JAKARTA, KOMPASTV - Karodokpol Pusdokkes Polri, Brigjen Pol Nyoman Eddy Purnama Wirawan memastikan seluruh tahapan identifikasi dilakukan dengan menggunakan standar Disaster Victim Identification (DVI) internasional guna menjamin keakuratan hasil sebelum jenazah diserahkan kepada keluarga.
"Mulai malam ini tim langsung bekerja. Kami menggunakan standar DVI internasional dengan mengumpulkan data postmortem dari jenazah dan mencocokkannya dengan data antemortem yang sebelumnya sudah kami kumpulkan dari pihak keluarga," ujar Karodokpol Pusdokkes Polri, Brigjen Pol Nyoman Eddy, di Makassar, Selasa (20/1/2026).
Proses identifikasi dilakukan melalui tahapan rekonsiliasi data, yakni mencocokkan ciri-ciri fisik, odontologi forensik, sidik jari, hingga DNA.
Polri menegaskan bahwa ketepatan identifikasi jauh lebih penting dibandingkan kecepatan.
"Yang menjadi prioritas kami bukan cepat, tapi tepat. Kami tidak boleh salah mengembalikan jenazah kepada keluarga. Oleh karena itu, mohon kesabaran dari semua pihak," tegasnya.
Setelah proses identifikasi dinyatakan cocok dan valid, hasilnya akan segera dirilis secara resmi. Selanjutnya, jenazah akan diserahkan kepada tim di daerah untuk kemudian dipulangkan kepada keluarga korban.
Sahabat KompasTV, bagaimana pendapat kalian terkait berita ini, tulis di kolom komentar ya!
Produser: Yuilyana
Thumbnail Editor: Lintang
#atr42500 #makassar #mabespolri
Baca Juga Evakuasi Korban ATR 42-500 Dilanjutkan, Tim SAR Fokus Pencarian Jenazah Tersisa di https://www.kompas.tv/nasional/645115/evakuasi-korban-atr-42-500-dilanjutkan-tim-sar-fokus-pencarian-jenazah-tersisa
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/645116/dokter-forensik-mabes-polri-turun-tangan-identifikasi-jenazah-korban-atr-42-500
Jadilah yang pertama berkomentar