Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 7 jam yang lalu
​Polusi Udara di Indonesia Masih Tinggi, Ini Dampak Seriusnya bagi Tubuh-Tips Kesehatan

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:02Hai, kembali lagi di Nianti Vietnam, bersama aku, Oded.
00:05Indonesia itu salah satu negara yang punya tingkat polusi paling ekstrim.
00:09Bahkan, menurut World Health Organization, polusi di Jakarta itu 6 kali lebih parah dibanding batas polusi udara normal.
00:15Nah, pastinya dengan seberapa bahayanya zat dan partikel dipolusi udara, ini nggak tanpa konsekuensi.
00:20Konsekuensi-konsekuensi yang nggak bisa direwehkan.
00:23Di sini, kita akan bahas dampak-dampak polusi udara kepada kesehatan.
00:27Iritasi hidung dan mata merah.
00:29Ini dampak paling pertama akibat polusi udara.
00:31Iritasi hidung dan mata merah bisa timbul karena polusi udara seperti senyawa dari cat dinding baru,
00:37pembersih rumah dengan alma kuat, tinggal kabut, asap, dan sebagainya.
00:41Lankitis.
00:42Lankitis bisa timbul karena paparan polusi dengan partikel-partikel yang punya komponen nitrogen dioksida dan sulfur oksida,
00:49yaitu partikel asam yang rentan mengendap.
00:51Itu merupakan hasil dari pembakaran bahan bakar fosil.
00:55Nah, ini bisa membuat saluran nafas bagian atas jadi iritasi.
00:58Penyakit autoimun.
00:59Paparan kepada polusi itu bisa mengganggu kekuatan imun tubuh manusia,
01:03mengganggu fungsi sistem kekebalan yang harusnya jaga tubuh kita dari zat asing menakit,
01:08jadinya malah menyerang bagian tubuh yang sehat.
01:10Ini bisa memicu penyakit autoimun seperti skelerosis multiple hingga artritis rheumatoid.
01:16Penyakit paru obstruktif kronik.
01:18PPOK.
01:19Penelitian menunjukkan kalau penduduk-penduduk wilayah dengan tingkat polusi udara tinggi jauh lebih rentan terkena PPOK.
01:25Penakit di mana paru-paru dan saluran pernafasan kena peradangan dalam jangka waktu lama.
01:29Jadi paru-paru terbatas aliran udara.
01:32Bahayanya, PPOK seiring waktu punya resiko menjadi penyebab kanker paru-paru.
01:36Kematian dini.
01:37Data WHO per 2019 mengungkap kalau kematian dini mencakup lebih dari 4 juta orang secara global akibat polusi udara.
01:46Kematian dini terjadi akibat dampak polusi udara kayak gas dan partikel-partikel padat
01:50yang bisa menyebabkan hal seperti gangguan pernafasan hingga pangkar sampai penyakit kardiofaskular.
01:56Ikuti terusan TV Anans agar terus tahu informasi bermanfaat ya.
02:00Sampai jumpa di pembahasan detail.
Komentar

Dianjurkan