00:00Ya, terima kasih kepada media dan youtuber yang menghadir di perpustakaan Kemendik Dasmen ini.
00:08Ya, seperti yang dibacakan oleh Dr. Tipah, yang merupakan ekstraksi dari pemikiran kami,
00:15ya bahwa banyak sekali kejanggalan yang perlu dijawab oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah,
00:21yang tugasnya sebenarnya mengajari bukan hanya pendidikan, tetapi moralitas pendidik untuk anak-anak
00:28sejak usia dini.
00:31Oleh karena itu, integritas moral dari Kementerian ini dipertaruhkan di sini.
00:37Sangat dipertaruhkan.
00:39Oleh karena itu, ya, seperti yang saya ungkapkan sering di banyak media,
00:44harus ada pemetaan kulum terhadap anatomi, kurikulum, silabus, capaian, pembelajaran,
00:53mengenai bobot-bobotnya, spesifik satuan pembelajaran, seperti kok bisa, ya,
01:02Gibran menerima surat keterangan penyetaraan SMK Akuntansi dan Keuangan,
01:07yang merupakan sekolah kejuruan atau vokasional,
01:12yang spesifik untuk mempersiapkan peserta ajar untuk masuk ke dunia kerja.
01:19Itu diekivalenkan dengan, diekivalensikan dengan pendidikan secondary 3 dan secondary 4
01:28atau kelas 9 dan kelas 10 atau kelas 1 SMA
01:35plus diploma 1-2 tahun di UTS Insearch yang merupakan program pra-universitas
01:47atau program universitas tingkat awal.
01:51Bayangkan, sebegitu banyak profesor di Indonesia ini,
01:55sebegitu banyak dokter, profesor di Kemendik Dasmen ini,
02:02tetapi ekivalensi kelas 1 SMA plus diploma ekivalen dengan SMK Peminatan Akuntansi dan Keuangan.
02:12Padahal, dalam syarat penyetaraan ijazah yang secara online,
02:20itu ada 10 dokumen.
02:22Kami tanyakan langsung.
02:25Konfirmasi langsung kepada Dr. Eko Susanto sebagai sekretaris di Jenik Dasmen.
02:29Setidaknya ada 2 dokumen yang tidak dimiliki oleh Gibran.
02:33Satu, rapor 3 tahun.
02:37Tidak ada.
02:38Yang kedua, ijazah yang mau disetarakan itu tidak ada.
02:43Ijazah SMA dari luar negeri
02:45atau yang dikenal di luar negeri,
02:46High School Living Certificate.
02:50Itu tidak ada.
02:52Kok bisa secara online itu bisa tembus
02:55dan menjadi surat keterangan penyetaraan itu?
02:59Itu yang harus kita tanyakan.
03:00Dan terakhir,
03:02kami telah berjumpa dengan seseorang yang menempu
03:05di pendidikan di Singapura, secondary school.
03:10Dan kami lihat dan kami memiliki skannya
03:12sertifikat GCEO level
03:14dari Singapura.
03:17Dan ia mengatakan,
03:19jangankan mendaftar
03:20WAPES,
03:22mendaftarkan ke universitas saja,
03:25dia tidak bisa.
03:27Sertifikat GCEO level yang dia miliki
03:30tidak mendaftarkan universitas di Indonesia.
03:36Kok bisa lolos di KPU?
03:38Bisa lolos menjadi SMK?
03:42Ketika saya tanyakan,
03:43dan saat itu terakhir saya ketemu dengan Dr. Eko Susantok,
03:48pertanyaan terakhir saya,
03:49apakah kasus serupa itu pernah ada
03:53di Kemendik Dasmen ini?
03:56Maksudnya serupa artinya
03:57secondary four
03:59atau kelas 1 SMA
04:00plus diploma
04:01itu ekivalen dengan SMK.
04:04Tidak ada.
04:06Kalau memang ada,
04:07ayo kita tunjukkan
04:08nanti besok
04:10di sidang KIP
04:12hari Selasa
04:1413 Januari 2026
04:16pukul 10.30 besok.
04:18Kalau ada,
04:21oleh karena itu
04:22disahkan kami
04:23ya kejujuran
04:24dari Kemendik Dasmen
04:25ya
04:26karena
04:27ini kementerian
04:28yang mengajar moralitas
04:29sejak usia dini,
04:31ya kalian dulu juga
04:31bermoral.
04:33Jangan mengajarin
04:34anak-anak bermoral
04:35kalau kalian tidak bermoral.
04:37Artinya
04:37ya kalau memang ada yang salah,
04:40ada mal-administrasi
04:41ketika
04:42dikeluarkannya
04:43surat keterangan
04:44untuk Gibran
04:46pada tanggal 6
04:47Agustus 2019
04:49ya cabut.
04:51Itu saja cabut.
04:53Institusi
04:54juga pernah salah,
04:55bisa salah.
04:57Tapi harus berani
04:58mengkoreksinya.
05:00Begitu.
05:01Terima kasih.
05:01Sampai jumpa di video selanjutnya.
05:03Terima kasih.
05:03Terima kasih.
05:04Terima kasih.
05:04Terima kasih.
Komentar