Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
🎬 episode 15 Istri Paruh Waktu

hubungan mereka semakin rumit saat rahasia besar mulai terungkap. Konflik antara cinta, kepercayaan, dan pengorbanan membuat suasana semakin menegangkan. Di tengah tekanan keluarga dan masalah pekerjaan, mereka harus memilih antara mempertahankan hubungan atau melepaskan semuanya demi kebahagiaan masing-masing. Episode ini penuh emosi, drama, dan kejutan yang bikin penasaran sampai akhir cerita.

🎬 episode 15 Part Time Wife

their relationship becomes even more complicated as a huge secret starts to unfold. Conflicts between love, trust, and sacrifice create intense emotional tension. Amid family pressure and work-related problems, they must choose between holding on to their relationship or letting everything go for their own happiness. This episode is filled with emotion, drama, and unexpected twists that keep viewers curious until the very end.

#istriparuhwaktu #dramakeluarga
#parttimewife #indonesiandrama #romancedrama
Transkrip
00:01kalau emang bukan aku mas orangnya
00:04ini saat yang tepat untuk aku pergi dari hidup kamu
00:08dan aku akan ketemu dengan Rizka
00:10sebagai rekan bisnis
00:12gak lebih dari itu
00:20oke
00:22aku akan jawab dengan jujur
00:27Rizka gak pernah menganggap
00:29pernikahan kita udah berakhir
00:31Rizka tetap berusaha untuk mempertahankan rumah tangga kita
00:34dengan caranya sendiri
00:37aku gak bisa
00:40aku udah coba tapi
00:43aku capek
00:45aku udah lama berhenti memperjuangkan pernikahan kami
00:48bukan karena Rizka orang yang buruk
00:50gak salah sekali
00:54tapi kamu tau kan gimana rasanya
00:56kalau kamu ada di sebuah rumah penuh dengan orang
01:00tapi kamu sama sekali gak terlihat
01:03itu yang aku rasain selama tujuh tahun nikah dengan Rizka
01:07dia cuma ngeliat aku sebagai sosok suami
01:10atau sebagai sosok ayah untuk Dila
01:14tapi dia gak pernah ngeliat aku sebagai Adimas
01:18dan itu beda sama kamu
01:22dari awal kamu udah terima aku apa adanya
01:26aku yang gak sempurna
01:29aku yang butuh seseorang untuk ngertiin aku
01:32kamu bisa ngasih semua yang aku gak pernah dapat dalam pernikahan aku dengan Rizka
01:38dan
01:40kalau pertanyaan kamu kenapa aku masih bisa bertahan di pernikahan ini
01:44jawabannya simpel
01:46gila
01:48aku sayang banget sama dia dan aku gak mau ditunggu besar tanpa ayah
01:54dan aku tau
01:56bahwa kamu pasti lebih paham soal ini daripada siapapun
02:05intinya
02:08kamu gak menghancurkan apapun
02:12karena semuanya memang udah hancur dari awal
02:14itu faktanya
02:39din
02:40Rizka akan berusaha membuat kamu ngerasa kecil disana
02:44biarin aja deh coba
02:58saya sendiri yang melihat mereka masuk ke rumah itu
03:01dan saya yakin mereka juga orang yang sama
03:09saya sudah ketahuan
03:12perlengkapan saya semua sudah hilang
03:14semua bukti yang sudah saya kumpulkan pun
03:17pasti ada di tangan perempuan itu
03:20jadi secara personal saya
03:23minta maaf
03:24dan menyesal dengan apa yang terjadi
03:27saya rasa saya
03:29sudah tidak bisa bantu apa-apa lagi
03:31tapi saya sudah menyaksikan sendiri
03:34apa yang mereka lakukan di pemakaman
03:37dan mungkin di kemudian hari
03:38hari ibu membutuhkan bantuan untuk saya menjadi saksi
03:41saya siap untuk membantu
03:46wahid
03:50apa kamu sadar
03:52ada yang ikuti kamu
03:53tidak ibu tidak ada yang mencerigakan sama sekali
03:56bahkan ini kejadian pertama kali sepanjang karir saya
04:00saya pun juga sudah sangat berhati-hati
04:07berarti aneh ini tahu keberadaan kamu
04:10tanpa kamu sadar
04:11dia juga mengawasi kamu
04:17tapi sejak kapan ya
04:20saya juga kurang tahu ibu
04:23mungkin itu artinya
04:24mereka sudah
04:25selangkah lebih di depan kita
04:28selama ini
04:33kapan pertama kali kamu ikuti mereka berdua
04:39sekitar dua minggu yang lalu
04:43ya
04:47berarti di antara dua minggu itu
04:50dia sudah tahu keberadaan kamu
04:53tapi dia tidak lakukan apapun
04:57dia membiarkan kamu untuk ikuti dia
04:59mengumpulkan semua bukti
05:02baru dia bergerak
05:05saya rasa dia memang sengaja mencari waktu yang tepat
05:10sambil memantau saya dari dekat
05:12datang ke rumah saya
05:15ngobrol banyak hal
05:19seolah dia tidak tahu apapun
05:26setidaknya saya sudah tahu semuanya
05:29sebelum saya memulai meeting sama dia hari ini
05:32oke
05:35tolong kirimin nomor rekening kamu
05:37saya akan transfer bayaran kamu
05:40termasuk dan terugi semua gadget yang sudah mereka ambil
05:43jangan tolak
05:45saya tunggu
05:48terima kasih wah
05:49untuk semuanya
05:51untuk semuanya
05:52untuk semuanya
05:59ini
06:00ini
06:02bang mau kemana ini bang
06:04saya ingin bertemu pak adimas
06:06jangan dikucampur
06:08saya kan udah bilang pak adimas lagi keluar
06:09eh
06:11bang
06:13bang
06:14bang
06:16saya udah
06:20silahkan duduk
06:31kebetulan banget
06:32hari ini memang saya mau menghubungi bapak
06:35soal
06:36ya hutang saya
06:39sudah berulang kali anda mengatakan itu bulan ini
06:42tapi mana faktanya
06:44ya ya ya
06:45saya mengerti
06:46dan
06:47saya minta maaf
06:485 miliar
06:51belum termasuk benda sama bunganya
06:54ya ya ya
06:54tenang
06:55bapak-bapak tenang dulu ya
06:57saya masih punya aset
06:58anda punya waktu
07:013 hati
07:03mulai dari sekarang
07:04kalau sampai belum lunas
07:07anda tahu akibatnya
07:23jangan lupa kasih tau klien
07:25untuk kirim kontrak
07:25yang sudah ditangani hari ini ya
07:26oke siap
07:29ada lagi bu
07:30udah
07:36oh
07:36gue Andini
07:37hai
07:38silahkan gue masuk
07:39thank you ya
07:41hai
07:43siang mbak Ries
07:44hai
07:45how are you
07:46i'm good
07:46ayo duduk
07:48kita duduk aja dulu ya
07:49sebelum meetingnya mulai 10 menit lagi
07:52oke
07:54jadi papa aku tuh sempat
07:55cerita ke aku
07:57kalau
07:57papa sempat ngobrol
07:59sama pak firman
08:00oh really
08:01ya
08:01dia kedengarannya happy banget
08:02ceritain soal kamu
08:04kayaknya pak firman tuh
08:05benar-benar bersyukur loh
08:07ada kamu di hidupnya
08:11papa emang baik banget sama aku
08:13dari awal ketemu dia gak pernah medain aku sama Adelina
08:18kamu pasti bersyukur banget punya pak firman
08:22ibu kamu pasti seneng banget
08:25ibu kamu dimakamkan di Jakarta kan ya
08:27iya mbak
08:29ibu dimakamin di pemakaman garet
08:31andai dia masih hidup
08:34aku yakin kamu pasti suka dan akrab sama dia
08:38aku ngerasa
08:39dia mirip loh sama mbak
08:43mandiri
08:44hardworking
08:46sekeras apapun
08:47rintangan yang dia hadapin
08:51dia gak akan nyerah
08:52dia bekerja lebih keras dari perempuan manapun yang pernah aku kenal
08:57dia sadar
08:58dia terlahir dari keluarga yang gak punya pengaruh
09:01gak punya privilege
09:03dia dipandang sebelah mata
09:05diremehkan sama orang
09:07tapi
09:08hal itu tidak menghentikan dia
09:10dia terus membangun kehidupan dia dari nol
09:15aku banyak belajar dari ibu
09:20mama kamu
09:21luar biasa ya
09:23dia sangat hebat
09:26kamu pasti beruntung punya dia
09:28aku memang beruntung mbak
09:30terlepas dari ibu sempat menyembunyikan identitas papa dari aku
09:34tapi aku tidak akan menukarkan waktuku dengan ibu
09:38dengan apapun
09:43ibu aku selalu bilang
09:45bahaya yang perlu dikhawatirkan itu bukan yang dari luar
09:49tapi
09:51yang ada di dalam rumahmu sendiri
09:54kalau kita terlalu sibuk melihat ke arah yang salah
09:57kita akan melewatkan apa yang ada tepat di depan kita
10:03kadang kita terlalu fokus ya sama hal yang lain
10:06dan terjebak dengan alasan yang kita buat sendiri
10:11sampai kadang kita lupa bersyukur sama apa yang kita punya
10:13dan sayangnya
10:16kita baru sadar
10:17saat hal itu nyaris hilang
10:23ibu kamu itu gak cuma hebat
10:26tapi juga bijak ya din
10:28aku gak pernah bosen kalau ngomongin soal ibu
10:32jadi better kita stop sampai sini aja ya obrolannya
10:35nanti aku terhanyit lagi dengan bahasan soal ibu
10:38sampai lupa ngomongin kerjaan
10:41sorry kalau
10:42tadi aku tanya-tanya soal ibu kamu
10:46it's okay mbak
10:48aku ingin kita berhasil mbak
10:51aku harap kita bisa fokus dalam proyek ini
10:54demi persahabatan papa-papa kita kan
10:58bukan karena alasan lain
11:04kerja sama ini bakal bikin kita jadi deket
11:07selain partner mungkin kita bisa jadi teman
11:10atau sahabat
11:11tapi kita akan kesampingan dulu hal itu
11:14selagi kita fokus sama proyek ini
11:16sementara itu kita akan strictly professional
11:20gimana
11:26iya
11:29saya setuju sama ucapan kamu
11:36masuk
11:39ibu udah ditunggu sama tim di ruang meeting
11:42oke kita langsung mulai
11:44mari
11:48oh my god
11:51sini duduk-duduk
11:53tau gak
11:53oma punya oleh-oleh buat Dila
11:56apa itu oma?
11:58ini
11:59waaah
12:00Dila buka ya
12:06waaah
12:08bajunya cantik banget oma
12:10ini oma juga beli sama tongkatnya
12:13sama mahkotanya
12:14wah
12:16terima kasih oma
12:17nih coba
12:18coba-coba
12:19coba lihat
12:20oh
12:21Tuan Putri yang cantik sekali
12:24nih
12:24dia bilang
12:27kalau gue cukup fokus sama urusan sendiri aja
12:30serius lo
12:33dia
12:35dia gak cerita langsung sih
12:38dia ceritain soal ibu nya
12:40maksudnya gimana Riz?
12:43ya dia ceritalah
12:44kalau
12:44ibunya itu selalu bilang
12:48bahaya
12:50itu datang bukan dari luar
12:53tapi udah ada di rumah
12:57dia ngomong langsung
13:00di kantor gue
13:03dan di depan muka gue
13:08Wahyu bilang
13:11kalau
13:12Wahyu lihat
13:13Mas Adi dan juga Andi ini di pemakaman ibunya Andi nih
13:16seperti biasalah
13:17Wahyu selalu infoin gue
13:19dia infoin kalau
13:20dia ngeliat
13:21Mas Adi dan juga Andi ini
13:23di pemakaman ibunya
13:24dan Wahyu
13:25punya bukti
13:27foto
13:29bahkan
13:30sampai ada video
13:33di hari yang sama
13:35ada dua orang yang ambil bukti itu semua
13:38dan Wahyu bilang
13:39kalau dua orang itu
13:41sempat dia lihat di rumahnya Andi ini
13:44berarti apa?
13:46selama ini
13:48Andi ini udah ngejalanin rencananya sendiri
13:53dia datang ke kantor gue
13:56dia cerita sama gue soal ibunya
13:58dan cerita soal perempuan
14:00yang terlalu fokus
14:02sama hal yang salah
14:04dan dia bilang
14:06dia
14:06cuma mau bahas soal pekerjaan
14:09dia gak mau bahas soal hal lain
14:10atau lebih dari itu
14:11ya dia sih bilangnya
14:14gak mau ngerusak hubungan
14:15antara ayah kami yang sudah
14:17ayah kami bangun
14:18terus lo jawab apa?
14:23ya
14:24kok jawab setuju?
14:26emang bisa jawab apa lagi?
14:29dia pikir
14:31dengan dia seperti itu
14:33dia bisa ngatur gue
14:35dan dia bisa keluar sebagai pemenang
14:39dengan dia mempertegah seperti itu
14:42itu berarti
14:44kalau dia gak akan kemana-mana
14:49dengan dia bawa nama ayah kami
14:51dan ibunya
14:51dia menyampaikan
14:53kalau dia tuh gak takut
14:54sama gue
14:57dan sekarang
14:59gue udah tahu
15:01dengan siapa gue berhadapan
15:14kau bilang semua
15:17hanya lelah dunia
15:20tapi hatimu tak sama
15:29setiap malam ku menunggu
15:34kau tinggalkan dengan
15:38dugaan
15:41dugaan
15:43aku kekasihmu
15:47bukan persinggahanmu
15:50saat hidungmu
15:54butuh pujian
15:57aku kekasihmu
16:01aku kekasihmu
16:02bukan cadangan
16:04yang kau jaga
16:07demi penampilan
16:13aku yang kau hancurkan
16:32bukan rumah ini
16:34tapi kepercayaan yang pernah suci
16:42jadi gimana kak
16:44kerjasamanya sama Mbak Rizka
16:45enjoy kan
16:47ya
16:48so far so good
16:52Mbak Rizka itu orangnya
16:55cerdas
16:58profesional
17:01tapi
17:07Del
17:07aku boleh nanya gak
17:08sama kamu
17:09ya
17:09boleh dong
17:10kenapa
17:12soal kerjasama-sama
17:14perusahaan
17:14penghartawan
17:16kamu gak mau
17:17ikut join
17:19ya gak apa
17:20kenapa
17:22ya gak apa-apa
17:23sih Del
17:24aku kepikiran aja
17:26kita kan bisa pegang
17:28projek ini bareng
17:31masih ada space loh
17:32kamu kalau mau join
17:34aku cuma gak mau aja
17:35sih Del
17:37seolah-olah
17:37aku ngambil
17:38apa yang harusnya
17:39jadi milik kamu
17:42aku serius loh
17:44kau tiba-tiba
17:45ngomongnya kayak gitu
17:46sih kak
17:51aku cuma ingin
17:52kamu tahu
17:54bahwa
17:55masih ada kesempatan
17:56kalau kau mau gabung
17:57aku gak pernah tertarik
17:59di dunia bisnis
18:00dan papa tahu kok
18:01dulu aku pernah
18:03urusin bisnis papa
18:04dan ujungnya gagal
18:06kamu orang yang tepat kok
18:08kak
18:13jangan-jangan
18:14kamu jadi insecure
18:15kayak gini
18:16karena didatengin mama
18:25gak usah mikirin
18:27macam-macam
18:29aku percaya kok
18:30kamu bisa ngelakuinnya
18:34dan
18:37aku minta maaf ya kak
18:39kalau ucapan mama selama ini
18:40nyakitin kamu
18:45mas ya Del
18:58halo mas
19:00aku mau ajak kau makan siang bisa
19:01ya
19:03mas
19:03aku lagi di rumahnya kak Andini
19:05mau makan siang bareng
19:07oke oke
19:08kalau gitu gak apa-apa deh
19:10eh Ren
19:11sini aja dong
19:12makan bareng
19:13kita masuk banyak kok
19:15eh
19:16tapi sekarang aku lagi sama Aldi
19:18ya gak apa-apa
19:19bawa aja Aldi
19:20ke sini
19:20nyah
19:21ditunggu ya
19:22bye
19:23oke oke
19:24see you there
19:28makan dong
19:29let's go
19:41ya ampun
19:43cantik sekali sih
19:45Tuhan Putrinya Oma
19:46coba-coba ini
19:48agak miring dikit
19:49ah
19:50kalau udah lurus mah kotanya
19:52wah ini bener-bener
19:53Prinses
19:55Dila
19:56ma tau gak
19:57kemarin malam
19:58papa bikin tenda
20:00deket kamber nang
20:01terus
20:02sama barbeku
20:04haa
20:05seru sekali
20:06tapi Oma
20:07pastilah samperin kamar
20:10mama nangis-nangis
20:11terus
20:12mama bilang
20:14matanya
20:15kena debu
20:16tapi kayaknya mama bohong
20:22gila
20:23mendingan sekarang
20:24ke dapur aja ya
20:26liat mbak nabikinin
20:27pancake-nya
20:28stop
20:29ayo
20:30iya iya duluan-duluan
20:31nanti
20:31nanti omahnya so
20:52aku perhatiin
20:54ngelamun terus
20:55kan akunya ada disini
20:57gak usah dilamunin dong
20:59apaan sih
21:01orang
21:03aku lagi kepikiran
21:04masalahnya temanku
21:06jadi ikut
21:07kepikiran aja
21:09Rizka
21:10enggak
21:12apaan sih
21:14kan temen aku banyak
21:15emang temen aku
21:16cuma dia doang
21:17karena aku social butterfly
21:19oh wow
21:20social butterfly
21:22oke
21:22gak apa-apa
21:24selama bukan kupu-kupu malam aja
21:26enak aja
21:27bagian kalau
21:30aku jadi kupu-kupu
21:31tetap main culoknya di kamu
21:33oh
21:34susit banget sih
21:38nih
21:38minum kopinya
21:40nanti dingin
21:41kalau dingin kan
21:42jadi asing
21:46emang apa hubungannya
21:47gak ada hubungan sih
21:50tapi sayang banget lah
21:52iii
21:54paling pinter ya
21:59makasih loh
22:00jadi nepotin gini
22:03padahal udah dibuatin makan siang
22:04sekarang dibuatin kopinya juga
22:06sama-sama maren
22:07santai aja
22:08iya loh din
22:09masakan kamu enak banget
22:10liat nih
22:11sampe bersih
22:13thank you
22:18iya
22:18ini kaki aku bantuin
22:20udah
22:21udah-udah
22:23stop-stop
22:23udah kamu duduk aja ya
22:25kamu kan tamu disini
22:26better kamu ngopi aja deh
22:29oke
22:29lain kali
22:30kamu jadi tamu aku ya din
22:32hmm?
22:34atau
22:34kita jalan aja makan keluar malam ini
22:36mau gak?
22:37kita dinner berdua aja
22:44aku taruh ini dulu deh
22:45di dapur ya
22:46oke
22:52di
22:52hmm?
22:53apain sih tadi?
22:54orang aja keluar dulu
22:55kayaknya kamu kecepetan deh mas
22:58takutnya kak Andini gak nyaman
23:00emang dia kebiasaan kayak gini?
23:02ternyata aja sampe sekarang masih jonglo
23:05nunggu supaya itu apa?
23:20kak
23:21Aldi itu orangnya baik kok
23:29iya keliatan kok
23:31terus kenapa keliatan kayak kakak
23:33ngehindarin dia terus dari tadi?
23:36pokoknya kakak gak usah khawatir
23:38masalnya udah kenal dia dari zaman kuliah
23:40bukan tipe cowok yang main-main
23:43kakak sadar gak dari tadi dia ngeliatin kamu terus?
23:47Del
23:48pak
23:49aku cuma mau bilang
23:51kalau kakak itu pantus
23:52dapet orang sebaik kayak Aldi
23:55kan udah jelas kok
23:56kalau dia suka sama kakak
23:59atau jangan-jangan
24:00Raka udah punya seseorang
24:04ya kalau emang kayak gitu gak apa-apa
24:06aku bisa suruh Aldi mundur
24:09gak ada deh
24:10tuh
24:10bagus tuh
24:13dia udah langsung ngomong ke kamu
24:15kak
24:15artinya dia si Rizka
24:44din
24:45tadi aku minta maaf ya
24:46maksud aku
24:48kita gak cuma dinner berdua kok
24:49kita dinner bareng-bareng
24:51iya emangnya kalau berdua doang kenapa?
24:59serius din
25:01serius?
25:02tapi jangan sekarang ya
25:04minggu depan aja gimana
25:06gak apa-apa
25:07oke
25:08boleh
25:17kamu tuh ngapain sih disini?
25:20kan aku udah bilang
25:21kalau jemput aku gak usah sampai masuk kantor
25:23ya emang kenapa sih?
25:25kamu gak bisa tunggu di luar kantor
25:27kamu tuh susah banget sih dikasih taunya
25:28ya tapi tadi di luar panas
25:31yuk pokoknya
25:32udah lo tenang aja apapun yang terjadi besok
25:35gue selalu ada buat lo
25:36ya
25:36lo harus siap
25:38ya
25:38udah tenang
25:39ya
25:41pokoknya nanti kita harus cari
25:44baju yang oke buat lo
25:45gue makasih banget loh Riz
25:48lo tuh emang selalu pengertian
25:50support
25:51bukti
25:52eh ta
25:52kok belum pulang?
25:54iya mbak
25:55lagi nunggu ojek online
26:01coba duluan ya
26:02nah
26:03hati-hati mbak
26:15kamu kenapa sih?
26:16kok kayaknya takut banget
26:17kalau aku kelihatan mereka?
26:20aku gak bisa jelasin sekarang
26:22pokoknya nanti aku jelasin
26:23oke?
26:25Dila tau gak
26:26yang namanya butterfly itu yang mana?
26:28tunjukin ke oma coba
26:29hai
26:30mama
26:32siapa?
26:33ini cantik banget
26:36sini sini sini sini
26:38hai ma
26:39hai sayang
26:41sini
26:45ini dressnya dari siapa ya?
26:47kok cantik banget anak mama
26:48dari oma
26:50oh dari oma
26:52iya
26:53mama kasihnya udah
26:54bintres cantik buat Dila
26:56it's okay
26:57princess Dila
26:58oh salah
27:00princess Dila
27:01kalau gitu mama pengen liat dong
27:02jalannya kalau jadi princess Dila
27:04tuh gimana sih?
27:06oke
27:07wah
27:07cantik
27:10wow
27:14cantik banget sih
27:15hmm
27:15hmm
27:17hmm
27:17hehehe
27:20coba sekarang sini
27:22ini
27:24jadi tadi
27:26pendiri dulu saya
27:27halo Pat
27:30oh iya iya
27:31saya tau kok
27:32tadi mereka juga ada kabarin saya
27:34oke makasih ya
27:35kerjaan lagi ya Riz
27:36iya ma
27:37jadi
27:38tadi tim aku kabarin
27:39kalau interview aku sama business magazine
27:41bakal diri seminggu depan
27:43wah
27:44artinya kita harus nonton bareng dong
27:46tapi malu lah ma
27:47enggak lah
27:50senyum-senyum aja nih
27:51princess Dila
27:52iya nih
27:53mama
27:56iya
27:57aduh
27:59putri cantik dari mana ini
28:01coba liat
28:03wah
28:05cantiknya
28:06hehehe
28:07eh
28:08itu mah kotanya miring lagi
28:10sini sini sini
28:10mama benerin
28:13coba
28:14eh sayang
28:19maaf
28:20aku ke kamar dulu ya
28:24hehehe
28:26wah
28:28bagusnya
28:30terus
28:30tuan putri bisa apa aja
28:32coba kasihnya
28:48iska
28:48mama mau bicara sama kamu sebentar aja
28:51sini
28:58kenapa ma
29:00kamu
29:02sama adimas ada apa sih
29:05gak ada apa-apa
29:06kok baik-baik aja
29:07kenapa
29:08ya
29:08tadi tuh mama liat kamu sama adimas
29:10mama ngerasa ada yang beda
29:15perasaan mama aja kali
29:16Rizka
29:18kamu itu anak mama
29:20mama pasti tau
29:22kalau ada yang beda dari kamu
29:28Dila juga cekta sesuatu sama mama
29:34katanya
29:37kamu nangis ya tadi malam
29:42Rizka
29:44mama sudah pernah liat kamu marah
29:46kamu keras kepala
29:48kamu mempertahankan diri kamu sendiri
29:51tapi mama gak pernah liat kamu nangis
29:54suplis cerita sama mama sayang
29:57udah-udah ma
29:58aku cuma capek kerja aja mak
30:01agak mumet aja belakangan ini
30:03beneran deh
30:05ya
30:12tapi
30:14kalau sampai ada sesuatu yang bikin kamu gak nyaman
30:17Riz
30:18cerita sama mama
30:20karena mama pasti akan dengerin kau
30:23bantuin kau
30:26iya
30:27pokoknya mama adalah orang pertama yang aku datangin
30:29kalau aku ada apa-apa
30:31udah mama tenang aja ya
30:40iya ci
30:44mama pulang dulu ya
30:47loh mama kok langsung pulang gak mau sekalian makan malam sama kita nanti
30:51papa sudah di rumah
30:52dan papa itu gak bisa makan sendirian
30:55harus temenin sama mama
30:56oh iya udah mau aku anterin ke pintu pak
30:59gak usah gak usah gak apa-apa
31:01ya bye sayang
31:07mama pulang ya
31:10hati-hati ya mama
31:11bye sayang
31:12bye
31:18sayang
31:18sayang
31:19kamu mau kemana sayang
31:20kamu gak mau nonton bareng sama kita
31:22dia lah sama kamu dulu aja ya
31:24aku mau istirahat aku capek
31:27kamu capek atau ada hal lain
31:30aku capek
31:33sayang
31:34sama apa dulu ya
31:35oke ma
31:44yuk yuk yuk yuk yuk
31:46yuk aku pengen ngomong sebentar ya
31:47sebentar aja
31:48aku cuma butuh waktu
31:49aku cuma butuh dua menit
31:50dua menit
31:51Nathan please jangan sekarang
31:52ini bukan waktu yang tepat
31:55yuk yuk aku
31:56aku gak pengen sejauh ini yuk
32:05yang mulia
32:06pernikahan
32:07adalah sesuatu yang sakral
32:09pernikahan
32:11juga bukanlah
32:12sesuatu yang seharusnya berakhir
32:14hanya
32:15karena kesalah
32:17pahaman sementara
32:18diantara suami dan istri
32:19bukankah perbedaan pendapat itu
32:22wajar
32:23dalam sebuah pernikahan
32:24kadang ego bisa tinggi
32:25dan membuat kata-kata
32:27diliputi emosi
32:28dan saling menyakiti
32:30tapi itu bukanlah
32:32sebuah alasan untuk
32:34menghancurkan keluarga
32:36dan klien kami juga sudah
32:38memaafkan segalanya
32:39karena klien kami tetap ingin
32:41mempertahankan pernikahan ini
32:43karena
32:44dia masih mencintai istrinya
32:46bahkan telah memaafkan
32:48tindakan aborsi
32:49yang telah merenggut
32:50nyawa anak mereka
32:52yang mulia
32:53itu bukan aborsi
32:55saya keguguran
32:57saya tidak pernah melakukan aborsi
32:59ya memang mungkin Allah
33:01tidak mengizinkan
33:02anak itu lahir di pernikahan ini
33:04masalahnya bukan karena
33:05dia mencintai saya
33:06tapi karena dia tidak bisa
33:08melepas saya
33:08keberatannya mulia
33:10keberatannya ditolak
33:15anda silahkan duduk
33:19saudari ayo
33:20silahkan untuk dilanjutkan
33:23saya tahu persis
33:25dia tidak butuh seorang istri
33:28dia hanya butuh
33:29perempuan untuk dia miliki
33:30dan dia kontrol
33:32dia benar-benar laki-laki yang jahat
33:35dia menolak perceraian ini
33:37bukan untuk menyelamatkan
33:38peringkahan ini
33:39tapi karena dia
33:41tidak bisa terima
33:41kalau saya bisa hidup
33:42tanpa kendali dia
33:49maaf ya mulia
33:50kami keberatan
33:51pernyataan secara emosional
33:53tidak bisa dianggap
33:55sebagai bukti
33:56klien kami tetap berkomitmen
33:58untuk menyelamatkan
33:59pernikahan ini
33:59dan kami
34:01mohon waktu
34:02kami meminta
34:04menunda persidangan
34:05agar kedua pihak
34:07mempunyai waktu
34:07untuk melakukan mediasing
34:09kadang waktu bisa menyembuhkan
34:11hal-hal yang tidak bisa
34:13bisa diselesaikan secara emosi
34:14terima kasih
34:20permohonan penundaan sidang
34:22akan dipertimbangkan
34:24selanjutnya sidang akan dilaksanakan
34:27sesuai dengan jadwal pengadilan
34:55minum dulu yuk
35:02gue capek banget Riz
35:04kenapa dia selalu sandiwara
35:06seolah-olah terlihat tenang
35:07kayak seolah-olah
35:09gue yang jahat
35:10karena cuma gue gak bisa
35:11kontrol emosi gue
35:12dengan bodohnya
35:14gue selama ini
35:15selalu ngebelain dia
35:16maafin dia
35:17bantuin dia
35:18kalau kayak gini caranya
35:20gue harus nunggu lagi
35:21nunggu lagi
35:22sampai dapat bukti
35:23yang cukup kuat
35:24buat bisa pergi
35:25dan yang gue dapat
35:26cuma sakit hati
35:43papa
35:44makasih ya
35:46udah temenin nila main tenda-tendaan
35:48ya sayang
35:50banget sama papa
35:51papa bangga-bangga
35:54punya anak yang sweet sama mamanya
35:56pinter
36:02enak
36:03enak
36:04papa mau juga dong
36:06enak
36:10enak banget ya
36:12kenapa Riz
36:14gue cuma kepikiran dila aja
36:19dila tuh sayang banget sama papanya
36:22yuk
36:25masa kecil anak itu cuma sekali
36:27lu kepikiran
36:31apa gue stop aja ya semuanya
36:33biar dila tuh tetep bahagia
36:36kayak sekarang
36:40kalau nanti
36:43ini jadi perdebatan
36:45perlawanan antara gue
36:47sama sadi
36:50dila pasti ada di tengah
36:52dila pasti nyaksiin itu semua
36:57gue cuma pengen dila bahagia
37:05Riz
37:06lo bisa
37:07berhenti dulu gak
37:08gue mau ngomong sesuatu
37:20lo gak bisa Riz
37:22melindungi dila terus
37:23dengan cara kayak gini
37:24cepat atau lambat
37:26dia juga pasti bakalan tau
37:27yang sebenarnya
37:32pertanyaannya
37:33apa yang bakalan dila pelajari
37:35dari kejadian ini
37:36sewaktu dia besar nanti
37:41kalau dia lihat mamanya
37:44bertahan dengan rasa sakit
37:45dan tetap memilih hubungan
37:47dengan papanya
37:49dia akan melihat itu cinta
37:51tapi kalau dia melihat papanya
37:54yang berhianat
37:56tapi tetap diterima
37:57seolah gak terjadi
37:58apa-apa
37:59dia bakal nganggap itu
38:01kejadian yang normal
38:03ini bukan cuma sekedar
38:05mempertahankan kehadiran sosok
38:07ayah buat dila
38:08tapi ini soal
38:10bagaimana dila akan
38:11jadi perempuan
38:12seperti apa nantinya
38:15gue khawatir
38:17kalau lo berpura-pura
38:19kayak gak ngeliat
38:20kejadian yang sebenarnya
38:22dila bakal ngelakuin
38:24hal yang sama
38:24ketika nanti
38:25amit-amit
38:26dila ngalamin
38:27hal yang sama
38:51papa ini mama tuh cantik ya mama ya
38:54papa juga ganteng tuh
38:55foto-foto pernikahan
38:58papa mama
38:59lagi pada bahas apa sih
39:02serius banget
39:03hai riz
39:04hai ma
39:05hai sayang
39:07mama
39:07mama ku gak ajak-ajak sih
39:11pas mama lagi nikah
39:13kan dila juga mau ikutan
39:18sayang
39:19dila kan waktu itu belum ada
39:21tapi tercip aja
39:23harusnya tungguin dila
39:26papa mama nikah dulu
39:28baru ada dila
39:30eh
39:35kok buka papa tegang banget
39:38setiap pengantin pria
39:41kalau mau nikah
39:42emang gugup dan tegang
39:44kenapa yang
39:45karena papanya dila
39:47memikirkan janji
39:50dan tanggung jawab
39:51setelah menikah
39:53janji
39:53emang papa ada janji apa
39:56papa masih inget gak janjinya
40:04ya kalau itu
40:06cuma papanya dila yang tahu
40:14papa
40:15hai
40:16ya
40:18abu
40:19hai sayang
40:21ma
40:24kamu lagi liat apa sayang
40:26oh lagi
40:27pas papa lagi nikah
40:30sama mama
40:30tapi kok
40:32papa mukanya tegang banget
40:34kayak hapis dimarahin ibu guru
40:38masa sih
40:40coba papa pengen liat
40:41ini dong sayang
40:45oh yang mana
40:48oh iya iya
40:50serius banget
40:53pak
40:54ma
40:54nikah lagi dong
40:56biar dila bisa ikut
40:58gak bisa dong sayang
41:01pernikahan itu cuma bisa sekali seumur hidup
41:07wah
41:16halo pak
41:17Rizka
41:18mama sudah ngasih tahu
41:20soal tanggal rilis video wawancara kamu itu
41:23katanya mereka sudah kirim link previewnya ke kamu ya
41:26kalau begitu
41:27ayo kita nonton bareng
41:29kita ajak semua keluarga
41:31kamu ajak semua teman-teman deket kamu
41:34ya
41:34jangan lupa ajak pak firman sama keluarganya
41:37kita nonton bareng di rumah kamu aja
41:39ah
41:40ah tunggu tunggu tunggu tunggu
41:41ini apa gak terlalu berlebihan pak
41:44sampai undang banyak orang kayak gitu
41:45ya harus dong
41:47papa bangga sekali sama kamu
41:49kabari kapan kamu ada waktu kosong ya
41:53halo pak
41:58bapak Riz
42:01jadi papa itu
42:02ngajak untuk nonton interview aku
42:04menurut aku
42:05ini terlalu berlebihan aja gitu
42:07bagus dong
42:08nanti biar mama yang bantu persiapannya
42:10ya
42:13ya sayang aku juga
42:14setuju sama papa
42:15nanti kita ada ada cara ya
42:27papa minta ada yang nober interview gue
42:31sebelum dipos ke publik
42:33sabtu ini di rumah gue
42:35lo datengnya sama Yudis
42:36are you okay?
42:39kok kayak lemes banget gitu
42:43papa minta untuk undang pak firman
42:45dan keluarganya
42:47itu berarti
42:49lo ngerti kan?
42:51terus gimana?
42:53apa mau lo tolak aja?
42:55gue gak mungkin
42:56dan itu udah gak bisa juga gue tolak
42:59kasih alasan apa juga gue ke bokap gue
43:01ya kan?
43:03sabar ya
43:05gue juga bingung harus ngapain
43:07selain cuma bisa nyemangatin lo doang
43:09it's okay
43:11yang penting
43:13lo harus dateng
43:14yuk
43:15kalau bisa dateng lebih awal ya
43:17biar gue ada temennya
43:18pastilah kami hadir
43:20apalagi kamu sendiri yang langsung undang
43:23tenang aja
43:24saya pastikan semuanya hadir
43:26ya?
43:27oke
43:28eh
43:28terima kasih buat undangannya
43:32alright bye
43:59she's amazing
44:01you know
44:02you know
44:03Pak Hartawan pernah bilang
44:04momen paling membanggakan buat dia
44:07bukan ketika dia mendapatkan proyek yang besar
44:10tapi ketika
44:12dia melihat anaknya sendiri
44:15terjun ke bisnis yang kesam
44:17saat Rizka sanggup gak bisa lanjutin bisnisnya
44:21itu yang bikin dia bangga
44:24perasaan itu hanya bisa diberikan anak kepada ayahnya
44:27dan perasaan itu
44:30ada yang bisa nandingi
44:40Andini
44:40Pak tahu
44:48banyak kesalahan
44:50yang Bapak pernah lakukan
44:51tapi Bapak gak bisa balik ke masa lalu
44:54untuk memperbaikinya
44:56sekarang kesempatan kamu
44:58make me proud
44:59seperti Rizka
45:01hanya itu yang Bapak inginkan
45:09iya Pak
45:10I'll make you proud
45:26selamat menikmati
45:40selamat menikmati
45:43selamat menikmati
45:46tak kemana lagi
45:52uang ke kamu
45:58jika ini jalannya kita
46:02dipertemukan
46:05aku tak meminta
46:08lebih dari kamu
46:16Terima kasih
Komentar

Dianjurkan