Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JEMBER, KOMPAS.TV - Tergerus aliran sungai, jalan alternatif antar kecamatan di Jember, Jawa Timur, ambrol dan tak bisa dilewati. Untuk bisa melintas, warga harus memutar lebih jauh hingga 4 kilometer.

Ambrolnya jalan sepanjang 25 meter dan lebar 4 meter berisiko bagi kendaraan yang melintas karena rawan ambrol, sehingga harus dilakukan penutupan.

Jalan alternatif ini merupakan jalur penghubung antara Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Jember, dan Desa Puger Wetan, Kecamatan Puger, Jember, yang menjadi akses penting perekonomian warga yang sebagian besar sebagai petani dan pedagang.

Untuk beraktivitas, warga di dua desa dan dua kecamatan harus melewati jalur lain dengan menempuh jarak 3 hingga 4 kilometer.

Pemerintah desa berharap jalan ini bisa segera diperbaiki.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Baca Juga Di Bengkulu, Harga Plastik Naik hingga 2 Kali Lipat Imbas Perang AS-Israel vs Iran di https://www.kompas.tv/regional/661033/di-bengkulu-harga-plastik-naik-hingga-2-kali-lipat-imbas-perang-as-israel-vs-iran

#jalanalternatif #jember #jalanambrol

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/661038/jalan-alternatif-di-jember-ambrol-warga-harus-memutar-hingga-4-km
Transkrip
00:00Saudara tergerus aliran sungai, jalan alternatif antar kecamatan di Jember, Jawa Timur, Ambrol dan tak bisa dilewati.
00:06Untuk bisa melintas, warga harus memutar lebih jauh hingga 4 km.
00:12Ambrolnya jalan sepanjang 25 meter dan lebar 4 meter ini berisiko bagi kendaraan yang melintas karena rawan Ambrol, sehingga harus
00:22dilakukan penutupan.
00:23Jalan alternatif ini merupakan jalur penghubung antar desa Lojejer, kecamatan Wuluhan, Jember dan desa Puger, Wetan, kecamatan Puger, Jember yang
00:35menjadi akses penting perekonomian warga yang sebagian besar sebagai petani dan pedagang.
00:41Untuk aktivitas warga di dua desa dan dua kecamatan harus melewati jalur lain yang menempuh jarak 3 hingga 4 km.
00:49Pemerintah desa berharap jalan ini bisa segera diperbaiki.
00:56Ini sangat parah karena memutus dari perekonomian masyarakat, dari persawahan atau pemutiman.
01:05Penyebabnya apa ini Pak?
01:06Penyebabnya banjir.
01:08Karena dampak dari banjir besar tidak memadai untuk penyanggal.
01:17Artinya mengerus tanah ya?
01:19Mengerus tanah karena tidak ada sodetan Pak. Kita perlu sodetan dari sungai lurus Pak.
01:26Selain memutus.
Komentar

Dianjurkan