00:00Bisakah kita masih sama kayak dulu?
00:22Deo sudah pulang.
00:27Aduh.
00:30Menurut ibu, Deo sudah beda banget.
00:33Dulu, dulu dia pasti mau makan dulu.
00:36Eh, dia juga nggak akan panggil kau dengan sesegan itu.
00:38Ibu.
00:39Eh, kenapa kau nangis?
00:40Deo nggak mau ngomong sama aku lagi.
00:43Eh, aduh mana mungkin?
00:46Bukannya dia tadi masih ngajarin kamu.
00:48Itu karena Bu Yela yang suruh dia.
00:51Kalau enggak, dia nggak bakal datang.
00:53Aduh, aduh.
00:54Udah lah, udah lah, udah lah.
00:55Jangan nangis lagi.
00:56Coba katakan sebenarnya apa yang terjadi.
00:59Ceritanya sejak dari dulu.
01:01Dia yang terus cari aku, tapi aku yang cue.
01:04Oh, gitu.
01:11Rosa, caramu perlakukan Deo dulu masih ibu ingat.
01:16Terus kalau dilihat dari perubahannya sekarang,
01:19ibu rasa dia mungkin mau menyerah.
01:24Menyerah?
01:25Deo mau lepasin aku.
01:26Dia nggak bakal baik lagi sama aku.
01:29Sudahlah, jangan nangis lagi.
01:31Aduh, aduh, aduh.
01:32Sudahlah.
01:35Kalau masih anggap Deo itu penting,
01:37kau harus buang kinsimu.
01:40Kau yang harus mulai perbaiki.
01:43Menurutku Deo itu penting banget.
01:45Aku juga sudah coba perbaiki.
01:47Tapi, aku tetap ditolah.
01:52Dasar anak bodoh.
01:54Dulu, waktu kejar kau gitu lama,
01:56dia nggak pernah menyerah.
01:57Kau baru berusaha sebentar.
Komentar