Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
SEMARANG, KOMPAS.TV - Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen bersama Menteri Koperasi, Ferry Juliantono mendukung penuh penguatan gerakan koperasi di Jawa Tengah untuk mempercepat kebangkitan ekonomi rakyat. Hal ini disampaikan saat menghadiri Musyawarah Wilayah Dewan Koperasi Indonesia Wilayah Jawa Tengah di Kota Semarang.

Wakil Gubernur Jawa Tengah bersama Menteri Koperasi membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) Dewan Koperasi Indonesia Wilayah Jawa Tengah (Dekopinwil Jatim) di Gedung Gradhika Bhakti Praja Kota Semarang, Jumat (21/11/2025).

Muswil ini menjadi momentum penting untuk mempertegas komitmen bersama dalam mempercepat kebangkitan ekonomi rakyat melalui penguatan koperasi.

Menteri Koperasi, Ferry Juliantono bilang, Jawa Tengah merupakan provinsi yang memiliki sejarah tersendiri bagi gerakan koperasi di Indonesia.

Baik koperasi yang sudah eksisting maupun Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih di Jawa Tengah tumbuh berkembang dan banyak yang menjadi percontohan. Sehingga diharapkan koperasi di Jateng mampu menjadi koperasi modern.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin bilang, perkembangan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Jawa Tengah cukup baik. Sebanyak 8.523 unit KDMP telah berbadan hukum. Dari jumlah itu, sebanyak 3.891 unit sudah beroperasi dengan jumlah anggota lebih dari 1.036 orang.

Sementara Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Tengah Eddy Sulistiyo Bramiyanto mengatakan hampir 80 persen KDMP Jawa Tengah bergerak pada sektor potensi desa.

Baca Juga Presiden Prabowo Respons Status Darurat Bencana Sumatera: Kita Berangkatkan 3 Hercules C-130 di https://www.kompas.tv/nasional/634278/presiden-prabowo-respons-status-darurat-bencana-sumatera-kita-berangkatkan-3-hercules-c-130

#pemprovjateng #koperasi #umkm

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/634283/pemprov-jateng-dan-kemenkop-percepat-kebangkitan-ekonomi-rakyat-lewat-penguatan-koperasi
Transkrip
00:00Wakil Gubernur Jawa Tengah Taci Yassin Maimon bersama Menteri Kooperasi Ferry Jeliantono mendukung penuh
00:05menguatan gerakan kooperasi di Jawa Tengah untuk mempercepat kebangkitan ekonomi rakyat.
00:11Hal ini disampaikan saat menghadiri musyawarah wilayah Dewan Kooperasi Indonesia,
00:16wilayah Jawa Tengah di kota Semarang.
00:23Wakil Gubernur Jawa Tengah bersama Menteri Kooperasi membuka musyawarah wilayah
00:27Muswil, Dewan Kooperasi Indonesia Wilayah Jawa Tengah di Gedung Gradika Bakti, Praca Kota Semarang.
00:33Muswil ini menjadi momentum penting untuk memperkegas komitmen bersama
00:37dalam mempercepat kebangkitan ekonomi rakyat melalui penguatan kooperasi.
00:41Menteri Kooperasi Ferry Jeliantono bilang Jawa Tengah merupakan provinsi yang memiliki sejarah tersendiri
00:46bagi gerakan kooperasi di Indonesia.
00:49Baik kooperasi yang sudah eksisting maupun kooperasi desa Kelurahan Merah Putih di Jawa Tengah
00:53tumbuh berkembang dan banyak yang menjadi penyontohan.
00:56Sehingga diharapkan kooperasi di Jateng mampu menjadi kooperasi modern.
01:02Waktu yang tidak terlalu lama, tahun depan lah insya Allah kegiatan Dewan Kooperasi Indonesia
01:09secara nasional harus bersinergi dengan perkembangan dari kegiatan kooperasi-kooperasi
01:17yang didorong oleh Kementerian Kooperasi, baik itu yang kooperasi yang sudah eksisting berdiri dan kita akan kembangkan.
01:29Sementara itu Wakil Gubernur Jawa Tengah, Tashi Yassin bilang perkembangan kooperasi desa Merah Putih di Jawa Tengah cukup baik.
01:35Sebanyak 8.523 unit KDMP telah berbandar hukum.
01:41Dari jumlah itu, sebanyak 3.891 unit sudah beroperasi dengan jumlah anggota lebih dari 136.000 orang.
01:49Perkembangan kooperasi di Jawa Tengah kan kemarin untuk izinnya sudah semuanya.
01:55Dan saat ini dari pemerintah untuk membangun kooperasi desanya.
01:58Saat ini akan dibangun oleh pemerintah pusat, langsung ke direkt di desa-desa.
02:06Sementara Kepala Dinas Kooperasi dan UMKM Jawa Tengah, Edi Sulistio Bram Nianto, mengatakan
02:12hampir 80 persen KDMP Jawa Tengah bergerak pada sektor potensi desa.
02:19Jadi dari 8.523, 70 persen operasional, dari 4.000 lebih ya, 4.000 lebih, tepatnya 4.600an.
02:31Yaitu hampir 80 persen pada sektor potensi desa.
Jadilah yang pertama berkomentar
Tambahkan komentar Anda

Dianjurkan