Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
ACEH, KOMPAS.TV KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak sempat menyinggung sistem keuangan pembangunan jembatan di lokasi bencana Sumatera saat rapat Satgas Pemulihan Pascabencana DPR RI di Banda Aceh, Selasa (30/12/2025).

Pimpinan DPR sempat mengingatkan KSAD Maruli yang duduk di sebelah Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa.

"Iya, di sebelah. Saya pura-pura lihat, Bapak," ujar KSAD Maruli disambut tawa Menkeu Purbaya.

Baca Juga Gubernur Aceh Mualem Sapa Menkeu Purbaya-Raffi Ahmad di Rapat DPR Bahas Pemulihan Pascabencana di https://www.kompas.tv/nasional/640655/gubernur-aceh-mualem-sapa-menkeu-purbaya-raffi-ahmad-di-rapat-dpr-bahas-pemulihan-pascabencana

#bencanasumatera #dpr #breakingnews

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/640656/ekspresi-menkeu-purbaya-saat-ksad-maruli-singgung-dana-pembangunan-jembatan-bencana-sumatera
Transkrip
00:00Sekalian yang saya hormati, dari kami untuk jembatan sudah karena kita memerlukan suatu proses yang cukup panjang untuk mengerjakan jembatan ini.
00:14Yang pertama kita harus survei tempat itu, tempat itu harus jenis jembatan apa yang tepat.
00:21Kami sudah memutuskan ada tiga jenis jembatan yang akan kami buat, jembatan Beli, jembatan Almco, dengan jembatan Perintis atau jembatan Gantung.
00:35Yang lebih dari itu mungkin saran kami itu pekerjaan di PU saja yang mengerjakan karena akan sedikit rumit.
00:43Setelah kami survei, kami cari barang dulu di Jakarta.
00:47Jakarta kami kirim ke Aceh, di Aceh juga sampai turun di pelabuhan, mau bergeser ke tempat untuk pengerjaan juga banyak yang terhambat di jalan.
01:02Ada yang sampai satu minggu Pak, nunggu penyelesaian.
01:05Namun sampai dengan saat ini kita sudah sekitar di Aceh ini perlu 24 Beli yang sudah kita survei dan ini juga mungkin akan terus bertambah.
01:19Tapi kita terus menyesuaikan dengan jumlah Beli yang kami miliki.
01:24Alhamdulillah Presiden kita sudah merencanakan pembelian jembatan Beli dari negara luar.
01:32Itu pun hampir tidak ada yang punya ready stock.
01:37Jadi dikumpulkan dari beberapa negara untuk bisa mensuplai jembatan Beli di tempat bencana ini.
01:46Sampai dengan saat ini kita sudah mengerahkan 22 jembatan Beli di seluruh tempat bencana,
01:54ditambah 14 dari PU.
01:59Termasuk juga ARMCO, kita sudah data ada 39 di Aceh.
02:05Semua sudah kita siapkan perlengkapannya.
02:08Jembatan gantung juga terus berjalan surveinya.
02:11Kita juga harus tetap ada yang belanja.
02:15Kita beruntung kalau masih bisa dibeli di Medan lebih mudah.
02:18Tapi kalau belinya dari Jakarta, prosesnya memang cukup panjang.
02:24Dan juga memang ini juga perlu disampaikan kepada pimpinan rapat bahwa sampai dengan saat ini kami belum mengerti sistem keuangannya Pak.
02:35Kita swadaya semua ini Pak.
02:37Ya, sementara mungkin sampai pertengahan bulan depan kita masih kuat Pak.
02:44Setelah itu.
02:46Ya, sudah.
02:48Ya, mungkin kami ke terbatasan pengetahuan prosedur mungkin Pak.
02:52Sebetulnya.
02:54Kita dulu tahunya cuma dikasih uang kerja Pak.
02:59Ini juga dengan PU Pak.
03:01Cuma PU ini kerjakan, ini makannya.
03:04Itu aja Pak.
03:04Jadi anak-anak dikasih makan aja.
03:07Itu kalau buat tentara sudah bagus sekali Pak.
03:11Ada yang kayaknya.
03:13Sudah bagus Pak.
03:15Ya.
03:16Jadi kami proses bagaimana mengumpulkan,
03:19biar mengerti Pak Gubernur, Pak Wakil Gubernur, para Bupati.
03:23Ya, kami kerja juga siang malam di sana Pak.
03:26Jadi kami mengumpulkan semua jembatan Beli se-Pulau Jawa,
03:32bahkan dari PU dari Kalimantan.
03:34Kalimantan Timur dikumpulkan,
03:37kirim ke, ada yang harus ke Jakarta dulu,
03:41Jakarta kirim lagi ke tempat,
03:44ke sasaran,
03:44sampai kami juga mengumpulkan semua dari Pulau Jawa,
03:48dari Lampung, kita kirim semua ke atas ke daerah gempa.
03:56Selanjutnya juga untuk Armco,
03:59sampai pabrik-pabriknya itu,
04:02kita borong semua Pak.
04:03Habis.
04:04Suruh bikin lagi.
04:06Habis.
04:06Sudah tiga tahap kita sudah kerjakan.
04:11Itu pun, ya, saya...
04:15Nanti bisik-bisik Bapak aja, Pak.
04:17Itu masih utang, Pak.
04:19Jadi,
04:19nggak ada masalah.
04:21Bapak sebetulnya bisa,
04:23masih bisa berlanjut,
04:24dan saya meyakini.
04:25Yang sebelah dengar, Pak.
04:26Iya, Pak.
04:27Yang sebelah dengar.
04:29Saya pura-pura lihat Bapak, Pak.
04:31Tapi yang sebelahnya, Pak.
04:33Yang sebelahnya, Pak.
04:35Tapi kami tidak berhenti,
04:37Pak Gubernur, Pak Bupati, ya.
04:38Kami tidak berhenti.
04:39Terus.
04:40Saya tidak bilang...
04:41Juga persoalan surveikan,
04:44perlu ada kelompok-kelompok yang mengerti.
04:47Kalau kita misalnya bisa survei sampai berapa puluh,
04:50itu sudah bagus, Pak.
04:53Meyakinkan apa yang baik di situ.
04:55Karena di lapangan itu kan ada yang jadi lebar,
04:59sehingga yang tadinya secara awal itu bisa beli,
05:06ternyata jadi tidak bisa,
05:08dan lain sebagainya.
05:09Tapi saya meyakini ini akan terus kita kerjakan.
05:15Saya kira,
05:16untung kita juga punya pemikiran pakai ARMCO itu.
05:20Setelah saya diskusi dengan Menteri PU,
05:22wah ini efektif sekali.
05:24kalau ini bisa dikerjakan.
05:26Terutama jalanan yang terbelah oleh air itu.
05:30Jalanan yang terbelah oleh air itu tinggal ditaruh,
05:32ditumpuk, itu cepat.
05:34Jadi itu kira-kira yang kami kerjakan.
05:39Sementara ini di Aceh baru juga ada penambahan 11 jembatan Beli yang memungkinkan.
05:47Juga ARMCO saya kira itu betul sosial kepada daerah-daerah supaya lebih mengerti.
05:52Dan juga jembatan gantung itu nanti kita akan terus perbanyak timnya untuk mulai dikerjakan.
06:02Saya juga punya data ada memang ada berapa ratusan lebih di Aceh ini untuk perlu jembatan gantung.
06:10Mudah-mudahan ini kalau misalnya tim-tim kita bisa dibentuk lebih banyak,
06:15nanti mungkin beberapa bulan ke depan bisa kita selesaikan permasalahan jembatan-jembatan ini.
06:22Demikian Pak, terima kasih.
06:24Terima kasih.
Jadilah yang pertama berkomentar
Tambahkan komentar Anda

Dianjurkan