
33:18Aku merasakan cintanya
33:20Aduh
33:21Iya, iya, ayo
33:22Yes
33:26Tuh, gimana saya gak ken ya kalau misalnya kamu gini mesen-mesen terus
33:32Janji kita berdua, semoga selamanya kau dan aku jadi satu di dalam ikatan cinta kita
33:53Tentangmu
33:55Ini banyak orang
33:57Tidak
33:57Tidak
34:13Tidak
34:20Ayo
34:23What do you mean like that?
34:25I don't want to be angry.
34:29It's like coffee with cream.
34:31I don't understand.
34:32It's a gelap thing.
34:33It's a gelap thing.
34:34Dari dirimu janji kita berdua
34:45Semoga selamanya
34:50Kau dan aku jadi satu
34:55Di dalam ikatan cinta kita
35:01Tanpamu aku takkan bisa
35:05Merasakan cinta sempurna
35:10Sakit.
35:11Serius?
35:12Kamulah cinta yang dikiri Tuhan untukku
35:26Selamanya bersama
35:28Kamu aku gitu
35:32Udah?
35:33Udah.
35:33Dalam ikatan cinta
35:39Apa gimana?
35:42Bisa kan?
35:44Saya harus sakit kan?
35:47Nggak ada yang luka kan?
35:48Terima kasih ya.
35:58Tidak ada kalau gitu.
35:59Saya mau pulang dulu.
36:01Kok pesnya jangan lupa dimakan dan dihabisi?
36:04Terima kasih ya.
36:08Saya ntarin pulang deh.
36:10Gak usah saya nafasi aja.
36:12Nggak.
36:13Ntarin pulang.
36:14Nggak malam.
36:15Perempuan nggak pernah pulang malam-malam.
36:17Kalau nanti diculik gimana?
36:19Ada yang bisa ngelindungin.
36:20Kamu?
36:23Iya, makanya harus saya ngantar kan?
36:27Oke.
36:28Saya ganti baju dulu.
36:37Sampai jumpa.
36:41Sampai jumpa.
37:06Aku takut.
37:08Tadi muka Dipa serem banget.
37:11Kenapa dia mukulin laki-laki itu ya?
37:14Laki-laki itu salah apa?
37:17Kenapa rasanya
37:18Aku makin nggak kenal Dipa sekarang?
37:32Kan?
37:33Malah lagi dan lagi nih.
37:35Abis dari apartemen Dipa,
37:37Muka Jian jadi sedih.
37:38Apa berantem dia?
37:40Atau Dipa lakukan sesuatu yang nyakitin Jian?
37:45Mbak?
37:46Hmm?
37:48Mbak Jian kenapa?
37:50Kenapa apanya?
37:53Saya perhatiin dari tadi.
37:54Bukan Mbak Jian sedih gitu loh.
37:57Kenapa Mbak?
37:58Enggak, nggak sedih.
38:00Rasaan kamu doang kali.
38:12Kita hampir situ sebentar ya, Mbak.
38:13Tidak.
38:27Tidak.
38:29Tidak.
38:31Tidak.
38:33Tidak.
38:47Tidak.
38:48Tidak.
38:48Tidak.
38:49Ntar ya, layarnya.
38:51Ya.
39:00Let's drink it first, Mbak.
39:02It's cold.
39:09Let's drink it.
39:11Thanks.
39:23Mbak,
39:26saya perhatikan Mbak Gianni setiap pulang dari apartemen tunangan Mbak tuh selalu mukanya sedih gitu terus. Kenapa sih, Mbak?
39:33Kalau boleh tahu sih.
39:44Ya udah, kalau nggak mau cerita nggak apa-apa, Mbak.
39:46Kita jalanin lagi ya.
39:48Tadi tunangan saya bikin saya takut.
39:56Bikin...
39:57Bikin Mbak takut.
40:01Takut kenapa, Mbak?
40:07Dia...
40:08Dia kasar.
40:11Kasar?
40:15Mbak Gian disakitin.
40:17Mbak Gian dipukul.
40:19Enggak.
40:20Apaan sih?
40:21Mana berani dia mukul saya?
40:22Kalau misalnya sampai dia mukul saya,
40:24saya bakal laporin dia ke polisi.
40:26Soalnya papa saya aja nggak pernah mukul saya.
40:30Terus kenapa, Mbak?
40:31Terus kenapa, Mbak?
40:35Ya tadi saya lihat.
40:39Ya...
40:40Dia tuh mukulin orang lain.
40:43Tapi bukan saya ya.
40:46Pukul orang lain?
40:48Mbak...
40:49Mbak...
40:50Kenal siapa...
40:51...yang dipukul sama turangan, Mbak?
40:52Tahu orangnya?
40:54Enggak, saya nggak tahu.
40:56Soalnya tadi pas saya lihat,
40:58saya takut.
41:00Saya langsung pergi.
41:01Soalnya Dipa juga nggak tahu saya ke sana.
41:04Jian polos banget sih.
41:06Dia bener-bener nggak tahu sejata apa sih Dipa Handika.
41:10Jangankan mukul orang.
41:12Ngebomkosan gue aja pernah dia.
41:14Tapi...
41:15Gue penasaran deh.
41:17Siapa yang dipukulin sama Dipa?
41:19Apa...
41:20Dia punya rak gua baru setelah ada anak meninggal?
41:24Mbak Gian...
41:25Gue takut ya.
41:27Kalau suatu saat nanti Mbak Gian dipukul sama turangan Mbak gimana?
41:31Ma'an sih kamu?
41:33Kok jadi nakut-nakutin saya?
41:36Saya nggak nakut-nakutin Mbak.
41:38Saya cuma ngasih tahu aja.
41:41Soalnya saya tuh sering banget denger kasus-kasus KDRT gitu loh Mbak.
41:45Ya jadi misalnya perempuan nih.
41:47Perempuan sama cowoknya itu di KDRT waktu udah nikah.
41:51Si perempuan selalu bilang kalau pas dulu jaman-jaman pacaran tuh suaminya nggak seperti itu.
41:57Tapi setelah pacaran suaminya KDRT istrinya.
42:01Mereka tuh selalu bilang Mbak.
42:03Kekah kalau misalnya pacarnya cowoknya tuh bakalan berubah karena cinta.
42:09Tapi setelah menikah rupanya makin bagus hubungannya.
42:13Malah makin parah, makin hancur.
42:15Saya sering banget Mbak denger cerita seperti itu Mbak.
42:19Apaan sih kamu?
42:20Potoi banget deh.
42:22Udah akhir sepetan pulang.
42:24Oke oke.
42:26Saya berat dulu ya Mbak ya?
42:28Ya udah cepet.
42:32Apa bener ya yang dibilang sama Mas Reza?
42:34Suatu hari Dipa bisa mukul aku.
42:372 ribu ya?
42:39Terima kasih.
42:56Terima kasih ya Mas.
42:59Ini semua rencana aku berantakan.
43:04Tidak ada satu pun yang meres.
43:15Enak buah juga gak ada yang betul.
43:30Umur siapa ini?
43:33Good evening, sir.
43:35Hello, sir.
43:36I'm Anita.
43:38I've been told by Arga
43:40if you need a secretarist.
43:42I'll send my CV to you, sir.
43:47The secretarist who told Arga.
43:56Okay.
43:59Let's try.
44:05Okay.
44:06Okay.
44:06Besok pagi kamu tungguin saya.
44:20Aku harus punya sekretaris
44:24yang bisa melakuin apa aja buat aku.
44:31Terima kasih.
44:45Terima kasih.
44:46Terima kasih.
44:48Siap, Dan.
44:49Halo, Sena.
44:50Kamu lagi di mana?
44:53Saya sekitar satu jam lagi mau ke markas kita.
44:56Kalian ada di rumah, kan?
44:58Siap, Reza Dion masih di luar, Dan.
45:00Kalau saya di rumah, tapi mau ngantar Davina pulang dulu.
45:03Davina?
45:04Dia lagi ke sana.
45:06Siap, Iyanan.
45:07Sering datang.
45:08Siap, beberapa kali, Dan.
45:11Sena, rumah kalian itu markas kita, markas Intel.
45:15Tidak seharusnya orang di luar tim datang ke sana bulat-balik.
45:20Siap, Salah, Dan.
45:21Siapa lagi yang sering ke sana, selain Davina?
45:25Siap, ada Bilal.
45:27Itu asisten saya.
45:29Dia kerja di Arewangsa Residen, Dan.
45:32Dia sudah tahu lama saya sebagai polisi.
45:34Ada satu lagi adiknya Davina, Dan.
45:36Namanya Jihan.
45:37Pernah sekali datang ke sini.
45:39Sepertinya dapat alamat rumah ini dari Davina,
45:41atau dari HRD Kusuma Food.
45:43Sena, berarti kamu harus ganti alamat kamu di HRD Kusuma Food.
45:48Terus Davina, ingatkan dia, jangan datang lagi ke sana.
45:53Bahkan saya minta kalian bikin kesan rumah itu kosong.
45:57Oke?
45:58Parkir motor dan mobil kalian di tempat lain.
46:01Jangan sampai masyarakat sekitar tahu itu markas Intel.
46:05Bahaya.
46:06Siap, Dan.
46:07Ingat Sena, identitas kamu Reza dan Dion sudah terbongkar sekali.
46:13Jangan sampai terjadi lagi.
46:15Hindari kelalaian dalam bentuk apapun.
46:19Siap.
46:19Sena, Sena kamu masih lama gak?
46:22Oke, kalau begitu besok aja saya kesananya.
46:25Mari, Dan.
46:28Iya, iya, iya.
46:29Sebentar.
46:37Maaf.
46:40Nunggu lama.
46:43Aduh.
46:44Gimana caranya gue ngomong sama Davina ya?
46:47Eh?
46:58Terima kasih.
47:14Saya ingat mencana.
47:16Iya.
47:21Um...
47:22Mas...
47:23Ya?
47:24Soal tadi...
47:25Kamu jangan sampai bocor ke siapa-siapa ya?
47:28Jangan ceritanya ke siapa-siapa.
47:29Apalagi ke Kak Davina.
47:31Ya?
47:31Siap, Mbak.
47:32Gak mungkin saya ceritanya ke siapapun.
47:34Oke.
47:35Ya.
47:37Selamat istirahat, Mbak.
47:38Yati.
48:08Aduh, bagaimana caranya aku ngomong sama Davina ya?
48:12Dia kan orangnya gampang bersinggung.
48:16Kamu kenapa?
48:18Ngeliatin saya terus, ada yang mau diomongin?
48:22Eh...
48:23Ada.
48:25Oke, apa?
48:32Gini...
48:33Saya...
48:34Terima kasih banget kamu...
48:36Sudah mau pinjemin mobil ini dan nganterin...
48:39Ke rumah saya malam-malam.
48:42Tapi kalau...
48:44Boleh, saya minta.
48:48Gak usah sering-sering main ke rumah ya.
48:53Eh...
48:54Gimanapun juga...
48:57Rumah yang...
48:59Saya tempatikan.
49:01Markas saya.
49:03Hmm...
49:04Markas kepolisian.
49:06Markas tim saya.
49:08Iya, saya paham.
49:10Ada banyak rahasia yang...
49:14Kamu sembunyiinkan dari saya...
49:16Yang saya tidak boleh tahu.
49:18Yang saya tidak boleh tahu.
49:30Kamu marah?
49:31Enggak.
49:36Saya sedang mencoba mengerti...
49:39Dunia kamu.
49:40Di mana hatimu...
49:44Rasanya kamu...
49:48Kau tak peduli...
49:53Aku tahu ini gak mudah.
49:55Bahkan rasanya sulit dan mencekik.
50:00Karena dunia saya naik sekarang...
50:03Terus memberi batas untuk aku.
50:06Batas yang membuat kami semakin berjarak.
50:08Kau tak peduli...
50:11Salahkan tak berhenti...
50:14Tidak paham mauku...
50:18Juga beri rasa yang sama...
50:26Bila itu berat...
50:29Aku putuskan para si raza.
50:35Tidak merasa...
50:39Tidak melakukannya...
50:41Lepas yang ditanak.