Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Tim SAR telah berhasil menemukan satu jenazah dan serpihan badan pesawat ATR 42-500 yang kecelakaan di Maros, Sulawesi Selatan.

Doa terus dipanjatkan keluarga korban, berharap agar keluarga terkasih dapat segera ditemukan.
Kabar kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Maros, Sulawesi Selatan, seketika mengubah suasana di rumah keluarga korban.

Doa kini jadi satu-satunya kekuatan di tengah ketidakpastian keberadaan keluarga mereka.

Mereka masih menyimpan satu harapan besar, keluarga mereka kembali pulang.
Salah satu keluarga penumpang pesawat ATR 42-500 menceritakan, sempat berkontak dengan korban sekitar setengah sembilan hingga pukul 10 pagi. Namun, sekitar pukul 10.30 WIB tak bisa lagi mengontak.

Tim SAR gabungan berhasil menemukan satu korban pesawat ATR 42-500 yang mengalami kecelakaan di Gunung Bulusaruang, Sulawesi Selatan, Minggu sore.

Jenazah ditemukan sekitar 200 meter di bawah tebing curam. Tim SAR saat ini tengah berupaya untuk mengevakuasi jenazah tersebut.

Sementara itu, beberapa serpihan pesawat yang ditemukan telah dibawa turun oleh Tim SAR.

#ATR42-500 #pesawatjatuh #pesawathilangkontak

Baca Juga KLARIFIKASI! Kotak Oranye Ditemukan Tim SAR Bukan Kotak Hitam Pesawat ATR 42-500 di https://www.kompas.tv/nasional/644682/klarifikasi-kotak-oranye-ditemukan-tim-sar-bukan-kotak-hitam-pesawat-atr-42-500



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/644686/doa-dan-harapan-keluarga-korban-pesawat-atr-42-500-berita-utama
Transkrip
00:00Terima kasih Anda masih menyaksikan berita utama saudara.
00:03Tim SAR telah berhasil menemukan satu jenasa dan serpihan badan pesawat ATR-42500
00:09yang mengalami keselakan di Gunung Bulu Saraung, Sulawesi Selatan.
00:14Doa terus dipanjatkan keluarga korban.
00:17Mereka berharap agar keluarga terkasih dapat segera ditemukan.
00:20Kabar kecelakaan pesawat ATR-42500 di Maros, Sulawesi Selatan
00:48seketika mengubah suasana di rumah keluarga korban.
00:53Doa kini jadi satu-satunya kekuatan di tengah ketidakpastian keberadaan keluarga mereka.
01:01Mereka masih menyimpan satu harapan besar.
01:04Keluarga mereka dapat kembali pulang.
01:08Terakhir kontakan hari Kamis ya?
01:09Hari Kamis.
01:12Biasanya kalau dia mau berangkat ke dunas itu,
01:15suka bilang, minta doa ini.
01:18Nggak kalau yang kemarin?
01:21Nggak ada kamar.
01:22Iya Pak, ya Pak cukup.
01:23Kalau kamu kabarnya, aku nak pergi.
01:27Salah satu keluarga penumpang pesawat ATR-42500 menceritakan
01:32sempat berkontak dengan korban sekitar setengah sembilan hingga pukul 10 pagi.
01:38Namun, sekitar pukul 10.30, keluarga tak bisa lagi mengontak.
01:44Setian begitu, jadi saya masih kipet juga sama istri dan anak-anak,
01:49saya masih belajar kan.
01:51Setelah itu, karena dia nyetir kan,
01:54selalu, sejam setengah, ya pas sejam,
01:58tetelepon, ya, EWA ya.
02:03Akhirnya, mau anak-anak.
02:06Anak-anak juga belum tahu, tadi pas sejam.
02:08Tim Sar gabungan berhasil menemukan satu korban pesawat ATR-42500
02:17yang mengalami kecelakaan minggu sore.
02:20Jenasah ditemukan sekitar 200 meter di bawah tebing curam.
02:25Tim Sar saat ini tengah berupaya untuk mengevakuasi jenasah.
02:28Sementara itu, beberapa serpihan pesawat yang ditemukan
02:32telah dibawa turun oleh Tim Sar.
02:35Berapa serpihan yang sudah berhasil dibawa turun oleh Tim Sar kita.
02:42Kemudian, ada berita yang cukup mengembirakan.
02:46Beberapa saat yang lalu, tim kita juga sudah menemukan jenasah
02:52dan sekarang jenasah posisinya sudah masuk kantong.
02:56Dan tim sedang keras untuk menaikkan.
03:00Polda, Sulawesi Selatan telah membuka posko antemortem
03:03dan posmortem di Rumah Sakit Bayangkara, Makassar.
03:07Satu persatu, sampel DNA dari keluarga korban
03:10telah diambil untuk memudahkan proses identifikasi.
03:15Tim Liputan, Kompas TV.
03:16Terima kasih telah menonton!
Jadilah yang pertama berkomentar
Tambahkan komentar Anda

Dianjurkan