00:00KPK dengan saya lebih banyak menyelamatkan di traket ya saya, bukan KPK.
00:04Kita adu aja KPK dengan saya.
00:07Jadi, ya kita melihatnya tuduhan-tuduhan traket saya ini seperti memaksakan.
00:14Dari tuduhan 3 miliar, lantas puluhan mobil asir pemerasan,
00:20kemudian memeras pengusaha PJK 3, pengusaha aja sampai detik ini gak ada,
00:24kemudian yang namanya David-David ini orang percayaan saya yang mana.
00:27Ini harus dibuktikan, ini gak bisa hukum didasarkan oleh asumsi.
00:32Kalau semua didasarkan oleh asumsi, semua bisa ditangkap oleh Republik ini.
00:36Kita sudah ngaku salah, misalnya kemarin kita kasih 3M, ya saya akui ini salah.
00:40Saya ngaku salah, karena apa?
00:42Saya nolongin orang itu dari proses aparat penegak hukum.
00:46Oke, kita bantu.
00:47Saya anggap itu bonus.
00:48Ternyata itu salah, iya saya ngakuin salah.
00:50Kemudian ada tuduhan baru lagi, sekarang yang 1M.
00:53Suat, sebenarnya gila ini.
00:55Bayangkan, 10 bulan menjadi wamen, 10 bulan menjadi tahanan KPK.
01:00Belum tuntutan nih.
01:01Jadi saya salah sekali menjadi wakil menteri.
01:03Kalau saya menjadi wakil menteri, jadi pejabat,
01:07saya melapatkan duit buru, duit buru itu ratusan miliar.
01:12Satu ijazah Framugani itu minta tebusan 40 juta.
01:15Kalau 10 ribu orang, berapa?
01:17400 miliar yang saya selamatkan.
01:18Dokter itu diperasih sampai 300 juta.
01:21Berapa banyak dokter yang saya selamatkan?
01:23Belum buru-buru ternyata kerja yang lain.
01:25Belum outsourcing.
01:26KPK dengan saya lebih banyak menyampaikan di terakhirnya saya, bukan KPK.
01:30Kita adu aja KPK dengan saya.
01:32Gitu loh.
Komentar