Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV TNI fokus mempercepat buka akses jalan Tapanuli Tengah-Sibolga untuk menyalurkan bantuan logistik kepada korban banjir dan longsor.

Dandim 0210/Tapanuli Utara, Letkol (Kav) Ronald Tampubolon mengatakan TNI tengah fokus membuka akses jalan untuk distribusi bantuan logistik via darat ke korban banjir dan longsor di Tapanuli Tengah-Sibolga.

Diketahui bahwa Tapanuli Tengah dan Sibolga merupakan wilayah yang terdampak cukup parah akibat banjir bandang dan longsor.

Baca Juga Kondisi Korban Banjir Tapteng di Posko Pengungsian: Komunikasi Terputus, Warga Sulit Dapat Informasi di https://www.kompas.tv/regional/634277/kondisi-korban-banjir-tapteng-di-posko-pengungsian-komunikasi-terputus-warga-sulit-dapat-informasi

#banjir #longsor #tni #bantuanlogistik

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/634293/terbaru-tni-percepat-buka-akses-jalan-tapanuli-tengah-sibolga-untuk-distribusi-bantuan-logistik
Transkrip
00:00Informasi selanjutnya saudara TNI fokus mempercepat buka akses jalan Tapanuli Tengah Sibolga
00:06untuk menyalurkan bantuan kepada korban banjir longsor.
00:09Berikut penutupan penuturan dari Dandim 020 Tapanuli Utara,
00:14Let's Call Cavalier, Ronald Tampu Bolon kepada jurnalis Kompas TV, Jonah Hamunangan.
00:21Rencana saat ini sudah seperti apa kemarin?
00:24Baik, pertama-tama saya pribadi dan seluruh anggota TNI mengucapkan turut berduka cita
00:31atas masyarakat yang menjadi korban bencana di wilayah Tapanuli Raya ini, terutama di Tapanuli Utara.
00:41Berikutnya untuk tugas kami TNI dalam hal ini mendukung pemerintah daerah
00:46dalam penanganan bencana atas perintah Panglima Kodam,
00:51kami protes pertama adalah membuka akses jalan
00:54sebagai jalur bantuan logistik darat ke arah Tapanuli Tengah Sibolga
01:01di mana kita ketahui bersama bahwa Tapanuli Tengah dan Sibolga yang terdampak cukup besar banjir bandang
01:07sehingga akses yang saat ini dibuka sedang dikerjakan oleh Kodam 1 Bukit Barisan
01:12lewat Batalon Sipur kita membantu pemerintah daerah dengan dinasinya terkait
01:19untuk kita bisa buka jalan 62 km tersebut.
01:22Saat ini progresnya masih di km 36, yaitu di desa Sibalanga, kecamatan Adian Koting.
01:29Sehingga harapan kita di sisa 26 km ini lagi kita kebut untuk bisa membuka akses jalan utama.
01:36Kemudian di samping itu kita juga telah membantu masyarakat-masyarakat terdampak di kecamatan lainnya
01:42karena beberapa kecamatan juga ada yang terkena banjir bandang
01:45kemudian ada juga tanah longsor bukan di akses jalan utama tapi di kecamatan lainnya
01:50karena ada tiga titik utama hotspot kami yang kami perbantukan anggota kami
01:56yang membantu masyarakat untuk bisa kita mengevakuasi korban.
02:00Itu kan tadi soal masalah penanggula bencana ya, untuk masalah medis nih
02:07mungkin boleh disampaikan data terakhir mungkin untuk korban meninggal dunia
02:11atau mungkin yang hilang dan juga di mana mereka pengusi?
02:16Untuk data korban sampai saat ini mungkin kami baca data
02:20kebetulan kami ada dua kabupaten yang terdampak wilayah Kodim kami
02:25yaitu Kabupaten Tapelutar sendiri kemudian Kabupaten Humpang Acunutan
02:28di Kabupaten Tapelutar sendiri yang meninggal sudah saat ini
02:32sampai dengan pagi hari ini ada 16 orang
02:34kemudian masih dalam pencarian atau hilang
02:36masih terbenam dalam tanah itu ada 35 orang dan luka rawat 3 orang
02:43kemudian di Kabupaten Humpang Acunutan
02:45sampai dengan pagi ini sudah ada meninggal korban nyawa 9 orang
02:50kemudian luka dengan 6 orang dan masih dalam pencarian 2 orang
02:54data ini masih dinamis bang
02:55jadi kita sambil proses evakuasi pembersihan tanah longsor
03:01itu pasti akan menemukan mayat atau jenazah
03:03itu kita akan update selalu
03:04demikian bang
03:05untuk pengungsi jumlah fixnya kami belum mendapat bang
03:09tapi masih ini proses data
03:11karena cukup banyak pengungsi-pengungsi yang berada di titik-titik
03:15kami sudah berkualasi dengan dinas sosial
03:17kabupaten, dua kabupaten tersebut
03:19untuk kita bisa memfixkan data pengungsi
03:21karena data pengungsi ini yang akan kita berikan kepada BNPB nanti untuk memberikan bantuan logistik dari pusat
03:26kalau rumah sakit dimana saja yang mereka mungkin sekarang yang standby untuk korban-korban ini?
03:33baik jadi untuk fasilitas kesehatan yang jelas puskesmas terdekat di tempat kejadian
03:38seperti di kecamatan
03:39kemudian yang pusat di daerah yaitu di Kabupaten ada rumah sakit umum daerah Tarutung
03:44kemudian di Humpang Acunutan ada rumah sakit umum daerah Dolok Sanggul
03:47itu sebagai rujukan bagi korban yang luka ringan
03:51ataupun jenazah yang perlu diangkut ke rumah sakit
03:54ini terakhir
03:56bantuan sudah mulai datang ya
03:59Kabupaten PWPR juga sudah mendorong alat berat
04:01langkah ke depan untuk rehabilitasi
04:04ataupun untuk penanggulangan bencana seperti apa?
04:08baik jadi kami TNI yang jelas akan mendukung sepenuhnya
04:12apa yang dikerjakan oleh pemerintah kabupaten
04:14ya itu prioritas pertama adalah membuka akses jalan
04:18itu kita bekerja mungkin ibaratnya dari subuh sampai malam
04:22sampai dengan tidak ada penerangan
04:23karena di tempat bencana tersebut listrik masih belum tidak ada
04:27kemudian sinyal juga belum ada
04:29sehingga komunikasi yang kita gunakan menggunakan Starlink portable
04:33kemudian untuk penerangan ini yang kita masih belum ini
04:38karena tidak efektif juga bekerja malam hari
04:40sehingga kita juga akan berupaya untuk kita bisa bekerja untuk malam hari penerangan
04:44dengan menggunakan genset
04:45kemudian yang jelas TNI juga akan memberikan pasukannya
04:50atau mendukung pasukannya untuk kita menjelajah
04:52masyarakat yang ada di balik longsoran
04:55yang tidak terjangkau oleh kendaraan roda 4, roda 2, atau motor
04:59sehingga kita bisa memberikan bantuan logistik
05:02ke masyarakat-masyarakat yang ada di balik tanah longsoran
05:05yang terisolir
05:06demikian
05:07terima kasih
05:08terima kasih
05:10terima kasih
Jadilah yang pertama berkomentar
Tambahkan komentar Anda

Dianjurkan