KOMPAS.TV - Pemprov Aceh kembali memperpanjang masa tanggap darurat bencana banjir dan longsor. Perpanjangan dilakukan selama 14 hari ke depan, menyusul masih adanya wilayah terdampak yang belum sepenuhnya pulih.
Pemprov Aceh memperpanjang status tanggap darurat rencana hidrometeorologi selama 14 hari, terhitung mulai 9 Januari hingga 22 Januari 2026.
Keputusan ini diambil menyusul masih tingginya curah hujan di sejumlah wilayah, serta adanya potensi banjir dan longsor susulan.
Selain itu, sejumlah daerah terdampak juga dilaporkan belum sepenuhnya pulih, baik dari sisi akses, pemukiman, maupun fasilitas umum.
Selama masa perpanjangan tanggap darurat, Pemprov Aceh terus memaksimalkan upaya penanganan darurat, mulai dari evakuasi warga, pemenuhan kebutuhan dasar
pengungsi, distribusi logistik, hingga percepatan pembersihan dan pemulihan infrastruktur.
Sementara Pascabencana banjir bandang dan longsor, warga dari dua puluh desa di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, direlokasi ke lokasi yang lebih aman.
Salah satu desa yang hancur yakni Desa Pepelah, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues.
Seluruh warga telah meninggalkan desa dan mengungsi ke atas badan jalan karena trauma akan terjadinya bencana susulan.
Pasca diterjang banjir bandang dan longsor, permukiman warga di pedalaman Gayo Lues ini dinilai tak layak lagi untuk dihuni kembali karena permukiman mereka diapit pegunungan dan terbelah aliran sungai.
#aceh #tanggapdarurat #banjir #longsor
Baca Juga Kebakaran Hebat di Permukiman Padat Tambora, 21 Mobil Damkar Dikerahkan Padamkan Api di https://www.kompas.tv/regional/643156/kebakaran-hebat-di-permukiman-padat-tambora-21-mobil-damkar-dikerahkan-padamkan-api
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/643159/aceh-perpanjang-masa-tanggap-darurat-hingga-warga-desa-di-gayo-lues-direlokasi-kompas-petang
Jadilah yang pertama berkomentar