Skip to playerSkip to main content
  • 16 minutes ago
Nadi Arena (25/5/2026)
Transcript
00:00Matt T-Rice, Sangan Badminton Masters Malaysia 2026 ditutup pada Ahad.
00:05Prestasi KEM Negara secara keseluruhannya bukan seperti yang diharapkan
00:09serta memperlukan penawar baikan segala aspek dari memastikan mereka masih mampu bersaing di pentas tertinggi.
00:16Ulasan lanjut disediakan rakan setugas Ainul Abdul Raouf 100+.
00:20Rakan hidrasi no.1 di Malaysia committed dalam membantu rakyat Malaysia
00:24terus mengamalkan gaya hidup yang aktif kekal hidrat bertenaga.
00:43Meskipun keputusan pada Badminton Masters Malaysia 2026 bukanlah sesuatu yang diharapkan.
00:51Tetapi kita tetap perlu beri pujian serta kredit kepada bergu lelaki profesional negara
00:57Goh Zifeh dan Nur Izuddin Rumsani kerana berjaya melangkah ke pusingan akhir.
01:02Sekaligus menamatkan penantian 9 tahun pasangan tersebut beraksi di pentas akhir Masters Malaysia.
01:10Tetapi timbul persoalan bagaimanakah prestasi sandaran utama Malaysia yang lain
01:18terutama pemain di bawah kendalian BAM?
01:21Adakah mereka mencapai sasaran yang ditetapkan?
01:24We don't lose because we lack certain skills.
01:29No, we lack because we lack patience and the playing style.
01:32It's not suitable to play all the time this kind of playing style.
01:36So this is what we have to accept and adapt into.
01:39And that comes from the player themselves that have to do something that they're not comfortable with.
01:45But men's singer at the highest level is a lot more about
01:48don't really matter how comfortable you are
01:50as long as it's making your opponent more uncomfortable.
01:53For women's singer, I think Leciana displayed great fighting ability.
01:59For sure not the best match she's ever played
02:01but her fighting ability.
02:03So with that I'm super pleased.
02:05Li Qing also showed great fighting ability.
02:07Actually had a few unlucky rallies.
02:12But it's also her fighting abilities that gave her chance.
02:17Bagi acara bergu pula, ada sisi positif dan negatif yang boleh dinilai
02:22disebalik keupayaan beberapa wakil negara yang menghadirkan cabaran kompetitif kali ini.
02:29Saya gembira melihat Roy dengan Arif hari ini bisa sampai semifinal.
02:35Yang mereka repeat di dua atau tiga tahun lepas yang mereka sampai di semifinal juga.
02:40Kita compare dengan Aaron Sawi lawan Cana di kota final itu dengan hari ini
02:45sangat-sangat beza jauh gitu ya.
02:48Kita bisa lihat beberapa poin, beberapa situasi yang harus ambil poin itu
02:53menjadi mistake-mistake.
02:54Aaron dan Sawi hari ini punya performance dikontrol habis oleh Isudin dengan Bosi Fela.
03:01Tangja tadi malam dalam segi movement, dalam segi power, speed ada.
03:05Nah tapi dari cara pemikirannya sangat tak ikut dia punya pergerakan, tak ikut dia punya speednya itu.
03:13Jadi pergerakan dia lebih cepat dari pikiran.
03:16Jadi bola datang itu dia tak tahu apa nih.
03:17Dia bergerak saja.
03:19Tapi respon dalam pikiran itu tak ada.
03:21Low CU dengan Akilah.
03:23Kita bisa bilang mereka kalah sama China bukan kalah yang orang Indonesia cakap itu konyol ya.
03:27Tapi mereka kalah ada sesuatu yang kita bisa lihat dengan usia mereka main di home ground ini
03:35mereka bisa berikan suatu permainan yang kita cakap not bad lah.
03:40Senario ini perlu difikirkan BAM mahupun pemain profesional negara.
03:46Adakah kita mahu menyaksikan tiada sebarang kejuaraan diraih pemain negara
03:51dalam kejuahanan berstatus super 500 ke atas
03:54ataupun inilah detik sesuai untuk melakukan post-mortem besar-besaran
04:00jika kita mahu berdiri sama tinggi, duduk sama rendah
04:04dengan kuasa besar badminton dunia.
04:07Fikir-fikirkan.
04:08Aina Abdurra'uf, Unify Arena untuk Nadi Arena.
Comments

Recommended