Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Maraknya kasus online scamming, Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia mengungkap bahwa ada lima penerbangan ke Kamboja dalam satu minggu. Padahal, Kamboja bukanlah salah satu negara tujuan wisata.

Berdasarkan temuan tim yang dikirim ke Kamboja, terdapat lonjakan tren warga negara Indonesia yang bekerja di Kamboja.

Termasuk adanya kemudahan pembuatan visa self employed yang memungkinkan seseorang datang ke Kamboja dengan status seolah-olah bekerja mandiri.

Wakil Menteri P2MI, Christina Aryani, menilai temuan ini berpotensi dimanfaatkannya praktik online scamming.

#onlinescamming #penerbangan #kamboja

Baca Juga OJK Dorong Inklusi Keuangan yang Bertanggung jawab & Tepat untuk Masyarakat | SAPA PAGI di https://www.kompas.tv/regional/625118/ojk-dorong-inklusi-keuangan-yang-bertanggung-jawab-tepat-untuk-masyarakat-sapa-pagi



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/625124/kasus-online-scamming-wamen-p2mi-sepekan-ada-5-penerbangan-ke-kamboja-sapa-pagi
Transkrip
00:00Marakek kasus online scamming Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia
00:04mengungkap bahwa ada lima penerbangan ke Kamboja dalam satu minggu
00:07padahal Kamboja bukanlah salah satu negara tujuan wisata.
00:15Berdasarkan temuan tim yang dikirim ke Kamboja,
00:17terdapat lonjakan tren warga negara Indonesia yang bekerja di Kamboja.
00:22Termasuk adanya kemudahan pembuatan visa self-employed
00:25yang memungkinkan seseorang datang ke Kamboja
00:27dengan status seolah-olah bekerja mandiri.
00:30Wakil Menteri P2MI Kristina Aryani menilai
00:33temuan ini berpotensi dimanfaatkan praktik online scamming.
00:43Ternyata ada flight Indonesia Air Asia
00:46yang dalam satu minggu itu bisa 4-5 penerbangan ke Kamboja
00:50dan ternyata sampai 70% terisi.
00:52Nah ini kan kalau kita bilang, oh mungkin mereka tour ke sana,
00:55kayaknya tidak ya, karena Kamboja itu kan bukan destinasi wisata seperti Bali gitu.
01:00Nah kenapa banyak sekali orang Indonesia yang pergi ke Kamboja
01:03sampai ada flight 4 kali.
01:05Nah ini temuan-temuan yang mungkin kita sebelumnya belum tahu ya Pak Menteri.
01:08Nah ini akan kita dalami.
Jadilah yang pertama berkomentar
Tambahkan komentar Anda

Dianjurkan