Skip to playerSkip to main content
  • 2 weeks ago
Hikmah might be considered a disobedient child to her late mother, but her mother wasn't always kind to Hikmah either. Yet now, her late mother appears in his dream, pleading with Hikmah to save her from the torment of the grave. Caught in the turmoil of his faith, Hikmah embarks on a journey to uncover the true wisdom in his life—seeking ways to persuade God to save her mother and himself.
Transcript
00:00Eh, gue ada deadline.
00:02Udah yuk, yuk.
00:02Ya gapapa lu, deadline, deadline aja.
00:04Ngedit, ngedit aja.
00:04Nggak usah peduliin ada gue di sidak.
00:06Yaudah, yuk.
00:08Happy anniversary yang ketiga tahun.
00:10Kok parfum?
00:11Ntar putus lho.
00:13Ya nggak mungkin lah kita putus.
00:14Orang kamu nomor satu di hati aku.
00:17Yaudah, yuk, yuk, yuk.
00:18Assalamualaikum.
00:19Waalaikumsalam.
00:20Assalamualaikum, Bu.
00:21Ibu kamu itu suka cerita sama tante.
00:23Katanya kamu jarang pulang.
00:25Hei, mah.
00:27Mah, mah.
00:28Jumatan.
00:30Kuntan.
00:31Udah pernah.
00:34Kalau ibu telepon, diangkat dong, nah.
00:37Ibu kan kangen sama kamu.
00:40Iya, iya.
00:48Allahuakbar.
00:54Eh, jadi banding-bandingin soal alim rajad kita di mata Allah tuh semua sama rajad, Nek.
00:58Apa kapan terakhir gue sholat, Dip?
01:02Astaghfirullahaladzim.
01:02Hei, gimana?
01:03Eh, kamu apa?
01:07Gue cuma pengen jadi anak soleh.
01:09Supaya bisa doain ibu gue.
01:11Ma.
01:12Tengokin ibu lah, nak.
01:15Gue bilang ini karena Allah kan?
01:16Terus apa?
01:17Lo juga zolim, ya?
01:19Tengokin ibu.
01:21Tengokin ibu.
01:22Gue lari.
01:23Masa-masaan gue ngejar Allah, disiplin gue ibadah.
01:25Tapi lo tahu makin dikejar, makin menjauh itu kenapa coba?
01:28Boleh juga nyeli lo tadi.
01:29Lebih gede dari badan.
01:31Itu berarti iman lo lagi diuji.
01:33Mau diangkat rajad lo.
01:37Kamu gak bisa hidup terus-terusan marah sama Tuhan.
01:40Ki-dum.
01:48Terima kasih.
Comments