Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Festival Ekonomi dan Keuangan Digital (FEKDI) x Indonesia FinTech Summit dan Expo (IFSE) 2025 resmi dibuka.

FEKDI x IFSE 2025 tampilkan beragam inovasi digitalisasi ekonomi dan keuangan, salah satunya peluncuran QRIS Tap dan Sandbox Kris Cross Border Indonesia Korea Selatan.

Siapkah kamu menyambut era digitalisasi keuangan yang lebih canggih?

Sahabat KompasTV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia. Jangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live.

Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV.

Sahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv

#FEKDIXIFSE2025 #ekonomi #digital

Baca Juga 5 Truk Berisi Bahan Pangan 96 Ton Dari Indonesia Dikirim untuk Warga Gaza | KOMPAS PAGI di https://www.kompas.tv/internasional/626892/5-truk-berisi-bahan-pangan-96-ton-dari-indonesia-dikirim-untuk-warga-gaza-kompas-pagi



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/626894/fekdi-x-ifse-2025-sinergi-inovasi-untuk-akselerasi-ekonomi-keuangan-digital-sapa-pagi
Transkrip
00:00Anda menyaksikan Kompas Bisnis Saudara bersama saya Putri Oktaviani.
00:04Indonesia menjadi salah satu negara yang memiliki ekonomi digital berkembang secara signifikan.
00:11Dalam rangka mendukung target pengembangan ekonomi digital,
00:14Bank Indonesia kembali menyelenggarakan festival ekonomi dan keuangan digital
00:18yang bersinergi dengan Indonesia Fintech Summit dan Expo.
00:23Lalu apa saja sebetulnya upaya dan kebijakan Bank Indonesia
00:26untuk berkontribusi dalam ekonomi digital Indonesia terhadap PDB.
00:31Kita akan bahas bersama dengan Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia,
00:35Ibu Fitriya Irmitriswati.
00:37Ibu Fitriya, selamat pagi.
00:39Selamat pagi Mbak Uta, terima kasih kesendangannya, sehat Alhamdulillah.
00:43Alhamdulillah, luar biasa, Fekdi, ramai sekali hari ini Ibu?
00:47Ini hari pertama ya?
00:48Hari pertama, dari tiga hari.
00:50Dari tiga hari.
00:50Alhamdulillah ramai.
00:51Ibu Fitriya, kita bicara soal bagaimana sinergi kebijakan dan perkembangan ekonomi dan keuangan digital.
00:58Jadi mungkin dijelaskan dulu, soal asesmen Bank Indonesia terkait dengan pengembangan dan tantangan ekonomi
01:04dan juga keuangan digital saat ini termasuk kontribusinya adalah mendorong pertumbuhan ekonomi saat ini.
01:09Silahkan Ibu Fitriya.
01:10Baik, terima kasih Mbak Uta.
01:11Jadi kalau kita lihat perkembangan pada saat inilah ya, bukan hanya di Indonesia tetapi juga di global,
01:17di dunia global, yang namanya digitalisasi itu adalah keniscayaan, ya kan?
01:21Dia itu adalah gaya hidup baru, gitu ya.
01:24Istilahnya saat ini kita ketinggalan dompet, nggak masalah, tapi ketinggalan handphone panik, ya nggak?
01:30Karena semua ada di genggaman tangan kita, gitu ya.
01:34Nah, ekonomi keuangan digital Indonesia saat ini berkembang sangat pesat
01:38dan sudah mencapai 12,99 miliar transaksi pada saat ini untuk di triwulan terakhir.
01:45Nah, ini juga termasuk penggunaan Chris yang kalau Mbak Uta tentunya sangat familiar dengan penggunaan Chris.
01:52Chris adalah ya inovasi digital kebanggaan Indonesia, gitu ya.
01:57Kami itu mentargetkan Chris itu pada tahun ini punya 40 juta merchant,
02:04lalu kemudian 58 juta pengguna, dan 6,5 miliar transaksi di akhir tahun ini.
02:10Dan insya Allah pada posisi saat ini itu semua sudah terlewati.
02:14Sehingga kita boleh dibilang sudah bisa mencapai target.
02:18Nah, itu adalah salah satu kontribusilah ya digitalisasi yang dikembangkan oleh Bank Indonesia
02:24yang saat ini dapat dinikmati oleh masyarakat ini.
02:27Oke, semakin mudah kayaknya sekarang apa-apa orang-orang kalau bayar Chris-Chris-Chris ya?
02:30Iya, harus pakai Chris.
02:32Sekarang pakai Chris.
02:33Nah, kemudian Bu, bagaimana dukungan kebijakan Bank Indonesia
02:36untuk memperkuat dan juga mendorong ekonomi keuangan digital di Indonesia khususnya?
02:40Baik, jadi kalau Mbak Uta ingat mungkin Bank Indonesia sudah meluncurkan
02:45yang namanya Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2030 pada saat ini
02:50yang merupakan pengembangan atau penguatan dari Blueprint yang tahun 2025
02:55yang sejak pertama kali diluncurkan di tahun 2019 sebetulnya.
02:59Jadi, setiap lima tahun sekali.
03:01Nah, di dalam Blueprint tersebut ada lima visi yang masih terus kita lanjutkan.
03:06Namun, untuk penguatan di 2030 ini kita fokus pada yang namanya 4IRD.
03:11Jadi, yang pertama adalah infrastruktur.
03:14Jadi, kita mengembangkan infrastruktur di SP Retail, kemudian sistem pembayaran retail ya,
03:21kemudian sistem pembayaran wholesale yang nilai besar dan juga sistem untuk datanya.
03:26Untuk datanya itu infrastrukturnya juga kita kembangkan.
03:29Nah, kemudian berikutnya adalah industri.
03:32Jadi, kita mengupayakan konsolidasi industri agar industri itu lebih kuat dan lebih siap
03:39untuk inovasi ke depannya.
03:41Nah, nomor tiga adalah inovasi.
03:44Jadi, kita terus memperluas akseptasi digitalisasi di masyarakat
03:48sambil kita terus mengembangkan inovasi.
03:51Dan kemudian jangan lupa, Chris termasuk di dalamnya tentunya inovasi.
03:55Kita kembangkan terus fitur-fiturnya.
03:57Dan kemudian yang keempat adalah internasional.
04:01Nah, internasional itu di mana kita berusaha punya cross-border payment
04:06untuk mendukung kemudahan bertransaksi dengan luar negeri tentunya.
04:11Kan Mbak Okta tahu kan bahwa Chris sudah bisa digunakan di beberapa negara pada saat ini.
04:17Chris Thailand, Singapura, dan Malaysia.
04:21Lalu kemudian Jepang juga sudah one leg, tapi nanti di leg berikutnya tahun depan kita bisa susul.
04:29Lalu kemudian juga beberapa sandboxing dengan negara lain kita lakukan.
04:33Dan yang terakhir adalah rupiah digital.
04:34Saat ini kita sedang kembangkan terus kita sudah lewat white paper, sekarang juga proof of concept.
04:40Jadi sekarang kita minta pendapat ke industri dan juga masyarakat untuk pengembangan rupiah digital.
04:46Jadi kita fokusnya saat ini di blueprint tersebut adalah 4 IRD tersebut.
04:504 IRD ini pertama menjadi strategi Bank Indonesia ya Bu ya tentunya untuk semakin mengembangkan ekonomi digital di Indonesia.
04:56Nah, selain tentunya ada kebijakan internal di Bank Indonesia, Bu Fitri ya gimana sinergi kebijakan
05:01dan juga program dengan otoritas, asosiasi, dan juga industri dalam menjawab tantangan ekonomi dan juga keuangan digital
05:07termasuk itu tadi Bu Soal mempercepat transformasi ekonomi keuangan digital di Indonesia.
05:11Baik, nah ini juga bagus sekali karena di mana-mana yang namanya digitalisasi kalau kita kerja sendiri itu kayaknya gak seru gitu ya.
05:19Kalau digitalisasi kerja sendiri kayaknya kita sok digital sendiri tapi gak nyambung sama yang lain gitu kan ya.
05:25Harus sinergi dan harus kolaborasi.
05:27Nah, kita punya banyak sekali beberapa program yang tentunya mendukung program Astacita Pemerintah gitu ya.
05:33Dari beberapa Astacita itu kita dukung dan yang paling penting adalah untuk melayani kebutuhan masyarakat khususnya di aspek sistem pembayaran.
05:43Nah, kami tuh berkolaborasi dengan misalnya di dalam tim percepatan dan perluasan digitalisasi daerah.
05:51Itu bekerjasama dengan Kemenko Perekonomian dan juga beberapa kementerian lembaga lainnya
05:58di mana Gubernur Bank Indonesia juga menjadi anggota dan ini kita sudah melaksanakan berbagai program untuk daerah itu dapat maju digital mindset-nya.
06:10Nah, ini kita sudah berhasil dari tahun ke tahun meningkatkan tingkat digitalisasi daerah yang target tahun kemarin itu 75% sudah terlampaui.
06:24Lalu, kemudian target yang tahun ini 90% itu juga sudah terlampaui.
06:30Jadi, Alhamdulillah kalau terkait digitalisasi daerah itu sudah maju.
06:34Kemudian, kita juga berkontribusi, bekerjasama untuk digitalisasi Bansos misalnya.
06:39Lalu, kemudian transportasi.
06:41Dari sisi transportasi juga tadi kita sudah melunch yang namanya Chris Tap In Tap Out untuk sektor transportasi.
06:47Sehingga teman-teman berkendara dengan public transportation dapat menjadi lebih mudah.
06:54Dan banyak lagi seperti program Chris Jelajah Indonesia itu juga mengangkat yang namanya budaya Indonesia di daerah.
07:01Sehingga pariwisata di daerah itu semakin maju karena mudah wisatawannya bayar menggunakan Chris.
07:08Oke, harapannya semakin merata penggunaan Chrisnya.
07:11Dan juga tentunya itu tadi ya Bu, ya kayak sekarang kalau nggak buah handphone kemana-mana susah nih.
07:16Soalnya dompetnya ada di handphone.
07:17Nah, Bu, berhubung kita lagi ada di FECD XIFSE 2020.
07:21Nanti saya kayaknya mau ngobrol banyak lagi.
07:23Kita bicara soal FECD dan IFSE, Bu Fitriah.
07:25Tapi kita tidak terus nyenang.
07:26Soalnya, tetap bersama kami di Kompas Bisnis.
07:28Terima kasih.
07:30Kembali di Kompas Bisnis, Saudara.
07:31Dan saat ini kita akan maju perbincangan bersama dengan Direktur DKSPBI, Bu Fitriah Irmitriswati.
07:37Bu Fitriah, kita sekarang lagi ada di FECD XIFSE 2025.
07:42Acaranya seru banget.
07:43Tadi dari pagi ya, Bu ya berarti ya?
07:44Dari pagi.
07:45Nah, pasti kan ada tujuan dan manfaatnya dong Bu ini tentunya untuk mempercepat transformasi ekonomi keuangan digital Indonesia.
07:52Mungkin boleh dijabarkan, Bu.
07:53Apa sih sebetulnya tujuannya adanya FECD XIFSE?
07:55Terima kasih, Mbak Okta.
07:56Jadi, FECD itu kan Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia.
08:00Pada tahun ini kita berkolaborasi bersama dengan IFSE, gelarannya OJK, yaitu Indonesia Fintech Summit dan Expo.
08:08Di mana di dalam kolaborasi ini tentunya kita sepakat untuk melakukan showcase untuk digitalisasi di area ekonomi dan keuangan.
08:19Tentunya, baik dari sisi BI maupun dari OJK.
08:22Jadi, boleh dibilang gelaran tahunan ini merupakan pameran dan juga wadah gitu ya, bagi teman-teman juga semua di industri untuk men-showcasekan inovasi-inovasi digital terkini.
08:34Nah, jadi di area sistem pembayaran oleh Bank Indonesia dan di area keuangan oleh OJK, ini tentunya dimaksudkan untuk perluasan akseptasi digital di masyarakat.
08:44Jadi, masyarakat bisa semakin tahu, bisa semakin punya wawasan gitu ya, bahwa saat ini digitalisasi sudah menyentuh loh.
08:53Misalnya, ke area transportasi, kemudian juga ke apalagi saat ini area kripto juga sesuatu yang sangat diminati gitu ya, untuk dilihat dia sebagai aset, perkembangannya dan sebagainya.
09:04Nah, di Fekdi ini banyak sekali digital experience yang kita dapat tunjukkan kepada publik gitu ya, bahwa digitalisasi itu sudah sampai seberapa.
09:16Dan juga banyak sekali talk show dan juga diskusi-diskusi yang juga bagus sekali untuk dilihat dan juga istilahnya banyak booth yang bisa disamperin lah ya,
09:28untuk dicek gitu misalnya, oh kalau umpamanya saya mau tanya tentang perlindungan konsumen gitu misalnya, apakah yang nomor seperti ini bisa dicek nggak, fraud atau tidak gitu.
09:41Nah, itu bisa datang ke sini, bisa lihat inovasi-inovasi terkininya.
09:45Jadi, apa saja semua yang dapat meningkatkan akseptasi dan juga kebermanfaatan bagi masyarakat.
09:52Oke, termasuk bisa jajan-jajan nih Bu ya?
09:54Bisa banget.
09:54Tapi jangan lupa jajannya pakai kris dong bayarnya.
09:56Harus selalu pakai kris, di sini nggak ada yang nggak pakai kris.
09:58Nggak ada yang nggak pakai kris.
10:00Semua harus digital.
10:01Semua harus digital.
10:02Nah, Bu Fitriah menarik nih, berarti kan tadi kalau Bu Fitriah sempat mention soal ini sudah diselenggarakan tiap tahun Fekdi ini.
10:08Apa sih yang baru Bu di tahun 2025 ini?
10:09Nah, jadi setiap gelaran Fekdi setiap tahunnya selalu ada yang baru.
10:14Jadi kebaruan itu selalu kita cari.
10:16Dan tentunya karena kita memang komit untuk menampilkan inovasi-inovasi terbaru,
10:22pengembangan-pengembangan fitur yang sudah ada.
10:24Nah, untuk Fekdi dan IFSE pada tahun ini,
10:27tadi pagi kita sudah melunch yang namanya kris tap-in tap-out di area transportasi.
10:34Tadi saya sudah bilang.
10:35Jadi kalau mungkin Mbak Okta ingat di 14 Maret yang lalu tahun ini, di 2025,
10:40kita sudah meluncurkan kris tap-in jadi yang single price untuk beberapa moda transportasi termasuk DMRT.
10:48Nah, tapi baru satu harga nih.
10:50Baru dari Lebak Bulus ke Bundaran HI, 14.000 rupiah dan sebaliknya.
10:55Nah, yang baru kita luncurkan ini, kita sudah bisa menggunakan kris tap,
11:00yaitu tap-in tap-out dengan multiple price.
11:03Jadi Mbak Okta bisa naik di Bundaran HI,
11:06turunnya bisa di Blok M, bisa di ASEAN,
11:08sesuai dengan tarifnya masing-masing.
11:11Jadi sudah bisa terbaca tuh.
11:12Nah, ada 15 PJP pada saat ini yang ikut sebagai first mover
11:17dan juga sehingga kris tap-in tap-out ini dapat digunakan di 5 moda transportasi,
11:24baik itu di Jakarta dan juga ada di area Jabodebek.
11:28Itu satu.
11:29Lalu kemudian yang kedua juga kebaruan lainnya,
11:31kita juga tadi melunch inisiasi sandbox untuk kris antar negara dengan Korea Selatan.
11:37Jadi sebentar lagi setelah periode sandbox sudah selesai,
11:41kris kita bisa dipakai di Korea Selatan dan juga Korea Selatan sebaliknya juga bisa pakai di sini.
11:47Jadi kalau mau jalan-jalan boleh.
11:49Nah, terus kemudian juga ada gelaran hackathon.
11:53Gelaran hackathon ini juga yang kedua,
11:55dan pada saat ini juga kita kolaborasi juga dengan OJK
11:58untuk penyelenggaraan hackathon 2025 ini,
12:01di mana sudah ada banyak sekali submission yang masuk
12:07dan kita juga sudah memilih finalis yang pada hari ketiga nanti akan diumumkan.
12:12Nah, kebaruannya adalah ada business matchingnya.
12:15Jadi kita sudah dari awal sudah memikirkan calon-calon off-taker potensial
12:21untuk masing-masing finalis.
12:23Jadi mereka di gelaran FECD ini mereka juga bisa datang dan bertanya langsung
12:30termasuk misalnya bisnis model dan sebagainya.
12:33Jadi sangat menguntungkan lah.
12:34Sangat menguntungkan dan nggak boleh dilewatin ya Bu ya?
12:36Nggak boleh dilewatin.
12:36Nah, kalau nggak boleh dilewatin berarti kalau misalnya masyarakat mau partisipasi,
12:39mau datang langsung ke IBN FECD XIFC 2025 ini,
12:42ini gimana nih bicara?
12:43Gampang sekali, tinggal hadir saja.
12:45Tinggal hadir saja, istilahnya walk-in saja gitu ya.
12:49Tentunya teman-teman harus registrasi gitu ya,
12:52karena akan ada banyak untungan gitu lah untuk apa namanya berada di area FECD ini.
12:58Dan juga teman-teman jangan lupa cek kegiatan-kegiatan,
13:02itu bisa di Instagram at FECD Official, itu juga bisa di cek.
13:06Jadi teman-teman bisa langsung target,
13:08oh saya mau lihat di mini stage yang ini gitu misalnya,
13:12pembicaraan tentang kripto.
13:13Nah, itu bisa datang di jam berapa?
13:15Jadi silahkan datang beramai-ramai dan juga sukseskan FECD dan IFC 2025.
13:21Oke, tempatnya di mana Bu?
13:22Tempatnya di JCC.
13:23JCC Senaya, di tengah ya Bu ya?
13:25Jangan sampai nggak datang berarti?
13:26Di tengah, jangan sampai nggak datang.
13:27Rugi, nunggu tahun depan.
13:30Oke, dan ini bisa didatangin dari tanggal 30 Oktober sampai 1 Oktober 2025.
13:35Betul, sampai 1 Oktober, 3 hari.
13:373 hari.
13:38Oke, terima kasih Direktur DKS PBI, Bu Fitriah Irmitriswati,
13:41sudah bersama di Kompas Bisnis.
13:43Ibu, sukses buat penyelenggaraan dari FECD, IFC 2025 ini semoga bisa memperkaya lagi
13:49dan juga mendukung pertemuan ekonomi lewat ekonomi dan keuangan digital di Indonesia.
13:52Terima kasih, Bu Fitriah.
13:53Terima kasih banyak.
13:54Salam digital.
13:55Salam digital.
13:56Nah, saudara, usai juga kami akan kembali,
13:59tapi tetap bersama kami di Sampai Indonesia Pagi.
Jadilah yang pertama berkomentar
Tambahkan komentar Anda

Dianjurkan