Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa bersama Mendagri Tito Karnavian memberikan arahan kepada seluruh pemerintah daerah mengenai pengendalian inflasi, Senin (20/10/2025).

Dalam rapat itu, Purbaya memulai dengan pertanyaan kepada pemerintah daerah sebelum menyampaikan pemaparannya.

"Sebenarnya saya mau tanya daritadi, boleh tanya enggak. Sebelum saya ngomong saya tanya dulu ya. Itu kalau anggaran daerah boleh defisit, surplus atau balance tiap tahun?" Tanya Purbaya.

Baca Juga Menkeu Purbaya Peringatkan Pegawai Bea Cukai Tak Nongkrong Pakai Seragam: Sekali Lagi Saya Pecat! di https://www.kompas.tv/nasional/624016/menkeu-purbaya-peringatkan-pegawai-bea-cukai-tak-nongkrong-pakai-seragam-sekali-lagi-saya-pecat

#purbayayudhisadewa #titokarnavian #inflasi #breakingnews #menkeu #mendagri

Produser: Ikbal Maulana
Thumbnail: Vila

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/624104/purbaya-tanya-pemda-soal-anggaran-daerah-saat-rapat-bersama-mendagri
Transkrip
00:01Terima kasih, Pak Menteri.
00:04Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
00:06Selamat pagi, salam sejahtera bagi kita semua.
00:10Shalom, Om Swastiastu, Nama Budaya, Salam Kebajikan, Rahayu.
00:16Yang saya hormati Bapak Menteri Dalam Negeri dan Bapak Wakil Menteri Dalam Negeri,
00:21Kepala BPS, serta para Gubernur, Bupati, dan Wali Kota di seluruh Indonesia.
00:26Ya, terima kasih sudah hadir pagi-pagi ini.
00:31Saya tahu hari Senin hari yang paling berat buat banyak orang.
00:36Makanya dulu pernah ada lagu, Pak.
00:38I don't like Monday, gitu ya.
00:40Saya presentasi dari Pak Mendagri, amat detail, dalam-dalam.
00:46Sebenarnya saya pengen nanya dari tadi, tapi nggak tahu nih, boleh nanya nggak.
00:50Sebelum saya ngomong, saya tanya dulu ya, Pak ya.
00:51Itu kalau anggaran daerah, boleh defisit atau surplus atau nggak?
00:57Atau harus balance setiap tahun?
01:01Umumnya kita targetinya, Pak, mereka harus surplus, Pak.
01:05Targetnya.
01:06Supaya ada cadangan.
01:08Dan kemudian, kalau seandainya mereka defisit,
01:12maka nggak mau nggak, harus ngambil dari silpa,
01:14atau ngutang, Pak.
01:17Dan banyak, ada beberapa daerah yang ngutang,
01:19termasuk ngutang ke kembali keuangan,
01:23melalui PT SMI,
01:24Sarana Multi Infrastruktur.
01:27Saya kira dirjen perimbangan pahamnya.
01:30Target semuanya, kita harapkan surplus.
01:33Supaya pendapatannya lebih banyak daripada belanja.
01:35Mungkin, Pak.
01:35Pak Sekolani,
01:38kalau surplus, uangnya boleh kita ambil nggak?
01:53Sebenarnya lebih diarahkan mereka untuk mempus belanjanya, Pak Menteri.
01:58Habisin, harus dihabisin.
01:59Ya, bisa juga untuk simpanan seperti kita, Pak.
02:02Tapi mungkin jumlahnya terbatas,
02:03jadi jangan terlalu tinggi.
02:04Kalau kayak Bonjonegoro,
02:06ada sekian triliun nggak dipakai,
02:08tiga triliun lebih nggak dipakai di akhir tahun,
02:10Anda mau ngapain?
02:12Kita dorong supaya bisa digunakan tahun depan, Pak.
02:15Di awal tahun, Pak Menteri.
02:17Untuk belanja.
02:18Kalau nggak bisa juga, Anda mau ngapain?
02:22Jadi, Pak Mengu?
02:24Jadi, saya tanya gitu, Pak.
02:26Supaya Bonjonegoro,
02:27kan di sana banyak ada Exxon ya,
02:29kalau Exxon Mobile kan?
02:31Ya, makmurkanlah penduduk di situ,
02:33biar itu, Pak, Pak, ini.
02:35Kalau pemda, tujuannya bukan untuk nabung,
02:37seperti ya sih,
02:39untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
02:41Mungkin saya langsung aja, Pak,
02:43ke materi yang saya akan paparkan pagi ini.
02:47Bapak-Ibu hadirin yang saya hormati,
02:51saya sedikit bahas kondisi ekonomi terkini ya.
02:55Pertumbuhan ekonomi kita stabil di 5,12 persen
02:58di kewaratal ke-2 tahun ini,
03:01dan itu termasuk salah satu yang tertinggi
03:03di antara negara G20.
03:07Dari sisi harga,
03:08inflasi juga terkendali di 2,65 persen,
03:12bahkan terendah di antara negara G20.
03:14Ini menunjukkan bahwa daya beli masyarakat
03:17tetap terjaga,
03:18sementara pertumbuhan ekonomi tetap jalan.
03:22Defisit APBN aman di 1,56 persen dari PDB,
03:26jauh di bawah batas 3 persen.
03:29Ini bukti disiplin fiskal tetap kuat,
03:33tapi kita juga punya ruang
03:34untuk mendorong ekonomi kalau diperlukan.
03:39Meraca perdagangan naik 45,8 persen
03:42sepanjang Januari sampai September,
03:44dan surplus ini bertahan 64 bulan berturut-turut.
03:48Tingkat pengangguran turun ke 4,76 persen,
03:52kemiskinan turun ke 8,47 persen.
03:56Ini adalah angka terendah sejak krisis 98,
03:59bahkan terendah sepanjang sejarah.
04:01Tapi kita mesti waspada, Pak.
04:06Kalau pertumbuhan kita enggak merata
04:07dan lambat,
04:10walaupun angka kemiskinan rendah,
04:12tetap saja orang turun ke jalan, Pak,
04:13seperti beberapa bulan yang lalu.
04:16Di pasar keuangan,
04:17IHSG sempat menembus rekor 8.257,
04:22dan yield SBN 10 tahun turun ke 5,91 persen.
04:26Ini adalah terendah sejak 2021.
04:30Jadi untuk pemerintah ini menguntungkan,
04:32karena sekarang bunganya rendah
04:34kalau kita terbitkan obligasi atau surat utang baru.
04:38Semua ini menunjukkan satu hal,
04:40ekonomi Indonesia sehat,
04:42stabil, dan dipercaya pasar.
04:45Sekarang tinggal bagaimana kita menjaga momentumnya
04:48sambil memastikan pertumbuhan ini terasa sampai ke bawah.
04:51Untuk sampai ke bawah,
04:54peran pemda daerah tingkat 1 dan daerah tingkat 2
04:58itu lebih kuat dibanding peran pemerintah pusat.
05:02Jadi kalau ada uang dibelanjakan saja
05:03sesuai dengan desain APBN-nya.
05:07Kalau kita lihat,
05:09perekonomian daerah masih tumbuh positif,
05:11tapi masing-masing wilayah punya tantangan
05:14dan karakter tersendiri.
05:17Kolo Jawa tetap jadi kontributor utama
05:20dengan pangsa 56,9 persen
05:23terhadap ekonomi nasional
05:25dan tumbuh 5,2 persen.
05:30Ini Pak Tito yang mesti kita ubah, Pak.
05:32Ini kan orang menurutnya Jawa sentris kalau gini kan.
05:35Jadi pangsanya tetap saja 56 persen.
05:38Ini coba digeser bertahun-tahun tapi enggak bisa.
05:42Jadi nanti kalau daerah-daerah yang punya dana lebih
05:44coba digalakkan pertumbuhannya di sana
05:46atau daerah-daerah yang punya potensi bisa tumbuh kencang,
05:51coba didesain tumbuhnya lebih cepat lagi.
05:54Kalau enggak kita akan seperti ini terus, Pak.
05:56Jawa sentris, seolah-olah.
06:00Nanti kalau sudah apa-apa, daerah akan protes ke pusat.
06:03Tapi di kedepan akan kita usahakan terus
06:06penguatan pertumbuhan di luar Jawa.
06:10Di Jawa, hampir separuh ekonomi bergerak
06:16di sektor pengolahan yang masih solid.
06:21Sumatera dan Kalimantan tumbuh dari pertanian dan perdagangan.
06:25Tapi ke depan, dua wilayah ini harus terus diperkuat
06:27supaya pertumbuhannya lebih merata
06:29dan tidak bergantung pada komoditas saja.
06:34Jadi untuk daerah-daerah yang punya uang banyak
06:38karena komoditas, coba mulai pikir pelan-pelan diversifikasi
06:42ke arah yang bukan komoditas saja.
06:44Nanti kalau komoditasnya habis,
06:46Anda punya sumber pendapatan baru.
06:48Jadi harus berani invest jangka panjang.
06:51Uangnya jangan dianggurin.
06:52Kalau punya uang banyak, mulailah invest di industri dan lain-lain.
06:56Utamanya di sumber daya manusia di daerah itu.
06:59Solusi tumbuh paling tinggi di tupang hilirisasi industri.
07:03Dan ini bukti nyata
07:05buat strategi nilai tambah di daerah memang berhasil.
07:09Tinggal dijaga supaya pertumbuhannya berkelanjutan.
07:12Solusi ini sudah puluhan tahun tumbuhnya di atas 7% terus.
07:16Jadi ini harus ditiru oleh daerah-daerah lain.
07:19Maluku, Papua, dan Balinus Tenggara juga mulai bangkit
07:23masing-masing dari industri pengolahan dan pariwisata.
07:28Tapi ingin saya tekankan,
07:30berbagai risiko harus tetap diantisipasi.
07:33Berbagai risiko harus tetap diantisipasi.
07:36Karena itu,
07:37pemda perlu terus menstimulasi perekonomian di daerahnya
07:40lewat belanja yang cepat, tepat, dan produktif.
07:45Next.
07:46Bapak, Ibu,
07:48hadirin yang saya bahas.
Jadilah yang pertama berkomentar
Tambahkan komentar Anda

Dianjurkan