Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 1 hari yang lalu
KOMPAS.TV - Banjir bandang menerjang Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat.

Air menerjang permukiman dan menghanyutkan sejumlah kendaraan. Satu warga ditemukan meninggal usai terbawa arus.

Selain di Kecamatan Koto Tangah, hujan ekstrem yang melanda Kota Padang menyebabkan banjir di dua kecamatan lainnya, Kecamatan Nanggalo dan Kecamatan Pauh.

Di Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, Aceh, dengan menggunakan tali, satu per satu warga dievakuasi dari banjir yang semakin meluas.

Banjir menyebabkan pusat ibu kota Kabupaten Aceh Utara di Kecamatan Lhoksukon lumpuh total.

Sementara di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, warga juga mengungsi akibat banjir. Seorang bayi bahkan dievakuasi menggunakan kontainer plastik dari atas atap rumah yang kebanjiran.

Di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, puluhan warga mengungsi di salah satu pengungsian di Desa Batu Hala.

Terdapat 2.000 lebih pengungsi yang terbagi dalam enam posko di wilayah Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.

BNPB akan melibatkan TNI dan Polri untuk ikut terlibat dalam penanganan tanggap darurat, seperti evakuasi, pengiriman logistik, hingga pembukaan akses jalan yang terputus.

Sementara itu, Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti bilang, ada empat jembatan yang terputus di Aceh.

Pemerintah telah mengirimkan alat berat untuk membersihkan material longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Soal jumlah warga terdampak banjir dan longsor masih terus berubah secara dinamis. Basarnas memastikan evakuasi dan pencarian korban hilang adalah yang utama.

WALHI menyoroti banjir dan longsor yang terjadi di Pulau Sumatera. Menurut Direktur Eksekutif WALHI Sumatera Utara, Rianda Purba, sejak sembilan tahun terakhir didapati wilayah di hulu Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan, ada ribuan hektare hutan yang rusak.

Pemerintah fokus pada pemulihan jalur transportasi agar pengiriman logistik bisa cepat tersalurkan kepada seluruh korban banjir.

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/634021/bnpb-libatkan-tni-polri-tangani-tanggap-darurat-banjir-evakuasi-hingga-pengiriman-logistik
Transkrip
00:00Intro
00:00Saudara bencana banjir bandang dan longsor bertubi-tubi melanda sejumlah daerah di ujung pulau Sumatera.
00:11Proses evakuasi berlangsung secara dramatis, sementara data lebih dari 60 orang meninggal.
00:30Banjir bandang menerjang lubuk minturun kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat.
00:36Air menerjang permukiman dan menghanyutkan sejumlah kedaraan.
00:40Satu warga ditemukan meninggal, usai terbawa arus.
00:46Selain di kecamatan Koto Tangah, hujan ekstrim yang melanda Kota Padang dilaporkan juga menyebabkan banjir di dua kecamatan lainnya,
00:53kecamatan Nanggalo dan kecamatan Pau.
00:55Banjir juga merendam Kabupaten Aceh Utara Aceh, semakin parah.
01:01Satu keluarga terjebak di atas loteng saat rumahnya hanyut terbawa arus di desa Paloh Raya.
01:07Keluarga ini terdiri dari seorang bayi, empat perempuan, seorang lansia, dan satu laki-laki.
01:12Melalui rekaman video, mereka meminta bantuan pertolongan kepada tim SAR agar segera dievakuasi.
01:18Di kecamatan Lok Sukon, Kabupaten Aceh Utara Aceh,
01:21dengan menggunakan tali, satu persatu warga dievakuasi dari banjir yang semakin meluas.
01:27Sementara di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, warga juga mengungsi akibat banjir.
01:32Seorang bayi bahkan dievakuasi menggunakan kontener plastik dari atas atap rumah yang kebanjiran.
01:40Di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, puluhan warga mengungsi di salah satu pengungsian di desa Batu Hala.
01:46Terdapat 2.000 lebih pengungsi yang terbagi dalam 6 posko di wilayah kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.
01:56BNPB akan melibatkan TNI dan Polri dalam penanganan tanggap darurat,
02:01seperti evakuasi, pengiriman logistik, hingga membuka akses jalan yang terputus.
02:05Kemudian dari Tapanuli Utara ke Tapanuli Tengah, ke Sibolga tidak bisa lewat darat.
02:14Sehingga beberapa hari Sibolga ini masyarakatnya tidak mendapat tambahan logistik,
02:20tapi per hari ini, ini sudah 2 sorti BNPB mengirim logistik menggunakan pesawat karapan.
02:27Dan untuk Tapanuli Tengah, informasinya besok juga Bapak Gubernur dari Medan akan mengirim satu pesawat.
02:33Sementara itu, Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti bilang,
02:39ada 4 jembatan yang terputus di Aceh.
02:42Pemerintah telah mengirimkan alat berat untuk membersihkan material longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
02:49Mengirimkan beberapa alat-alat berat untuk membersihkan longsoran di Aceh, maupun di Sumatera Utara, maupun di Sumatera Barat.
03:00Dan mudah-mudahan alat berat kami yang saat ini sudah siap, segera bisa sampai ke lokasi.
03:0821 yang ada di Sumatera Utara, dan kemudian 12 yang ada di Aceh, dan 15 yang ada di Sumatera Barat, mudah-mudahan segera bergerak.
03:19Soal jumlah warga terdampak, banjir dan longsor masih terus berubah secara dinamis.
03:24Basarnas memastikan evakuasi dan pencarian korban hilang adalah yang utama.
03:28Jadi terkait dengan jumlah data, tentunya saya mengharapkan tidak menjadi diskusi.
03:36Namun dari operasi SAR yang kita laksanakan, pasti kita akan memprioritaskan terhadap adanya kedaruratan manusia yang harus kita selamatkan.
03:48Begitu juga terkait dengan korban-korban yang masih dalam pencarian, itu pun juga menjadi skala prioritas kita.
03:55Walhi menyoroti banjir dan longsor yang terjadi di Pulau Sumatera.
04:00Menurut Direktur Eksekutif Walhi Sumatera Utara, Rian Dapurba,
04:04sejak 9 tahun terakhir didapati wilayah di hulu Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan, ada ribuan hektare hutan yang rusak.
04:12Wilayah hulu Kabupaten Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan, dalam 9 tahun terakhir itu,
04:18dua ribuan hektare hutan itu sudah rusak bang, sudah ditebang.
04:23Nah faktornya, ditebang itu ada yang secara legal, karena ada pembangunan infrastruktur seperti PLTA Batang Toru,
04:31kemudian juga ada pertambangan emas di sana, dan kemudian ada juga aktivitas perkebunan kayu rakyat PT atau Bapak Pestari.
04:43Ini aktivitas-aktivitas industri ekstraktif tersebut juga memperparah dari hujan suaca ekstrim turun,
04:55jadi air itu langsung turun ke wilayah-wilayah gilir.
05:00Pemerintah fokus pada pemulihan jalur transportasi,
05:04agar pengiriman logistik bisa cepat tersalurkan kepada seluruh korban banjir.
05:13Terima kasih sudah menonton!
Jadilah yang pertama berkomentar
Tambahkan komentar Anda

Dianjurkan