Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Senin (20/10) pagi, Kejaksaan Agung akan melakukan penyerahan kerugian negara dalam perkara tindak pidana korupsi pemberian fasilitas ekspor crude palm oil (CPO) dan turunannya pada industri kelapa sawit tahun 2022.

Rencananya, Presiden Prabowo Subianto akan hadir dalam kegiatan pengembalian kerugian negara tersebut.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung telah menyita uang senilai Rp1,3 triliun dalam kasus dugaan korupsi korporasi ekspor CPO atau bahan baku minyak goreng.

#kejagung #prabowo #cpo

Baca Juga 1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Pemerintah Cairkan BLT Rp900 Ribu untuk 35 Juta Keluarga di https://www.kompas.tv/nasional/624112/1-tahun-pemerintahan-prabowo-gibran-pemerintah-cairkan-blt-rp900-ribu-untuk-35-juta-keluarga



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/624114/terbaru-kejagung-serahkan-kerugian-negara-rp1-3-triliun-kasus-korupsi-ekspor-cpo

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00berasal dari terdakwa korporasi.
00:07Informasi terkini kita tanyakan jurnalis Kompas TV,
00:09Fedriska, Nanda dan Juru Kamera, Janivan Prapta.
00:13Fedriska, selamat pagi.
00:14Berapa total uang pengganti kerugian negara yang akan diserahkan
00:18dan bagaimana sejauh ini kasus korupsi ekspor CPO
00:22yang bergulir dari informasi Anda yang dapatkan?
00:30Ya Mario, sebetulnya kasus ini sudah bergulir dari tahun 2021 hingga tahun 2022
00:35dimana setidaknya Kejaksaan Agung ini sudah memeriksa beberapa tersangka
00:39yang saat ini juga kasusnya masih bergulir di pengadilan negeri.
00:42Dan kemudian terkait dengan kerugian negara yang sudah dikembalikan oleh PT Wilmar Group
00:49yang mana ini sebetulnya sudah dinyatakan melalui putusan pengadilan negeri
00:53dimana setidaknya ada 11,8 triliun yang memang harus dikembalikan oleh PT Wilmar.
00:58Namun informasi yang kami dapatkan pada pagi hari ini Mario dan juga Saudara
01:01bagaimana kemudian ini sebetulnya pengembalian kerugian negara ini
01:06sebetulnya sebanyak 13 triliun.
01:07Jadi memang ini nilai yang cukup fantastis
01:10sehingga nanti ini juga akan disaksikan informasinya oleh Presiden Prabowo Subianto
01:15yang mana ini juga merupakan kunjungan pertama Presiden Prabowo Subianto
01:19ke Instasi Kejaksaan Agung.
01:21Tidak hanya Presiden Prabowo Subianto kami dapatkan juga informasi bahwa
01:25pada pagi hari ini kemudian dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhisa Dewa
01:30juga akan turut menghadiri pengembalian kerugian negara ini
01:33yang mana memang ini tentu seharusnya dikembalikan ke kas negara
01:36terkait dengan uang dari hasil korupsi yang dilakukan oleh PT Wilmar Group.
01:42Setidaknya memang kasus ini sudah berjalan dari Kejaksaan Agung
01:44juga sudah menetapkan beberapa kluster tersangka
01:47baik dari kluster korporasi juga ataupun dari kluster advokat.
01:52Jadi memang kasus ini masih bergulir di Kejaksaan Agung
01:54dan juga beberapa sudah menjalani persidangan di Pengadilan Negeri.
01:58Ya Fedris Kak, dengan kedatangan Presiden Prabowo Subianto
02:02bagaimana kondisi situasi di sana?
02:05Apakah memang ada pengamanan khusus yang dilakukan atau bagaimana?
02:09Dari pantauan Anda?
02:10Ya Mario memang kalau misalkan kami pantau sejak tadi pagi
02:19Kejaksaan Agung sudah sibuk mempersiapkan
02:21ataupun menerima kedatangan dari Presiden Prabowo Subianto tadi
02:24kalau misalkan kami pantau juga dari pengamanan dalam
02:27Kejaksaan Agung sudah melakukan sterilisasi
02:29dan juga kemudian bersama dengan Pas Pampres
02:32dan kemudian saat ini tempat akan dilaksananya konferensi pers nanti
02:36pada pukul 11 informasinya kami dapatkan sudah disterilisasi
02:40jadi memang tampaknya Presiden Prabowo ini akan datang begitu
02:44namun memang terkait dengan apakah nanti akan benar-benar datang
02:47tentu kami akan terus berikan update informasi kepada Anda
02:50tadi sempat saya singgung juga tidak hanya Presiden Prabowo Subianto
02:53karena ini terkait dengan pengembalian kerugian negara
02:55tentu Menteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa juga akan hadir pada siang hari ini Mario
03:01oke terima kasih Fedris Kanana dan Juru Kamera Janivan Prapta atas laporannya
03:05selamat bertugas kembali
Jadilah yang pertama berkomentar
Tambahkan komentar Anda

Dianjurkan