KOMPAS.TV - Program MBG tidak hanya membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang nyata dengan menyerap hasil pertanian dan peternakan lokal.
Melalui konsep dapur produksi yang melibatkan warga, program ini membantu meningkatkan pendapatan petani dan peternak, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Sahabat KompasTV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia. Jangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live.
Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV.
Sahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv
#pertanian #mbg #peternakan
Baca Juga Kemenkes Buka Lowongan Kerja Untuk Lulusan S1 dan S2, Ini Syaratnya di https://www.kompas.tv/ekonomi/625662/kemenkes-buka-lowongan-kerja-untuk-lulusan-s1-dan-s2-ini-syaratnya
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/625666/full-dampak-program-mbg-serap-tenaga-kerja-dan-hasil-pertanian-serta-peternakan-warga-sekitar
00:00Saudara, program makanan bergizi gratis tak hanya menciptakan lapangan kerja
00:09tapi juga menyerap hasil pertanian dan peternakan warga di sekitar dapur.
00:14Salah satunya, perternakan sapi perah di Desa Panditan, Sidoarjo, Jawa Timur.
00:21Pemerintah pun mendorong para perternak untuk meningkatkan kualitas susu perah
00:25agar dapat bersaing dan terus menjaga standar untuk program makan bergizi gratis.
00:37Bentari pagi mulai menyapa di ufuk timur.
00:40Menandai aktivitas warga Desa Panditan, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan mulai berkulir.
00:48Desa Panditan dikenal sebagai salah satu sentra penghasil susu sapi di Kabupaten Pasuruan.
00:53Dari sinilah, salah satu sumber gizi untuk program makanan bergizi gratis disiapkan.
01:01Ada lebih dari 1.500 peternak sapi perah di wilayah ini.
01:06Salah satunya, Muliono.
01:07Setiap pagi, ia memulai harinya dengan membersihkan kandang dan memberi makan belasan sapi miliknya.
01:14Hari ini, ada 13 ekor sapi yang siap diperah susunya.
01:18Setiap sapi dapat menghasilkan 10 hingga 15 liter susu per hari.
01:23Pemerahan dilakukan 2 kali sehari, pagi dan sore, saat produksi susu sedang tinggi-tingginya.
01:29Saya ini semua ini, Bu, merawat 17, pedet 2, kering bunting 1, darah bunting 1.
01:39Yang saya perah itu 13, Bu.
01:4113.
01:42Sekitar kurang lebih itu 170 sampai 180, Bu.
01:46Saya kan bekerjanya di kandang sama istri, Bu, sama keluarga.
01:50Tadi kerja sama, Bu.
01:52Ada yang ngasih rumput waktu merah, sebab sapi yang biar tenang.
01:57Ya ada yang merah, sebab keadaan kan posisi sudah bersih, Bu.
02:04Susu segar dari peternak seperti Muliono.
02:06Menjadi salah satu komoditi yang mulai dilirik dapur MBG di wilayah ini.
02:11Inisiatif ini sejalan dengan upaya untuk menggunakan bahan baku lokal yang tersedia di sekitar dapur.
02:19Mitra saya sangat mendukung sama peternak, Bu.
02:22Karena apa?
02:23Ini bisa meningkatkan perekonomian peternak,
02:28juga membantu untuk mencerdaskan anak-anak kita, cucu-cucu kita.
02:36Jadi kita bekerja keras.
02:38Hasil saya dinikmati oleh anak cucu kita.
02:44Dalam sehari, Muliono bisa mendapatkan 170 hingga 180 liter susu dari ternaknya.
02:53Susu hasil perahan ini dikumpulkan di Koperasi Sejahtera bersama anggota SPA Panditan Lumbang Pasuruan.
03:01Ada 350 anggota, warga kejamatan Lumbang yang menyetorkan susunya setiap hari.
03:07Kalau kita pukul rata-rata dari sekian banyak anggota,
03:12maka sekitar produksi susu itu 21,50.
03:16Kita sambut dengan rasa semangat dan itu akan memunculkan rasa gembira terhadap anggota
03:23dan mungkin dari kembiraan mereka itu akan menambahi peternak mereka.
03:27Akhirnya susu kita dari yang jumlah 7.500 akan menjadi meningkat.
03:32Dan itu harap kita di SPA.
03:33Koperasi SBA menampung sekitar 7.500 liter susu dari sembilan tempat penampungan.
03:44Hadirnya program MBG tak hanya meningkatkan gizi dan tumbuh kembang anak,
03:49tapi juga menggerakkan ekonomi kreatif melalui produksi susu sapi murni
03:52dari Koperasi Susu Rakyat untuk memenuhi kebutuhan SPPG yang terus naik.
03:56Yang sudah kita kerjakan, setiap kita mau berangkat ke pabrik,
04:02itu kita lab dengan berbagai macam lab.
04:04Satu, kita lab dengan lab TPC, lab skuman.
04:08Nah, itu untuk mengetahui berapa sekuman susu kita di pabrik.
04:11Kemudian kita pakai lab LATUSCAN untuk mengetahui TS, untuk mengetahui SNF, untuk mengetahui fat dan protein.
04:20Ketiga, kita lab antibiotik.
04:23Antibiotik.
04:23Susu kita itu kena api atau tidak?
04:26Nah, itu setiap hari setelah mau ke pabrik kita lab dengan cara seperti itu.
04:30Harapan saya setelah SBA ini bisa berdasarkan dengan MBG,
04:35saya mohon untuk keberlanjutan.
04:38Keberlanjutan kerjasama kita.
04:40Sebab ini sudah kita gembira,
04:42siapa tahu dari jalan itu kita bisa menaikkan harga ke anggota,
04:46tiba-tiba putus dengan jalan.
04:48Akhirnya SBA-nya yang akan terjadi.
04:51Tidak enak sama anggota.
04:53Mudah-mudahan bisa berlanjut.
04:55Sangat senang sekali dan saya menyambut dengan rasa gembira.
05:00Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan
05:05mendukung penyerapan susu lokal oleh dapur MBG,
05:08karena potensi produksi susu di daerah ini masih sangat besar.
05:12Jadi Kabupaten Pasuruan memiliki potensi susu yang sangat besar,
05:17khususnya dia sangat terbesar di Jawa Timur.
05:20Dengan populasi sapi perah sejumlah 89 ribu,
05:25menghasilkan produksi susu sebesar 99 ton per tahunnya.
05:30Nah, di Kecamatan Lumbang menyumbang 12 ton per tahunnya.
05:36Nah, sehingga produksi susu yang sangat tinggi di Kabupaten Pasuruan ini
05:41pasti akan mendukung program MBG dari pemerintah pusat.
05:47Dengan adanya jalinan kerjasama yang sedang dijajaki dengan dapur MBG,
05:52biar dinas mendorong para peternak untuk terus meningkatkan kualitas susu perah
05:56agar dapat bersaing dan menjaga standar gizi untuk program MBG.
06:01Jadi pemerintah daerah Kabupaten Pasuruan, khususnya dinas peternakan dan kesehatan hewan Kabupaten Pasuruan,
06:07ke depan kami bisa menciptakan ekosistem peternakan yang mandiri, berdaya saing dan berkelanjutan.
06:14Selain susu segar, industri rumahan lain juga kecipratan berkah dari adanya dapur MBG di sekitar mereka.
06:24Tempe rumahan milik Pak Mujib salah satunya, rumah produksi tempe yang sudah berdiri sejak tahun 2005 ini
06:30menjadi pemasok bahan baku tempe untuk SPPG Kedaungutan, Kecamatan Kerati, sejak September 2025.
06:39Mencari pemasok di dapur MBG berdampak pada naiknya omset hingga 20 persen.
06:43Dengan adanya program MDGS ini, untuk produksi tempe saya mengalami peningkatan,
06:58perkiraan peningkatan ya sekitar 20 persen.
07:03Habis itu, di samping peningkatan, terus penjualan itu biasanya kan ada kalanya habis, tidak habis.
07:14Setelah ada program ini, ya Alhamdulillah habis terus.
07:20Kalau dulu itu, ya kadang habis, kadang tidak habis.
07:25Yang pada akhirnya kita, ya penurunan, ya banyak mengalami kerugian, ya.
07:37Kerjasama dengan UMKN sekitar memastikan ketersediaan bahan baku segar dan terjaga kualitasnya.
07:45Jarak distribusi yang pendek membuat proses produksi di dapur MBG lebih efisien dan hijienis.
07:51Ya, jadi di SPPG Kedaung Wetan ini, kami berusaha semaksimal mungkin untuk menggunakan bahan baku yang berasal dari bahan-bahan lokal.
08:00Jadi, kita ambil dari UMKM di daerah sini sendiri, lalu untuk petani dan juga peternak yang ada di daerah Pasuruan sendiri,
08:10khususnya di wilayah Kecamatan Kirati dan sekitarnya.
08:13Sebagai contoh itu, kami menggunakan produk tempe yang homemade.
08:17Jadi, kami ambil dari UMKM milik warga sekitar sini.
08:20Lalu, untuk kedepannya, kami juga berencana akan bekerjasama dengan kooperasi-kooperasi yang ada di Kabupaten Pasuruan
08:27untuk memenuhi kebutuhan susu yang akan kami distribusikan kepada penerima manfaat nantinya.
08:33Jadi, untuk bahan baku sendiri, kami menggunakan bahan lokal karena kami itu ingin menggerakkan roda ekonomi masyarakat juga, ya.
08:40Jadi, selain untuk anak-anaknya itu menerima program MBG, kami juga berharap para produsen itu mampu menghasilkan produk yang dengan kualitas terbaik.
08:49Nah, kualitas terbaik itu nanti kami ambil di dapur-dapur MBG ini, dapur SPPG ini.
08:54Nah, kita berharap dengan produk yang kualitasnya baik itu, maka untuk gizi yang nanti diterima oleh para penerima manfaat itu juga baik.
09:03Sejak beroperasi September 2025 lalu, dapur ini setiap hari menyiapkan 3.145 porsi MBG.
09:15Proses pengolahan bahan baku dimulai sejak dini hari hingga pagi menjelam.
09:20Hari ini ada menu istimewa yang disiapkan, yaitu susu sapi segar yang sudah dipasterisasi.
09:26Susu adalah satu menu kaya gizi untuk mendukung pertumbuhan anak-anak.
09:31Jadi, keunggulan dari susu sapi segar itu semua kandungannya itu alami, Bu.
09:38Jadi, mulai dari protein, lemak, karbohidrat, mineral, dan juga vitaminnya itu alami semua.
09:44Selain itu, susu sapi segar itu mengandung probiotik alami sama enzim yang alami.
09:53Enzim yang alami ini, contohnya kayak laktase sama lipase.
09:59Nah, itu berguna untuk melancarkan sistem pencernaan tubuh.
10:04Setiap hari, ada 15 sekolah yang menerima makanan bergizi gratis dari SPPG ke Daung Petan.
10:15Salah satunya adalah Madrasah Sanawiyah Negeri Lima Pasuruan.
10:20Menu ayam kecap sama susu.
10:23Ya, enak, segar.
10:25Lebih semangat untuk di sekolah, bisa nabung dari uang saku.
10:31Chicken katsu sama susu.
10:34Di bawah hiayasan perjuangan untuk kesenjataan rakyat,
10:42SPPG ke Daung Petan tak hanya berkomitmen menyukseskan program makanan bergizi gratis,
10:47tapi juga mendorong pemberdayaan ekonomi lokal melalui UMKM di sekitarnya.
10:53Jadi kita berusaha agar UMKM itu terdongkrak untuk perekonomiannya.
11:00Kedepannya kita akan melakukan kerjasama dengan UMKM susu peternak lokal.
11:08Kita berusaha untuk mencari UMKM yang mungkin akan dibutuhkan dalam pemenuhan MPG ini.
11:15Salah satunya mungkin buah ya, karena buah kita masih mendatangkan dari wilayah lain.
11:23Dengan memberdayakan peternak dan UMKM sekitar,
11:26dapur SPPG tak hanya menjadi tempat memasak,
11:29tapi juga sumber gizi dan sumber rezeki bagi warga di sekitarnya.
11:33Dari sini, program makanan bergizi gratis bergerak selaras
11:38dengan misi untuk membuka lebih banyak peluang ekonomi di daerah.
Jadilah yang pertama berkomentar