Skip to playerSkip to main content
  • 18 minutes ago
Sampel 50 Balita Suspek Campak di Solo Diuji, Warga Diimbau Vaksinasi
Transcript
00:00This is the program of Kota Solo, Jawa Tengah.
00:03Dinas Kesehatan Kota Solo, Jawa Tengah,
00:05mengirimkan sampel spesimen 50 balita suspek campak
00:08ke Balai Laboratorium Kesehatan dan Kalibrasi Yogyakarta.
00:13Langkah ini dilakukan untuk memastikan status peparan virus
00:16pada puluhan balita tersebut.
00:18Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo, Retno Erawati Wulandari,
00:22Kamis 2 April, mengatakan bahwa sampel itu merupakan temuan
00:25di seluruh fasilitas kesehatan di Solo sepanjang Januari hingga Maret.
00:30Hasil pengujian laboratorium terhadap 50 sampel tersebut
00:34diperkirakan keluar dalam waktu sekitar 2 minggu sejak pengiriman.
00:38Dengan munculnya kasus campak di sejumlah daerah,
00:41masyarakat Solo diminta waspada jika timbul gejala sakit pada anak-anak.
00:46Nah, ciri-cirinya yang jelas panas.
00:49Seperti ini sih sebenarnya.
00:52Panas, batu, pilet, mata merah.
00:56Terus kemudian muncul ruang-ruang merah, terutama yang pertama adalah di belakang telinga mungkin.
01:02Yang paling pertama keluar adalah di belakang telinga.
01:06Nah, yang mana ruang-ruang merah ini nanti dalam waktu mungkin sekitar 1-2 minggu itu akan berubah menjadi menghitam.
01:21Salah satu faktor pemicu campak adalah imunisasi yang belum menjeluruh.
01:25Karena itu, wali kota Solo meminta masyarakat untuk melengkapi vaksinasi pada anak.
01:52Dinas Kesehatan Jawa Tengah mencatat ada sekitar 1.423 kasus campak di wilayah itu.
02:00Secara kriteria epidemiologis, tiga daerah yang telah memenuhi indikasi kejadian luar biasa KLB yakni Cilacap, Pati, dan Kelaten.
02:08Selain itu, terdapat dua daerah dengan status suspek yaitu berebas dan kudus.
02:13Dari Solo, Jawa Tengah, Denik Apriani, kantor berita antara mewartakan.
02:18Terima kasih.
02:19Terima kasih.
Comments

Recommended