Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 17 jam yang lalu
Kondisi ini terjadi lantaran sebagian warga ibu kota memilih untuk melakukan perjalanan mudik Idulfitri lebih awal demi menghindari kemacetan.
Transkrip
00:01Ada yang berbeda dari Jakarta hari ini, bukan gedungnya, bukan laginya, tapi suaranya, atau lebih tepatnya ketiadaan suara itu.
00:13Hai Sobat MTPLN, kembali lagi bersama saya Miss Bahul Munir di Branda Nasional.
00:18Di hari biasa, Jakarta tidak pernah benar-benar diam.
00:22Kelak sobat sauta, membuat binat, dan lampu merah terasa seperti ujian kesabaran.
00:28Namun hari ini, semuanya berubah.
00:32Dan langan-langan, tol terasa lapang, macetan yang biasanya setia, seolah menghilang.
00:40Jakarta seperti sedang istirahat, atau mungkin sedang ditinggal.
00:45Inilah mudik, ketika jutaan warga pulang ke kampung halaman,
00:50membawa rindu dan harapan, dan meninggalkan ibu kata sejenak dalam sumber.
00:55Tujunya, di momen ini kita baru sadar, Jakarta bisa semulus ini.
01:01Perjalanan yang biasa di satu jam, ini terasa singkat.
01:04Yang paling biasanya penuh emosi, kini hampir menenangkan.
01:10Namun di balik kelengangan ini, ada satu refleksi sederhana.
01:14Bahwa yang membuat Jakarta macet bukan hanya jalannya,
01:17tapi kita semua yang bergerak di dalam.
01:21Kota ini padat karena aktivitasnya tak pernah berhenti.
01:26Dan mungkin, sesekali Jakarta memang butuh jeda, butuh nafas, butuh suyu.
01:33Meski kita tahu ini tidak akan lama,
01:37arus balik akan datang, jalanan kembali penuh,
01:40dan klakson kembali jadi musik utama ibu kota.
01:43Jadi sebelum itu terjadi, nikmati dulu momen langkah ini.
01:48Jakarta macet sebuah kemewahan yang datang setahun sekali.
01:52Saya Kusbol Munil, sampai jumpa di Randa Nasional MTV Airline berikutnya
Komentar

Dianjurkan