Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 17 jam yang lalu
Karangan Bunga dari Gibran Jadi Sorotan di Hari Ulang Tahun Megawati-Beranda Nasional
Transkrip
00:00Politik kadang tidak berbicara lewat pidato, ia memilih bahasa yang lebih halus seperti bunga.
00:07Hari ulang tahun, ke-79 MW, Kutama Petri menghadirkan satu momen kecil, tapi syarat tafsir.
00:14Dari Istana Wakil Presiden, sebuah kiriman tiba di Jalan Tengku Umar.
00:18Bukan surat resmi, bukan pernyataan politik, melainkan tarangan bunga.
00:23Hai Sobat MTV Online, kembali lagi bersama saya, Mas Bormunir, di segmen Randa Nasional.
00:30Jumat 23 Januari 2026, sekitar pukul 10.30 pagi, kediaman Ketua Umum PDIP Perjuangan Kedatangan Tamu tak bersuara, namun langsung mencuri perhatian.
00:41Sebuah karangan bunga anggrek ungu berukuran besar di padu mawar merah dan putih.
00:47Warna nasionalisme disusun rapi dalam satu bingkai simbolik, pengirimnya Wakil Presiden Republik Indonesia saat ini, Kibran Raka Bumingaka.
00:57Anggrek ungu dalam bahasa simbol sering dimaknai sebagai penghormatan, keagungan, dan penghargaan tinggi, pesan yang sangat sovan.
01:05Tapi dalam politik, tak pernah benar-benar polos.
01:08Di dalamnya, semat kartu ucapan selamat ulang tahun untuk Presiden RI kelima.
01:13Tanpa mikrofon, tanpa kamera, tanpa konferensi peres.
01:17Sementara itu, Migawati merayakan ulang tahunnya secara sederhana.
01:21Potong tumpeng yang hanya dihadiri keluarga inti, jauh dari hidup pikuk kekuasaan.
01:26Namun, bunga itu tetap berbicara.
01:29Di tengah suhu politik nasional yang sangat hangat, bahkan cenderung mendidih, kiriman ini terasa seperti jeda.
01:36Atau mungkin isarat, apakah ini sekadar etika kenegaraan atau sinyal bahwa komunikasi politik yang sempat membeku mulai mencair.
01:45Dalam politik Indonesia, gestur kecil seringkali lebih lantang daripada pidato panjang.
01:51Dan bunga, kadang lebih tajam daripada pernyataan sikap yang jelas.
01:56Tidak ada simbol yang kebetulan, terlebih jika melibatkan Tengku Umar dan Istana Wapres.
02:02Apakah ini awal dari babak baru lerasi politik?
02:05Atau hanya sopan santun yang diselimuti tafsir?
02:07Kita simpan pertanyaannya, sampai jumpa di Beranda Nasional MTV Online berikutnya.
Komentar

Dianjurkan