Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Banjir masih menggenangi kawasan Puri Kembangan, Jakarta Barat, Sabtu (24/01/2026) malam. Ketinggian air mencapai 50 cm.

Sejumlah pengendara roda empat tetap memaksa melintasi jalan yang masih terendam banjir.

Pemotor juga menuntun kendaraannya yang mogok akibat banjir. Polisi berjaga di lokasi untuk mengatur arus lalu lintas.

Sementara empat mesin pompa portabel masih beroperasi di lokasi untuk menyedot air dari jalan.

Untuk mengetahui kondisi terkini banjir di kawasan Puri Kembangan, kita tanyakan pada Jurnalis KompasTV, Ni Putu Trisnanda dan Juru Kamera, Junaidi Saputra.

Baca Juga Banjir Bandang Terjang Perumukiman Warga di Pemalang | BERITA UTAMA di https://www.kompas.tv/regional/646042/banjir-bandang-terjang-perumukiman-warga-di-pemalang-berita-utama

#banjir #purikembangan #banjirjakarta

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!


Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/646063/update-banjir-di-puri-kembangan-mulai-surut-arus-lalu-lintas-normal-sapa-pagi
Transkrip
00:00Banjir masih menggendangi kawasan Puri Kembangan, Jakarta Barat pada Sabtu malam.
00:04Ketinggian air mencapai 50 cm.
00:11Sejumlah pengendara roda empat tetap memaksa melintasi jalan yang masih terendam banjir.
00:17Pemotor juga menuntun kendaraannya yang mogok akibat banjir.
00:21Polisi berjaga di lokasi untuk mengatur arus lalu lintas.
00:24Sementara empat mesin pompa portable masih beroperasi di lokasi untuk menyedot air dari jalan.
00:35Sekitar 40-50 cm yang dari Puri mengarah ke Celuduk, sementara yang bisa melintas cuma roda besar.
00:45Yang roda empat diarahkan untuk melintas ke Pel Cengkaren.
00:49Yang dari Puri direkayasa untuk melintas ke Joglom maupun ke Banjiruk.
00:57Saudara untuk mengetahui kondisi terkini banjir di kawasan Puri Kembangan,
01:01kita akan tanyakan kepada Jurnalis Kompas TV Niputu Tristanda dan Juru Kamera Junaidi Saputra.
01:07Putu, selamat pagi.
01:09Situasi di sana seperti apa di Puri Kembangan khususnya?
01:12Apakah sudah mulai surut, keseluruhan dan situasi lalu lintas seperti apa di sana?
01:19Ya, selamat pagi dan juga saudara sampai pagi hari ini.
01:23Kalau kita pantau pertama dari arus lalu lintasnya terlebih dahulu ya,
01:27kalau kemarin sempat ada kemacetan, ada kendala, roda dua tidak bisa melintas karena mogok atau berhenti mesin,
01:34begitu karena adanya banjir.
01:36Pada pagi hari ini situasi lalu lintas di area kembangan, khususnya di area underpass,
01:41ini sudah kembali normal di mana seluruh aksesnya, baik itu yang mengarah ke Cengkareng ataupun juga sebaliknya,
01:47ini sudah bisa beroperasi seperti biasa, kendaraan roda dua, roda empat, bahkan kendaraan besar ini sudah bisa melintasi area ini.
01:55Meskipun demikian, masih ada genangan yang muncul karena debit kali angke ini masih juga cukup tinggi sehingga masih meluap ke jalan.
02:03Untuk memberikan gambaran lebih detail lagi, begitu ya, Anda dan juga saudara Juru Kamera Kompas TV,
02:10Junaidi akan menunjukkan kepada Anda bagaimana sisi yang saat ini tengah ditunjukkan,
02:16begitu ya, melewat layar kaca, ini merupakan kali angke yang sampai dengan saat ini masih meluap ke area sisi jalan.
02:25Meskipun demikian, jumlahnya ataupun juga dampaknya ini jauh lebih kecil areanya jika dibandingkan dengan kemarin.
02:36Anda bisa lihat bagaimana area di sebelah saya saat ini, ini sudah bisa kendaraan melintas secara normal begitu,
02:44tidak ada lagi genangan, kalau pagi tadi sampai sekitar pukul 5 sampai dengan setengah 6 pagi,
02:50jalanan yang saat ini sudah bisa dilalui oleh kendaraan roda 4 ini masih tergenang air,
02:56sekarang area ini sudah mulai surut.
02:58Hal ini juga tentu saja disebabkan dengan adanya pompa-pompa air yang juga terus bekerja untuk memompa air ini dikeluarkan,
03:08begitu tadi pagi juga saya melihat ada satu kendaraan mobil yang pengangkut air,
03:14artinya memang bukan hanya dibuang ke kali angke yang debitnya masih tinggi, tapi ini diarahkan ke area lain.
03:21Tadi pagi sekitar pukul 7 kurang 2 menit begitu ya, atau memasuki pukul 7,
03:28juga ada satu pompa lagi yang kemudian dibawa oleh suku dinas sumber daya air dari Pemprov Jakarta,
03:36yang tentu saja ini digunakan untuk mempercepat proses pembuangan atau pengalihan air yang sampai saat ini masih meluap.
03:44Jadi kalau bisa dibilang situasinya jika dibandingkan dengan kemarin ini jauh lebih kondusif,
03:49apalagi kalau melihat dari kemarin siang sampai dengan tadi malam ini juga tidak ada hujan dengan intensitas yang juga cukup tinggi,
03:57ini tentu saja berdampak dengan debit air yang kemudian ada di kali angke.
04:01Jadi kalau saya lihat ini kondisinya masih juga cukup normal, area menuju komplek ke area dalam ini juga sudah tidak terlalu tergenang air,
04:11tapi memang permasalahannya adalah masih ada satu area, ini dengan ketinggian kurang lebih 10 sampai dengan 20 cm,
04:19ini masih ada genangan karena memang kali angkenya ini masih meluap ke area tersebut.
04:24Jadi kita masih menunggu kira-kira apa yang bisa dilakukan supaya debit di kali angke ini juga bisa turun,
04:33apakah memang harus ada penggalian kali angke di salurannya atau nanti menggunakan metode seperti yang pagi hari tadi dilakukan,
04:41membawa menyedot airnya kemudian dibawa ke area lain.
04:45Tapi satu hal yang pasti baik itu lalu lintas menuju cengkareng ataupun sebaliknya ini sudah kembali normal.
04:51Jadi bagi kendaraan roda 4 ataupun juga roda 2 ini sudah bisa melewati area ini dengan normal kembali.
04:59Nanda.
05:00Oke ini yang kita nantikan bagaimana upaya dari Pemprov sendiri untuk menangani hal-hal semacam ini.
05:05Terima kasih atas leporan Anda, Jurnalis Kompas TV, Niputu Tris Nanda.
05:08Selamat bertugas kembali.
05:09Selamat menikmati.
Komentar

Dianjurkan