Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
DPR Dukung Pemecatan Kluivert oleh PSSI, Anggap Langkah Tepat Jaga Wibawa Bangsa

Link terkait:
https://www.suara.com/news/2025/10/17/082121/dpr-bela-keputusan-pssi-pecat-kluivert-ini-soal-harga-diri-bangsa

Anggota Komisi X DPR RI, Habib Syarief Muhammad, menyatakan bahwa pemecatan Patrick Kluivert dari kursi kepelatihan Tim Nasional Indonesia pasca-kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026 merupakan sebuah kewajaran dan respons terhadap keinginan mayoritas masyarakat.

Menurut Habib, performa Timnas di bawah asuhan Kluivert tidak menunjukkan peningkatan signifikan.

"Sebuah kewajaran apabila Patrick diharapkan dari kebanyakan masyarakat untuk diganti. Karena kita melihat grafiknya tidak ada penaikan, bukan hanya di acara final, waktu lawan China, waktu lawan itu, beberapa kali sama sekali tidak menunjukkan grafik yang naik," ujar Habib di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, dikutip Jumat (17/10/2025).

#HabibSyarief #PatrickKluivert

Host/Video Editor: Tyas/Talita
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00DPR dukung pemecatan Kulivert oleh PSSI anggap langkah tepat jaga wibawa bangsa.
00:07Anggota Komisi 10 DPR RI Habib Syarif Muhammad menilai pemecatan Patrick Kulivert sebagai pelatih Timnas Indonesia
00:14merupakan langkah wajar dan sesuai aspirasi publik usai gagal lolos ke Piala Dunia 2026.
00:22Ia menyebut performa Timnas di bawah Kulivert tak menunjukkan peningkatan.
00:26Berbeda dengan era Sinteyong, Habib menilai Kulivert kurang mampu memotivasi pemain dan gagal membangun pola permainan efektif.
00:36Meski begitu, Habib menilai waktu latihan dan kebersamaan yang terbatas juga turut menjadi kendala bagi Kulivert.
00:44Menurutnya, keputusan ini adalah bentuk tanggapan terhadap kuatnya desakan masyarakat dan menjaga harga diri bangsa.
00:51Karena hasil yang dicapai tak sebanding dengan besar dukungan dan modal yang telah diberikan.

Dianjurkan