- 5 hours ago
Sinema Spesial Ramadhan
Category
📺
TVTranscript
00:26Jangan lupa like, share, dan subscribe channel ini
00:50Jangan lupa like, share, dan subscribe channel ini
01:19Jangan lupa like, share, dan subscribe channel ini
01:32Jangan lupa like, share, dan subscribe channel ini
02:07Jangan lupa like, share, dan subscribe channel ini
02:32Jangan lupa like, share, dan subscribe channel ini
03:08Jangan salah, kelewat emosi
03:10Insya Allah, mereka juga kangen
04:40Jangan lupa like, share, dan subscribe channel ini
04:50Mungkin sekarang
06:47Jangan lupa like, share, dan subscribe channel ini
06:52Jangan lupa like, share
07:32Jangan lupa like, share, dan subscribe channel ini
07:38Tidak bisa dong desa enak yang ngusir kita dari kebon.
07:41Loh kenapa tidak?
07:43Kebon ini semuanya sudah jadi milik Pak Sanjay.
07:47Om Winky dan laskar petani lainnya cuma sekedar penggarap saja.
07:52Kalau bukan kita-kita yang ngerjain, siapa lagi Pak?
07:55Ya orang-orang dialah.
07:57Mereka pasti lebih terlatih dan profesional.
08:00Ada trainingnya tuh.
08:01Gue gak takut.
08:02Gue berani bersaing sama anak-anak sekolah itu.
08:04Megang cangkul aja pada kagak becus.
08:09Om Winky ini kemana saja.
08:11Mereka gak butuh cangkul.
08:14Mereka punya traktor dan peralatan canggih lainnya.
08:18Makanya kita pengurus RW kemari mau ngingetin doang.
08:22Pada siap-siap deh buat nyari kerjaan lain.
08:25Kerja apaan?
08:26Nah itu, itu, itu ciri khas pertanyaan dari orang yang sudah siap jadi korban zaman.
08:34Memahami keinginan dan cita-citanya saja.
08:37Gak becus.
08:39Apalagi memahami keinginan zaman.
08:42Wala.
08:43Gusti, Gusti.
08:46Lu jangan kebanyakan gaya terus.
08:48Kita sekarang mesti gimana nih?
08:50Jangan diam aja dong.
08:51Loh, kenapa nanya saya?
08:53Kan Bapak itu RW kita.
08:55Harus bertanggung jawab sama nasib kita-kita dong.
08:58Iya gak?
09:01Lihat sendiri kan?
09:04Bayar hiuran gak pernah.
09:06Ngedukung kita juga gak.
09:09Giliran nyungsep, kita yang harus tanggung jawab.
09:14Terus siapa gunanya pemimpin kayak lo kalau gitu?
09:16Nolongin rakyat aja.
09:18Mesti pake hitung-hitungan segala.
09:21Kalau enggak mau hitung-hitungan,
09:22minta tolong saja sana sama Allah.
09:25Semua dikasih gratis.
09:26Tanpa banyak tingkau seperti saya.
09:31Gimana nih om?
09:32Gua tau kemana arahnya si Idrus dan komplotannya.
09:35Duit.
09:36Ya udah, om kasih duit aja sekarang.
09:39Biar mereka mau nolong kita.
09:41Jangan cuma gue dong yang bayar.
09:43Lo juga semua.
09:44Eh, ini trio gembel.
09:46Gak bakal bergerak kalau gak ada duitnya.
09:49Ya sudah.
09:51Sebagai pengurus RW,
09:53saya sudah menginformasikan
09:54apa-apa yang perlu diinformasikan.
09:57Jadi, sekarang siap-siap cari kerjaan baru.
10:01Eh Idrus, lo minta bayaran berapa sih dari kita?
10:03Nah, begitu dong.
10:06Sudah kepepet di pinggir doang,
10:08baru kreatif.
10:15Begini rencananya.
10:18Jika saya berhasil menegoh dengan Pak Sanjay
10:21untuk memperkerjakan kalian di kebun ini,
10:24maka saya minta 2,5%
10:27dari setiap upaya yang kalian terima.
10:31Setuju?
10:35Ya, elah.
10:37Malah pada liat-liatan.
10:39Kayak udah cuci muka aja.
10:44Oke deh.
10:46Bagus.
10:48Sekarang kami akan ke kebun-kebun lainnya.
10:51Adios, sami hu.
10:53Labar kes tolak kombasita.
11:03Masa cuma minta 2,5% kekecilan, Pak?
11:06Persenan dari para petani itu
11:08anggap sebagai bonus.
11:10Sasaran kita tetap Pak Sanjay, dong.
11:12Emangnya rencana Bapak apa
11:14buat ngadep ke Pasanjay?
11:16Seperti kata Don Vito Corleone,
11:19si Godfather itu,
11:20saya akan menawarkan tawaran
11:22yang tidak bisa dia tolak.
11:24Apa itu, Pak?
11:25Sudahlah.
11:26Apa yang belum jelas,
11:28jangan selalu ditanyakan.
11:29Hidup jadi kurang asik.
11:31Pokoknya, ada aja.
11:34Ayo jalan.
11:34Kan, emangnya dari tadi kita ngapain?
11:37Oh iya, lali aku.
11:49Nah, gini dong kalau jualan,
11:52banyak koleksinya.
11:53Jadi kan kita nafsu belanjanya.
11:56Bukan koleksinya yang banyak,
11:58tapi memang dari pagi belum laku.
12:00Sudah seminggu ini,
12:02omset saya drop
12:03seperti darah rendah.
12:06Zaman lagi susah.
12:08Zaman nggak pernah berubah, Bu.
12:10Dari dulu gini-gini aja.
12:11Yang berubah itu,
12:13kemampuan manusianya
12:14kadang kuat, kadang lemah.
12:16Betul, Bu Ustadz.
12:18Terutama pasca tawuran temboh hari.
12:21Bisnis kuliner hancur.
12:23Bisnis parkiran sepi.
12:25Pengunjung kampung kita sekarang
12:27cuma orang lewat
12:28yang nggak punya dampak ekonomi apa-apa.
12:31Penghasilan warga
12:33merosot jauh.
12:34Daya beli pun anjlok.
12:36Ya Allah.
12:38Mudah-mudahan cepat membaik ya keadaannya.
12:41Amin.
12:42Perkembangannya malah makin parah, Bu.
12:45Semua petani pengharap kebun,
12:48termasuk suaminya situ,
12:50akan dieliminasi oleh Pak Sanjay
12:52dan diganti dengan orang-orangnya dia.
12:55Hah?
12:56Kenapa harus diganti sih?
12:58Sebagian warga kita kan
13:00menggantungkan kehidupannya
13:01di kebun-kebun itu.
13:03Nggak boleh mempecat sembarangan gitu dong.
13:05Apa alasannya?
13:07Dengar-dengar sih.
13:08Karena para petani pengharap kita
13:10dianggap amatiran,
13:12nggak kreatif,
13:14dan mukanya
13:15kurang putih.
13:25Di luar lagi pada heboh ada perkembangan terbaru,
13:28Papa malah asyik baca.
13:30Apa sih?
13:31Pulang belanja kok marah.
13:34Seharusnya Papa yang marah.
13:36Karena duit Papa dipakai.
13:37Semua petani di bekas kebunnya Pak Jalal
13:39terancam terkena PHK, Pak.
13:41Bakal banyak saudara kita yang jadi pengangguran.
13:44Suami Mama juga pengangguran.
13:45Kok nggak pernah diperhatiin?
13:48Papa jangan diem aja.
13:50Cepat urusin sana.
13:51Sebelum jadi masalah besar.
13:53Iya nanti.
13:55Lagi nanggung nih.
13:56Papa lagi enak baca.
14:01Kalau yang nyuruh cewek lain aja
14:03pasti langsung berangkat.
14:05Yang lebih cantik,
14:05lebih muda,
14:06lebih lincah.
14:07Ya Allah, ya Rabbi.
14:14Emang ada cewek yang lebih cantik dari Mama?
14:17Banyak.
14:19Kenalin dong.
14:21Papa minta apa barusan?
14:24Minta dikenalin sama siapa?
14:26Eh,
14:27sama,
14:28sama
14:29anak perempuannya Muhammad Ali.
14:31Mama Dali.
14:33Ini nih.
14:34Mama Dali.
14:38Mama Dali.
14:54Mama Dali.
14:57Mungkin aneh aja riwayat kampung kita, Mas.
15:00Cuman gara-gara duit palsu sekoper.
15:04Udah cukup buat ngancurin semuanya yang kita rintis.
15:09Belum lagi ditambah dengan PHK masal.
15:13Kampung ini udah banyak salah, Pak Ustadz.
15:16Mungkin udah waktunya duruk.
15:18Seperti Sodom dan Gomorrah.
15:20Berharaplah.
15:22Kita bukan termasuk orang-orang yang menyebabkan murka Allah.
15:29Mas Joang,
15:30suka ngurangin timbangan nggak?
15:35Memangannya kenapa?
15:37Salah satu yang cepat mendatangkan azab Allah adalah
15:41perdagangan yang curang.
15:44Curang dalam takaran.
15:47Memalsukan barang untuk menipu.
15:52Seperti menyuntik ayam dengan air.
15:55Supaya kelihatan lebih gemuk.
15:58Atau daging tikus dibilang daging ayam.
16:05Wah, enggak, enggak, enggak, enggak.
16:07Saya bukan pedagang yang bawa sialan untuk umat.
16:12Mungkin saya orangnya agak nyebelin.
16:15Tapi jualan saya,
16:17insya Allah bersih, Pak Ustadz.
16:20Barok Allah.
16:22Tanda-tanda kiamat udah banyak.
16:25Nggak ada lagi waktu kita buat main-main.
16:28Oke, Mas.
16:29Saya jalan dulu.
16:30Assalamualaikum.
16:31Waalaikumsalam.
16:32Awal.
16:43Awal.
16:48Sampai jumpa.
17:36Sampai jumpa.
17:51Sampai jumpa.
18:02Sampai jumpa.
18:12Sampai jumpa.
18:41Sampai jumpa.
18:57Sampai jumpa.
19:12Sampai jumpa.
19:15Sampai jumpa.
20:08Sampai jumpa.
20:12Sampai jumpa.
20:18Sampai jumpa.
20:27Sampai jumpa.
20:32Sampai jumpa.
20:43Sampai jumpa.
21:13Sampai jumpa.
21:41Sampai jumpa.
21:55Sampai jumpa.
22:14Sampai jumpa.
22:28Sampai jumpa.
22:58Sampai jumpa.
23:27Sampai jumpa.
23:34Sampai jumpa.
24:05Sampai jumpa.
24:11Sampai jumpa.
24:45Sampai jumpa.
24:56Sampai jumpa.
25:04Sampai jumpa.
25:20Sampai jumpa.
25:44Sampai jumpa.
26:06Sampai jumpa.
26:36Sampai.
27:27Sampai jumpa.
27:51Sampai jumpa.
28:15Sampai jumpa.
28:44Sampai jumpa.
28:48Sampai jumpa.
29:00Sampai jumpa.
29:09Sampai jumpa.
29:22Sampai jumpa.
29:49Sampai jumpa.
30:19Sampai jumpa.
30:22Sampai.
30:33Sampai jumpa.
31:03Sampai jumpa.
31:23Sampai jumpa.
32:03Sampai jumpa.
32:18Sampai jumpa.
33:02Sampai jumpa.
33:03Sampai jumpa.
33:34Sampai jumpa.
34:05Sampai jumpa.
34:19Sampai jumpa.
34:45Sampai jumpa.
35:10Sampai jumpa.
35:27Sampai jumpa.
35:54Sampai jumpa.
36:10Sampai jumpa.
36:36Sampai jumpa.
36:49Sampai jumpa.
37:12Sampai jumpa.
37:18Sampai.
37:57Sampai jumpa.
38:26Sampai jumpa.
38:55Sampai jumpa.
38:58Sampai.
40:25Sampai jumpa.
40:55Sampai jumpa.
41:29Sampai.
42:03Sampai jumpa.
42:14Sampai jumpa.
42:16Sampai jumpa.
43:00Sampai jumpa.
43:28Sampai jumpa.
43:47Sampai jumpa.
Comments