00:00Why are you sad?
00:00Why are you sad?
00:02Why are you sad?
00:04Hmm...
00:04Why are you sad?
00:06Since when in the drama we are not sad?
00:25Hi!
00:26Hello, Baba!
00:27Hello!
00:29Welcome to my crib!
01:00Hello, Baba!
01:06Hello, Baba!
01:11Hello, Baba!
01:26Hello,ibles!
01:29We love you!
01:29Hello, Bam!
01:29Hello, Baba!
01:35Oh, my God.
02:10Aku tahu kau kuat, Leah.
02:11Kau kuat.
02:13Allah dengar doa orang yang terananya.
02:20Aku tak pernah doa kehancuran hidup sesiapa, Mi.
02:24Aku cuma minta kepada Allah bagi aku kekuatan dan rezeki untuk aku bahagiakan anak-anakku.
02:32Baiklah, hari ini hari kira 167.
02:34Kira-kira kita melihat anak-anak itu takdirnya.
02:36Kenapa kan tengok anak-anak itu takdirnya?
02:38Sebab ada panjang.
02:39Sebab ada Izzam Ismail.
02:40Betul.
02:41Bukan sebab saya.
02:42Sebab ada Izzam Ismail.
02:44Saya fans nombor satu Izzam Ismail.
02:47Tengoklah.
02:49Sebenarnya.
02:50Tengoklah.
02:51Tengoklah.
02:51Tengoklah.
03:07Tengoklah.
03:11Tengoklah.
03:12Tengoklah.
03:13Tengoklah.
03:13Tengoklah.
03:13Oh, orang-orang tak jalan.
03:18Tengoklah.
03:25Tengoklah.
03:28Jalan panjang.
03:31Tengoklah.
03:39Panjang.
03:41Tapi setakatnya okeylah.
04:01Why are you sad?
04:14If you do business with air, you can sell air.
04:20I don't want to drink.
04:23I don't want to drink.
04:37One of the most interesting things is that we don't have a scene
04:41like Azril, but you all have to see what happened with Aliyah.
04:48What happened with Aliyah?
04:50There are a lot of parts that are sad.
04:54It's not because it's physical but now it's mental.
04:58It's more mental.
05:01It's not for Azril but for the whole family.
05:05It's for Aliyah.
05:07Because this time, Aisyah and Abbas,
05:12it's because you all have to see.
05:17No.
05:17Ahhh.
05:18Jajajaja.
05:20Jajajaja.
05:21Jajajaja.
05:26Jajajaja.
Comments