Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Di tengah dinamika kehidupan yang terus bergerak, Bahasa Indonesia menyimpan peribahasa yang lahir dari kearifan lokal. Salah satunya adalah peribahasa "Biduk lalu kiambang bertaut". Sebuah ungkapan sederhana yang sarat makna tentang kehidupan.

Lalu, apa arti peribahasa ini?

Pernah melihat air sungai yang kembali tenang setelah dilewati perahu?

Tumbuhan kiambang, atau Salvinia molesta, tumbuhan gulma perairan yang semula terbelah, perlahan kembali menyatu. Gambaran ini, melahirkan peribahasa "Biduk lalu kiambang bertaut".

Lalu, apa makna dari peribahasa ini?

Ternyata warga masih tidak familiar ya dengan biduk lalu kiambang bertaut.

Kini kita tahu, peribahasa biduk lalu kiambang bertaut bermakna lekas berbaik atau berkumpul kembali, jika terjadi perselisihan atau pertengkaran.

Peribahasa biduk lalu kiambang bertaut telah memperkaya pengetahuan berbahasa Indonesia kita.

Tetaplah berbahasa Indonesia.

Baca Juga BMKG: Bibit Siklon 93S Intai Selatan Banten, 6 Provinsi Masuk Status Siaga pada Selasa 23 Desember di https://www.kompas.tv/info-publik/639093/bmkg-bibit-siklon-93s-intai-selatan-banten-6-provinsi-masuk-status-siaga-pada-selasa-23-desember

#bahasaindonesia #peribahasa #edukasi

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/pendidikan/640677/mengenal-makna-peribahasa-biduk-lalu-kiambang-bertaut-ini-penjelasannya-selasa-bahasa
Transkrip
00:00Intro
00:00Hari Selasa waktunya Selasa Bahasa
00:16Di tengah dinamika kehidupan yang terus bergerak
00:19Bahasa Indonesia menyimpan peribahasa yang lahir dari karifan lokal
00:23Salah satunya adalah peribahasa
00:25Biduk lalu kiambang bertaut
00:27Sebuah ungkapan sederhana yang syarat makna tentang kehidupan
00:30Lalu apa arti peribahasa ini?
00:33Mari kita simak penjelasannya dalam Selasa Bahasa berikut ini untuk Anda
00:37Pernah melihat air sungai yang kembali tenang setelah dilewati perahu?
00:46Tumbuhan kiambang atau salvinia molesta
00:48Gulma perairan yang semula terbelah perlahan kembali menyatu
00:52Gambaran ini melahirkan peribahasa Biduk lalu kiambang bertaut
00:57Lalu apa makna dari peribahasa ini?
01:02Nah ini peribahasa lama nih
01:03Biduk lalu kiambang bertaut
01:05Kalau yang udah terjadi biarlah terjadi
01:10Sama juga lah udah
01:12Biduk lalu kiambang bertaut
01:15Ternyata warga masih tidak familiar dengan peribahasa Biduk lalu kiambang bertaut
01:23Untuk lebih jelas mari simak penjelasan tentang peribahasa ini
01:27Dari penyelaras bahasa Kompas TV
01:30Sepertinya memang belum banyak yang tahu peribahasa ini
01:34Karena masih jarang digunakan
01:36Peribahasa klasik dalam hasanah budaya Melayu Indonesia
01:39Digunakan untuk menyampaikan pesan perdamaian
01:42Dan jangan berselisih berlarut-larut
01:45Penjabaran arti Biduk lalu kiambang bertaut
01:47Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah
01:49Biduk bermakna perselisihan antara sanak keluarga
01:53Kiambang berarti orang yang berkelahi atau bertengkar
01:56Yang akhirnya berbaik dan berkumpul kembali
01:58Taut artinya lekas berbaik atau berkumpul kembali
02:02Seperti perselisihan antara sanak keluarga
02:05Kini kita tahu
02:07Peribahasa Biduk lalu kiambang bertaut
02:09Bermakna lekas berbaik atau berkumpul kembali
02:13Jika terjadi perselisihan atau pertengkaran
02:16Peribahasa Biduk lalu kiambang bertaut
02:18Telah memperkaya pengetahuan bahasa Indonesia kita
02:21Tetaplah berbahasa Indonesia
02:24Tim Liputan, Kompas TV
02:27Tim Liputan, Kompas TV
Jadilah yang pertama berkomentar
Tambahkan komentar Anda

Dianjurkan