00:00Nilai tukar rupiah kembali mengalami tekanan terhadap dolar Amerika Serikat.
00:04Hal ini tidak hanya dirasakan masyarakat di Indonesia,
00:07namun juga diaspora yang ada di Australia.
00:09Lalu bagaimana dampak yang mereka rasakan?
00:12Ini dia liputannya.
00:23Sebenarnya kita kalau di Australia sendiri,
00:26sempat ngerasain waktu awal kuliah, dulu itu sekitar 10 ribuan,
00:31sekarang naiknya 12 ribuan.
00:33Untuk yang saya lihat, sejauh ini dan dari waktu berita tentang minyak naik kemarin,
00:40tidak ada banyak ini sih signifikan yang naik,
00:43hanya yang terdampak itu bagi yang menggunakan private transportasi saja.
00:49Bahan masakan dan bahan-bahan lainnya masih sama,
00:52jadi tidak terlalu signifikan lah terlihat kalau di sini.
00:57Untuk dolar Australia sih melemahnya mungkin efeknya ke BBM ya,
01:02ke bahan bakat di Australia,
01:04karena saya sendiri sini nyetir di Australia,
01:06jadi cukup berpengaruh sekali.
01:08Jadi biasanya yang mungkin satu minggu cuma berapa,
01:11sekarang bisa naiknya 20-30%.
01:14Tapi pemerintah di sini juga cukup mengantisipasi itu
01:18dengan pabrik transportnya jika banyak.
01:21Jadi di pabrik transportnya harganya pun tidak naik,
01:24dan di sini pabrik transportnya nyaman.
01:26Jadi orang-orang ketika satu opsi tidak bisa,
01:30masih banyak opsi-opsi yang lain yang bisa ditentu.
01:32Saya sempat ngerasain harga di toko-toko groseri gitu
01:39sempat naik sedikit harga telur,
01:41harga bahan-bahan, toko makanan sehari-hari lah ya.
01:45Kiep.
Komentar