Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 48 menit yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Jubir Partai Demokrat, Diska Putri Pamungkas debat sengit dengan Ketum DPP PSI Faldo Maldini terkait Ketua Umum Demokrat AHY singgung soal upaya kudeta saat 2021.

Pernyataan politik AHY hanya berselang sepekan, dari pernyataan kader seniornya di DPR, Benny K Harman, yang menyindir soal keaslian ijazah. Tanpa menyebut nama, publik langsung paham siapa yang dimaksud, saat Benny memuji Hakim MK Arsul Sani, yang mau menunjukkan ijazah aslinya tatkala diterpa isu ijazah palsu.

Apakah pernyataan AHY yang mengungkit upaya perebutan Ketua Umum Demokrat, dan sindiran kader soal keaslian ijazah, bagian dari kontestasi dan orkestrasi politik menuju 2029?

Produser: Theo Reza

Video Editor: Aqshal

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/634405/saling-ngotot-demokrat-dan-psi-soal-kaitan-kudeta-partai-hingga-ijazah-jokowi
Transkrip
00:00Mas Caldo, Ketua DPP PSI bestari bilang, apa yang terjadi sekarang adalah upaya memecah suara Prabowo.
00:08Anda gimana sih, kok bisa itu keluar simpulannya, datanya apa?
00:11Iya, kan tadi saya bilang di awal bahwa Partai Demokrat adalah partai yang sangat bisa membaca data.
00:16Kita lihat hari ini stagnasi surveinya terjadi.
00:19Oleh karena itu, secara politik menurut Partai Demokrat.
00:23Gue boleh ngomong dulu gak?
00:24Oh iya boleh, boleh.
00:25Boleh ya?
00:25Tolong-tolong.
00:26Gue gak enak nih.
00:27Iya, iya, iya.
00:27Tanya-tanya juga selesai dari situ.
00:31Kalau di sini, setiap ngomong di situ, kami diam.
00:34Sama kau gak apa-apa.
00:35Gitu dulu, aku bikin cepat aja.
00:36Lanjut, lanjut.
00:37Ada tiga nih kecurigaan nih, Bagis ya.
00:39Demokrat pertama, soal yang ngomong.
00:42Pak Beni, Pak Syarif, dan sebagainya.
00:44Itu gak dijelaskan sehap untas.
00:45Penjelasannya pun bahkan bilang, yaudah ditunjukkan aja.
00:48Oh, berarti sikapnya sama.
00:49Sikap Demokrat kesana ya, itu satu.
00:51Yang kedua, kecurigaannya.
00:53Saya kan sering nih, debat.
00:54Ini serangan di medsos agak kenceng.
00:56Kalau kita ngajak-ngajak Demokrat debat.
00:58Terus yang ketiga,
01:00yang bikin kita heran adalah,
01:01gak susah buat Pak Beni manggil UGM,
01:04manggil polisi,
01:05untuk tanya, gimana nih sebenarnya arahnya kemana.
01:08Nah, yang keempat,
01:09kalau dari tadi Mbak Giska bilang bahwa,
01:12tunjukkan bukti, tunjukkan bukti.
01:13Tunjukkan juga, ada bukti gak Pak Jokowi Kudeta waktu itu?
01:16Gak ada kan?
01:17Itu kan sudah selesai.
01:18Gak ada kan?
01:18Jadi kalau pakai logika yang Mbak Giska pakai,
01:20lalu kenapa,
01:21kemudian itu dikait-kaitkan dengan hal tarang.
01:24Semuanya gak ada buktinya.
01:26Dan kenapa?
01:26Oke, oke.
01:27Itu yang disampaikan oleh Pak Ahaye,
01:28Soal Kudeta itu.
01:29Dan kemudian,
01:30dan kemudian,
01:30dan kemudian,
01:30dan kemudian,
01:30dan kemudian,
01:31dan kemudian,
01:31dan kemudian,
01:31dan kemudian,
01:32Berarti apa yang Pak Ahaye sampaikan juga asumsi dong.
01:35Nah, sedangkan Pak Jokowi proses peradilannya berjalan.
01:38Keputusannya pun menguntungkan Pak Ahaye.
01:40Pak Ahaye ngomong di internal,
01:41tapi tidak memuji Pak Jokowi.
01:43Jadi sikap demokrat itu gimana?
01:44Oke, baik.
01:45Sikap demokrat gimana yang jelas?
01:46Pertama.
01:47Maunya apa?
01:47Pertama,
01:48kenapa harus dikaitkan?
01:51Waduh.
01:51Kenapa dikait-kaitkan antara statementnya Mas Ahaye,
01:55yang jelas-jelas konteksnya tidak ada hubungannya dengan ijasa,
01:58lalu kemudian dikait-kaitkan dengan ijasa?
02:00Kudeta!
02:01Saya bilang kudeta.
02:02Iya, kenapa konteksnya kemudian dikait-kaitkan dengan
02:04seolah-olah menuduh kami ikut dalam hasil tersebut.
02:10Bukti kudeta ada.
02:11Pak Jokowi berlakunya ada.
02:12Iya, dan kami, dan saat ini diskusinya bukan masalah itu.
02:18Saat ini diskusinya adalah Anda menuduh kami ikut dalam orkestrasi,
02:23dalam ijasa pasu yang menuduh kami,
02:25dan menuduh kami diskusis ini.
02:27Kuriga masih ini, bukan menuduh.
02:28Nah, ini yang saya...
02:31Menurut saya, Mas Faldo, boleh saya?
02:34Menurut saya, Mas Faldo, gagal paham.
02:37Apa hubungannya antara apa statement Partai Demokrat?
02:41Iya.
02:41Statement Ketumu AHI, yang pada saat itu adalah tentang rumah perjuangan.
02:45Ada bukti yang nggak?
02:46Tidak ada.
02:46Nggak ada, kan?
02:47Ini udah clear.
02:48Nah, ini dalam permasalahan sekarang ini,
02:50bahkan pada saat pernyataan itu,
02:52tidak pernah ada yang bilang bahwa Pak Jokowi adalah bagian dari kudeta.
02:56Tidak pernah.
02:56Nah, kita lihat tahun dua, sekarang.
02:58Saya yang ada di Bang Jansen, Bang Jansen, PT.LH, di sini kok.
03:01Iya, tapi kan itu sudah selesai permasalahan ini.
03:03Itu sudah selesai permasalahan ini.
03:04Dan itu Demokrat menyatakan Pak Jokowi tahu.
03:06Lalu kenapa kemudian saat ini dikaitkan lagi dengan kejasa Pak Jokowi.
03:12Jansen, Pak Jansen, PT.LH, ini nggak nggak paham.
03:15Ini logikal falasi.
03:16Ini logikal falasi.
03:18Saya nggak tahu logikanya di mana.
03:20Logikanya di mana apabila Pak AHI ketika berbicara tentang rumah perjuangan,
03:25tentang menjelaskan perjuangan.
03:27Oh, benar-benar.
03:28Kudeta saja.
03:30Berbicara adalah bagian dari perjuangan yang kemudian dikemanakan.
03:32Dengan Jokowi bisa ngebelan atau nggak sebenarnya?
03:35Ya, jadi ini yang menariknya cuma Paldo sama berdua aja harusnya tadi.
03:40Reply Harun dia marini loh, biasanya dia paling kenceng.
03:44Jadi gini, jadi memang benar ya.
03:46Tadi kan saya bilang, kita saksinya, kita ngebahas di berbagai TV.
03:50Zaki bilang waktu itu, tidak mungkin presidennya tidak tahu.
03:53Iya, tapi kan itu masalah sudah selesai, Bu.
03:55Iya, sudah selesai.
03:56Tapi gini juga, politik itu adalah by design.
04:00Bukan by accident.
04:01Perubahannya detik per detik.
04:03Beneran, saya mengamati itu dari 35 tahun yang lalu ya.
04:07Artinya apa?
04:07Ini bisa saja, ini by design, bisa saja.
04:10Kemungkinan itu harus kita perhitungkan.
04:13Baik pihak pendukungnya Pak Jokowi maupun dari pihak Demokrat.
04:17Bagaimanapun AHY ingin tampil dong.
04:19Karena pernah mencalonkan diri jadi gubernur, gagal.
04:24Lalu kemudian diem, berada di dalam tempurungnya ibarannya.
04:29Lalu kemudian diajak oleh Pak Jokowi.
04:31Jadi ada utang budi juga kepada Pak Jokowi.
04:33Kalau kemudian ini diungkit kembali, kita yakin yang ada desain.
04:37Gak apa-apa.
04:38Gak apa-apa.
04:39Mainkan desain itu.
04:39Sudah tunjukin aja.
04:40Ya, mainkan aja.
04:41Saya tidak paham.
04:42Saya tidak paham.
04:43Gak apa-apa.
04:44Justru kita semua senang loh.
04:46Ibu melihat.
04:47Kita semua senang.
04:47Sudah melihat belum apa yang dikatakan Mas AHY?
04:50Itu judulnya di atas itu, coba lihat.
04:52Mas AHY tidak menyinggung Pak Jokowi sama sekali.
04:54Ada kesenggungan Pak Jokowi.
04:56Kalau Pak Jokowi itu sudut gak apa-apa.
04:59Mas AHY itu menjelaskan tentang hal-hal.
05:02Gak apa-apa.
05:02Gak apa-apa.
05:03Dibilang disain gak apa-apa.
05:05Yang tadi kita pengen tahu itu ikap demokan.
05:08Jika itu realitas politiknya gak apa-apa.
05:11Kita mainkan.
05:13Biar dengar, biar dengar.
05:15Kita melihat, Pak.
05:15Sebentar, sebentar.
05:16Silahkan.
05:17Jadi memang perdebatan tentang bising-bising komunikasi politiknya juga gak akan selesai.
05:222029 sudah di depan mata.
05:24Tentu akan ada persaingan.
05:26Kalau tadi sudah dipastikan apakah Pak Prabowo akan pasti dengan Gibran?
05:29Belum tentu juga.
05:30Desainnya seperti apa kita gak tahu.
05:32Siapa yang menyangka dulu Pak SBY akan berpisah dari Bumega.
05:37Pada saat Bumega bilang, Pak SBY nanti kampanyenya di sana.
05:40Oh tidak, saya akan maju.
05:42Kita kan tahu semua sejarah itu.
05:44Demikian juga Pak Jokowi dengan PDIP.
05:46Siapa yang menyangka Gibran akan dinaikkan.
05:48Tapi semuanya sudah desain sebelumnya.
05:50Kita sudah membaca arah-arah itu semua.
05:52Dari mulai perdebatan di Mahkamah, Konstitusi,
05:55yang diteriakin oleh teman-teman, para pejuang demikrasi.
05:59Semuanya sudah selesai.
06:00Semuanya disesai.
06:01Jadi Anda masih menolak bahwa ini lah Pak Desain.
06:03Nanti dijawab.
06:03Udah kembali, saudara.
06:04Sampai jumpa.
06:05Sampai jumpa.
06:06Sampai jumpa.
Jadilah yang pertama berkomentar
Tambahkan komentar Anda

Dianjurkan