Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
THAILAND, KOMPAS.TV - Polusi udara masih menjadi salah satu masalah lingkungan dan kesehatan terbesar di kawasan Asia. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah kota besar di Asia tercatat mengalami tingkat polusi udara yang tinggi, terutama akibat emisi transportasi, aktivitas industri, serta pembakaran bahan bakar fosil.

Melalui Better Air Quality Conference 2026, para pemangku kepentingan dari berbagai negara berkumpul untuk berbagi pengalaman dan merumuskan langkah konkret guna memperbaiki kualitas udara di kawasan. Selain berbasis data ilmiah, penanganan polusi udara juga dinilai membutuhkan kerja sama lintas negara. Hal ini karena polusi udara sering kali tidak hanya berasal dari satu kota atau negara, tetapi dapat menyebar ke wilayah lain.

Direktur Eksekutif Yayasan Visi Indonesia Raya Emisi Nol Bersih (Viriya ENB), organisasi filantropi iklim di Indonesia yang fokus mendukung transisi menuju emisi nol bersih, menilai penanganan polusi udara, khususnya di Indonesia, harus melibatkan berbagai sektor serta kemitraan yang kuat.

#polusiudara #thailand #bahanbakar

Baca Juga Rudal Iran Bikin Iron Dome Kerepotan! Bangunan di Utara Israel Terdampak Serangan di https://www.kompas.tv/internasional/656374/rudal-iran-bikin-iron-dome-kerepotan-bangunan-di-utara-israel-terdampak-serangan



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/656380/polusi-udara-di-asia-masih-tinggi-better-air-quality-conference-2026-dorong-solusi-lintas-negara
Transkrip
00:00Saudara Konferensi Kualitas Udara 2026 resmi dibuka di Bangkok, Thailand.
00:05Forum yang diselenggarakan oleh Clean Air Asia ini
00:07mempertemukan pemerintah, peneliti, dan organisasi masyarakat sipil dari berbagai negara
00:12untuk mempercepat upaya penanganan polusi udara di kawasan Asia.
00:21Polusi udara masih menjadi salah satu masalah lingkungan dan kesehatan terbesar di kawasan Asia.
00:26Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah kota besar di Asia tercatat mengalami tingkat polusi udara yang tinggi
00:32terutama akibat emisi transportasi, industri, serta pembakaran bahan bakar fosil.
00:38Melalui Better Air Quality Conference 2026, para pemangguk kepentingan dari berbagai negara berkumpul
00:43untuk berbagi pengalaman dan merumuskan langkah konkret memperbaiki kualitas udara di kawasan.
00:48Selain berbasis data ilmiah, penanganan polusi udara juga dinilai membutuhkan kerjasama lintas negara.
00:53Hal ini karena polusi udara seringkali tidak hanya berasal dari satu kota atau negara,
00:59tetapi dapat menyebar ke wilayah lain.
01:02Direktur Eksekutif Yayasan Visi Indonesia Raya Emisi Nol Bersih, Firia Enibi,
01:06organisasi filantropi iklim di Indonesia yang fokus mendukung transisi menuju emisi nol bersih,
01:10menilai penanganan polusi udara khususnya di Indonesia harus melibatkan berbagai sektor dan kemitraan.
01:17Pendekatan lintas sektoral, jadi ini tidak mungkin hanya kementerian lingkungan hidup misalnya ya,
01:23juga diperlukan kementerian pekerjaan umum, kementerian infrastruktur, dan transportasi, tergantung sumbernya gitu ya.
01:34Tapi hampir di seluruh wilayah di dunia, kualitas udara itu hanya bisa ditangani dengan memerlukan pendekatan lintas sektoral.
01:46Pemerintah Indonesia sendiri saat ini tengah memperkuat berbagai kebijakan pengendalian emisi,
01:51termasuk melalui revisi standar emisi nasional, serta penguatan pengelolaan kualitas udara di daerah.
01:57Indonesia saat ini sedang melakukan perbaikan di dalam hal bakum mutu emisi yang terbaru,
02:03jadi nanti kita akan melakukan revisi terhadap peraturan-peraturan yang lama,
02:06dalam artinya melihat kondisi lingkungan Indonesia diharapkan akan lebih baik tentunya dengan menyusun standar-standar baru yang ada.
02:15Rutin diadakan tiap dua tahun sekali Better Air Quality Conference terselenggara berkat kerjasama NGO,
02:20Institusi Keuangan, Koalisi Lintas Negara, dan juga Badan Dunia PBB.
02:25Tahun ini Better Air Quality mengusung tema Together for Clear Skies, Driving Action, Accelerating Investment,
02:31dengan peserta konferensi mencapai lebih dari seribu peserta.
02:34Clean Air Asia sebagai salah satu penyelenggara konferensi menilai penguatan kolaborasi regional penting dalam mengatasi persoalan kualitas udara.
02:43Dan memang dari komposisi yang terbesar adalah dari pemerintah, CSO, dan juga akademia,
02:48jadi masing-masing sekitar 20%.
02:50Jadi bayangkan berbagai sesi, berbagai stakeholder berkumpul, itu banyak sekali dialog yang dilakukan.
02:58Dan banyak juga CSO atau akademia itu mempresentasi atau mungkin menjelaskan hasil-hasil teman mereka dan berdialog dari situ.
03:07Selain itu juga ada beberapa lembaga donor.
03:09Jadi salah satu tujuan dari BAQ ini adalah untuk mempertemukan lembaga-lembaga donor juga,
03:15dan juga calon beneficiary atau mungkin dari CSO, dari pemerintah.
03:20Jadi mereka lebih tahu keadaan sebenarnya dan apa yang mereka bisa support untuk mencapai udara yang lebih bersih di Asia.
03:29Konferensi Better Air Quality Conference 2026 akan berlangsung hingga 13 Maret 2026.
03:34Melalui forum ini, berbagai negara di Asia diharapkan dapat mempercepat implementasi kebijakan, teknologi,
03:40serta kolaborasi pendanaan guna mendukung terciptanya udara yang lebih bersih di kawasan Asia.
03:45Winnie Oktaviani, Asrissa Putra, Bangkok, Thailand.
Komentar

Dianjurkan