Halo Drama Lovers!
Di channel ini yang selalu siap bikin kamu baper! Kali ini kita kedatangan drama yang lagi VIRAL banget, Siap-siap teriak bareng karena kita akan bedah momen paling manis, paling bikin emosi, dan kenapa drama ini wajib banget kamu tonton!
Yuk, langsung kita mulai..
#CDrama #ChineseDrama #DramaCina #RomansaModern #ModernRomance #CDramaTerbaru #ReviewDramaCina #DramaReview #CDramaSubIndo
#DramaKantor #OfficeRomance #CampusRomance #SweetDrama #ChemistryBintang #DramaBaper #CDramaViral #PasanganDramaCina #OSTDramaCina #DramaManis #dracinterbaru #dramacinaterbaru #dramabox #reelsdrama #iqiyi #terbaru #liulanbo #chensie #zhenghui #hanyutong #wangnan #likeyi #liukiyu #sunqiaxun #zouyi #dramakolosal #kolosal
#ZhaoTingyi
#WangDaotie
#WuTianhao
#WangPeiyan
#Mengna
#ChenTianxiang
Di channel ini yang selalu siap bikin kamu baper! Kali ini kita kedatangan drama yang lagi VIRAL banget, Siap-siap teriak bareng karena kita akan bedah momen paling manis, paling bikin emosi, dan kenapa drama ini wajib banget kamu tonton!
Yuk, langsung kita mulai..
#CDrama #ChineseDrama #DramaCina #RomansaModern #ModernRomance #CDramaTerbaru #ReviewDramaCina #DramaReview #CDramaSubIndo
#DramaKantor #OfficeRomance #CampusRomance #SweetDrama #ChemistryBintang #DramaBaper #CDramaViral #PasanganDramaCina #OSTDramaCina #DramaManis #dracinterbaru #dramacinaterbaru #dramabox #reelsdrama #iqiyi #terbaru #liulanbo #chensie #zhenghui #hanyutong #wangnan #likeyi #liukiyu #sunqiaxun #zouyi #dramakolosal #kolosal
#ZhaoTingyi
#WangDaotie
#WuTianhao
#WangPeiyan
#Mengna
#ChenTianxiang
Kategori
🎥
Film pendekTranskrip
00:00:00Nama aku Salman. Hari ini aku udah inkarnasi.
00:00:10Salman, kusuruh antar hidangan ke Kak Ali kamu malah makan sendiri.
00:00:14Berhenti makan.
00:00:16Ini memang buat Kak Ali.
00:00:18Pelayan ini, kalau kamu bisa kerjakan. Kalau nggak bisa, pergi dari sini.
00:00:24Kak Ali, maaf ya itu.
00:00:26Mantar sepuluh siang baru ya.
00:00:34Aku bukan orang yang pelit. Pelayan. Pelayan.
00:00:40Karena kamu kelaparan. Berlutut aja makan kurang ini.
00:00:44Aku anggap kamu anjing yang nggak tahu sopan santun.
00:00:47Urusan ini bisa selesai.
00:00:49Di hidup sebelumnya, bocah ini kerjanya apa?
00:00:52Pelayan! Sini kamu lihat kenapa ada lalat di makanan ini.
00:00:56Tialah, jadi namamu Salman?
00:00:59Siapa yang suruh kamu berhubungan sama undangan Tuan Asef?
00:01:03Salman.
00:01:05Bawa aku pergi ya.
00:01:07Kita pergi dari sini.
00:01:10Pergilah!
00:01:11Jangan cari aku lagi.
00:01:14Pergi kamu!
00:01:15Kamu pengecut!
00:01:19Di hidup sebelumnya karena aku pengecut dan penakut.
00:01:26Jadi kecewakan Wanda.
00:01:28Hingga dia tewas dalam kecelakaan mobil.
00:01:30Hei bocah!
00:01:32Kamu dulu ya!
00:01:33Bosku lagi bicara samamu!
00:01:34Dengarkah?
00:01:38Katakan!
00:01:39Di dunia ini...
00:01:40Nahan derita nggak bikin kamu bertahan hidup.
00:01:42Harus berani lawan orang.
00:01:45Hidup sekali lagi.
00:01:46Aku akan jadi orang jahat.
00:02:12Tuan Muda Asef itu konglom Ratjana.
00:02:14Kamu berani ganggu Wanda.
00:02:16Tunangannya kamu ini lagi cari mati.
00:02:18Salman!
00:02:20Salman cepat taruh benda itu.
00:02:22Kak Ali Tuan Ali.
00:02:24Pacarnya hari ini nikah sama orang lain.
00:02:26Makanya dia sampai berani gini.
00:02:28Memohon berlapang dada.
00:02:29Maafkan dia.
00:02:30Ayah, bangun!
00:02:32Urusan Salman kamu nggak usah ikut campur.
00:02:34Aku nggak suka dia Wanda mana mungkin dia pacarnya.
00:02:37Salman, kamu anak yang jujur Wanda itu orang hebat.
00:02:40Dia putri bos besar dunia gelap jana.
00:02:42Dia nggak bisa didekati sama orang kayak kita.
00:02:44Sekarang kamu singgung Tuan Ali.
00:02:47Cepat, Frankie.
00:02:48Cepat ambil uang ini.
00:02:49Tinggalkan dia na makin jauh makin baik.
00:02:53Salman.
00:03:18Kalau kamu tinggalkan aku, aku akan bunuh kamu.
00:03:22Lalu bunuh diri.
00:03:31Kak Salman, pas kita dewasa nanti nikahin aku ya.
00:03:34Oke.
00:03:39Nggak suka.
00:03:41Nggak suka.
00:03:42Kalau kamu berani, ikat rambutku seumur hidup.
00:03:47Halo, mas boleh minta kontaknya.
00:04:00Salman itu lelaki aku nggak terima.
00:04:02Sini biar aku pukul.
00:04:10Saat aku kabur dari lokasi pernikahan,
00:04:13mereka bilang aku gila.
00:04:16Kayaknya kamu juga merasa begitu.
00:04:20Aku nggak seharusnya berharap padamu.
00:04:22Sini biar aku.
00:04:46Kecelakaan mobil nggak terjadi.
00:04:48Semuanya masih sempat.
00:04:51Aku ngapain.
00:04:56Cium kamu.
00:04:57Dulu pegangan tangan saja malu.
00:04:59Kok dia berani cium aku duluan?
00:05:01Salman.
00:05:02Aku tahu kamu berjiwa besar.
00:05:04Cepat pamitan pada Nuna Wanda.
00:05:05Kalau nggak lari, akan terlambat.
00:05:12Terima kasih Ahiri dengan ciuman ini.
00:05:15Aku ngerti pilihanmu.
00:05:18Wanda!
00:05:19Beraninya kamu main sama dia di belakang Tuan Asep.
00:05:21Kamu wanita nggak bermorah.
00:05:24Kalau aku bicara anjing Asep,
00:05:26kayak kamu nggak berhak buat ikut campur.
00:05:28Bagus.
00:05:28Kamu berani fupul aku?
00:05:30Aku akan bilang ke Tuan Asep kalian selinggu.
00:05:34Tenang rasa sakit itu wajar.
00:05:37Balik dan bilang ke Tuanmu.
00:05:39Kita nggak ngumpul ayahku buat ikut halian sih.
00:05:42Dan aku pagi langsung ke Tuan.
00:05:47Salman.
00:05:48Mulai sekarang,
00:05:50aku nggak akan ganggu kamu lagi.
00:06:04Ini 10 ribu.
00:06:06Pakai untuk gaya pengobatan.
00:06:07Sisa ini ditabung dulu.
00:06:09Ikut Tuan Asep masih akan ada pukulan berikutnya.
00:06:16Bos!
00:06:18Ini 1 juta 60 ribu sembarang baik.
00:06:20Besok mungkin bisa jadi 16 miliar makatus juta.
00:06:36Nuna.
00:06:43Ayah.
00:06:44Wanda kamu kabur dari pernikahan.
00:06:45Mau ketemu siapa?
00:06:46Orang yang ingin punikasi.
00:06:47Siapa?
00:06:50Aku Salman.
00:07:10Nanti aku akan jelaskan ke ayahku.
00:07:12Aku yang kabur dari pernikahan nggak terkait denganmu.
00:07:15Dulu setelah keluarga maruan bangkrut,
00:07:18rumah ini sudah aku beli hanya untuk mengenang Wanda.
00:07:21Sekarang dia masih ada.
00:07:24Semua masih sempat.
00:07:25Bagusnya.
00:07:26Apa lihat-lihat?
00:07:28Kalau pemandangan begini udah bikin kamu kaget,
00:07:31nanti kamu nggak usah ketemu ayahku.
00:07:34Jangan siut.
00:07:51Ayah menodongkan pistol ke temanku cerahmu ini nggak sopan banget.
00:08:03Ayah menodongkan pistol ke temanku cerahmu ini nggak sopan banget.
00:08:07Pak Cingan!
00:08:08Kamu merusak pernikahan putriku.
00:08:10Aku tembak kamu!
00:08:11Ayah!
00:08:12Turunkan pistolmu!
00:08:14Wanda!
00:08:17Aku sendiri yang duluan cari dia, bukan urusan dia.
00:08:20Kamu mau sampaikan sesuatu ke ayahku kan?
00:08:23Katakan lalu pergi.
00:08:24Kalau nggak dia akan bunuh kamu.
00:08:27Apa ini masih pengecut yang sama?
00:08:29Dia harusnya kabur melihat pistolku.
00:08:31Pak Haji,
00:08:32pistolmu bikin aku takut.
00:08:35Sudah kuduga pengecut ini mana bisa tiba-tiba berubah.
00:08:38Kalau takut, cepat pergi.
00:08:40Demi anakku,
00:08:41Wanda hari ini aku biarkan kamu hidup.
00:08:43Putri geng naga hitam beraninya pengecut sepertimu mendambakannya.
00:08:47Pergi!
00:08:47Kalau nggak, ini akan jadi hari kematianmu.
00:08:51Pak Haji, kamu salah paham.
00:08:52Aku datang.
00:08:54Bukan buat minta restumu atas hubunganku dan Wanda.
00:08:57Wanda, kamu lihatkan.
00:08:58Inilah pria yang selalu kamu pikirkan.
00:09:01Jangankan latar belakang keluarga.
00:09:02Ria selemah ini mana bisa melindungi kamu?
00:09:05Setidaknya dia.
00:09:06Nggak pernah menindas aku.
00:09:10Salman,
00:09:11kamu butuh apa?
00:09:12Katakan saja.
00:09:13Aku akan kabulkan.
00:09:15Benarkah?
00:09:17Katakan mau berapa?
00:09:19Setelah ambil,
00:09:20tinggalkan jana selamanya seumur hidup.
00:09:22Nggak boleh bertemu Wanda lagi.
00:09:25Pak Haji,
00:09:26aku nggak datang buat minta pendapatmu.
00:09:29Aku mau memberitahumu.
00:09:31Wanda,
00:09:33pasti akan ku nikahi.
00:09:38Apa katamu?
00:09:40Wanda,
00:09:41jadi istriku,
00:09:43tadi kamu bilang pasti setuju.
00:09:45Secepat ini sudah nyesal?
00:09:48Sombong banget.
00:09:49Apa hak menikahi Wanda?
00:09:51Aku Haji 20 tahun jadi raja dunia gelap.
00:09:54Bisnisku itu bunuh tanpa ada darah.
00:09:57Kamu pengecut yang takut mati.
00:09:59Nggak berhak bilang begini ke aku.
00:10:03Cepat usir dia dari sini.
00:10:05Kalau berani datang lagi,
00:10:06nyawamu nggak akan selamat.
00:10:08Ayah,
00:10:09jangan sentuh dia.
00:10:11Cepat pergi.
00:10:13Kamu bisa temani aku ke sini.
00:10:15Aku sudah sangat kuas.
00:10:17Oke, oke.
00:10:18Patahkan satu kakinya.
00:10:21Hmm.
00:10:43Benda jelek apaan ini?
00:10:44Anak buahku yang baru mulai aja
00:10:46nggak pakai senjata ini.
00:10:48Apa dia kepancing
00:10:48karena pernikahanku?
00:10:50Salman,
00:10:51sungguh beda dari yang dulu.
00:10:55Bocah,
00:10:55kamu gila ya?
00:10:56Maaf ya Pak Hadi.
00:10:58Merusak senjatamu.
00:10:59Aku ganti.
00:11:03Keluar.
00:11:05Bocah ini biasanya
00:11:06dia sangat pengecut.
00:11:07Kenapa dia hari ini?
00:11:10Bocah ini.
00:11:11Bocah dunia gelap
00:11:12jangan andalkan kekuatan
00:11:13dan trik.
00:11:14Kamu cuma pelayan restoran.
00:11:15Mau anda ikut kamu.
00:11:16Makan apa dia?
00:11:17Ayah.
00:11:18Asep itu setidaknya
00:11:19kaya dan berkuasa.
00:11:20Kamu punya apa?
00:11:21Ya benar,
00:11:22kata Pak Hadi.
00:11:23Asep itu kaya dan berkuasa.
00:11:25Tapi uang dan kuasa hari ini
00:11:26jadi milikmu.
00:11:27Besok tentu bisa jadi milikmu.
00:11:30Semua orang juga bisa
00:11:31ngomong begitu.
00:11:35Begini saja.
00:11:36Benny dari selatan
00:11:37kota utang lama gak?
00:11:39Enggak banyak.
00:11:40Cuma 100 miliar aja.
00:11:41Sudah telat 6 bulan.
00:11:43Kalau kamu memang mampu
00:11:44kamu tagih utang itu.
00:11:46Benny?
00:11:47Ayah.
00:11:48Benny yang gila itu
00:11:49anak buahnya orang yang siap mati.
00:11:51Kamu suruh dia pergi?
00:11:53Kamu aja suruh cari mati.
00:11:56Kenapa?
00:11:57Takut?
00:11:58Lagi gini aja gak bisa.
00:12:00Masih bilang mau lindungi putriku.
00:12:01Gak usah ganti rugi pistolnya.
00:12:03Cepat pergi.
00:12:04Rubah tua ini main taktik
00:12:06bunuh pake orang lain.
00:12:07Tapi soal utang lama Benny
00:12:08memang harus dibereskan.
00:12:10Hadi Marwan.
00:12:14Kalau kamu gak mengakui Salman
00:12:16kamu juga gak usah
00:12:17akui aku putrimu.
00:12:18Mulai sekarang aku manda.
00:12:20Aku siap.
00:12:21Terima tantangan.
00:12:25Bocah ini sekarang sungguh
00:12:27gak takut mati atau cuma gerpak.
00:12:28Oke bernyali juga.
00:12:30Aku kasih kamu waktu 3 hari.
00:12:32Setelah 3 hari
00:12:32datang bawa 100 miliar
00:12:34temui aku
00:12:34atau
00:12:35jangan pernah muncul
00:12:36di depan Wanda lagi.
00:12:42Gak perlu 3 hari.
00:12:44Wanda i-
00:12:45Besok aku datang.
00:12:51pengawal.
00:12:52Antanola balik ke kamar.
00:12:58Selamat datang
00:12:59di pusat spa IU.
00:13:01Fanny,
00:13:01Fanny dulu
00:13:02demi membuatku
00:13:03menyerah jadi simpananmu
00:13:04maksa aku
00:13:05lompat ke sungai.
00:13:07Kalau kamu setengen itu
00:13:08akan kukabulkan maumuk.
00:13:12Bisnis Fanny memang besar.
00:13:14Tapi semua
00:13:15mengandalkan pengaruh
00:13:16Andi untuk bisa
00:13:17berdiri kokoh di Jana.
00:13:19Dulu
00:13:19Andi ikut aku.
00:13:21Betaruh nyawa puluhan tahun.
00:13:23Bos.
00:13:25Andi.
00:13:26Andi.
00:13:27Andi.
00:13:30Dulu
00:13:31kalau bukan karena
00:13:32di jebak
00:13:32akhirnya mana mungkin.
00:13:35Sudahlah.
00:13:37Syukur semuanya
00:13:38masih sempat.
00:13:44Lapor Nona Wanda.
00:13:45Gak ada yang aneh
00:13:46Tuan Salaman Aman.
00:13:47Terus ikuti
00:13:47harus jaga dia
00:13:48jangan sampai dia celaka.
00:13:50Baik.
00:13:52Uni ini pusat spa
00:13:53Kak Fanny
00:13:54bukan kelas bimbelmu.
00:13:55Bisa gak jangan
00:13:55bawa buku jelekmu
00:13:56buat baca diam-diam?
00:13:58Apa?
00:13:59Begitu baru benar.
00:14:00Juga
00:14:01kalau tamu sentuh kamu
00:14:02itu tanda dia suka kamu.
00:14:03Jangan setiap disentuh
00:14:04tamu kamu
00:14:05malah merasa tersakiti.
00:14:06Kalau kamu terus begini
00:14:07aku akan bilang
00:14:08ke Kak Fanny paham.
00:14:09Paham.
00:14:10Bagus-bagus kalau paham.
00:14:11Jangan tiru kakakmu
00:14:12yang gak guna itu.
00:14:13Lebih pilih jadi pelayan
00:14:14daripada nerima niat
00:14:15baik Kak Fanny.
00:14:15Jadi orang harus tahu diri.
00:14:17Baru bisa bertahan hidup
00:14:18di masyarakat.
00:14:23Campur kamu?
00:14:24Suka ikut campur?
00:14:26Akan ujian masuk universitas,
00:14:28Uni.
00:14:28Kenapa kamu ada di sini?
00:14:31Kak?
00:14:32Kak!
00:14:33Aku gak mau ujian masuk universitas.
00:14:35Jangan kerja secapek itu.
00:14:37Uni, aku gak capek.
00:14:39Asal kamu tekun berusaha
00:14:41pasti bisa hidup baik.
00:14:43Kamu sekolah yang benar
00:14:45urusan uang.
00:14:46Aku akan cari cara.
00:14:48Gak perlu urusin aku.
00:14:49Aku gak mau uangmu.
00:14:51Uni.
00:14:55Cepat pergi kak gak usah urusin aku.
00:14:57Aku kira siapa?
00:14:58Ternyata cuma pelayan gak jelas.
00:14:59Kenapa?
00:15:00Mau belak adikmu.
00:15:01Kamu ini juga gak tahu diri.
00:15:06Kak.
00:15:07Berlutut.
00:15:08Konyol aku berlutut
00:15:09ke pelayan restoran.
00:15:12Mojah sialan.
00:15:13Kamu tahu siapa aku?
00:15:14Kamu siapa gak penting.
00:15:16Tiga menit lagi.
00:15:16Kamu akan ditandu keluar.
00:15:18Setengah jam lagi.
00:15:19Kamu akan di rumah sakit.
00:15:20Satu lenganmu patah.
00:15:21Dan satu kaki diamputasi.
00:15:23Tapi kamu hanya bisa bilang
00:15:24dirimu jatuh dari tangga.
00:15:25Kalau gak.
00:15:26Besoknya kamu akan muncul
00:15:28di kamar jenazah.
00:15:28Paham kamu?
00:15:29Kamu?
00:15:30Kamu mau apa?
00:15:31Mengancam.
00:15:33Kekerasan.
00:15:35membunuh.
00:15:36Terserah gimana kamu pahamu.
00:15:38Tuhan aku salah.
00:15:40Aku salah.
00:15:40Ampuni aku.
00:15:40Ampuni aku.
00:15:41Kamu gak selevel denganku.
00:15:43Mending jadi orang baik saja.
00:15:45Kali ini aku patahkan
00:15:46satu lenganmu.
00:15:47Anggap biaya belajar.
00:15:48Stop.
00:15:49Stop.
00:15:52Terima kasih.
00:15:53Terima kasih.
00:15:55Kakakku kok kayak
00:15:56berubah dari orang lain.
00:16:10Kamu?
00:16:11Apa kamu kakakku?
00:16:15Dulu aku terlalu pengecut.
00:16:17Gak bisa jagain kamu.
00:16:19Kamu gak salahin aku
00:16:20diam-diam kerja.
00:16:22Aku gak salahin kamu.
00:16:24Salahku karena kurang mampu
00:16:26gak bisa jagain adikku.
00:16:28Tapi selama ada aku,
00:16:30gak akan kubiarkan kamu disakiti.
00:16:32Akanku kirim kamu ke luar negeri.
00:16:34Kamu mau ke Australia, kan?
00:16:36Pergilah.
00:16:38Benaran?
00:16:38Kamu bisa menemaniku ke Australia?
00:16:41Bisa.
00:16:42Tunggu aku bereskan semua.
00:16:44Kita langsung pergi.
00:17:06Siapkan seratus miliar ke Salman.
00:17:08Dia bisa pakai di luar negeri.
00:17:10Nonawan dan Salman
00:17:11sudah gini sama wanita lain.
00:17:13Kamu bantu dia ke luar negeri.
00:17:14Jangan banyak bicara.
00:17:16Dia melakukan ini
00:17:17pasti ada alasannya.
00:17:18Hentikan dia.
00:17:19Jangan biarkan dia cari Fanny.
00:17:20Segera urus dia ke luar negeri
00:17:22dilarang melukainya.
00:17:23Cepat lakukan.
00:17:24Baik.
00:17:33Nanti aku masuk.
00:17:34Kamu tunggu aku di sini.
00:17:36Kak.
00:17:37Ini area pemandian wanita.
00:17:39Pakai headphone.
00:17:41Jangan dengar apapun.
00:17:42Jangan lihat apapun.
00:17:42Paham?
00:17:59Kak Fanny.
00:18:02Lama gak ketemu.
00:18:05Badanmu masih.
00:18:07Berisi gini.
00:18:09Wah.
00:18:10Kugira siapa?
00:18:11Ternyata Salman si paling baik
00:18:13se-antiru kota Jana.
00:18:14Kenapa?
00:18:16Kamu bosan jadi pelayan?
00:18:17Mau ke tempatku.
00:18:19Cari sensasi.
00:18:26Gak bisa jadi orang polos lagi.
00:18:28Aku datang minta tolong Kak Fanny.
00:18:31Minta tolong?
00:18:33Aku dengar belakangan kamu cipuk nekat
00:18:35bahkan Raja Dunia Gelap pun berani kamu hadapi.
00:18:38Tapi.
00:18:39Aku memang suka anak polos yang tiba-tiba sadar.
00:18:42Kutu anda gak ada masa depannya.
00:18:46Datang ke sini.
00:18:47Kakak.
00:18:48Akan sayangi kamu.
00:19:29Sudah kamu pikirkan?
00:19:31Lomba.
00:19:32Kamu main kakak main?
00:19:34Boleh.
00:19:35Sekali main.
00:19:36Seratus miliar.
00:19:40Uang bisa diatur.
00:19:41Asal.
00:19:43Kamu layani aku sampai puas.
00:19:45Ah!
00:19:45Murahan!
00:19:46Rindakan dulu emosimu!
00:19:48Salman!
00:19:49Kamu cari mati!
00:19:50Kalian kacau dia!
00:20:00Pukulan yang kuterima di arena tinju
00:20:02akhirnya bisa kubalas dengan bunganya juga.
00:20:10Sialat!
00:20:34Jangan buang waktu maju semuat!
00:20:41Salman!
00:20:44Gak mungkin.
00:20:45Pria yang dulunya penurut kenapa bisa sekuat seperti ini.
00:20:49Kamu berani buat onar di tempatku.
00:20:51Di luar masih ada belasan anak buahku.
00:20:56Jangan emosi kak Penny kutunjukkan sesuatu yang seru.
00:21:07Kontrak pinjaman keluarga Marwan
00:21:08kok bisa ada di tanganmu?
00:21:12Kamu juga ikut Andi.
00:21:14Dia dan keluarga Marwan selalu bermusuhan.
00:21:17Kalau kamu pinjam uang ke keluarga Marwan
00:21:18dia gak tahu.
00:21:20Aku gak mau ikut campur urusan kalian.
00:21:23Tapi kamu utang seratus miliar dan gak kamu bayar
00:21:25bikin aku serba salah.
00:21:27Kontrak pinjaman ini kalau sampai ke tangannya
00:21:29dengan temperamennya itu
00:21:33Eh!
00:21:34Jangan takutin aku.
00:21:34Orang kayak kamu bisa kenal Andi.
00:21:38Ayo kita taruh Han.
00:21:41Gak mau.
00:21:47Kamu.
00:21:49Mau aku gimana?
00:21:51Gampang.
00:21:53Satu miliar Pak Hadi.
00:21:55Antar sendiri ke dia.
00:21:57Oke.
00:21:58Aku antar.
00:22:01Eh tunggu.
00:22:06Di sini ada empat miliar
00:22:08anggap aku hargai tamu.
00:22:09Jangan kasih tahu Kak Andi.
00:22:11Kalau enggak
00:22:11aku tak akan bisa hidup sampai besok.
00:22:16Memang pengertian sekali.
00:22:25Ayah menurutmu ada apa ini?
00:22:27Semua orang dijana tahu pernikahanku dan Wanda kemarin.
00:22:30Akhirnya pengantin perempuan kabur dengan pelayan miskin.
00:22:33Kamu bilang putriku kabur dengan pelayan.
00:22:36Siapa yang melihat?
00:22:38Aku yang melihat si Salman itu
00:22:39gak cuma bawa pergi nona Wanda.
00:22:41Juga melukai aku dan dua anak buahku.
00:22:43Ayah!
00:22:44Kamu dengar enggak?
00:22:44Keluarga Liman dibikin malu berat.
00:22:46Asep kamu dan Wanda belum resmi menikah.
00:22:48Jangan panggil aku ayah.
00:22:50I.
00:22:52Pak Hadi.
00:22:53Kamu memang raja dunia gelap di janak.
00:22:56Tapi keluarga Liman juga keluarga terpandang.
00:22:58Soal ini kamu harus kasih kami penjelasan.
00:23:02Salman itu siapa?
00:23:03Kenapa ikut sampuri pernikahan aliansi kita?
00:23:06Anda tenang dulu Wanda cuma hilaf sesaat
00:23:09dan terbujuk sama bocah itu.
00:23:11Lalu menantu kami kapan bisa nikah resmi?
00:23:13Jangan biarkan orang gak jelas menyesatkannya.
00:23:19Ibu Asep, kamu berlebihan.
00:23:22Orangnya sudah kuulus.
00:23:24Aku suruh dia cari Fanny
00:23:25buat nagi hutang lama senilai seratus miliar.
00:23:29Fanny, nif ayah.
00:23:32Pak Man Hadi.
00:23:32Kamu ini nyuruh dia pergi cari mati ya?
00:23:35Ini memang cara.
00:23:37Menuntaskan sekali untuk selamanya.
00:23:41Wanda.
00:23:49Pak Man Hadi.
00:23:51Menurutku urusan pernikahan kami
00:23:52sebaiknya segera ditetapkan
00:23:53supaya gak ada orang gak tahu diri
00:23:55yang ngecar pernikahan kita.
00:23:59Orang sembarangan
00:24:00tak akan tergoda kekuasaan keluarga aku
00:24:02dan halalkan segala cara
00:24:04demi menikahi wanita yang gak dia cintai.
00:24:07Menurutmu gimana, Tuan Aset?
00:24:08Wanda, kenapa kamu gak percaya
00:24:10kalau aku beneran cinta kamu?
00:24:12Masa kamu harus bersyukur gak menikah denganku?
00:24:15Kenapa?
00:24:16Kalau enggak, hari ini kamu gak akan duduk di sini
00:24:19tapi muncul di berita kematian misterius
00:24:21pada malam pengantin.
00:24:25Ayah.
00:24:26Wanda.
00:24:27Kamu dan Aset itu sekeluarga?
00:24:29Kenapa harus nakutin dia demi orang asing?
00:24:31Betul.
00:24:32Kudunga pelayan itu pergi ke tempat Fanny.
00:24:35Apa dia bisa keluar dari tempat seperti itu?
00:24:38Kayaknya sekarang dia sudah dihabisi.
00:24:42Wanda, mending cepat berhenti berharap
00:24:44dan menikah baik-baik dengan Aset itu baru benar.
00:24:48Wanda, nih.
00:24:49Jangan kira aku gak tahu
00:24:50Salman itu orang seperti apa.
00:24:52Dia cuma pengecut yang cuma bisa sembunyi di belakang wanita.
00:24:56Gak punya uang juga gak punya kuasa.
00:24:58Dia mau lawan aku pakai apa.
00:25:01Wanda,
00:25:02kemarin Salman pergi ke tempat Fanny nekat
00:25:04tanpa tahu diri cari mati.
00:25:07Jangan tunggu dia lagi.
00:25:09Aku gak perlu menunggunya lagi.
00:25:13Salman,
00:25:14kamu ke Australia dengannya.
00:25:16Seharusnya gak akan balik lagi
00:25:17selamannya kamu.
00:25:20Wanda,
00:25:22aku sudah kembali.
00:25:30Kamu...
00:25:32Tuan Muda Aset,
00:25:33ku dengar kamu kaya dan berpengaruh.
00:25:37Aku...
00:25:41Mau ngapain?
00:25:42Kamu...
00:25:42Pak Hadi,
00:25:44aku menuntaskan tugas 100 miliar
00:25:46yang kamu minta sudah ku tagih
00:25:47tanpa kurang sepeser pun.
00:25:51Buka kotaknya.
00:25:57Fanny,
00:25:58Andi dari selatan kota berseterur
00:26:00dengan geng naga hitam.
00:26:01Bukankah Fanny bawahan Andi?
00:26:03Kok bisa dia antar uangnya sendiri?
00:26:04Pak Hadi,
00:26:05100 miliar yang kamu pinjamkan
00:26:07ada di sini.
00:26:08Ini salah anak buahku
00:26:09yang gak ingatkan.
00:26:10Bikin aku telat bayar
00:26:11beberapa bulan.
00:26:12Mohon jangan masuk hati
00:26:13dan maafin aku.
00:26:14Hahaha,
00:26:15jangan sungkan.
00:26:16Hanya 100 miliar aja.
00:26:18Anak buah lalai itu wajar.
00:26:20Salman,
00:26:21uangnya sudah dikembalikan kontraknya.
00:26:29Sampaikan pesan ke Andi
00:26:30katakan bosnya sudah kembali.
00:26:32Salman,
00:26:33kamu gila.
00:26:33Berani mengaku sebagai bosnya Andi.
00:26:35Sebaiknya kamu memang kenal dia.
00:26:37Kalau enggak,
00:26:38aku akan siapkan lahan pemakamanmu.
00:26:41Eh...
00:26:48Keterlaluan,
00:26:48keterlaluan banget.
00:26:50Desan,
00:26:50kamu biarin gelandangan rendahan ini
00:26:52hina keluarga kami seperti ini
00:26:53dan hina calon menantumu.
00:26:55Hadi soal hari ini,
00:26:56dia harus tanggung akibatnya.
00:26:58Kalau enggak,
00:26:59mau taruh di mana harga diri kami?
00:27:01Di dunia bisnis jana?
00:27:02Apa kata orang tentang keluarga ku?
00:27:04Tenang dulu urusan anak-anak
00:27:05biar mereka urus sendiri.
00:27:06Kalau kita yang tua ikut campur,
00:27:08itu enggak bagus.
00:27:09Pak Hadi!
00:27:11Salman,
00:27:11Kamu kira pakai trik preman
00:27:13bisa menakuti Fanny
00:27:14jadi bisa masuk kelas atas?
00:27:16Kamu ini cuma pelayan
00:27:18yang sangat enggak guna.
00:27:20Hmm.
00:27:20Wanda cuma iseng
00:27:21sesaat anggap kamu sebagai mainan.
00:27:24Begitu dia bosan?
00:27:25Kamu bahkan enggak pantas
00:27:26lap sepatunya!
00:27:33Wanda,
00:27:33kamu kukul aku.
00:27:34Enggak ada yang boleh
00:27:35menghinanya di depanku.
00:27:37Aku kukul kamu.
00:27:39Memukul wanita.
00:27:40Bukan sifat pria.
00:27:42Hmm.
00:27:43Pria,
00:27:44kamu pengecut.
00:27:45Berani sebut dirimu pria,
00:27:47Salman.
00:27:47Aku kasih tahu
00:27:48kamu pria kelas bawah
00:27:50sepertimu ini
00:27:50memalukan sekali.
00:27:52Enggak berani
00:27:53pukul orang.
00:27:53Kamu bisa apa lagi?
00:27:55Aku enggak bisa berkelahi.
00:27:56Apa kita bisa
00:27:57bicara baik-baik dengan tenang?
00:27:58Di dunia ini,
00:27:59mana bisa selalu
00:28:00bicara baik-baik?
00:28:01Ayo,
00:28:01pukul aku.
00:28:02Coba kamu sentuh aku.
00:28:04Hari ini aku tunjukkan
00:28:05padamu apa itu
00:28:06pria sejati.
00:28:11Wanda,
00:28:12apa pistol ini asli?
00:28:15Salman,
00:28:15jangan kegabah.
00:28:17Asep!
00:28:20Asep!
00:28:22Isteriku!
00:28:23Asep!
00:28:28Waladid,
00:28:29kamu sekarang
00:28:29sepertinya
00:28:30beneran bukan pria lagi.
00:28:33Gimana,
00:28:34gimana?
00:28:37anakku,
00:28:38anakku!
00:28:39Pak Hadi,
00:28:40kamu cuma lihat saja.
00:28:41Hebat!
00:28:43Benaga hitam yang hebat.
00:28:44Hebat kamu, Hadi.
00:28:46Sekalipun berandalan ini
00:28:47bertindak kejam
00:28:48menghina keluarga ku
00:28:49dan melukai putra ku.
00:28:51Kami catat ini
00:28:52sebagai utang.
00:28:55Kita pergi cepat.
00:28:56Cepat pergi.
00:29:00Kenapa kamu nembak dia
00:29:01di bagian itu?
00:29:02Wanda dia berani
00:29:03memukulmu.
00:29:03Aku sungguh
00:29:04nggak tahan.
00:29:05Kamu harusnya
00:29:05tembak di kepala
00:29:06orang seperti dia.
00:29:07Kalau dibiarkan
00:29:08akibatnya panjang.
00:29:09Hah?
00:29:10Hampir lupa kamu itu
00:29:11putri bos dunia gelap.
00:29:13Salman.
00:29:13Pak Hadi,
00:29:15kamu tagih utang ini
00:29:16untukku.
00:29:17Utang budi ini
00:29:18akan ku catat
00:29:19di hatiku.
00:29:20Tapi di kediaman Marwan,
00:29:22kamu berani bertindak
00:29:23melukai orang keluarga
00:29:25Liman
00:29:25dan menyinggung mereka.
00:29:27Gimana kita?
00:29:28Perhitungkan hal ini.
00:29:29Pak Hadi,
00:29:30kamu ini sungguh licik
00:29:32meminjam tanganku
00:29:33untuk nagih utang.
00:29:34Kalau nggak berhasil,
00:29:35kamu bisa sekalian
00:29:36ambil kesempatan
00:29:37menyingkirkanku.
00:29:38Kamu nggak mau bentrok
00:29:39demi harga diri keluarga.
00:29:40Liman terus pakai aku
00:29:42buat mutusin hubungan.
00:29:43Di semua sisi,
00:29:44kamu ambil semua keuntungannya.
00:29:47Dia seorang anak muda
00:29:48yang kurang pengalaman
00:29:49kok bisa lihat
00:29:50sebegitu jelasnya.
00:29:51Salman apa masih Salman
00:29:53yang dulu?
00:30:05Kamu memang pintar.
00:30:13Kalau nggak pintar dulu,
00:30:14sudah mati ratusan kali.
00:30:18Nona Wanda,
00:30:20kamu seram juga.
00:30:21Amparanmu cross banget.
00:30:23Dia yang menghinamu.
00:30:25Tanganmu sakit nggak?
00:30:29Kalau kamu putuskan pergi,
00:30:31kenapa masih kembali?
00:30:32Ngomong apa kamu?
00:30:33Bukan apa-apa.
00:30:36Gimana kamu dapatkan uang ini?
00:30:38Fanny bukan orang baik.
00:30:40Diskusi.
00:30:41Diskusi?
00:30:44Diskusi pakai tinju juga.
00:30:45Tentu bukan cuma
00:30:46untuk bantu ayahmu
00:30:47menageh utang.
00:30:47Aku juga butuh uang.
00:30:49Uangnya sudah kamu takutkan?
00:30:50Sudah.
00:30:51Walau nggak banyak,
00:30:52tapi cukup untuk sementara.
00:30:54Oh ya, Wanda.
00:30:55Kamu sering ke luar negeri.
00:30:56Apa kamu tahu
00:30:57cara mengurus visa ke Australia?
00:30:59Ajar ya aku.
00:31:00Ternyata kamu tetap mau pergi.
00:31:02Dalam waktu sependek ini,
00:31:04bisa buat kamu berubah.
00:31:06Dia pasti sangat penting bagimu.
00:31:08Aku akan bantu kamu urus.
00:31:16Bibir yang menggoda
00:31:17untuk dicium.
00:31:18Kenapa dulu aku pengecut?
00:31:20Luna gawat!
00:31:22Salman dia!
00:31:25Salman kenapa?
00:31:29Salman,
00:31:29kenapa dia ada di sini?
00:31:32Wanda,
00:31:33aku nanti balik lagi.
00:31:35Eh,
00:31:36kamu beneran akan balik lagi?
00:31:41Ngomong apa kamu?
00:31:49Suruh kalian hadang Salman
00:31:51kirim dia ke luar negeri.
00:31:52Sekarang ada apa?
00:31:53Nona Wanda,
00:31:54kami dulu mau menghadang
00:31:55siapa sangka.
00:32:01Nona Wanda,
00:32:09bahawa Han Fendi menahan kami
00:32:11semalaman dan mukul kami,
00:32:12jadi gak sempat melindungi
00:32:14Tuan Salman.
00:32:14Kami kira dia sudah.
00:32:16Keluar.
00:32:17Baik.
00:32:21Kak Andi,
00:32:22silakan coba barang baru masuk.
00:32:24Kudengar kamu suka rasa ini.
00:32:27Katakan,
00:32:28ada urusan apa?
00:32:28Kak Andi kemarin ada seorang pemuda
00:32:31bikin ribut di sepak kita.
00:32:32Tripnya ke jam 6 orangku
00:32:33gak sanggup lawan dia sendiri.
00:32:35Fendi,
00:32:36aku serahkan tempat ini ke kamu.
00:32:38Kalau kamu cari aku
00:32:39cuma karena urusan sepele gini.
00:32:42Apa gunanya aku punya kamu?
00:32:45Ah,
00:32:46bukan begitu Kak Andi.
00:32:48Masalahnya pemuda itu terlalu arogan.
00:32:50Dia minta aku sampaikan pesan
00:32:51ke kamu.
00:32:53Katanya,
00:32:53sampaikan pesan ke Andi bosnya
00:32:55sudah kembali.
00:32:58Katakan siapa dia?
00:33:00Sal,
00:33:00Salman.
00:33:03Aku Andi di dunia gelap bertahun-tahun
00:33:05yang berani menyebut diri begini.
00:33:07Sudah lama mati.
00:33:10Sudah kuduga dia asal ngomong
00:33:11nanti aku akan bereskan dia.
00:33:20Kak Andi,
00:33:21uang yang dikirim bulan lalu
00:33:23dikembalikan lagi tetap ditolak.
00:33:28Masih keras kepala?
00:33:30Siapa beraninya menolak uang Kak Andi?
00:33:34Seseorang yang jujur,
00:33:36dulu aku jatuh ke kolam
00:33:38nyaris tenggelam,
00:33:39dia yang menarikku keluar,
00:33:40bahkan biayai aku sekolah.
00:33:43Padahal dia cuma dapat sedikit
00:33:45perbulannya.
00:33:46Tiap hari nasihati aku
00:33:47ke jalan yang benar.
00:33:48Tapi di dunia sekarang,
00:33:50orang jujur susah hidup.
00:34:06Bertindak lenyapkan.
00:34:19Kamu cari aku?
00:34:21Pak Salman,
00:34:22aku bertindak sesuai perintah.
00:34:24Katakan.
00:34:25Ini di mana?
00:34:27Oke.
00:34:35adik aku kasih tahu satu hal
00:34:38ayah tiriku bilang
00:34:39asal bisnis ini jadi.
00:34:41Dia akan belikan aku
00:34:42mobil sport terbaru.
00:34:44Nantinya,
00:34:45kita di dalam mobil.
00:34:47Kak Jaya,
00:34:48ayah tirimu baik banget ke kamu.
00:34:50Siapa yang tahu?
00:34:51Mungkin karena
00:34:52Kak Jayamu ini memang hebat.
00:34:54Anak kandung ayah tiriku
00:34:56entah kerja cuci piring
00:34:57di restoran mana,
00:34:59tapi ayahku
00:35:00sama sekali
00:35:01gak peduli padanya.
00:35:02Hahaha.
00:35:03Minggu.
00:35:10Wah,
00:35:11aku kira siapa baru
00:35:12disebut langsung datang.
00:35:14Bukankah ini kakak baikku,
00:35:15Salman?
00:35:19Kenapa?
00:35:19Hosen cuci piring
00:35:20datang ke sini
00:35:21nambah wawasan ya?
00:35:32Pura-pura gak kenal aku.
00:35:34Gimanapun aku ini
00:35:36anak ayahmu
00:35:36yang sah secara hukum
00:35:38ketemu adikmu ini
00:35:39bahkan gak menyapa.
00:35:43Memang cuma lahir
00:35:44tapi gak dididik.
00:35:45jadi gak punya
00:35:46tatak ramah.
00:35:47Haha,
00:35:47kakakku.
00:35:49Ibumu mati.
00:35:50Ayahmu bawa uangnya
00:35:52lalu nikah lagi
00:35:53biayai aku sekolah
00:35:54beliin mobil dan rumah.
00:35:55Kamu tahu kenapa?
00:35:57Karena ayahmu
00:35:58juga merasa
00:35:59kamu dan adik
00:36:00rendahanmu
00:36:01cuma pantas
00:36:02jadi pelayan
00:36:02dan cuci kaki orang.
00:36:06Sedangkan aku
00:36:07anak yang hebat ini
00:36:08yang bisa bikin dia bangga.
00:36:10Sebenarnya
00:36:11kamu bisa hidup
00:36:12lebih lama.
00:36:13bukannya kamu suka
00:36:14suka melayani orang.
00:36:15Ayo, ayo.
00:36:17Berlutut tuang minuman
00:36:18buat pacaranku
00:36:19dan tunduk ke dia.
00:36:20Aku akan biarin
00:36:20kamu pergi.
00:36:24Lihat benar kan?
00:36:25Meski kamu punya
00:36:26sepuluh nyali
00:36:27kamu juga gak berani
00:36:28mukul aku.
00:36:30Kamu cuma pantas
00:36:31kerja serabutan
00:36:32di dapur.
00:36:33Cuci-cuci piring.
00:36:34Cuci yang bersih
00:36:35usap kiri
00:36:35usap kanan.
00:36:36Jalan!
00:36:37Ah!
00:36:45Suka minum.
00:36:46Minumlah yang banyak.
00:36:51Salman!
00:36:52Kamu berani
00:36:53pukul aku?
00:36:54Aku pasti akan
00:36:55bilang ke ayahmu.
00:36:56Ayahmu gak akan
00:36:56ampuni kamu.
00:36:59Itu ayahmu.
00:37:02Kak, aku salah.
00:37:04Aku salah.
00:37:04Jangan pukul lagi.
00:37:05aku salah, tolong.
00:37:06Jangan pukul lagi.
00:37:07Aku salah.
00:37:09Jangan pukul lagi.
00:37:10Jangan pukul.
00:37:20Kak Feni,
00:37:22tontonan sudah
00:37:22selesai sekarang.
00:37:24Saatnya bicara
00:37:25tentang urusan kita.
00:37:27Salman,
00:37:28mana orang
00:37:29suruhanku itu?
00:37:30Kenapa
00:37:30kamu datang sendiri?
00:37:33Oh.
00:37:34Oh, teman yang
00:37:35pakai topi itu?
00:37:36Tadi lewat
00:37:37tituk di sungai,
00:37:38dia bilang kepanasan.
00:37:39Mau lompat
00:37:39dan berenang.
00:37:40Aku gak bisa
00:37:41hentikan dia.
00:37:42Sekarang paling lagi
00:37:42main kartu.
00:37:43Entah di mana.
00:37:48Kak Feni,
00:37:49jangan emosi.
00:37:50Kalau orang
00:37:51mau gak ngerti
00:37:51aturan,
00:37:52aku bisa bantu
00:37:53kamu kasih pelajaran.
00:37:59Salman,
00:38:00jangan kira kamu
00:38:01kuat terus jadi
00:38:02hebat.
00:38:02Ini kota jana.
00:38:03kamu sentuh
00:38:03orangku,
00:38:04Andi gak akan
00:38:04biarkan kamu.
00:38:07Pesan yang aku
00:38:08titik buat Andi,
00:38:09udah disampaikan.
00:38:10Jangan pura-pura
00:38:11Salman,
00:38:12dia gak kenal
00:38:12sama kamu.
00:38:14Melawan ku,
00:38:15kamu pasti mati.
00:38:23Tapi,
00:38:25ku lihat
00:38:26kamu berbakat.
00:38:27Mengikuti
00:38:28Wanda si wanita itu,
00:38:29apa ada
00:38:30masa depan?
00:38:30ikut aku.
00:38:33Uang,
00:38:34kekuasaan.
00:38:36Perempuan,
00:38:36bisa aku kasih
00:38:37ke kamu.
00:38:38Soal malam ini,
00:38:40bisa aku anggap
00:38:41gak pernah terjadi?
00:38:43Ikut kamu.
00:38:44Kak Feni,
00:38:46tempatmu ini
00:38:47terlalu kecil.
00:38:48Gak muat
00:38:49buat orang
00:38:49sehebat aku.
00:38:50Kamu.
00:38:51Aku mau
00:38:52ketemu Andi
00:38:53sekarang.
00:38:56ketemu Andi.
00:38:58Salman,
00:38:59kamu kira
00:38:59kamu siapa?
00:39:00Apakah Andi
00:39:00bisa kamu
00:39:01temui sesuka hati?
00:39:02Cuma modal
00:39:03ucapan gila
00:39:04ngaku jadi bosnya.
00:39:05Menurutku kamu,
00:39:06sudah bosan hidup.
00:39:07Malah maksa diri
00:39:08masuk ke gerbang neraka.
00:39:16Kamu yakin
00:39:16mau ketemu dia?
00:39:18Berhenti.
00:39:20Area pribadi.
00:39:21Orang asing
00:39:21dilarang masuk.
00:39:22Kak Bani,
00:39:23dia itu Salman
00:39:24mau ketemu Kak Andi.
00:39:25Kak Andi
00:39:26lagi ada urusan.
00:39:27Bukan sebarang
00:39:28orang bisa temui.
00:39:29Pergi.
00:39:40Sorry, mati.
00:39:42Kasih tahu, Andi.
00:39:43Salman datang.
00:39:45Kak Bani,
00:39:45gimana kalau
00:39:46biarkan dia ketemu?
00:39:47Anggap saja
00:39:48penuhi keinginannya
00:39:49sebelum mati.
00:39:50Kak Feni,
00:39:50kamu tahu sifat Kak Andi.
00:39:51kan?
00:39:52Biarkan dia masuk.
00:39:53Apa kita bisa tanggung
00:39:53akibatnya?
00:39:55Bani ya,
00:39:56percaya padaku.
00:39:56Kalau Kak Andi
00:39:57nggak ketemu aku,
00:39:58kamu akan mati
00:39:59lebih parah.
00:40:00Sembarangan cepat pergi.
00:40:02Orang bodoh
00:40:02nggak bisa diajari.
00:40:06Oh ya,
00:40:07Kak Andi
00:40:07pasti belum bilang ke kalian
00:40:08dia pernah jatuh
00:40:09ke lubang tinja
00:40:10lalu ditolong orang ya.
00:40:12Omong kosong,
00:40:12Kak Andi cuma jatuh
00:40:13ke kolam.
00:40:17Salman,
00:40:18kurasa kamu
00:40:18beneran gila.
00:40:19Omongan begini,
00:40:20kamu bisa karang juga.
00:40:21Kak Andi itu tokoh hebat.
00:40:22Masih jatuh ke lubang tinja?
00:40:25Kok kamu tahu tentang
00:40:26Kak Andi?
00:40:27Menurutmu?
00:40:33Kamu udah mati di luar ya?
00:40:34Suara sekencang ini
00:40:35apa nggak bisa dengar?
00:40:38Dan kamu ini juga.
00:40:41Kamu...
00:40:44bos?
00:40:47Bos?
00:40:48Bos?
00:40:50Kamu akhirnya mau ketemu aku?
00:40:52Sudah-sudah,
00:40:53ingusmu nempel di bajuku.
00:40:54Bagus, Andi.
00:40:55Sekarang kamu berhasil
00:40:56ketemu kamu aja
00:40:57harus lewati
00:40:58banyak penjagaan.
00:41:00Siapa suruh kalian
00:41:01nyerang bosku?
00:41:03Kak Andi,
00:41:04aku nggak tahu dia
00:41:05beneran bosmu.
00:41:05Kak Fanny bilang
00:41:06ada yang bikin ribut
00:41:07mengaku jadi bosmu.
00:41:08Salah paham?
00:41:09Salah paham Kak Andi Salman itu?
00:41:11Oh nggak Pak Salman.
00:41:12Pak Salman sangat lihai.
00:41:14Aku takut dia
00:41:14bahayakan kamu.
00:41:16Selain itu,
00:41:16katamu kamu
00:41:17nggak kenal Salman.
00:41:18Kenapa sebut Salman terus?
00:41:20Bosku namanya Amman.
00:41:23Lupa kamu belum tahu
00:41:24soal aku ganti
00:41:25nama Amman itu
00:41:26nama sebelum
00:41:27aku tinggalkan rumah.
00:41:28Apa maksudnya dulu bos?
00:41:30Nggak apa-apa Andi.
00:41:31Aku belum jemaskan.
00:41:31Bukan salah mereka.
00:41:33Dengar nggak?
00:41:34Terima kasihlah ke bosku.
00:41:36Makasih Pak Salman.
00:41:37Makasih atas
00:41:37kemurahan hatinya.
00:41:40Bos kita masuk.
00:41:41Ngobrol melepas rindu.
00:41:42Ayo.
00:41:43Ayo.
00:41:49Bos.
00:41:50Selama ini aku kirim
00:41:51uang ke kamu.
00:41:51Kamu nggak terima.
00:41:52Aku kira kamu
00:41:53nggak mau ketemu aku
00:41:54karena nggak nurut.
00:41:55Nasihatmu kembali
00:41:56ke jalan yang benar.
00:41:57Andi dulu
00:41:58kamu nggak dengerin aku.
00:42:00Itu benar.
00:42:01Orang jujur
00:42:02di dunia ini
00:42:03nggak bisa hidup.
00:42:05Bos apa ada orang
00:42:06yang menindasmu?
00:42:07Katakan padaku
00:42:08kuhabisi keluarganya.
00:42:13dulu banyak orang
00:42:14nindas aku
00:42:14tapi
00:42:15kelak nggak akan ada lagi.
00:42:18Tentu saja
00:42:19ada aku Andi.
00:42:20Nggak akan ada
00:42:21yang berani
00:42:21usik kamu.
00:42:23Kedepannya
00:42:23kita saudara bersatu
00:42:25seluruh dunia
00:42:25gelap selatan kota
00:42:26jadi milik kita.
00:42:28Andi
00:42:30yang aku mau
00:42:31bukan hanya
00:42:32selatan kota.
00:42:33Bos
00:42:34maksud kamu
00:42:35mau jaga Wanda
00:42:37jaga Yuni
00:42:39dan Andi?
00:42:42Aku mau jalur
00:42:43legal dan gelap
00:42:44di jana-kelak
00:42:44ada di tanganku.
00:42:46Oke.
00:42:48Baik, bos.
00:42:49Kelak
00:42:49kemanapun kamu pergi
00:42:50aku, Andi
00:42:51selalu ikut kamu.
00:42:52Aku siap
00:42:53lalui segala rintangan.
00:43:01Bos
00:43:02aku rasa kamu berubah.
00:43:04Rasanya kamu
00:43:05jauh lebih keras
00:43:07dan keren
00:43:07dari yang dulu.
00:43:10Pak Salman!
00:43:14Pak Salman!
00:43:16Pak Salman!
00:43:20Pak Salman!
00:43:49operasi di selatan kota
00:43:50Kak Feni yang urus
00:43:51jalur logistik
00:43:52di utara kota.
00:43:53Bani kamu ambil alih.
00:43:55Aku mau lihat
00:43:56dalam sebulan efisiensi
00:43:57naik 30 persen
00:43:59kerugian turun 50 persen.
00:44:01Kalau nggak bisa
00:44:02keluar sendiri.
00:44:03Baik, Pak Salman.
00:44:04Andi keluarga Liman
00:44:05ada pergerakan
00:44:06setelah aset dilumpuhkan
00:44:08nggak ada pergerakan besar
00:44:09tapi diam-diam lagi
00:44:10merampingkan bisnis
00:44:11mau jual sebagian
00:44:12aset non-inti.
00:44:14Sepertinya
00:44:14mau kumpulkan dana
00:44:16untuk sesuatu.
00:44:17Selain itu
00:44:17mereka putus hubungan
00:44:18sama keluarga Marwan.
00:44:19Banyak proyek kerja
00:44:20sama batal.
00:44:21Pusatkan dana
00:44:22mau balik menyerang
00:44:23atau mau kabur
00:44:23awasi ketat.
00:44:25Ya.
00:44:25Adi bagaimana?
00:44:26Si rubah licik itu
00:44:27stabil banget.
00:44:28Dia nggak peduli
00:44:29sama keluarga Liman.
00:44:31Sepertinya
00:44:31udah restui kamu
00:44:32dengan nona Wanda.
00:44:34Tapi?
00:44:36Tapi apa?
00:44:37Dia suruh orang
00:44:38menyedidikimu.
00:44:44Tuhan sudah ditemukan
00:44:45beberapa hari ini
00:44:46Salman terus bersama Andi.
00:44:47Keduanya sering keluar
00:44:48masuk di selatan kota.
00:44:50Selain itu
00:44:50katakan
00:44:51di bawah Andi
00:44:52semua bisnis abu-abu
00:44:53lagi dicairkan.
00:44:54Beberapa kasino gelap
00:44:55dan klub malam
00:44:56diam-diam dipasarkan
00:44:56untuk dijual.
00:44:57Menurut laporan
00:44:58mata-mata kita
00:44:59Andi lagi pindahkan
00:45:00dana lewat bank gelap
00:45:01jumlahnya sangat besar.
00:45:02Ada lagi
00:45:02belakangan Salman
00:45:03mengajukan paspor kilat
00:45:04hujuan Australia.
00:45:10hebat kamu Salman.
00:45:12Kukira dia
00:45:13beneran berubah berani
00:45:14dan bertanggung jawab
00:45:15gak nyangka
00:45:16semua yang dia lakukan
00:45:17demi persiapkan
00:45:18jalan untuk kabur.
00:45:22Wanda.
00:45:26Ayah aku percaya
00:45:27dia lakukan itu
00:45:28pasti ada alasannya.
00:45:30Anak bodoh
00:45:31dia sedang manfaatkanmu.
00:45:32Dia menagi hutang
00:45:33untukku
00:45:34singgung keluarga Liman
00:45:35mungkin demi bersekongan
00:45:36dengan Andi
00:45:37lalu cairkan aset
00:45:38dan kabur
00:45:38dia gak berniat
00:45:39menikah denganmu.
00:45:41Kapan dia berangkat?
00:45:43Belum pasti
00:45:43kayaknya dalam waktu dekat.
00:45:47Wanda
00:45:47kamu masih merasa
00:45:48belum cukup terluka.
00:45:50Ria seperti ini
00:45:51cuma mikirin
00:45:51uang dan jalan kabur.
00:45:53Dia mendekatimu
00:45:54hanya demi kekuatan
00:45:55dan sumber daya
00:45:56keluarga kita.
00:45:58Meski memang begitu
00:45:59aku juga harus bersyukur.
00:46:01Bersyukur
00:46:01dia gak lagi
00:46:02menjadi Salman
00:46:03yang dianggap tulus
00:46:04dan baik hati
00:46:05juga bisa diinjek
00:46:06siapapun.
00:46:08Wanda
00:46:08kamu mau kemana?
00:46:09Dia belum berpamitan padaku.
00:46:11Hadi mau menyelidiki
00:46:12biarkan aja
00:46:13asal gak pengaruhi
00:46:14perkembangan perusahaan.
00:46:15Perusahaan lagi
00:46:16dalam fase krusial
00:46:17transformasi darurat.
00:46:19Semua usaha
00:46:19yang kita jalankan
00:46:20di semua sektor
00:46:21harus legal
00:46:22dan sesuai aturan.
00:46:23Paham gak?
00:46:24Paham.
00:46:30Yuni ada apa?
00:46:31Kak!
00:46:32Kak kamu bisa pulang sebentar?
00:46:35Aku pulang
00:46:36ambil kartu keluarga.
00:46:37Mereka gak mau
00:46:38kasih ke aku malah.
00:46:40Yuni cuman takut
00:46:41kakak segera pulang.
00:46:43Bos ada apa?
00:46:44Aku ada urusan
00:46:45menyesat kamu
00:46:46pimpin rapatnya.
00:46:47Eh!
00:46:48Pin!
00:46:51Makin kurang ajar
00:46:53ia berani pulang
00:46:54buat nyolong.
00:46:54Dengar ya rumah ini
00:46:55punyaku.
00:46:56Setiap barang
00:46:57di sini itu milikku.
00:46:58Peninggalan ibumu
00:46:59sudah lama habis.
00:47:00Mau ambil
00:47:00kartu keluarga?
00:47:01Mau dipakai buat apa?
00:47:02Apa mau diam-diam
00:47:04balik nama?
00:47:05Jangan harap.
00:47:06Mengingat kamu
00:47:06nyolong barang apa?
00:47:08Serahkan!
00:47:11Jangan banyak
00:47:12omong kartu
00:47:12keluarganya
00:47:13kasih ke dia saja.
00:47:14Ahsan,
00:47:15dasar pecundang.
00:47:15Apa kamu berhak
00:47:16bicara di sini?
00:47:18Rumah ini
00:47:18dan uang kompensasi
00:47:19itu harusnya
00:47:20jadi milik kita.
00:47:21Dua pecundang ini
00:47:22bisa sebesar ini.
00:47:23Itu karena kamu
00:47:23yang bantu, kan?
00:47:25Sekarang baru
00:47:25kepikiran balik
00:47:26ambil barang mimpi.
00:47:28Kapan aku pernah
00:47:29bantu mereka?
00:47:30Kamu ini
00:47:30asal ngomong.
00:47:33Ayah,
00:47:34ibu ngapain
00:47:34basa-basi sama dia?
00:47:35Jalang ini
00:47:36sama seperti kakaknya
00:47:37sama-sama hina.
00:47:38Kakaknya
00:47:38pukul aku di bar
00:47:39hari ini
00:47:39dia nyolong di rumah.
00:47:41Lapor polisi
00:47:41harus lapor polisi
00:47:42biar si jalang ini
00:47:43ditangkap.
00:47:45Aku gak mencuri
00:47:46kartu keluarga
00:47:47memang ada namaku.
00:47:48Mau kuliah
00:47:49keluar negeri
00:47:49harus urus
00:47:50prosedur
00:47:51pakai kartu keluarga.
00:47:53Keluar negeri?
00:47:54Orang kayak kamu
00:47:55atau andalkan
00:47:56kakakmu yang jadi pelayan?
00:47:57konyol sekali.
00:47:59Aku rasa kamu
00:48:01mau kartu keluarga
00:48:01buat lakuin urusan gelap
00:48:03yang memalukan.
00:48:04Apa?
00:48:04Kamu punya hutang di luar?
00:48:06Atau kakakmu itu
00:48:07yang nyuruh kamu
00:48:08mau bawa kartu keluarga
00:48:09buat dijual?
00:48:11Istri Ahsan yang sekarang
00:48:12galak banget.
00:48:15Gadis itu juga kasihan.
00:48:17Apa yang mau dikasihani?
00:48:18Siapa tahu mereka itu
00:48:19beneran mencuri.
00:48:20Ayah, katakan sesuatu.
00:48:23Yuni, kamu
00:48:23aku belum bisa
00:48:25kasih kartu keluarga
00:48:26kak Jaya
00:48:27mau beli rumah
00:48:27perlu kartu keluarga.
00:48:29Mumu, Mumu.
00:48:30Jangan cukup lagi.
00:48:34Ibu, ibu.
00:48:38Kakak.
00:48:40Sakit gak?
00:48:44Siapa yang lakukan ini?
00:48:47Aman datang
00:48:48cepat bawa pergi adikmu.
00:48:50Mulai sekarang
00:48:50jangan datang
00:48:51ke rumah kami lagi.
00:48:53Aku tanya
00:48:54siapa yang lakukan ini?
00:48:55Salman, kamu masih
00:48:56berani datang?
00:48:57Bu, dia yang kemarin
00:48:58mukul aku sakit banget.
00:49:01Salman, cepat
00:49:02bawa pergi adikmu.
00:49:03Kalau berani datang
00:49:04ke sini lagi
00:49:05aku akan lapor polisi.
00:49:06Ahsan, kamu cuma
00:49:07lihat putrimu dipukul orang.
00:49:09Begitu ya?
00:49:10Aman, kok kamu bicara
00:49:11gitu kak, Ayah?
00:49:12Dulu caramu bicara
00:49:13bukan begini.
00:49:14Barusan ibumu
00:49:15nadanya agak keras.
00:49:16Ibuku sudah meninggal.
00:49:18Dan kamu
00:49:19bukan ayahku.
00:49:22Ci, Salman,
00:49:23apa kamu yang suruh
00:49:24adikmu pulang buat mencuri?
00:49:26Kamu sebagai kakak juga
00:49:27bukan orang baik.
00:49:28Wakili Ahsan
00:49:29kasih dia pelajaran.
00:49:30Bukankah itu wajar?
00:49:32Bukamu?
00:49:32Tamparan ini
00:49:33biar kamu kapok.
00:49:36Kamu?
00:49:37Anak ini kenapa hari ini?
00:49:39Biasanya kalau lihat
00:49:40aku langsung ketakutan pergi.
00:49:41Aku besarkan dua anak
00:49:42enggak tahu diri.
00:49:44Kapan kamu
00:49:45nafkahi kami?
00:49:46Sejak ibuku meninggal
00:49:47di Projen,
00:49:48kakakku sejak kecil
00:49:49putus sekolah dan kerja.
00:49:51Yayah sekolah dari SD
00:49:52sampai SMA
00:49:53dikumpulkan kakak
00:49:54dari mulung di akhir pekan
00:49:55dan jadi kulit
00:49:56saat libur
00:49:57sedikit demi sedikit.
00:49:58Apa kalian
00:49:59pernah kasih uang?
00:50:00Ci,
00:50:01kamu itu siapa?
00:50:02Buat apa aku
00:50:03kasih kamu uang?
00:50:06Yumi,
00:50:07cepat minta maaf
00:50:07ke ibumu.
00:50:10Dia itu istri
00:50:11yang kamu nikahi
00:50:12pakai uang kompensasi
00:50:13kematian ibuku.
00:50:14Dia bukan ibuku.
00:50:19Tangan,
00:50:19lepaskan.
00:50:21Aku hitung sampai tiga.
00:50:23Kalau kamu
00:50:23enggak lepas,
00:50:24aku akan kasih kamu
00:50:25pelajaran di depan
00:50:26semua orang.
00:50:26Satu, dua...
00:50:28Salman,
00:50:29kamu berani
00:50:29pukul ayahmu.
00:50:30Kamu kurang ajar.
00:50:31Cepat lepaskan.
00:50:33Lepaskan.
00:50:34Kamu anak kurang ajar.
00:50:35Kamu berani
00:50:36pukul aku.
00:50:38Aduh,
00:50:39dunia sudah terbalik.
00:50:41Anak lunhatan ini
00:50:42bukan cuma memukulku.
00:50:43Dia juga memukul ayahnya.
00:50:44Para tetangga,
00:50:45semua datang lihat.
00:50:46Anak kandung Ahsan ini
00:50:48anak macam apa.
00:50:49Iya.
00:50:51Ambil kartu keluarga.
00:50:54Aduh,
00:50:55para tetangga cepat
00:50:56datang lihat
00:50:56anak pukul ayahnya
00:50:57akan disambar petir.
00:50:58Dia,
00:50:59dia
00:51:00enggak akan.
00:51:11kayak ini.
00:51:18Mulai sekarang,
00:51:19aku akan keluarkan.
00:51:21Nama Yuni dari kartu keluarga,
00:51:22dia enggak ada hubungan lagi
00:51:24sama keluarga ini.
00:51:40Ayah,
00:51:41Ibu,
00:51:41cepat lihat Yuni
00:51:42sudah daftar studi
00:51:43ke luar negeri.
00:51:44Dia dapat uang dari mana?
00:51:46Mungkin saja
00:51:47uang hasil kerja aman.
00:51:49Omong kosong,
00:51:50dia cuma kerja jadi pelayan,
00:51:52enggak mungkin dapat
00:51:52ratusan miliar.
00:51:53Mau nipu siapa?
00:51:55Ayah,
00:51:55Ibu,
00:51:56menurut kalian apa uang ini
00:51:58mereka berdua curi dari uang
00:51:59kompensasi Ibu mereka
00:52:01waktu itu?
00:52:02Eh,
00:52:02bukan uang kompensasi itu
00:52:03dikasih ke aku sekaligus
00:52:04sudah kukasih semua ke kamu.
00:52:07Kalau enggak,
00:52:08pasti kamu,
00:52:09kamu belum sekor semua
00:52:10kamu suruh dua anakmu
00:52:11sembunyikan uang itu.
00:52:13Ambil,
00:52:13jangan asal fitnah.
00:52:15Aku sekarang cari
00:52:16mereka berdua
00:52:16minta penjelasan.
00:52:18Hei,
00:52:19kamu.
00:52:21Aman,
00:52:22aman.
00:52:23Kamu,
00:52:23berhenti kamu.
00:52:25Jelaskan uang kompensasi
00:52:26ibumu,
00:52:27apa kamu gelapkan sebagian?
00:52:28Pasti iya.
00:52:29Kalau enggak,
00:52:29dari mana dia dapat uang?
00:52:31Ambil uang kami,
00:52:32terus mau kabur,
00:52:33dengar ya.
00:52:33Kalau kamu enggak kembalikan
00:52:34uang kompensasi itu,
00:52:35enggak boleh pergi.
00:52:36Ayah,
00:52:37lihat baik-baik kuliah ke Australia
00:52:38setahun ratusan miliar.
00:52:39Mereka miskin banget.
00:52:41Dari mana uangnya?
00:52:42Jangan-jangan mandor proyek
00:52:44waktu itu kasih mereka lebih
00:52:45dan mereka sembunyikan.
00:52:51Kalian asal bicara
00:52:52uang kakakku itu
00:52:53dia dapatkan sendiri.
00:52:54Dapat sendiri?
00:52:56Dia kerja jadi
00:52:57pelayan restoran
00:52:57sehari paling banyak
00:52:58dua ratus ribuan.
00:52:59Entah kapan
00:53:00dia baru bisa dapat
00:53:01ratusan miliar.
00:53:02Ya.
00:53:03Aman,
00:53:03ayah dulu bersalah pada kalian.
00:53:04Tapi uang ini
00:53:05bukan hal sembarangan.
00:53:06Itu uang kompensasi
00:53:07kematian ibumu.
00:53:08uang ini milik
00:53:10keluarga kita.
00:53:11Kalau kamu ambil
00:53:12keluarkanlah
00:53:12kita tetap satu keluarga,
00:53:13ya kan?
00:53:14Satu keluarga?
00:53:15Ahsan.
00:53:16Saat ibu ku meninggal
00:53:17uang kompensasi
00:53:18dari proyek
00:53:19satu miliar
00:53:19enam empat puluh juta,
00:53:21setelah kamu terima uang,
00:53:22langsung menikahi Amel.
00:53:23Lalu belikan mobil
00:53:24dan rumah
00:53:25untuk anak ya.
00:53:26Aku dan Yuni
00:53:27cuma bisa tinggal
00:53:27di kontrakan
00:53:28kumbuh yang bocor.
00:53:29Saat musim dingin
00:53:30selimut tebal pun
00:53:31enggak ada.
00:53:32Kok kamu enggak ingat?
00:53:34Kita satu keluarga?
00:53:37Ahsan ini memang brengsek.
00:53:39Si anak kandung
00:53:40ditinggalkan
00:53:40malah biayai
00:53:41anak orang lain.
00:53:42Iya, iya.
00:53:43Ayah begini mati pun
00:53:44enggak akan diurus.
00:53:47Lalu kenapa?
00:53:48Kamu itu anaknya nakahi
00:53:49ayahmu itu
00:53:50kewajiban uang itu
00:53:51harusnya kami yang pakai.
00:53:53Sekarang kamu
00:53:53merasa hebat.
00:53:54Sudah kaya.
00:53:55Terus bawa adikmu
00:53:56pergi jauh.
00:53:57Enggak peduli
00:53:58sama hidup kami.
00:53:59Jangan harap
00:53:59kalau kamu enggak
00:54:00serahin uangnya,
00:54:02melaporkan kalian
00:54:02mencurig.
00:54:03Dia masuk penjara.
00:54:04masuk penjara.
00:54:07Enggak tahu diri.
00:54:13Selanjutnya
00:54:14bawa orang ke sini
00:54:15enggak perlu banyak
00:54:1720 orang aja.
00:54:1820 orang pasti membuang.
00:54:27Enggak usah datang.
00:54:33Enggak usah datang.
00:54:46Barusan,
00:54:47siapa yang bilang
00:54:48mau masukin dia
00:54:48ke penjara?
00:54:49Kamu siapa?
00:54:50Ini urusan keluarga kami.
00:54:52Kamu enggak berhakiku campur.
00:54:55Urusan keluarga?
00:54:57Menindas orang Wanda Marwan?
00:54:59Bukan lagi urusan
00:55:00keluarga kamu.
00:55:01Wan.
00:55:02Wanda Marwan?
00:55:03Wanda, putri bos
00:55:04geng naga hitam
00:55:05kota Jana itu?
00:55:06Pasti itu selain dia.
00:55:07Siapa yang punya
00:55:08kekuatan sebesar ini?
00:55:10Rizky.
00:55:11Nona Wanda.
00:55:12Boleh bertindak.
00:55:13Usahakan jangan ribut.
00:55:14Paham.
00:55:16Kalian mau apa?
00:55:17Dengar ya?
00:55:18Ini negara hukum.
00:55:19Nah,
00:55:20negara hukum.
00:55:27Ini uhuhu.
00:55:28Berdasarkan ketentuan hukum
00:55:30kompensasi kematian
00:55:30seharusnya dibagi rata ke anak
00:55:32dan digunakan biaya hidup ke depan.
00:55:34Kalian diduga melanggar hak.
00:55:35Selain itu,
00:55:36berdasar riwayat transaksi
00:55:37bank akun Pak Ahsan
00:55:38dalam 10 tahun terakhir,
00:55:39setiap bulan
00:55:40cuma transfer kurang dari
00:55:41Rp600,000 ke rekening uni,
00:55:43termasuk pelanggaran hak anak.
00:55:44Atas nafkah yang tak terpenuhi,
00:55:46pengacara kami akan serahkan ke polisi
00:55:48dan kejaksaan mohon Anda kooperatif.
00:55:49Kalau kami enggak
00:55:50enggak kooperatif,
00:55:51gimana?
00:55:54Tak.
00:56:01Nona Wanda kok kamu tahu
00:56:03keberadaanku
00:56:03dan datang sekarang ini?
00:56:05Telepon dari Andi.
00:56:06Katanya enggak biarkan mereka ikut.
00:56:08Takut kamu enggak bisa mengatasinya.
00:56:10Jadi minta aku datang.
00:56:12Andi ini
00:56:12ternyata memikirkan aku.
00:56:15Wanda,
00:56:16terima kasih kalau enggak ada kamu.
00:56:18Situasinya akan lebih memalukan.
00:56:21Aku hanya enggak mau
00:56:22kamu ditindas mereka.
00:56:23Mereka enggak pantas.
00:56:36Kak, aku sudah sampai.
00:56:37Masuklah belajar dengan tenang.
00:56:39Urusan kependudukan
00:56:40akan segera kuurus.
00:56:43Kak Wanda, terima kasih.
00:56:55Salman, kamu enggak merasa
00:56:57perilakumu terlalu konyol.
00:56:58Hmm.
00:56:59Aku bisa terima
00:57:00kamu suka perempuan lain,
00:57:02tapi kamu bahkan
00:57:03incer siswi SMA.
00:57:04Salman,
00:57:05apa kamu terlalu asal pilih?
00:57:08Aku asal pilih?
00:57:09Atau kamu merasa
00:57:10permainkan perasaan
00:57:11orang itu seru ya?
00:57:12Aku?
00:57:14Hmm.
00:57:16Bukankah begitu?
00:57:18Kamu.
00:57:18Jangan-jangan
00:57:19kamu kira sama dia.
00:57:21Awalnya gadis muda
00:57:22di pusat spa.
00:57:23Sekarang malah
00:57:23anak SMA.
00:57:24Salman,
00:57:25sebenarnya kamu punya
00:57:26berapa adik?
00:57:27Wanda,
00:57:28kamu membuntuti aku.
00:57:29Tapi orang di sisiku aja
00:57:31kamu enggak selidiki.
00:57:32Membuntuti kamu itu salahku.
00:57:34Aku lakuin itu
00:57:34buat lindungi kamu.
00:57:36Aku lakukan itu
00:57:43Kenapa enggak kasih tahu
00:57:44aku kamu punya adik?
00:57:46Karena situasi keluarga aku
00:57:47sangat rumit.
00:57:48Enggak mau itu
00:57:49memengaruhimu.
00:57:50Enggak nyangka
00:57:51nonawan udah cemburu
00:57:52sama-cambun adik hipar sendiri.
00:57:55Lepaskan aku
00:57:55siapa yang cemburu?
00:57:56Urusanmu apa
00:57:57hubungannya denganku?
00:57:58Enggak ada hubungannya
00:57:59denganmu.
00:58:00Kalau aku cium kamu,
00:58:02apa juga enggak ada
00:58:02hubungan denganmu?
00:58:14Sekarang ada hubungan, kan?
00:58:19Salman,
00:58:20meski kamu mau kabur,
00:58:22kamu enggak bisa kabur.
00:58:26Pak Salman,
00:58:27apa kamu ada
00:58:27barang yang kamu
00:58:28mau kuantarkan kemari?
00:58:40Pak Salman ini
00:58:41paspor dan visa
00:58:42kilatmu
00:58:43dan nona Yuni
00:58:44sudah beres.
00:58:45Oke, terima kasih.
00:58:49Pak,
00:58:51kami baru dapat
00:58:51kabar valid.
00:58:52Sebagian besar industri
00:58:53atas nama Andi
00:58:54sedang dijual cepat.
00:58:56Harus dananya
00:58:57enggak jelas.
00:58:58Oh, ya kami juga
00:58:59menemukan.
00:59:00Si Salman dan adiknya
00:59:02baru dapat visa
00:59:02kilat Australia.
00:59:05Andi
00:59:06mau melegalkan diri
00:59:08atau
00:59:09bersiap kabur?
00:59:11Andi dari selatan kota
00:59:12ada hubungan apa
00:59:13dengan Salman?
00:59:14Kabarnya Salman
00:59:15pakai banyak cara
00:59:16buat dekati Andi
00:59:17biar bisa masuk
00:59:18perusahaannya.
00:59:19Pengaruh Andi
00:59:20di jana mengakar kuat.
00:59:22Enggak mungkin
00:59:22bisa kabur.
00:59:24Justru Salman
00:59:25udah nyinggung
00:59:26keluarga Liman.
00:59:27Kalau enggak mati
00:59:28juga bakal cacat.
00:59:30Dia terkis
00:59:30saya carikan aset.
00:59:32Jangan-jangan.
00:59:33Salman mau kabur
00:59:34bawa uang?
00:59:35Andi?
00:59:38Salman.
00:59:39Pasti Salman.
00:59:41Dia menghasut
00:59:42Andi jual harta
00:59:43kumpulkan dana besar
00:59:44sekaligus
00:59:45mengurus visa
00:59:45ke luar negeri.
00:59:46Dia mau bawa kabur
00:59:48semua harta Andi.
00:59:49Andi mungkin
00:59:49belum tahu apa-apa.
00:59:51Benar kata aset.
00:59:53Salman itu
00:59:54sekilas kelihatan
00:59:56licik dan kejam
00:59:58bikin keluarga Liman
00:59:59putus keturunan.
01:00:00Kali ini dia harus
01:00:01tanggung akibatnya.
01:00:03kali ini
01:00:04kita enggak perlu
01:00:06turun tangan.
01:00:07Andi juga akan
01:00:08membuat Salman
01:00:09hidup menderita
01:00:11dan akan
01:00:12tuntaskan dendam aku.
01:00:14Pergi.
01:00:15Siapkan mobil
01:00:16kita ke tempat Andi.
01:00:17Baik.
01:00:26kantor baru Pak Salman ini
01:00:27bagus.
01:00:29Wanda, kamu ada
01:00:30urusan apa?
01:00:32Enggak ada.
01:00:35Hari ini
01:00:36ke enam kalinya
01:00:36kamu datang ke kantorku.
01:00:38Belakangan ini
01:00:39ada orang
01:00:39yang tambah lengket.
01:00:42Kenapa?
01:00:43Kamu anggap aku ganggu?
01:00:44aku pergi aja.
01:00:48Kamu udah datang.
01:00:51Mana mungkin dilepas?
01:00:56Siapa mangsanya yang
01:00:57itu belum tentu.
01:01:05Ayah, kasih aku
01:01:07dua triliun.
01:01:08Berapa?
01:01:09Dua triliun.
01:01:14Maksudmu
01:01:15uang palsu?
01:01:18Bukan uang palsu,
01:01:19aku mau uang tunai.
01:01:20Atau aset luar negeri
01:01:22yang bisa dicairkan
01:01:22kapan saja.
01:01:23Kamu mau pakai
01:01:24dua triliun?
01:01:25Kamu kira aku
01:01:26buka pabrik cetak uang?
01:01:29Kasih atau enggak?
01:01:31Wanda,
01:01:32aku ayahmu.
01:01:32Bukan mesin ATM kamu!
01:01:34Apa kamu mau
01:01:35kawin lari sama Salman?
01:01:36Atau dia suruh
01:01:37kamu minta?
01:01:39Kamu?
01:01:41Dua triliun?
01:01:42Kamu tahu itu berapa?
01:01:44Beraninya minta?
01:01:45Dengar ya,
01:01:45aku enggak akan kasih.
01:01:58Kamu lagi lihat apa?
01:01:59Sampai terpaku begitu.
01:02:00Hmm.
01:02:03Lihat senjata.
01:02:04Kalau suatu hari
01:02:06kamu mau kabur lagi,
01:02:07lihat gimana cara yang cepat
01:02:08buat patahin kakimu.
01:02:10Sebelum dipatahkan,
01:02:12bisa lakukan sekali lagi.
01:02:15Pak Salman.
01:02:22Pak Salman,
01:02:23asyap datang.
01:02:24Katanya ada info penting.
01:02:25Mau kasih tahu
01:02:25Kak Andi,
01:02:26Kak Andi minta kamu ke sana.
01:02:27Datang lagi.
01:02:30Wanda,
01:02:31tunggu aku sebentar.
01:02:34Tunggu.
01:02:36Tunggu.
01:02:37aku juga mau dengar asyap
01:02:38mau bilang apa.
01:02:40Ayo.
01:02:56Tuan asyap.
01:02:58Kamu langka.
01:03:00Sudah begini keadaanmu.
01:03:01Masih datang sendiri.
01:03:02Ada yang mau kamu sampaikan?
01:03:03Tak Andi maaf mengganggu.
01:03:05Aku mau mengungkap penipuan besar ke kamu.
01:03:07Menyangkut semua hartamu.
01:03:10Kamu jangan percaya Salman si bajingan itu.
01:03:13Oh.
01:03:14Coba jelaskan.
01:03:15Aku dapat kabar valid.
01:03:16Salman diam-diam urus proses keluar negeri.
01:03:19Tujuannya ke Australia,
01:03:21visanya sudah terbit.
01:03:22Apa hubungannya dengan asetku?
01:03:23Coba kamu pikir.
01:03:25Belakangan ini dia udah ngapain aja di tempatmu.
01:03:27Dia menghasutmu menjual aset,
01:03:29menarik dana jadi uang tunai.
01:03:32Kak Andi dia.
01:03:34Bocah baru yang tiba-tiba muncul.
01:03:36Kenapa kamu percaya dia segitunya?
01:03:39Dia cuma merencanakan
01:03:40buat bawa semua uangmu
01:03:42dan tabur jauh-jauh.
01:03:43Anda sudah ditipu dia.
01:03:48Kak Andi, Salman,
01:03:50dia batingan kecil.
01:03:51Dia gak tahu balas budi.
01:03:52Dia bermuka dua.
01:03:53Demi mendekatimu,
01:03:54dia baik ke kamu.
01:03:55Dia cuma mau menguras hartamu.
01:03:57Jepat bereskan dia.
01:03:59Andi...
01:04:01Sejak kapan kita izinkan
01:04:02anjing gila menggonggong seenaknya?
01:04:04Bikin kepalaku sakit.
01:04:10Kamu gak sangka, kan?
01:04:12Konspirasi mu sudah kubongkar.
01:04:14Di depan, Kak Andi,
01:04:15jangan pura-pura lagi.
01:04:16Oh, konspirasi apa?
01:04:18Kak Andi, kamu
01:04:19jangan tertipu oleh tampangnya.
01:04:22Dia udah lama pindahkan aset.
01:04:24Bisnis yang dijual itu
01:04:26uangnya gak kembali
01:04:27ke rekening perusahaan.
01:04:28Semua dicuci sama dia
01:04:29lewat berbagai jalur.
01:04:30Dia mau celakai kamu.
01:04:32Dan ambil semua harta.
01:04:34Udah selesai.
01:04:36Kak Andi, aku sudah selesai.
01:04:38Buktinya sudah jelas.
01:04:40Jangan sampai kamu lepaskan
01:04:41pengkhianat ini.
01:04:42Sekarang dia ada di sini.
01:04:44Kita bisa...
01:04:48Kak Andi ternyata percaya
01:04:50dia udah marah.
01:04:50Habislah kamu, Salman.
01:04:52Kak Andi...
01:04:54Tenangkan diri.
01:04:55Anda jangan terlalu emosi.
01:04:58Nanti tak ada tinggi.
01:05:00Asal kamu perintahkan.
01:05:02Keluarga Liman akan bantu kamu.
01:05:05Paksa dia keluarin harta
01:05:06yang dia ambil beserta bunganya.
01:05:08Lalu kita bisa buat dia hidup menderita.
01:05:15Kenapa dia mendekat ke aku?
01:05:17Aset kamu itu siapa?
01:05:19Kak Andi.
01:05:20Aku, aku.
01:05:21Bantu kamu.
01:05:22Bantu aku.
01:05:24Apa kamu pantas?
01:05:27Urusan bosku apa perlu jelasin
01:05:29ke pecundang kayamu?
01:05:30Bos, kalau dia minta uang,
01:05:32aku rela serahin semuanya.
01:05:33Apa perlu kamu adu domba kami
01:05:35di tempatku?
01:05:36Kak Andi aku.
01:05:38Tahu bosku ambil uang buat apa?
01:05:40Buat pesan peti mati terbaik.
01:05:42Buat keluarga Limanmu.
01:05:45Dan orang yang gak tahu diri.
01:05:48Aset sepertinya waktu itu
01:05:49belum bikin kamu kapok.
01:05:51Apa kamu pikir hidup di kursi roda
01:05:53terlalu membosankan?
01:05:55Mau ganti jadi baring?
01:05:56Gimana kalau di tepi sungai?
01:05:58Gak mungkin.
01:05:59Kamu.
01:05:59Kalian buru-buru urus visa itu buat apa?
01:06:01Kalau bukan kabur, apa lagi?
01:06:03Hah?
01:06:06Hey.
01:06:10Tuan Asep,
01:06:12kerja mata-mata mu cukup detail.
01:06:14Bahkan kamu tahu aku urus visa.
01:06:16Ya.
01:06:17Buktinya kuat kamu dan adikmu, Yuni.
01:06:20Urus visa kilat ke Australia.
01:06:22Ya, Kak Andi.
01:06:22Dia juga ajak adiknya.
01:06:24Ini jelas-jelas mau kabur bawa uang.
01:06:26Adikku Yuni tahun ini kelas 3 SMA.
01:06:28Terus kenapa?
01:06:29Hey, hey ah!
01:06:30Sialan!
01:06:34Seorang kata antara adik kuliah ke luar negeri sekalian
01:06:36Urus visa kamu malah angkat jadi bukti kabur bawa uang.
01:06:40Mustahil!
01:06:41Antar orang kuliah kenapa urus visa?
01:06:43Dia jelas-jelas.
01:06:44Kamu itu siapa?
01:06:45Itu adik kandung bosku.
01:06:47Adik kandung.
01:06:48Kakak antara adik kuliah ke luar negeri sekalian
01:06:51Urus visa lalu pulang setelah adiknya naik pesawat.
01:06:54Menurutmu, apa masalahnya?
01:06:57Antar kuliah terus pulang?
01:07:00Kuan Asep, kenapa kamu harus begini?
01:07:02Motot banget habisin harga dirimu yang tinggal sedikit itu.
01:07:06Bangi.
01:07:07Antar tamu.
01:07:09Ingat.
01:07:10Antar kuan Asep pulang baik-baik.
01:07:12Jangan biarkan dia jatuh lagi di jalan, gimana pun.
01:07:15Sudah tak ada lagi yang bisa hancur.
01:07:21Kak Andi.
01:07:22Aku, Pak Salman, aku.
01:07:24Aku udah tahu salah.
01:07:25Ampuni aku.
01:07:26Ampuni aku ke Andi Pak Salman.
01:07:28Ampuni aku.
01:07:30Asep.
01:07:31Mulai sekarang.
01:07:32Duluklah baik-baik di kursi roda.
01:07:33Otak gak beres.
01:07:34Kaki juga gak beres.
01:07:35Masih mau main konspirasi.
01:07:37Kamu harus sadar diri.
01:07:40Bos, menurutku pecundak ini harusnya...
01:07:43Ngapain pikirin orang itu?
01:07:46Dia maki kamu, aku gak tahan.
01:07:49Kamu ke Australia lalu balik lagi?
01:07:51Iya.
01:07:52Aku mau antara adik wajah urus sampai beres.
01:07:55Tentu aku balik.
01:07:56Di jana masih banyak urusan.
01:07:57Ngapain ke Australia?
01:08:00Tapi aku...
01:08:02Aku sudah.
01:08:03Kamu sudah apa?
01:08:06Aku sudah minta dua triliun dari ayahku dan berkemas.
01:08:09Aku kira kamu mau kabur lagi, jadi bersiap ikut kabur bersamamu.
01:08:16Kamu?
01:08:17Minta dua triliun?
01:08:19Bersiap kawin lari sama aku?
01:08:21Iya.
01:08:23Bukan.
01:08:24Wanda.
01:08:26Di kepalamu hari-hari mikirin drama sediapaan?
01:08:32Kalau gak...
01:08:33Kamu tiba-tiba berubah dan bergaul dengan Andi.
01:08:36Lalu buru-buru jual aset.
01:08:38Juga urus berkas ke luar negeri.
01:08:40Kalau gak mau kabur, lalu apa?
01:08:42Aku takut kamu kelaparan di sana.
01:08:44Gak boleh.
01:08:50Wanda, asal ada kamu, aku gak akan kemana-mana.
01:08:56Kalau nanti kamu berani bikin aku salah paham lagi,
01:08:59aku beneran pakai dua triliun itu sewa preman patahkan kakimu.
01:09:03Oke, uang sewa preman akan kubayar.
01:09:05Bos!
01:09:06Saudara semua, progres transformasi melampaui perkiraan.
01:09:09Semua industri abu-abu kita sudah dilegalkan atau dipisah, lalu dijual.
01:09:14Pengembalian dana berjalan lancar.
01:09:16Grup salam yang baru didirikan juga sudah amankan dua lahan di selatan kota perusahaan logistik
01:09:21dan izin perusahaan keamanan juga sudah disetujui.
01:09:23Mulai sekarang, kita di kota jana ini adalah pengusaha yang sah dan terhormat.
01:09:31Kak Andi dan Pak Salman memimpin dengan baik.
01:09:33Bagus sekali ke depannya, gak perlu khawatir terus.
01:09:36Iya, bener.
01:09:37Arus dana sudah diawasi dengan baik, terutama sebagian besar aset yang dipisah dan dijual.
01:09:41Pihak yang mengambil alih apa sudah dicek?
01:09:45Bos, tenang aja dan diawasi langsung.
01:09:48Semuanya lewat transaksi di jalur resmi, latar belakang pembeli juga baik, gak ada masalah.
01:09:53Terutama perusahaan investasi luar kota.
01:09:57Dia di mana?
01:09:58Ini soal rapat hari ini. Aku sudah kasih tahu dia tapi masih telat.
01:10:02Gimana pabrik yang ditangani Fanny di sana?
01:10:05Dia geraknya paling cepat.
01:10:06Tiga gelap malam atas namanya, dua bank gelap, dan pusat spa itu sudah dilepas gak sampai dalam bulan.
01:10:12Dananya sudah kembali, lebih tinggi 20% dari perkiraan.
01:10:16Katanya pelanggan lama yang beli di atas harga pasar.
01:10:18Pelanggan lama? Sudah dicek?
01:10:21Sudah tanya.
01:10:22Fanny bilang itu relasi lama.
01:10:23Perusahaan modal dari Jinara mau ekspansi ke bisnis hiburan jenak.
01:10:26Menurutku dananya gak masalah.
01:10:28Jadi gak riset lebih dalam.
01:10:32Kak Andi, Pak Salman gawat Fanny.
01:10:35Dia berkhianat.
01:10:38Apa?
01:10:40Jelaskan!
01:10:41Kita seperti biasa, kami terima setoran terakhir dan buku khas dari Fanny.
01:10:45Sampai tempat baru sadar dia ganti semua orangnya, dia juga ngitip pesan.
01:10:53Pesan apa?
01:10:54Dia bilang, dia bilang, makasih pada Pak Salman dan Kak Andi.
01:10:57Seperti gak usaha semua jadi milik dia, dia juga bilang mulai hari ini.
01:11:01Dia juga mau ambil bagian di dunia gelap janak.
01:11:07Jalan!
01:11:08Aku akan habisi dia!
01:11:09Bos, aku akan hancurkan semua bisnisnya!
01:11:12Berhenti, bos.
01:11:13Tapi dari mana dana sebanyak itu sampai dia akuisisi usaha sebanyak itu?
01:11:17Iya, pabrik-pabriknya itu bukankah dijual ke Jinara Kapital?
01:11:21Sialan, kita pasti dipermainkan sama dia.
01:11:24Perusahaan Jinara Kapital apaan?
01:11:26Menurutku Fanny yang mau ambil alih usaha inti kita dengan harga murah lewat skema licik.
01:11:31Bos, uang itu sangat besar.
01:11:32Dia dapat uang dari mana?
01:11:34Modal di belakang Fanny adalah hadir.
01:11:39Kejadian di kehidupan dulu, apa akan terulang lagi?
01:11:47Adik.
01:11:49Fanny.
01:11:51Udah lihat kan dunia janak sudah berubah?
01:11:54Kalian gak punya jalan mundur.
01:11:56Salman, kamu kira begini sudah menang?
01:11:58Mending kamu tetap pegang posisi raja dunia gelap seumur hidup jadi pengecut dan menua sendirian.
01:12:07Mam.
01:12:09Waktu itu.
01:12:10Aku yang tak
01:12:13melindungi Wanda.
01:12:14Bos,
01:12:15kematian Wanda,
01:12:17itu kecelakaan.
01:12:19Bukan salah mutua bangka.
01:12:22Kamu masih berani sebut putrimu?
01:12:24Kalau dulu kamu gak paksa dia menikah aliansi?
01:12:27Kalau kamu gak cuma hitung untung rugi,
01:12:28mana mungkin dia...
01:12:33bosku?
01:12:35Sejak nona Wanda pergi, dia gak pernah tidur nyenyak seharipun.
01:12:39Kalau nona Wanda sebelum meninggal gak bilang ke bosku.
01:12:42Untuk hidup baik-baik.
01:12:44nyawanya ini pasti akan dia habisi sendiri.
01:12:48Salman rasain kamu.
01:12:49Kamu semua salahmu.
01:12:51Kalau bukan karena kamu.
01:12:52Putriku gak mungkin melawan aku.
01:12:54Dia juga gak akan kabur dari pernikahan juga.
01:12:57Gak akan mati.
01:12:58Kamu yang celakai dia sampai mati.
01:12:59Jadi,
01:13:00adikku Yuni,
01:13:02juga kamu yang bunuh?
01:13:03Betul!
01:13:04Kalian semua seharusnya ikut mati bersama putriku.
01:13:07Salman,
01:13:08semua ini adalah salah kamu.
01:13:09Bos!
01:13:12Kak Andi.
01:13:13Kak Andi,
01:13:14Kak Andi,
01:13:14Kak Andi.
01:13:15Bos!
01:13:17Aku gak apa-apa.
01:13:24Salman, matilah kamu.
01:13:35Aku yang bikin semua orang celaka.
01:13:37Jangan gerak!
01:13:39Aku yang bikin semua orang celaka.
01:13:41Jokok!
01:13:42Wanda!
01:13:44Tunggu aku!
01:13:47Hal yang sama gak boleh terjadi lagi.
01:13:49Gak boleh.
01:13:51Andi, Bos, gimana ini?
01:13:53Aku sekarang atur orang buat gerebek markas barunya.
01:13:56Jangan buru-buru Fanny hanya boneka
01:13:58yang di belakangnya
01:13:59adalah yang harus kita bereskan.
01:14:02Bos!
01:14:03Maksudmu?
01:14:04Kami semua akan
01:14:05ikuti perkataanmu?
01:14:07Iya!
01:14:08Pertama,
01:14:09tenangkan anak buah kita.
01:14:10Selidiki apa masih ada mata-mata.
01:14:12Kedua susun daftar aset usaha
01:14:14yang dibawa pergi Fanny,
01:14:16terutama dua bank gelap itu
01:14:17dan jalur logistik.
01:14:19Aku mau tahu struktur kepemilikan saham
01:14:21serta arus dana ketiga.
01:14:23Selidiki tuntas relasi kepentingan Fanny
01:14:25dengan Hadi Bani.
01:14:26Kamu tangannya sendiri ingat.
01:14:27Harus selidiki diam-diam.
01:14:30Jangan sampai mereka curiga.
01:14:31Baik, Pak Salman.
01:14:34Bos, maksudku kalau ternyata ini
01:14:36ulah hadisi licik itu,
01:14:37aku khawatir mona Wanda akan...
01:14:40Soal Wanda.
01:14:41Biar aku yang urus.
01:14:46Putri dunia gelap,
01:14:47kita mau beralih
01:14:48cari istri yang baik?
01:14:50Aku ini masak sendiri.
01:14:51Aku harap kamu jangan gak tahu diri.
01:14:55Wanda.
01:14:56Kalau ya,
01:14:58kalau aku dan ayahmu
01:15:00suatu hari terpaksa harus saling melawan,
01:15:04kamu akan pilih siapa?
01:15:09Aku pilih kamu.
01:15:12Tapi aku akan berusaha
01:15:13biar hal itu gak terjadi.
01:15:14Cukup.
01:15:16Dengar katamu ini sudah cukup.
01:15:19Minyak rusak.
01:15:22Mana yang?
01:15:23Ini, bikin satu lagi.
01:15:25Kamu yang bikin.
01:15:27Oke, aku yang bikin.
01:15:29Bos.
01:15:32Sudah diselidiki.
01:15:34Pembeli akhir beberapa usaha milik Fanny
01:15:36mengarah ke satu perusahaan cangkang
01:15:37yang terdaftar di Kepulauan Virgin Sumber
01:15:39dan nanya memang akun luar negeri
01:15:41keluarga Marwan.
01:15:42Hadi Marwan Fanny.
01:15:43Mereka mau manfaatkan aku
01:15:45belum stabil buat ambil untung besar
01:15:47dari proses transformasiku.
01:15:49Ternyata si rubah licik itu.
01:15:50Dia gak takut rusak hubungannya
01:15:52dengan nona Wanda?
01:15:53Mereka lagi paksa aku ambil keputusan
01:15:55antara aku dihabisi olehnya
01:15:57atau
01:15:57abaikan perasaan Wanda usir
01:15:59kepentingan keluarga Marwan.
01:16:01Dengan begini,
01:16:02dia gak hanya punya alasan
01:16:03mensingkirkan aku.
01:16:04Juga bisa bikin Wanda melawan aku.
01:16:07Bos.
01:16:08Kita harus gimana?
01:16:09Apa kita lawan?
01:16:11Kami semua gak takut.
01:16:12Hadi mau main.
01:16:13Maka kita temani dia main
01:16:15lawan sesuai keinginannya.
01:16:17Tapi
01:16:18aturan mainnya
01:16:19harus diubah.
01:16:21Hadi ingin pakai Fanny
01:16:22membagi grup salam
01:16:23jadi kita potong tangannya
01:16:26dulu.
01:16:28Tuan di pihak Fanny sudah siap.
01:16:30Di pihak Salman
01:16:31mulai menyadari
01:16:32anak buah Andi bergerak
01:16:33diam-diam.
01:16:34Tapi targetnya belum jelas.
01:16:36Bagus kalau sudah sadar.
01:16:37Aku takut dia itu
01:16:38beneran bodoh.
01:16:39Bidak sudah ditempatkan.
01:16:41Tinggal lihat
01:16:41dia ambil langkah berikutnya.
01:16:43Wanda gimana?
01:16:45Nona Wanda
01:16:45kayaknya lagi bantu
01:16:46adik Salman
01:16:47Yuni ngurus beberapa prosedur
01:16:48ke luar negeri?
01:16:49Gadis ini masih belum
01:16:51mau menyerah.
01:16:52Sudahlah
01:16:53biarkan saja dia.
01:16:54Tunggu Salman
01:16:55tunjukkan jati dirinya.
01:16:57Dia akan
01:16:58paham sendiri.
01:16:59Ingat saat
01:17:00genting.
01:17:01Harus lindungi
01:17:02Nona.
01:17:02Iya.
01:17:15Ketahanan mentalnya
01:17:16cukup bagus.
01:17:17Sudah lakukan banyak hal jahat
01:17:19masih berani
01:17:19merem saat tidur.
01:17:21Sal.
01:17:21Salman kok kamu
01:17:22bisa masuk?
01:17:24Adakah tempat?
01:17:25Di mana yang
01:17:26enggak bisa aku masukin?
01:17:30Memang enggak ada
01:17:31bicaramu.
01:17:32Menusuk juga.
01:17:33Tapi aku emang
01:17:34suka sifat
01:17:35angkuhmu ini.
01:17:37Pak Salman
01:17:38dulu aku yang
01:17:39salah menilai.
01:17:40Enggak nyangka
01:17:41kamu ini
01:17:41sangat hebat.
01:17:42Sekarang gini
01:17:43kamu naik daun
01:17:44sementara
01:17:45aku juga
01:17:46bikin kubu sendiri.
01:17:48Buat apa
01:17:48kita bertarung terus?
01:17:50Bisnis gelap
01:17:51di jana
01:17:52yang sebesar ini
01:17:53kalau kamu
01:17:53raup sendiri.
01:17:55Enggak asyik kan?
01:17:57Oh.
01:17:58Maksud Kak Reni
01:17:59adalah?
01:18:01Hadi maruan
01:18:02rubah tua itu
01:18:03merasa bisa
01:18:04jadikan aku
01:18:04alat terus
01:18:05dibuang,
01:18:05Cih.
01:18:06Aku bisa sampai
01:18:06hari ini
01:18:07bukan karena
01:18:08belas kasihannya.
01:18:09Dia kasih aku
01:18:09uang dan pengaruh
01:18:10demi pakai tanganku
01:18:12buat rebut usaha
01:18:13yang kamu besarkan.
01:18:14Sekalian
01:18:14memutus kemungkinan
01:18:15hubunganmu dengan Wanda.
01:18:17Lanjutkan.
01:18:18Pak Salman
01:18:19coba kamu pikir
01:18:20kenapa kita harus
01:18:22ikut skenario-nya.
01:18:23Grup Salamu
01:18:24dasarnya
01:18:25belum kokoh.
01:18:25Sementara
01:18:26bisnisku
01:18:27meski sudah
01:18:28kuambil kembali
01:18:29tetap butuh
01:18:30bekingan
01:18:30dan jaringan baru.
01:18:31Kita kerjasama.
01:18:33Di permukaan
01:18:33kamu tetap
01:18:34jalankan
01:18:35bisnis bersihmu
01:18:36dan aku
01:18:37urus
01:18:37jalur gelap ini.
01:18:38Uang dari
01:18:39keluarga maruan kita
01:18:40terima saja
01:18:40bisnisnya.
01:18:42Kita jalankan sendiri.
01:18:44Kedengarannya
01:18:45lumayan menarik.
01:18:47Untungnya
01:18:48kita bagi dua.
01:18:49Nanti
01:18:50jalur resmi
01:18:50dan gelap
01:18:51kitalah
01:18:51yang pegang
01:18:52kendali
01:18:52di jana ini
01:18:53biar Hadi
01:18:54pergi ke neraka.
01:18:58Tapi Kak Fanny
01:19:01omongan itu
01:19:02tanpa bukti.
01:19:04Kamu
01:19:04gak akan
01:19:04hianati aku kan?
01:19:06Gimanapun
01:19:07kamu secepat
01:19:08itu
01:19:08berhianat
01:19:09ketuanmu.
01:19:11Salman
01:19:11bisnismu ini
01:19:12kalau mau
01:19:13kerjakan
01:19:13kalau gak mau
01:19:14pergi.
01:19:15Kak Fanny
01:19:16jangan emorsi
01:19:17lihat dirimu
01:19:18kok sepanik itu.
01:19:19Dengar ya kamu
01:19:20Salman Andi
01:19:21itu cuma orang kasar.
01:19:22Kamu kalau
01:19:23andalin dia
01:19:23gimana masa depanmu?
01:19:25Di matanya
01:19:25hanya ada kamu
01:19:26Salman.
01:19:28Sedangkan aku
01:19:29mau kekuasaanku
01:19:29sendiri
01:19:30Hadi pikir
01:19:31dia bisa
01:19:31kendalikan
01:19:32semuanya.
01:19:35Aku jujur
01:19:35aja padamu
01:19:36aset luar negerinya
01:19:38semua sudah
01:19:38diinvestasikan ke aku.
01:19:40Siapa yang pegang
01:19:41uang
01:19:41dia yang jadi bos.
01:19:43Dan semua
01:19:43catatan transaksi
01:19:45sudah ada
01:19:46di tanganku.
01:19:49Pak polisi
01:19:50dengilah lagi
01:19:51cuci uang
01:19:52penyelundupan
01:19:53cukup buat
01:19:55di penjara
01:19:55seumur hidup.
01:19:56Salman kamu
01:19:57kamu menjebakku.
01:19:59Sudah
01:20:00gak sempat ribut
01:20:01denganmu
01:20:02dihitung waktunya
01:20:03polisi harusnya
01:20:04sebentar lagi
01:20:05sampai
01:20:05Salman kamu
01:20:06kamu gila ya
01:20:07kamu laporin aku
01:20:08usahamu juga
01:20:09hancur
01:20:09usaha-usaha itu
01:20:10secara nama ada di aku
01:20:12tapi kalau diselidiki
01:20:13keluarga Marwan
01:20:14juga gak bisa lari
01:20:15dan usaha grup Salamu
01:20:16yang baru diambil alih itu
01:20:17juga masih terkait.
01:20:19Nyerang orang
01:20:20tapi kamu juga
01:20:21akan kena.
01:20:22Perugian keluarga Marwan
01:20:23apa hubungannya
01:20:23sama aku?
01:20:24Soal aku sendiri
01:20:26bisnis grup Salam
01:20:27semuanya bisnis persi.
01:20:36Salman kamu
01:20:36orang licik
01:20:37aku gak akan
01:20:38lepaskan kamu.
01:20:42Tuan ada
01:20:43masalah besar Fanny
01:20:44semua tempat
01:20:44milik Fanny
01:20:45termasuk
01:20:46dua bank gelap
01:20:46dan jalur logistik
01:20:48dermaga utara kota
01:20:49setengah jam lalu
01:20:50disapu bersih
01:20:51polisi Fanny
01:20:52ditangkap
01:20:52di tempat
01:20:53kabarnya
01:20:54buktinya kuat.
01:20:56Apa?
01:20:57Ulasnya apa?
01:20:58Itu
01:20:58Salman yang
01:20:59lapor ke polisi
01:21:00kita gak sempat
01:21:01bereaksi.
01:21:04Ada
01:21:04ada banyak
01:21:05orang kita
01:21:05di tempatnya.
01:21:07Setidaknya
01:21:07setidaknya
01:21:08serta
01:21:0810 triliun
01:21:09tanah tunai
01:21:09dan banyak jalur
01:21:11sudah disegel
01:21:11semua.
01:21:14Salman
01:21:14kamu berani
01:21:15sekali.
01:21:16Kamu gila-gila.
01:21:21Tuan.
01:21:36Kamu datang?
01:21:38Iya.
01:21:43tanda tangani
01:21:44ini.
01:21:45Ini perjanjian
01:21:45untuk melepaskan
01:21:46hak kendali
01:21:47grup salam.
01:21:48Mulai sekarang
01:21:49kamu jangan ikut
01:21:50campur urusan resmi
01:21:51dan ilegal
01:21:52di jana.
01:21:53Tapi Wanda
01:21:54akan menemanimu.
01:21:58Aku gak
01:21:59mau.
01:22:0020 menit
01:22:01lagi
01:22:01petersawat
01:22:02Wanda
01:22:03akan lepas
01:22:03landas.
01:22:05Aku
01:22:05suruh dia
01:22:06pergi ke luar
01:22:06negeri.
01:22:07dia akan
01:22:08segera
01:22:08melupakanmu
01:22:09dan mulai
01:22:09hidup
01:22:10baru.
01:22:11Tanpa
01:22:11izinku.
01:22:12Semua hidupmu
01:22:13jangan harap
01:22:14bisa bertemu
01:22:14dia lagi.
01:22:17Kecuali
01:22:17kamu
01:22:18tanda tangan
01:22:18ini,
01:22:19aku baru
01:22:20merestui
01:22:20kamu bersama
01:22:21putriku.
01:22:22Aku akan
01:22:23kasih kamu
01:22:23sejumlah
01:22:24uang yang
01:22:24bikin hidup
01:22:25kamu
01:22:25sejahtera.
01:22:26Supaya
01:22:27kamu dan
01:22:27Wanda
01:22:27bisa hidup
01:22:28tenang.
01:22:29Kalau
01:22:30kamu gak
01:22:30tanda tangan,
01:22:31aku juga
01:22:32bisa buat
01:22:32kamu kehilangan
01:22:33semua dalam
01:22:33waktu semalam.
01:22:34Bahkan
01:22:34lebih parah
01:22:35dari dulu.
01:22:35mungkin Wanda
01:22:36akan membenciku,
01:22:37tapi suatu hari
01:22:38nanti dia
01:22:39akan mengerti
01:22:39niat
01:22:40baikku.
01:22:42Kalau
01:22:43aku melepaskan
01:22:44kendali saat
01:22:44masa transformasi
01:22:45grup ini,
01:22:46akan langsung
01:22:47dibagi-bagi sama
01:22:47kalian yang
01:22:48udah lama
01:22:48ngincarkan.
01:22:49Mungkin
01:22:50dia bisa
01:22:50bertahan
01:22:51melewatinya.
01:22:52Kamu tahu
01:22:52itu gak
01:22:52mungkin.
01:22:53Kalau
01:22:53aku tanda tangan
01:22:54ini,
01:22:55itu sama
01:22:55saja mengkhianati
01:22:56anak buahku
01:22:56yang berjuang
01:22:57bersamaku.
01:22:58Mereka
01:22:59baru menikmati
01:22:59hidup enak
01:23:00sebentar.
01:23:00Apa
01:23:01kamu
01:23:01rela
01:23:01lepaskan
01:23:02Wanda?
01:23:04Aku
01:23:05ini
01:23:05reinkarnasi
01:23:06bukan untuk
01:23:07buktikan aku
01:23:08berhak melakukan
01:23:08apa.
01:23:09Aku
01:23:10cuma gak
01:23:10mau
01:23:10diinjak-injak
01:23:11dan
01:23:12lindungi
01:23:12orang
01:23:12di
01:23:12sisiku.
01:23:14Tapi
01:23:14aku gak
01:23:14akan
01:23:14korbankan
01:23:15pihak
01:23:15manapun
01:23:16demi
01:23:16pihak
01:23:16lain.
01:23:18Aku
01:23:18gak
01:23:18terima
01:23:18syaratmu.
01:23:20Aku
01:23:21juga
01:23:21gak
01:23:21takut
01:23:21sama
01:23:22ancamanmu.
01:23:24Kamu
01:23:25takut.
01:23:41Andi,
01:23:42cepat
01:23:42gerakkan
01:23:43semua
01:23:43relasi
01:23:43gunakan
01:23:44semua
01:23:44sumber
01:23:44daya
01:23:44hentikan
01:23:45pesawat
01:23:45yang
01:23:45akan
01:23:45lepas
01:23:46landas.
01:23:47Meski
01:23:47harus
01:23:47obrak
01:23:48Afrik
01:23:48Jana,
01:23:48kita
01:23:48harus
01:23:49temukan
01:23:49keberadaan
01:23:49Wanda.
01:23:51Wanda,
01:23:52tunggu aku.
01:24:21Pak Salman Hadi
01:24:22ini mau beresin
01:24:23dari akar masalah.
01:24:24Dia sudah
01:24:25terluka parah
01:24:25tapi mau
01:24:26pakai
01:24:26nona
01:24:26Wanda
01:24:26buat
01:24:27paksa
01:24:27kamu
01:24:27menyerah.
01:24:28Kalau
01:24:28tanda
01:24:29tangan
01:24:29perjanjian
01:24:29ini,
01:24:30usaha
01:24:30yang
01:24:30kita
01:24:30perjuangkan
01:24:31ini
01:24:31akan
01:24:31hancur
01:24:32semua.
01:24:32Di kehidupan
01:24:33lalu,
01:24:34aku
01:24:34lemah dan
01:24:34lepaskan
01:24:35Wanda.
01:24:36Di kehidupan
01:24:37ini,
01:24:37apa aku
01:24:37harus
01:24:38menyerahkan
01:24:38hidupku
01:24:38pada
01:24:39anak
01:24:39buahku?
01:24:40Apa
01:24:40aku
01:24:40reinkarnasi
01:24:41cuma
01:24:41buat
01:24:41jadi
01:24:42pengecut
01:24:42lagi?
01:24:43Aku
01:24:44gak
01:24:44bisa
01:24:44melepaskan
01:24:44Wanda.
01:24:55cari di seluruh
01:24:57penjuru dunia.
01:24:58Harus
01:24:59temukan
01:24:59Wanda.
01:25:19Bu,
01:25:20mau nasi
01:25:21goreng telur?
01:25:22Baik,
01:25:23segera.
01:25:27Salman!
01:25:30Salman!
01:25:31Ternyata
01:25:32kamu pantesan
01:25:32kok kayaknya
01:25:33familiar.
01:25:34Kamu sekarang
01:25:35kenapa
01:25:35masih hidup
01:25:36kayak
01:25:36pecundang?
01:25:37Aku ingat
01:25:38enam bulan lalu
01:25:39kamu cinta mati
01:25:39sama putri
01:25:40geng naga hitam.
01:25:41Kenapa?
01:25:42Sekarang kamu
01:25:42diputusin
01:25:43Luna Wanda?
01:25:46Sudah
01:25:46kubilang
01:25:47orang
01:25:47sepertimu
01:25:48gak usah
01:25:48mimpi
01:25:49ketinggian.
01:25:50Seorang
01:25:50pelayan mimpi
01:25:51numpang
01:25:52naik
01:25:52derajat.
01:25:53Sekarang
01:25:53lihat
01:25:54gak berhasil
01:25:54pansos
01:25:55malah bikin
01:25:56diri jatuh
01:25:56ke kubangan
01:25:57lumpur.
01:26:00nasi gorengnya
01:26:02udah siap?
01:26:03Kenapa
01:26:03buru-buru?
01:26:04Kamu sekarang
01:26:05mampu makan
01:26:05nasi goreng?
01:26:07Begini saja
01:26:08aku kasih
01:26:09kamu
01:26:10seporsi
01:26:10nasi putih
01:26:11lalu
01:26:11kuberi asinan
01:26:12gratis.
01:26:12Gimana?
01:26:20Pak Salman!
01:26:22Pak Salman!
01:26:25Bos
01:26:26sudah ada
01:26:27kabar?
01:26:28Sudah
01:26:29enam bulan
01:26:29berlalu
01:26:29sudah aku
01:26:30cari ke
01:26:30semua tempat?
01:26:32Orangku
01:26:32juga
01:26:32selidiki
01:26:33di negara
01:26:33lain
01:26:33tapi
01:26:33hadih itu
01:26:34sempunianya
01:26:34rapat
01:26:35banget
01:26:35Nona Wanda
01:26:36seolah
01:26:36lenyap
01:26:37tanpa
01:26:37jejak.
01:26:40Aku
01:26:40tahu.
01:26:43Bos!
01:26:43Kasih
01:26:44aku sedikit
01:26:44waktu
01:26:44lagi.
01:26:45Sekalipun
01:26:45harus
01:26:46balikan
01:26:46bumi
01:26:46aku
01:26:46pasti
01:26:47Andi!
01:26:48Bawa
01:26:49orangmu
01:26:49keluar
01:26:49dulu.
01:26:50Jangan
01:26:51nakutin
01:26:51pelanggan
01:26:51lain.
01:26:56Nasi
01:26:57goreng.
01:26:58Sebentar.
01:27:02Bos!
01:27:10Wanda?
01:27:12Ini
01:27:13kamu
01:27:13beneran
01:27:14kamu.
01:27:15Kenapa
01:27:16kamu
01:27:16baru
01:27:16datang?
01:27:22sebenarnya
01:27:22ada
01:27:22apa?
01:27:24Bob?
01:27:26Kamu
01:27:27tahu
01:27:27bagaimana
01:27:27aku
01:27:28hidup
01:27:28selama
01:27:28enam
01:27:28bulan
01:27:29ini?
01:27:30Kukira
01:27:30seumur
01:27:31hidupku
01:27:31nggak
01:27:31bisa
01:27:31ketemu
01:27:32kamu
01:27:32lagi.
01:27:33Kamu
01:27:33ada
01:27:33di sini
01:27:34di
01:27:34jana
01:27:34di
01:27:35restoran
01:27:35ini.
01:27:36Aku
01:27:37juga
01:27:37nggak
01:27:37mau
01:27:38ayahku
01:27:38ancam
01:27:38aku
01:27:39dengan
01:27:39nyawamu
01:27:39dan
01:27:39adikmu.
01:27:40Dia
01:27:40bilang
01:27:41hanya
01:27:41jika
01:27:41aku
01:27:41beneran
01:27:42pergi
01:27:42dan
01:27:42putuskan
01:27:43harapanmu.
01:27:44kamu
01:27:45baru
01:27:45bisa
01:27:45hidup
01:27:46dengan
01:27:46aman.
01:27:48Jadi
01:27:49kamu
01:27:49pergi
01:27:49begitu
01:27:50saja?
01:27:51Aku
01:27:51nggak
01:27:51berani
01:27:52ambil
01:27:52risiko.
01:27:53Aku
01:27:53tahu
01:27:54sifat
01:27:54ayahku.
01:27:57Dia
01:27:58sudah
01:27:58atur
01:27:58pesawat
01:27:59untukku
01:27:59dan
01:28:00identitas
01:28:00palsu
01:28:00dan
01:28:01semua
01:28:01persiapan
01:28:01buat
01:28:02aku
01:28:02ke luar
01:28:03negeri.
01:28:03Tapi
01:28:04di
01:28:04tengah
01:28:04jalan
01:28:05aku
01:28:05diam-diam
01:28:05ganti
01:28:06mobil
01:28:06lalu
01:28:06kabur
01:28:07balik.
01:28:08Aku
01:28:09mau
01:28:09tinggal
01:28:10di
01:28:10tempat
01:28:10yang
01:28:10nggak
01:28:10jauh.
01:28:11Aku
01:28:12takut
01:28:12kemunculanku
01:28:13akan
01:28:13bikin
01:28:13kamu
01:28:13dalam
01:28:14bahaya.
01:28:14Jadi
01:28:15aku
01:28:15di
01:28:15sini
01:28:15diam-diam
01:28:16kerja
01:28:16sambil
01:28:17cari
01:28:17solusi.
01:28:19Bodoh.
01:28:21Kamu
01:28:22pikir
01:28:22dengan
01:28:22bersembunyi?
01:28:23Ayahmu
01:28:23akan
01:28:24beneran
01:28:24lepasin
01:28:24aku?
01:28:25Enam
01:28:26bulan
01:28:26ini
01:28:26grup
01:28:26salam
01:28:27diserang
01:28:27habis-habisan.
01:28:29Kamu
01:28:29pikir
01:28:29dengan
01:28:30mengalah?
01:28:31Bisa
01:28:31bikin
01:28:31aman.
01:28:32Aku
01:28:33tahu.
01:28:34Aku
01:28:34juga
01:28:35nggak
01:28:35diam
01:28:35aja.
01:28:36Ini
01:28:37bukti
01:28:37yang
01:28:37aku
01:28:38kumpulkan.
01:28:39Cukup
01:28:40untuk
01:28:40ancang
01:28:40posisinya
01:28:41sebagai
01:28:41Raja
01:28:53kemana?
01:28:54Cari
01:28:55ayahmu
01:28:55dan selesai
01:28:56semuanya.
01:28:57Ya.
01:28:58Besar
01:28:58tabungannya
01:28:59kita minta
01:28:59semua.
01:29:00Oke.
01:29:01Aku
01:29:01ikut
01:29:01kamu.
01:29:02Bos.
01:29:03Kak
01:29:04Wanda.
01:29:05Syukurlah.
01:29:06Kalian
01:29:06kembali.
01:29:14ini
01:29:1416,4
01:29:15miliar
01:29:15anggap
01:29:16untuk
01:29:16bayar
01:29:16makan
01:29:16hari
01:29:18ini.
01:29:23Ayah,
01:29:23ayah,
01:29:24sebentar,
01:29:24cepat ke sini
01:29:24kemari.
01:29:26Apa
01:29:26maksudnya
01:29:27ini?
01:29:30Akhirnya
01:29:30jadi
01:29:3016,4
01:29:31miliar.
01:29:32kembali.
01:29:33Abone
01:29:33kembali.
01:29:35Abone
01:29:38kembali.
01:29:38Terima kasih.
Komentar