Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 8 jam yang lalu
Kedua pucuk pimpinan daerah Kabupaten Rejang Lebong tersebut telah tiba di Jakarta dan tengah menjalani pemeriksaan secara intensif.

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:03Di sebuah kabupaten yang dikelilingi bukit dan kabut pagi, dua nama pernah disebut dengan harapan.
00:09Bupati dan wakilnya.
00:11Dua pucuk yang mestinya tumbuh dari batang yang sama menghadap masa depan daerahnya.
00:17Idealnya mereka berjalan berdampingan, seperti dua kaki yang membawa daerah melangkah.
00:22Satu memuatkan, satu menyeimbangkan.
00:24Tapi pagi itu, cerita berubah arah.
00:27Si Rina tak terdengar keras, namun berita menyebar cepat.
00:31Seperti kabar hujan yang turun sebelum sempat didoakan.
00:34KPK datang, diam-diam, tapi tampaknya seperti petir di siang hari.
00:40Hai Sobat IMTVLN, kembali bersama saya di segmen Beranda Nasional.
00:46Muhammad Fikri Tobari, selaku Bupati Renjang Lebong, bersama wakilnya Hendrik diamankan dalam satu tarikan nafas.
00:53Kompak, kata orang.
00:54Namun kali ini, kompak yang salah arah.
00:5713 orang ikut terseret dalam pusaran.
01:009 diantaranya dibawa terbang ke Jakarta sebelum matahari benar-benar bangun dari tidurnya.
01:06Di gedung merah putih, pertanyaan-pertanyaan menunggu seperti kursi kosong.
01:10Yang sudah lama disiapkan.
01:12Ada uang tunai yang belum selesai dihitung.
01:15Ada dokumen proyek yang menumpuk seperti cerita lama.
01:17Ada berang bukti elektronik yang menyimpan jejak percakapan manusia yang lupa bahwa kekuasaan juga punya batas.
01:25Korupsi.
01:26Lagi-lagi kata itu.
01:28Penyakit lama yang terus kambuh di tubuh kekuasaan.
01:31Padahal, jabatan dulu datang bersama janji.
01:35Janji pembangunan, janji perubahan, janji yang pernah diteriakan di tengah kerumunan kampanye.
01:41Tapi hari ini, janji-janji itu terdengar seperti gemayang kehilangan dinding.
01:47Ini adalah OTT kegelapan dalam 3 bulan pertama tahun ini.
01:52Angka yang terasa seperti alarm yang tak pernah berhenti berbunyi.
01:57Di Jakarta, para pemimpin bicara tentang ongkos politik yang mahal.
02:02Tentang sistem yang perlu diperbaiki.
02:04Tentang evaluasi besar-besaran.
02:06Namun, di Rijang Lebong, mungkin ada warga yang hanya ingin satu hal yang sederhana.
02:13Jalan yang lebih baik, sekolah yang lebih layak, rumah sakit yang benar-benar bisa menyembuhkan.
02:21Kini, dua pemimpinnya berdiri bukan di panggung pembangunan,
02:26melainkan di ruang pemiksaan.
02:28Dan kita kembali belajar satu hal yang sama.
02:31Bahwa kekuasaan yang seharusnya menjadi amanah seringkali berubah menjadi godaan.
02:38Kompak memang penting bagi pemimpin daerah.
02:40Tapi kompak untuk bekerja, kompak untuk melayani, bukan kompak menuju ruang tahanan.
02:46Saya, Miss Bohul Munir.
02:48Sampai jumpa di MTVN berikutnya.
02:53Di Branda Nasional hanya di metrotvnews.com
02:57Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan