Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 hari yang lalu
Wanita Surga
Transkrip
00:00Apa kata Ustadz?
00:22Oke pelan-pelan, saya turunkan dari tugas fitrah perempuan dulu ya.
00:26Satu, kalau perempuan belum menikah berarti statusnya apa?
00:33Anak, pasti ada ibu kan?
00:37Kalau sudah menikah statusnya apa?
00:39Istri, kalau sudah punya anak statusnya apa?
00:42Ibu, punya cucu?
00:45Itu satu, kalau cucunya dua?
00:47Nenek, nenek.
00:50Lihat sini, sekarang bagaimana kurikulum surga Firdaus?
00:56Membentuk fitrah perempuan dari status anak di rumah tangganya dulu sampai ke status paling tinggi.
01:03Yuk kita bacakan ayatnya, Quran surah 2-3, ayat satunya dulu pelan-pelan.
01:08Qod af lahal mu'minun.
01:12Sudah?
01:12Saya pernah sampaikan, perhatikan terjemahannya.
01:17Akan menggenggam kesuksesan dan kebahagiaan.
01:21Setiap insan beriman itu.
01:23Jadi kalau kita sudah beriman, dan imannya digunakan untuk bersikap, bukan hanya dengan akal.
01:31Allah jamin, cepat atau lambat akan diantarkan pada kesuksesan dan kebahagiaan.
01:35Bukan hanya sukses ya, tapi kesuksesan yang membahagiakan.
01:40Suami anda sukses di pekerjaan, tapi kesuksesan itu tidak membawa kebahagiaan ke rumah.
01:45Nyaman gak?
01:47Gak membawa ketenangan, nyaman gak?
01:48Pilih mana?
01:50Kaya tapi gelisah atau miskin tapi tenang?
01:54Kaya tapi tenang.
01:56Tetap ya, pilih ketiga.
01:59Biar baik-baik.
02:01Maka, lakukan semua dengan pendekatan iman.
02:04Kalau sudah pakai iman, bahasa singkatnya, niatkan ibadah.
02:11Jadi ibu tugas apapun.
02:13Anda sebagai anak, sebagai istri, sebagai ibu dan keatasnya,
02:18kalau berperan dalam kehidupan,
02:20kalau ada kalimat iman, maksudnya niatkan ibadah karena Allah.
02:29Maaf dengan kalimat ini.
02:31Ibu merawat anak.
02:35Memandikan, menyekolahkan, menyayangi, memeluk sebelum tidur.
02:38Saya tanya, itu karena sayang, karena cinta, atau karena ibadah?
02:44Masa?
02:48Kalau ibadah itu pasti karena Allah.
02:50Kalau iman pasti karena Allah.
02:52Alladzina yu'minu nabil.
02:53Baik.
02:54Ini ada, saya lihat anak-anak ini ya.
02:56Ibu itu merawat, menggendong, mendidik, dan sebagainya kepada anak,
03:00karena sayang atau karena Allah?
03:05Apa standarnya?
03:09Standarnya, ketika kita mengerjakan semua karena Allah,
03:12maka ukurannya, semua yang dikerjakan akan dipastikan sesuai dengan ketentuan Allah.
03:19Dimana disekolahkan anak ibu?
03:22Jangan-jangan anda mengatakan, saya mendidik karena Allah,
03:24tapi anda sekolahkan di tempat yang tidak pernah mengenal Allah.
03:28Di sekolahnya gak ada pelajaran sholat.
03:31Gak ada baca Quran.
03:33Apa yang anda berikan untuk anak anda?
03:35Lihat pakaiannya.
03:36Katanya karena Allah,
03:38tapi dia menggunakan pakaian yang auratnya terbuka yang Allah gak suka.
03:43Lihat mainannya.
03:45Apa yang ia kelola dengan mainan itu?
03:47Apakah mendekatkan pada Allah atau menjauhkan dari Allah?
03:50Lihat tayangannya.
03:52Apa yang dia tonton?
03:53Yang menjadi tuntunan dia dalam berkehidupan.
03:55Kalau ada anak kata-katanya kotor,
03:58ada anak perilakunya menyimpang,
04:00yang pertama dilakukan,
04:01jangan dulu pojokkan dan marahi anaknya,
04:04kembalikan kepada sikap orang tuanya.
04:08Stigfar dulu.
04:09Maka mulai hari ini,
04:11kalau anda ingin mengikuti jejak Sayyidah Khadijah,
04:13mulai sekarang gerbangnya dibuka.
04:16Niatkan semua kegiatan karena Allah.
04:20Nah apa yang harus dilakukan pertama kali untuk itu?
04:23Lanjut ayat keduanya.
04:25Alladhinahum fi solatihim khashion.
04:30Pelan-pelan.
04:31Kurikulum yang pertama dimulai dari solat.
04:36Saya ulangi.
04:37Dimulai dari apa?
04:40Kata Allah,
04:40penghuni surga firdaus itu,
04:43terlihat yang pertama,
04:45dari ciri solatnya.
04:46Bukan sekedar menunaikan solat.
04:49Tapi dia mencoba untuk mendapatkan kehusuan dalam solatnya.
04:54Pelan-pelan.
04:54Ini saya belum bicara dengan suami ya.
04:58Bicara status ibu dulu.
05:00Sebagai istri, sebagai ibu, sebagai anak.
05:03Maka kalau ingin levelnya naik,
05:05mengikuti jejak Sayyidah Khadijah,
05:07maka yang pertama dibangun hubungan dengan Allah dulu.
05:10Dalam bahasa Arab,
05:11hubungan kuat itu yang sulit dipisahkan disebut dengan silah.
05:15Ibu pernah dengar silaturahmi?
05:19Silaturahim.
05:20Kenapa disebut silaturahim?
05:22Maksudnya hubungan perhatian yang kuat,
05:24yang saat berpisah pun masih ingat,
05:26masih mendoakan,
05:27masih mengenal.
05:28Di silaturahim yang sukses itu bukan Anda ketemu,
05:31Anda nyapa, bukan.
05:32Kalau Anda nyapa, orangnya ada, wajar.
05:35Tapi kalau Anda berpisah,
05:36masih ingat teman,
05:37masih didoakan,
05:39masih disupport,
05:40itulah silaturahim.
05:41Nah, ibadah yang melatih kita terhubung kuat dengan Allah,
05:45sehingga dimanapun tersambung dan dijaga oleh Allah,
05:48itu disebut dengan sholat namanya.
05:51Maka ketika diminta untuk sholat,
05:54sebetulnya itu ibadah personal yang Allah inginkan
05:57untuk merubah perilaku kita dan pribadi kita
06:00supaya lebih dekat dengan Allah.
06:02Makanya panggilannya itu bukan panggilan beban, Bu.
06:05Bukan panggilan ruku, bukan panggilan sujud.
06:08Coba dengarkan kalau orang yang sedang adhan mu'adzin itu sholat.
06:12Ya, adhan, maaf, saat sedang menguandangkan adhan.
06:14Hayya ala sholat.
06:17Ayo sholat.
06:18Setelah itu apa?
06:20Hayya ala falah.
06:23Ayo sukses, ayo bahagia.
06:24Falah itu kalau sudah digenggam,
06:26jadi aflah.
06:28Orang yang menggenggam kesuksesan, kebahagiaan.
06:31Qod aflahal mu'minun.
06:33Orang beriman pasti menggenggam kesuksesan, kebahagiaan
06:36karena dia dekat dengan Allah.
06:40Maka saya kembalikan,
06:41kenapa yang pertama yang dilatih adalah sholat
06:44dan itu mutlak bagi seorang perempuan.
06:46Karena nanti curhatan terbesar ibu ketika
06:49menghadapi tantangan dalam rumah tangga,
06:52itu akan banyak persoalan-persoalan
06:54yang diringankan oleh Allah
06:55ketika ibu optimal dalam sholatnya.
06:57Ibu bersyukurlah catat ini kalimat saya.
07:01Kalau ibu jaga sholat dengan baik,
07:03nanti saya tunjukkan yang pernah saya katakan.
07:05Minimal 40 rokaat saja.
07:0840 rokaat.
07:09Kalau yang sholat fardu berapa?
07:1117 ya.
07:12Subuh berapa?
07:142.
07:15Duhur?
07:164.
07:16Asar?
07:174.
07:17Maghrib?
07:18Insya.
07:19Ingat rumusnya ya.
07:20Itu nomor telepon Allah.
07:21Koneksinya 24434.
07:24Jumlah 17.
07:24Sisanya 23 di mana?
07:2812 yang rawatib.
07:30Oke.
07:3211 yang tahajun.
07:34Ibu jaga saja dulu ini yang 40
07:36dan lihat apa yang terjadi setelah konsisten menunaikan itu.
07:40Sebulan saja dulu.
07:41Sebulan dulu.
07:43Lihat apa yang terjadi setelah itu.
07:46Maka,
07:48nanti kalau sudah terkoneksi ke dalam jiwa,
07:50sudah enak sholatnya,
07:51itu yang disebut dengan khusyuh.
07:52Suasananya beda, Bu.
07:53Bukan ngejar selesai sholat,
07:56tapi menikmati setiap bacaan dan gerakan dalam sholat.
07:59Pernah nggak ada masa-masa ketika sholat,
08:02enak gitu rukunya.
08:03Pernah nggak?
08:04Sujudnya nikmat.
08:06Pernah begitu?
08:07Itulah khusyuh.
08:09Itu kalau ibu sedang mencapai titik itu kemudian sholat,
08:12dan minta sesuatu,
08:14itu tidak ada sekat yang terhijab,
08:16yang dikabulkan oleh Allah SWT.
08:19Dua, saya cepat.
08:20Jangan cukupkan sholat sendiri, Bu.
08:25Karena sama-sama ingin ke surga Firdaus,
08:27kan ada suami.
08:29Ada anak-anak.
08:30Maka pesan yang pertama penghuni surga Firdaus itu,
08:33yang dipesankan,
08:34bukan dunianya,
08:35tapi akhiratnya.
08:37Contoh,
08:39suami mau merangkat,
08:40biasanya ibu pesan apa?
08:44Hati-hati ya, Pak.
08:45Gitu kan?
08:46Ya?
08:46Sukses ya.
08:48Pernah nggak ibu bilang pertama kali yang disampaikan?
08:51Ayah, jangan lupa sholat ya.
08:54Pernah nggak?
08:57Sekarang ada apa?
08:59Yang ke masjid siapa?
09:01Laki-laki perempuan.
09:04Yang ke masjid suami ibu,
09:05yang ke masjid laki-laki.
09:07Pernah nggak ibu siapkan pakaiannya?
09:09Pernah.
09:10Bagus.
09:11Pernah nggak siapkan parfumnya?
09:13Bagus.
09:13Tapi pernah nggak ibu bisikan di telinganya?
09:15Pak,
09:16nanti pas ketip duduk di antara dua khutbah,
09:19doakan rumah tangga kita samara sampai surga ya.
09:24Pernah nggak?
09:25Belum.
09:28Padahal disitu ada pesan kuatnya.
09:31Disitu ada hikmah indahnya.
09:33Jadi ternyata,
09:35sholat itu ketika dimunculkan ciri pertama,
09:38kita kemudian tebarakan ke semua anggota keluarga.
09:41Bu,
09:43kalau cuma hafal waktu sholat,
09:45itu iman standar.
09:48Surganya standar.
09:50Penghuni surga Firdaus,
09:52dia menyiapkan sebelum waktunya.
09:57Oleh karena itu, pulang dari sini,
09:59jangan sampai di rumah nggak ada jadwal sholat, Bu.
10:02Print out.
10:03Bikin.
10:04Saya suka tempelkan di dinding rumah,
10:08di kamar,
10:09kadang-kadang di meja makan.
10:10Sehingga begitu yang terlihat,
10:11sebelum nunggu menu makan,
10:13waktu sholat.
10:13Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan