Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 hari yang lalu
Artikel terkait:
https://www.suara.com/news/2026/04/30/085114/donald-trump-raja-charles-akan-bantu-as-lawan-iran

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengklaim bahwa Raja Inggris, King Charles III, berpotensi mendukung langkah Amerika dalam menghadapi Iran. Pernyataan ini disampaikan Trump kepada wartawan pada Rabu, 29 April 2026, di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Selengkapnya dalam video ini.

Creative/Video Editor: Zahwa/Adit
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Raja Charles akan bantu Amerika Serikat lawan Iran, klaim Donald Trump.
00:04Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim bahwa Raja Inggris King Charles III berpotensi mendukung langkah Amerika dalam menghadapi Iran.
00:14Pernyataan yang disampaikan Trump kepada wartawan pada Rabu 29 April 2026 di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.
00:23Trump menyebut jika keputusan berada di tangan Raja Charles, maka Inggris kemungkinan akan berpihak pada Amerika Serikat dalam operasi melawan
00:32Iran.
00:33Pernyataan ini sekaligus menyoroti kekecewaan Trump terhadap pemerintah Inggris saat ini yang dinilai belum memberikan dukungan penuh dalam konflik tersebut.
00:42Situasi ini muncul di tengah konflik yang semakin memanas antara Amerika Serikat dan Iran,
00:48termasuk kebijakan militer serta tekanan terhadap jalur strategis seperti Selat Hormuz.
00:54Ketegangan ini juga melibatkan dinamika hubungan antara Amerika dan negara-negara Eropa yang belum sepenuhnya sejalan dalam mengambil sikap terhadap
01:02Iran.
01:03Trump bahkan secara terbuka mengkritik perdana Menteri Inggris, Keir Starmer,
01:08karena dianggap tidak cukup tegas dalam mendukung langkah militer Amerika.
01:11Ia menilai sikap tersebut berbeda dengan kepemimpinan Inggris di masa lalu yang dinilai lebih solid dalam menghadapi konflik global.
Komentar

Dianjurkan