Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 hari yang lalu
Drama keluarga series terbaru tahun 2026
Transkrip
00:13Terima kasih.
00:36Terima kasih.
01:07Terima kasih.
01:45Terima kasih.
02:11Terima kasih.
02:41Terima kasih.
03:03Terima kasih.
03:06Terima kasih.
03:07Sini tasnya hebat kamu, Mas.
03:09Bisa buat bos kamu ngasih bonus dan mau beli inventaris.
03:13Mas.
03:20Lagi ini handphone, Bapak?
03:22Iya.
03:24Bapak ada di sini?
03:25Iya, lagi tidur, Mas.
03:33Siapa?
03:50Siapa?
03:53Tidur.
03:53Kamu ngapain lagi si anak mud itu?
03:55Sobang aja dia lebih baik deh.
03:59Okay.
03:59Tidur.
04:00Tidur.
04:04Tidur.
04:14Tidur.
04:17Tidur.
04:19Tidur.
04:25Tidur.
04:26Tidur.
04:30Tidur.
04:34Tidur.
04:44Tidur.
04:46Tidur.
05:04Tidur.
05:06Tidur.
05:10Tidur.
05:11Tidur.
05:15Tidak!
05:18Pakte, kau nampak ya?
05:28Luka!
05:36Luka!
05:41Bapak!
05:42Winsah! Buka!
05:46Winsah!
05:48Buka!
05:50Bapak, apa di sini?
05:53Kamu ngapain di maja?
05:54Lu laku sesuatu, Dolos?
06:03Winsah!
06:04Bapak!
06:05Bapak itu apa-apa anggap?
06:06Tidak usah tidak teriak!
06:07Tidak usah tidak teriak!
06:09Tidak usah tidak teriak!
06:10Kamu panggil saya jadi tahan rumah kamu!
06:12Saya mending pergi!
06:13Bapak, jangan pergi!
06:15Mau ke mana?
06:15Saya tidak mahu pergi!
06:19Bapak mending pergi!
06:20Tinggal sama Jatah!
06:21Mas!
06:23Bapak!
06:23Bapak!
06:26Bapak!
06:28Bapak!
06:28Bapak tunggu Bapak!
06:33Bapak mau ke mana?
06:34Bapak mau ke mana?
06:36Bapak mau ke mana?
06:36Pak!
06:37Bapak mau ke mana?
06:39Pasin, lepasin, saya!
06:41Bapak harus tinggal di sini!
06:43Pasin,者!
06:44Saya tinggal sama Zara!
06:46Bapak malu sama tetangga, Pak!
06:47Engkak!
06:48Okay?
06:48Eh, kalau emang itu bau bapak, ayo ikut aku.
06:55Saya nggak mau ke dalam lagi. Saya mau pergi dari sini.
06:58Ikut.
07:14Tidak.
07:17Halo, Tan. Kenapa?
07:20Zah, tadi saya lihat bapak ribut dengan mas Firza.
07:25Astagfirullahaladzim, bapak.
07:26Zah, lu bisa ke sini sekarang nggak?
07:29Gua khawatir banget sama bapak lu.
07:33Gimana ya, Tan?
07:35Ini kan udah malem ya di Semarang.
07:38Aku nggak tahu.
07:39Masih dapet kereta atau nggak pulangnya.
07:42Cuman, nanti aku selain cari ya.
07:46Iya, Zah. Hati-hati ya, Zah.
07:48Makasih ya, Tan.
07:53Bapak jangan tunggu di sini.
07:55Hei.
07:56Enggak.
07:57Bapak nggak boleh kemana-mana.
07:58Karena bapak nggak nurut sama aku, mulai sekarang bapak harus tetap di sini.
08:03Eh, eh.
08:05Tidak.
08:06Tidak.
08:07Tidak.
08:07Tidak.
08:07Tidak.
08:08Tidak.
08:25Tidak.
08:30Tidak.
08:53Tidak.
08:56Tidak.
08:58Tidak.
08:58Bapak ini pergi, Bapak ini.
09:01Bapak ini bapa kamu tersinggi, bénk di sementara.
09:04Tidak.
09:05Aduh.
09:06Kalau sampai Pak Erwin tahu masalah ini, apa yang sudah kita lakuin sama Bapak, aku bisa hancur, tahu nggak? Hancur!
09:15Enak!
09:17Woi!
09:22Terima kasih.
09:24Bu, Pak.
09:27Ya Allah, Bukarida, kemana aja sih? Kita semua khawatir loh.
09:32Ya, saya minta maaf ya, Bu, Pak.
09:34Sudah bikin Bapak dan Ibu khawatir.
09:38Ya, seharusnya Bu Farida itu nggak perlu minta maaf, Bu.
09:43Seharusnya kamilah yang harus minta maaf dengan Bu Farida.
09:46Jadi Bu Farida itu nggak akan seperti itu kondisinya kalau...
09:54Nggak ada yang bikin Bu Farida nggak nyaman di sini.
10:06Tolong Bu Farida diantar ke kamar ya.
10:08Ya, baik, Pak.
10:09Permisi ya dulu, Pak.
10:24Nih, Bi.
10:26Tadi Mas Torik yang udah datang duluan naman Ibu Farida buat minta maaf.
10:33Torik, jadikan semua permasalahanmu ini sebagai pelajaran untuk kamu, Torik.
10:41Jadi dulu itu kami sangat suka sama kamu dikarenakan kamu ini orangnya sangat sopan sekali dengan orang tua.
10:48Jadi pencapaian yang sudah kamu capai sampai hari ini.
10:52Jangan sampai membuat kamu itu lupa dengan diri kamu.
10:57Ya, Bi.
10:59Torik minta maaf ya.
11:01Ya udah, ya udah.
11:02Yang penting sekarang Torik sudah minta maaf sama Bu Farida.
11:06Mendingan kita semua istirahat.
11:08Apalagi kamu sayang.
11:09Ya, istirahat, Ki.
11:11Ya, Ustaz.
11:13Belum lebih.
11:14Ya.
11:16Ya.
11:17Ya.
11:21Terima kasih.
11:22Ya.
11:32Uangnya.
11:33Ini, Mas. Makasih ya, Mas.
11:35Sama-sama.
11:47Zahra.
11:50Tan.
11:56Zah.
11:59Jangan bilang lo langsung dari Semarang ke sini.
12:02Zah, kenapa nggak istirahat dulu sih, Zah?
12:05Nggak ada waktu, Soletan.
12:13Zah?
12:18Zah?
12:22Zah?
12:23Zah?
12:24Atau berlaju, Zahra!
12:29Zah!
12:30Zah!
12:30Zah!
12:57Sampai jumpa.
13:01Berlahan pergi, janji yang kau percaya hilang dalam sunyi dan semua yang kau punya tak kembali.
13:17Tak ada yang bertahan di saat kau terlukan, hanya ada satu hati yang tetap menjaga.
13:31Tenang, ku tetap untukmu, semua menjauh dan tak menaruh rindu.
13:43Saat kau kehilangan tempat untuk dituju, izinkanku cari yang menemuimu.
13:58Tapi ada yang masih berdiri, tanpa diminta menguatkanmu meski dirinya terluka.
14:13Tenang, ku tetap untukmu, semua menjauh dan tak menaruh rindu.
14:25Saat kau kehilangan tempat untuk dituju, izinkanku cari yang menemuimu.
14:39Biar waktu sembuhkan yang hilang darimu.
14:47Ku kan tetap bertahan di sisimu.
14:54Ku tetap untukmu.
15:13Ya, halo dok, kenapa?
15:15Halo, Mas Sangga. Maaf mengganggu pagi tangan.
15:18Begini, tadi subuh ada yang masuk rumah sakit.
15:21Dia kenal Mas Sangga.
15:25Kenalan saya siapa, dok?
15:31Namanya Sahra.
15:33Begitu saya cek di berkas, ada nomor kontak orang tua Mas Sangga yang jadi nomor kontak darurat.
15:39Makanya saya langsung hubungi Mas Sangga.
15:42Dok, dia kenapa, dok?
15:44Keadaannya baik-baik aja, kan?
16:01Terima kasih.
16:02Mau apa lagi, nak?
16:04Nak?
16:09Lupa ya?
16:11Kamu pikir kamu itu ibu aku?
16:15Bukan.
16:17Jangan lupa, sekarang ini aku adalah anak yatim piatu.
16:22Jangan lupa, ya.
16:32Sama ibu kandung kamu sendiri.
16:36Kamu bisa bersikap kayak gini, nak.
16:38Ibu tahu.
16:41Siapa bertuah kamu?
16:43Istri kamu?
16:44Mereka itu orang yang baik.
16:47Tolong jaga mereka.
16:50Sayangi mereka dengan tulus.
16:55Karena mereka tulus sama kamu, nak.
16:58Ibu gak apa-apa, nak.
16:59Kamu giniin.
17:00Tapi tolong jaga mereka.
17:02Kasian.
17:03Shhh.
17:04Eh.
17:05Gak usah sok nasihatin aku, ya.
17:07Ingat, kamu bukan siapa-siapa lagi.
17:10Kamu itu cuma orang baru, orang asing.
17:14Yang lagi numpang tinggal di rumah ini.
17:20Ingat itu.
17:23Tega kamu ngomong kayak gitu sama ibu kamu.
17:26Dengar ibu baik-baiknya, nak.
17:30Kalau ibu ini disuruh milih.
17:32Ibu tuh gak akan balik ke rumah ini, Rick.
17:35Biarkan ibu gelandangan di luar sana daripada ibu harus menghadapi kamu.
17:38Shhh.
17:39Bisa nyam gak?
17:39Kenapa sih suaranya harus keras-keras?
17:41Buat apa?
17:43Hah?
17:44Biar semuanya bisa tahu, gitu.
17:45Iya.
17:47Tuh.
17:49Kamu mau itu kan?
17:51Itu kan mau kamu sekarang.
17:54Biar kamu bisa teleponan sama suami kamu itu.
17:57Itu.
17:58Telepon dong.
17:59Sekarang.
18:01Seolah-olah kalau gak ditelepon, suami kamu bakal mati.
18:04Iya, gitu.
18:06Astaghfirullahaladzim.
18:06Ya udah, telepon sekarang.
18:09Nih.
18:11Ayo.
18:12Biar bisa telepon suami kamu.
18:14Katanya mau kangen-kangenan kan?
18:16Biar bisa romantis-romantisan, mesra-mesraan kayak anak ABG.
18:20Jaga mulut kamu.
18:22Kamu tahu gak yang kamu omongin itu bapakmu?
18:25Bapak yang udah membesarkan kamu selama ini.
18:27Biar bisa telepon gak?
18:35Ibu dan bapakmu ini mengajarkan kamu tuh punya adab.
18:39Sama siapapun.
18:40Sama orang tua manapun.
18:41Kamu harus bersikap.
18:43Kamu sopan.
18:44Apalagi sama bapakmu sendiri.
18:57Camele.
19:01Kamu jangan lupa.
19:08Sama orang tua.
19:30Ibu Farida.
19:31Iya, Pak.
19:35Tadi saya dengar sepertinya Ibu sedang berbicara dengan orang lain.
19:39Iya, Pak. Saya lagi berbicara dengan anak saya.
19:52Jadi Ibu sudah bisa komunikasi dengan anaknya Ibu yang...
19:58Maaf, yang duraka itu, Bu.
20:11Begini, Ibu Farida.
20:13Maksud saya, mungkin Ibu Farida bisa telepon anaknya Ibu...
20:17...karena saya ingin bicara dengan anaknya Ibu Farida.
20:27Maksud saya...
20:28...anak angkat, Pak.
20:33Oke.
20:36Bu Farida yang sabar ya, Bu.
20:39Saya pernah mendengarkan seorang ustad sedang ceramah, Bu.
20:46Dan di dalam isi ceramahnya itu, anak itu adalah ujian.
20:53Dan juga keberkahan untuk orang tuanya.
20:57Untuk saat ini, Bu Farida sedang diuji.
21:01Dengan sikap anak Ibu yang duraka dengan Ibu.
21:06Tapi Bu Farida, nggak usah khawatir ya.
21:08Allah pasti memberikan baik, buruk amalan yang dikerjakan hambanya.
21:16Amin.
21:18Insya Allah, Pak.
21:20Ya sudah, kalau Bu Farida nggak ada masalah.
21:22Saya tinggalkan dulu ya, Bu.
21:23Terima kasih, Pak.
21:25Ya.
21:37Harus banget ya?
21:39Nginggung soal anak.
21:42Biar apa sih?
21:45Biar banyak yang kasihan sama kamu.
21:50Jangan pernah itu diulang lagi ya.
21:53Dan satu lagi.
21:55Nggak usah jumlah, Wak.
21:58Nggak usah kesenangan.
21:59Gara-gara Papi Hendra tadi ngomong seperti itu.
22:02Justru, kamu sekarang yang jadi ujian untuk hidup aku.
22:07Astagfirullah.
22:08Nggak usah astagfirullah.
22:11Karena apa?
22:12Karena kamu tiba-tiba datang ke sini di tengah keluarga ku yang lagi bahagia-bahagianya ini.
22:17Kamu tuh cuma jadi pengganggu di sini, ngerti?
22:24Tempat kamu bukan di sini.
22:26Ya.
22:28Dan asal tahu aja ya.
22:30Kalau aku bisa minta,
22:31waktu diputar lagi,
22:34aku akan minta lahir dari keluarga yang lain.
22:38Dari keluarga yang bisa bahagiain aku.
22:40Bukan dari keluarga yang nyusah, ya.
22:46Merti?
23:03Ya Allah.
23:08Ampun nih, Orik, anakku.
23:15Kuatkan aku.
23:18Kuatkan Bapak.
23:24Ampun nih, kami berdua, ya Allah.
23:30Apa salahku?
23:32Sampai aku punya anak yang begitu durhaka.
23:41Apa salahku?
23:44Apa, ya Allah?
23:50Ya Allah kuatkan, ya Allah.
23:56Ya Allah.
24:23Masuk.
24:24Masuk.
24:25Masuk.
24:26Karena Bapak nggak nurut sama aku,
24:28mulai sekarang Bapak harus tetap di sini.
24:30Firda.
24:36Firda.
24:37Firda!
24:40Firda!
24:44Woy!
24:46Virsa, Nur! Keluar ini! Keluar ini saya, huy!
24:51Virsa! Nur! Keluar ini saya, huy!
24:57Virsa! Nur!
25:11Virsa!
25:11Virsa!
25:14Hei! Keluar ini!
25:16Hei!
25:17Apa sih? Pagi-pagi udah berisik banget.
25:19Belum, belum, belum, belum, belum, belum, belum, belum, belum, belum, belum, belum, belum, belum, belum, belum!
25:21Kamu ngapain di sini? Mama udah bilang ya sama kamu, jangan deket-dekat sama pintu gudang itu.
25:27Kenapa sih nganurut? Kamu tau kan semalam kelakuan kakek seremnya kayak apa?
25:31Hei!
25:33Paling nggak paling kenapain saya!
25:36Hei!
25:36Belum, belum, belum, belum, belum, belum!
25:37Berisik banget itu, abang, kak itu!
25:40Yaudah, Mama mau ke dapur dulu
25:42Mau siapin bakal buat kamu
26:07Nah, ini bakal buat kamu ya
26:09Sekolah nanti
26:11Gak boleh jajan sembarangan
26:13Mama ambil tas dulu ya
26:24Woy, aku tanggungin di dalam
26:27Woy, aku pengen keluar
26:32Udah, siap
26:34Telat lagi
26:41Astaga
26:42Astaga
26:44Astaga
26:46Astaga
26:54Astaga
26:55Astaga
26:56Astaga
26:56Astaga
26:58Astaga
27:00Astaga
27:24Astaga
27:34Astaga
27:38Astaga
27:39Astaga
27:40Astaga, ampun, akhirnya kamu bangun juga sih
27:43Kamu kok bisa ada di sini?
27:46Astaga
27:47Astaga
27:48Semalam kamu pingsan
27:49Tantri bawa kamu ke sini
27:51Terus pihak rumah sakit baru nelfon aku
27:53Mereka ngabarin
27:54Soalnya nelfon orang untuk aku jadi kontak darurat kamu
28:05Kamu sebenarnya kenapa?
28:07Tadi pas badan kamu dicek
28:09Katanya badan kamu panas banget loh
28:13Tadi gue liat, bapak ribut sama Mas Firza
28:16Terus bapak teriak-teriak
28:18Bapak gak mau tinggal di rumah ini
28:20Tapi kakak lo malah nangkep bapak
28:21Terus diseret ke belakang, Jah
28:23Jangan bilang lo dari Semarang langsung ke sini
28:25Jara, Jara
28:26Astaga, lu ajung, Jara
28:29Kamu kenapa, Jah?
28:31Bapak
28:31Jara
28:32Hey, Jara, kamu kemana, Jara?
28:34Jara
28:35Jara, badan kamu masih lumus
28:37Jara
28:45Hei, Jara
28:46Maaf
28:47Jara, jangan maksain badan kamu dong
28:49Kamu itu belum sembuh loh
28:50Kamu masih sakit, kamu masih lembes, Jara
28:51Udah kamu istirahat dulu ya
28:52Gak mau
28:53Aku harus, aku harus ketemu sama bapak, Jara
28:56Jara, hei
28:56Kamu ketemu
28:57Kamu jangan nekat, Jara
28:58Udah kamu istirahat dulu disini
29:00Gak, tapi, tapi gak
29:01Jara, kalo kamu ngelakuin apapun yang kamu ngelakuin
29:05Semuanya akan terhambat, Jara
29:07Nanti kalo ngerepotin bapak kamu gimana?
29:18Jara, Jara, mending kamu istirahat dulu disini
29:21Kalo nanti kamu udah sembuh
29:22Baru kamu boleh pergi
29:33Permisi, selamat pagi
29:35Saya bawakan sarapan
29:36Biar sama saya aja, Jara
29:45Silahkan sarapan dulu, Bu
29:47Permisi ya
29:48Iya
29:55Eh, kamu makan dulu
30:00Udah gak apa-apa, aku aja
30:02Beran gak apa-apa
30:03Iya, aku bisa sendiri
30:11Udah gak apa-apa, aku bisa sendiri
30:29Udah gak apa-apa, aku bisa sendiri
30:30Aku aja yang suatu
30:31Saat kau kehilangan
30:34Tempat untuk dituju
30:39Izinkanku
30:41Jaya
30:43Menemuinmu
30:44Tuhan
30:46Ku tetap untukmu
30:52Semua menjauh
30:53Semua menjauh
30:53Dan tak menaruh
30:55Ya gak bisa diketawain juga kali
30:58Ini pertama kali loh
30:59Aku nyuapin orang
31:03Tidak apa-apa, lucu aja
31:07Keliatan gak nyanyi banget
31:09Iya
31:11Ya gak apa-apa sih
31:12Oke lah buat
31:14Pemula
31:15Baru pertama kali nyuapin orang
31:18Nanti juga lama-lamaan kebiayaan
31:26Pagi Tante
31:29Pagi, Shay
31:31Ya ampun
31:32Kamu pagi-pagi kayaknya tuh men
31:34Udah mampir
31:35Habis olahraga ya
31:37Angga dimana ya
31:38Soalnya kita harus main pedal tadi pagi
31:41Tapi Angga gak dateng
31:42Tadi pagi sih
31:43Tante lihat Angga tuh pergi buru-buru banget
31:46Jadi Tante pikir
31:47Dia pasti telat udah jenjen sama temennya buat olahraga
31:50Tapi enggak ya
31:51Apa jangan-jangan di kantor ada masalah?
31:54Masalahnya Angga gak kasih kabar
31:56Jadi aku khawatir Tante
31:57Tapi syukurlah
31:59Kalo dia emang ke kantor
32:01Ya udah
32:02Kalo gitu nanti Tante coba tegur Angga ya
32:05Masa udah jenjen sama kamu dia gak tepatin
32:09Sel
32:10Karena kamu udah disini
32:11Gimana kalo sekarang kita ngeteh bareng sambil ngobrol-ngobrol
32:16Santai aja
32:17Karena kan sebentar lagi kamu juga bakalan jadi anggota keluarga kami
32:21Boleh banget Tante
32:23Tante the best deh
32:24Eh
32:25Eh
32:28Tante pengen tanya deh sama kamu
32:30Kira-kira gimana pendapat kamu mengenai acara pesta pertunangan kalian
32:35Karena kan sebenernya Tante tuh pengennya bikin acaranya yang sederhana gitu
32:39Biar lebih intimate
32:40Karena kan yang paling penting temanya itu adalah dunia milik berdua
32:45Gimana bagus gak?
32:46Tapi pikirnya sama banget kayak aku
32:49Aku pengen mengundang orang-orang yang terpenting di hidup aku dan Angga
32:54Berarti kamu cocok sama Tante kita jodoh
33:00Tante aku bener-bener terharu banget
33:02Soalnya aku grow up tanpa kasih sayang seorang ibu
33:07Dan sekarang aku punya calon ibu yang baik banget kayak Tante
33:12Ya udah
33:13Kalau gitu gimana mulai sekarang?
33:14Kamu jangan pandai Tante lagi
33:16Tapi mama
33:18Oke Tante
33:19Oke mama
33:21Ya udah
33:22Kita lanjut ngobrol di belakang aja yuk
33:24Sekalian mama siapin minuman dan cemilan untuk kamu
33:28Oke mama
33:45Yuk
33:46Zara
33:46Zara kamu gak usah buru-buru demi kerjaan doang Zara
33:50Udah kamu perlu istirahat kamu baru pingsan Zara
33:52Gak apa-apa kok aku baik-baik aja
33:54Kamu gak baik-baik aja
33:56Kamu itu baru pingsan Zara
33:58Kamu jangan maksain badan kamu
34:00Cuma karena kamu takut kehilangan kerjaan kamu
34:02Badan kamu harus fit dulu Zara
34:03Kesehatan kamu nomor satu
34:05Kalau badan kamu gak fit
34:06Kamu maksain kerja kamu ngedrop gimana
34:08Sama aja gak kerja kan?
34:12Bentar ya
34:21Halo Zah
34:22Tante
34:23Aku minta maaf banget ya
34:24Karena aku udah ngerepotin kamu terus-terusan
34:26Ya Allah Zah
34:27Nge-repotin apa sih gak sama sekali kok
34:30Keadaan lo gimana?
34:32Alhamdulillah aku baik-baik aja kok
34:33Ah Tan
34:35Kamu gimana? Kamu udah sempet ngeliat bapak belum?
34:39Belum sih Zah
34:42Rumahnya juga keliatan sepi aja gak ada suara apapun
34:45Kayaknya aman-aman aja deh Zah
34:47Alhamdulillah
34:51Tan
34:51Tan
34:52Makasih banyak ya udah bantuin aku
34:54Iya Zah
34:55Sama-sama
34:56Pokoknya lo kalo ada apa-apa telfon gue ya
34:59Ya
35:05Zahra
35:07Tifer
35:09Gak apa-apa kok
35:10Baik-baik aja
35:20Oke.
35:21Zara.
35:23Aku antar kamu ke mesnya.
35:27Nanti sampai di mes, kamu jangan lupa.
35:29Istirahat.
35:31Tidur yang cukup, makan yang banyak.
35:35Hebat ya kamu sekarang udah bisa dapat kata-kataku.
35:39Iya deh yuk.
35:43Wah wangi banget.
35:47Memangnya wanginya sampai di sana.
35:49Sampai seberang jalan Bu.
35:53Sup ayam ya Bu?
35:55Iya. Ibu tuh bikin sup ayam kampung.
36:00Nutrisinya itu lebih banyak.
36:02Karena nak Sinta itu kan perlu nutrisi yang bagus buat bayinya.
36:07Mau dibantu?
36:09Enggak usah.
36:11Ya pokoknya ibu itu harus ngerawat nak Sinta dengan baik.
36:17Ibu tuh jadi inget ya.
36:20Waktu ibu hamil ibu itu kurang ngerawat diri.
36:25Jadi ibu kurang peduli dengan kehamilannya ibu.
36:28Apa karena itu ya?
36:31Anak-anak ibu tuh jadi nggak peduli juga sama ibu.
36:37Kalau menurut Nurul sih bukan salah Bu Farida.
36:41Tapi anak-anak Bu Farida aja yang pada nggak tahu diri.
36:45Padahal udah dirawat sampai besar.
36:47Iya.
36:49Tapi ibu nggak mau nak Sinta itu nggak ngerawat diri.
36:53Dia itu harus penuh cinta dan kita semua harus ngerawat dia ya.
36:59Masuk mincak.
37:00Makan apa kita hari ini?
37:02Apa ya?
37:03Aduh enak nih.
37:05Ayam kecok remisi.
37:07Makanannya datap.
37:11Harum banget.
37:12Kamu ini makin jago loh Nurul masaknya.
37:16Tapi ini yang masak Bu Farida.
37:18Iya.
37:18Katanya buat stamina ibu dan bayi biar makin kuat.
37:24Ampun.
37:25Bu Farida kok sampai repot-repot sih Mi.
37:27Masakin aku segala.
37:29Nggak ada yang merepotkan.
37:31Ibu masaknya dengan senang hati kok.
37:34Makasih ibu.
37:36Sama-sama.
37:37Ibu tuh ingat dulu waktu ibu mengandung.
37:41Ibu kurang perhatian sama perkembangan janin ibu.
37:44Tak lalu sibuk mikirin orang lain.
37:48Sekarang ibu bikin sup ini.
37:51Banyak nutrisinya.
37:53Bagus buat kamu dan tumbuh kembang bayi kamu.
37:56Ini langsung dimakan ya.
37:58Mumpung masih hangat.
38:00Wah, masak apa ini?
38:04Ini pasti masakannya Bu Farida ya?
38:08Iya mas.
38:09Aku sampai dibuatin sup segala loh sama Bu Farida.
38:13Sayang.
38:14Kamu berasa sekarang punya dua mamanya.
38:22Silahkan dinikmatin ya.
38:24Ibu kebelakang dulu.
38:26Sebentar Bu Farida.
38:27Bu Farida nggak mau ikut makan sekali ya?
38:32Nggak apa-apa kasian Nurul.
38:35Nggak ada yang nemenin.
38:36Ya Farida.
38:36Tapi kita semua bersyukur.
38:39Karena Bu Farida udah mau balik lagi ke keluarga ini.
38:44Mari.
38:45Silahkan.
38:46Terima kasih Bu.
38:47Bu Farida udah ngambilin.
38:50Mau apa?
38:51Aku bilang sih.
38:53Torik.
38:54Hari ini kamu bisa kan?
38:57Berangkat ke perusahaan cabang.
38:59Karena begini Torik.
39:00Ada beberapa perusahaan cabangnya Papi itu yang harus dievaluasi laporan keuangannya.
39:07Kamu bisa kan hari ini berangkat?
39:09Bisa Pak.
39:10Ya Papi tenang aja.
39:12Pokoknya nanti siang Torik langsung ke sana.
39:14Dan satu hal lagi Torik.
39:16Papi berharap sama kamu.
39:18Semoga kamu bisa menyelesaikan semua ini dengan baik.
39:22Ya Papi.
39:23Papi tenang aja.
39:25Ya baik Pak. Sudah saya double check.
39:28Oke baik.
39:28Saya langsung ke sana aja ya.
39:31Baik sebentar lagi Pak.
39:32Silah.
39:33Maaf maaf maaf.
39:35Saya nggak lihat.
39:36Saya sengaja pengen ketemu kamu.
39:38Oh.
39:38Eh.
39:39Kabar Bapak kamu gimana?
39:40Alhamdulillah.
39:41Kabar Bapak saya baik Pak.
39:42Lagi istirahat sekarang di rumah.
39:44Syukurlah kalau begitu.
39:45Kamu tahu nggak ini apa isinya?
39:49Ini roti manis.
39:51Saya beli dari Bandung.
39:53Pokoknya udah tua tapi lenceng banget.
39:55Dulu saya sama Bapak kamu itu.
39:57Selalu makan roti ini.
39:58Satu dibagi dua sambil ngopi dan ngobrol.
40:02Iya Pak.
40:03Bapak saya pernah cerita ya?
40:04Ayo saya pengen ketemu sama Bapak kamu.
40:06Mengenang masa lalu sebelum saya balik ke Singapura.
40:10Sekarang Pak?
40:11Iya sekarang.
40:12Kamu bareng naik mobil saya.
40:13Mobil kamu taruh di sini ya.
40:15Oh.
40:16Iya.
40:17Baik Pak.
40:17Oke.
40:17Terima kasih.
40:28Rik.
40:29Wow.
40:31Long time now sih.
40:31Apa kabar lo?
40:32Baik baik.
40:33Lo sendiri gimana?
40:34Ya fine, good.
40:35Good?
40:36Sibuk lo?
40:37Ya biasa lah.
40:39Pasti sibuk sama kerjaan.
40:40Jadinya gue gak sering ngumpul sama kalian-kalian.
40:43Sorry banget nih.
40:44I see.
40:45Lama nih gak ketemu.
40:47C'mon.
40:48Join malam ini.
40:50There's a big game.
40:51Di tempat biasa.
40:52Aduh.
40:53Malam ini banget nih.
40:55Yes.
40:56Taruhannya gede gak?
40:57Ya jujur kalo taruhannya gak gede sih gue males.
41:01Lu tanya taruhannya gede.
41:03Lu tau kan relasi gue banyak.
41:06Dan yang kali ini besar banget.
41:08Ya?
41:09Jam 8 malam.
41:10Jangan telat bro.
41:11Tempat biasa.
41:13Yes.
41:13Exactly.
41:14Oke.
41:15Oke?
41:16See you ya.
41:17See you there.
41:18Hei Luan.
41:21Mana bapak tau.
41:23Kondisi sibuk.
41:26Mana yang bisa bantu nih.
41:33Tidak.
41:50Ada yang lain.
41:54Ayolong angkat dong.
41:56Kau jangan kata angkat sih.
42:00Terja.
42:02Ayo.
42:03Saya ada.
42:04Telepon dulu sebentar.
42:09Ya mas.
42:10Kamu tuh dari mana aja sih?
42:11Dari tadi.
42:11Telepon gak diangkat-angkat.
42:13Kenapa sih?
42:14Ini sebentar lagi.
42:15Aku mau berumah sama Pak Erwin.
42:16Pastiin bapak masih tersidur dengan nyenyak.
42:19Jangan sampai bapak bangun.
42:20Terus ngomong macem-macem sama Pak Erwin.
42:21Iya, iya, iya mas.
42:25Eh, Pak.
42:26Boleh cepet sedikit gak, Pak?
42:28Eh, Pak.
42:52Boleh cepet sedikit gak, Pak?
42:53Pak Erwin.
42:55Pak Erwin.
42:56Dia tak mandi lagi.
43:18Pak Tuhan.
43:20Pak Tuhan.
43:21Tak mandi.
43:22Pak Tuhan.
43:22Aduh, gawat ini.
43:28Pak, kemana sih?
43:37Pak, Pak.
43:38Eh, Pak Santoso, Pak.
43:40Iya, Pak.
43:41Anterin saya ke sekolah.
43:42Oke, iya, Pak.
43:43Ini, Pak, helmnya, Pak.
43:45Cepat.
43:46Oke, iya, Pak.
43:49Kemana sih, Bapak?
43:54Aku harus bisa nemuin Bapak ini.
44:01Bapak?
44:03Pak!
44:06Bapak!
44:08Pak!
44:11Bisa-bisa aja sih, abangnya tuh pergi.
44:15Ah, taksi!
44:20Eh!
44:20Firza, ini waktu sekolah.
44:24Saya sama Bapak kamu tuh gak terpisahkan.
44:27Kemana-mana selalu bareng.
44:29Bahkan banyak yang bilang dikira kita itu kembar, tau gak?
44:37Pak, ini kalau misalnya lewat jalan utama pasti macet banget.
44:41Mendingan lewat jalan alternatif aja, Pak.
44:44Di depan belok kiri.
44:45Baik, Pak.
44:52Itu tuh, Pak.
44:53Tuh, Pak.
44:54Yang pakai baju satpam.
44:55Kejarnya ya, Pak.
44:56Agak cepet sedikit, Pak.
44:57Baik, Bu.
45:01Pak Santoso itu udah dianggap saudara buat saya.
45:05Bahkan dulu waktu sekolah kita itu pernah naksir perempuan yang sama.
45:09Tapi demi persaudaraan, kita sama-sama mundur.
45:14Heheheheh.
45:15Pak, Pak, Pak, Pak, Pak.
45:21Eh, Pak!
45:22Pesan Toso!
45:24Tunggu, Pak!
45:25Saya mau minta tolong, Bu.
45:26Kalau ada bapak-bapak saya datang ke sekolahan, tolong ditahan dulu ya, Bu.
45:31Jangan biarin dia masuk.
45:32Pak!
45:33Pak Santoso!
45:34Tapi, Pak Santoso udah di sini, Bu.
45:37Iya, tolong tahan dulu ya, Bu.
45:38Biar dia nggak kemana-mana.
45:40Soalnya ini saya udah ke sekolah.
45:41Makasih ya, Bu.
45:42Oh, iya, iya.
45:43Sama-sama.
45:44Baik, Bu.
45:44Pak, cepetan, Pak!
45:46Pak Santoso tunggu, Pak!
45:47Bu!
45:48Bu!
45:48Pak!
45:52Pak Santoso!
45:54Pak!
45:56Pak Santoso!
45:57Pak!
45:58Pak, tolong saya, Pak.
45:59Tolong saya ketemu ke sekolah, Pak.
46:01Pak Santoso.
46:02Kenapa?
46:03Saya harus telepon Pak Erwin, pengawas sekolah sini.
46:06Bapak tahu kan?
46:07Itu teman saya.
46:08Dia harus tahu kalau saya di sini, Pak.
46:09Tolong saya, Pak.
46:11Pak Santoso!
46:12Ada apa?
46:13Bu, saya mau minta tolong, Bu.
46:14Minta tolong sekali, Bu.
46:16Jadi, saya ke sini.
46:17Saya harus telepon Erwin.
46:19Saya harus telepon Erwin.
46:21Ini apalagi?
46:22Kamu ngapain ke sini?
46:23Pak, ayo kita pulang.
46:24Bapak lagi, minum obat saya, Pak.
46:25Kamu ngapain ke sini?
46:26Kamu pergi!
46:33Bu, saya minta maaf ya, Bu atas kegaduhan ini.
46:36Ini Bapak saya harus minum obat, tapi dia malah kabur dari rumah.
46:39Pak, kita pulang ya, Pak.
46:41Kita minum obat ya, Pak.
46:42Bu, dia bohong.
46:43Dia bohong.
46:44Tumpah, Bu.
46:45Dia bohong, Bu.
46:45Pak Santoso, tenang.
46:46Di sini menantu Bapak sangat peduli dan khawatir dengan kondisi Bapak.
46:50Pak, tolong Pak bantuin, Pak.
46:52Ini pasti karena Bapak belum minum obat, makanya Bapak nggak kenalin saya.
46:55Kenapa sih kamu?
46:56Enggak.
46:57Kita pulang ya, Pak.
46:58Bapak tenang ya, Pak.
46:59Bu, dia bohong, Bu.
47:00Dia bohong.
47:01Dia jahat sama saya, Bu.
47:02Tolong saya, Bu.
47:03Pak, Bapak.
47:03Bapak tolong dengerin ini Nur, Pak.
47:05Bapak tenang.
47:06Kita pulang, terus Bapak minum obat ya.
47:08Pak, tolong bantuin, Pak.
47:10Ayo, Pak.
47:11Ayo, Pak.
47:13Pak, tenang, Pak.
47:14Ini pasti saya harus ketemu, Ibu.
47:16Masa ke bawah.
47:18Makanya kenapa?
47:18Nggak, Pak.
47:20Kalian nggak tahu apa yang dia lakukan sama saya di rumah, Pak.
47:23Kakek sakitnya lagi kambuh.
47:24Kita pulang ya.
47:25Iya, Ma.
47:26Bu, saya minta maaf ya.
47:28Saya pamit.
47:28Mari.
47:29Ayo, Pak.
47:29Hai.
47:57Sofia.
48:05Ayo, Pak. Silahkan masuk.
48:08Ya.
48:13Assalamualaikum.
48:19Sayang.
48:22Nurani.
48:34Sampai jumpa di video selanjutnya.
48:36Anganmu masih menghantumi.
48:40Di setiap langkah kau pilih jalan sendiri.
48:48Meninggalkanku di dalam sepi.
48:52Dan semuanya menyelimuti hati.
49:00Kau hancurkan semua haram.
49:05Tak pernah kusangka kau bisa begitu kejam.
49:13Sejauh apa kau lupa.
49:17Hingga tangan aku dalam doamu.
49:25Kau melukai hati.
49:29Jangan hancurkan mimpi-mimpi.
49:33Sisakan luka tak terobati.
49:37Tapi ku tetap di sini.
49:45Itu adalah cincin yang waktu itu om kasih ke istri om waktu melamarnya.
49:50Kalau om mewariskan saksi cinta sejati ke generasi setelah om.
49:53Itu akan kelihatan sakral dan romantis.
50:00Aku nggak boleh ngerepotin Angga lagi.
50:02Mas Torik, Wi.
50:04Mas Torik tuh masih belum bisa dihubungin sampai sekarang.
50:09Kemana sih tuh anak ya?
50:11Lu udah kilangan 500 juta dan lu masih punya hutang 500 juta ke gua.
50:15Gua ini temen baik Hendra Tirtawijaya.
50:17Mertua lu.
50:18Gua bisa aja panggil mertua lu untuk nyeselain masalah ini.
50:22Di mana Bapak?
50:23Aku mau njemput Bapak aku, Mas.
50:25Kalian bohong pasti. Kalian nutupin sesuatu, kan?
50:28Bukan telah pintu hati Mas Mirdana, Mas Torik.
Komentar

Dianjurkan