Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Nasib Patrick Kluivert masih menjadi tanda tanya usai gagal membawa Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.

Rapat evaluasi PSSI bersama jajaran Exco akan menentukan apakah Kluivert akan diberhentikan atau tetap dipertahankan sebagai pelatih Timnas Indonesia.

Bagaimana mekanisme pergantian pelatih? Dan siapa sosok yang paling cocok menggantikan Kluivert?

Isu ini dibahas bersama analis sepak bola Gita Suwondo dan komika sekaligus mantan pesepak bola Oki Rengga.

Baca Juga Erick Thohir Dihujat Netizen, Kapten Timnas Jay Idzes Beri Pembelaan di Instagram | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/olahraga/623240/erick-thohir-dihujat-netizen-kapten-timnas-jay-idzes-beri-pembelaan-di-instagram-kompas-petang

#timnasindonesia #patrickkluivert #shintaeyong #pssi

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/olahraga/623257/blak-blakan-desakan-kluivert-out-dari-timnas-analis-bola-oki-rengga-soroti-kans-sty-comeback
Transkrip
00:00Nasib Patrick Klevert masih jadi tanda tanya usai gagal bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026.
00:06Rapat evaluasi PSSI bersama jajaran EXCO akan menentukan apakah Patrick Klevert dipecat atau dipertahankan jadi juru taktik Timnas Indonesia.
00:16Bagaimana mekanisme pergantian pelatih dan siapa yang cocok menggantikan Klevert?
00:21Kami akan membahasnya bersama analis sepak bola Gita Suwondo dan Komikas Galgus Montan pemain sepak bola Oki Rengga.
00:28Selamat petang Bung Gita, selamat petang Bung Oke.
00:31Selamat petang.
00:33Selamat petang.
00:34Ya, ini pura-pura bagian doang kayaknya ya wajahnya ya.
00:38Sudah pasti.
00:39Oke, gini.
00:41Kalau kita bikin catatan setidaknya ada beberapa dosa Klevert, terakhir mungkin yang paling bikin publik kecewa ketika kita gagal menuju Piala Dunia.
00:51Lalu kemudian muncullah tagar begitu ramai di bidang sosial masyarakat meminta pergantian kapten kita, pergantian pelatih di Timnas.
01:00Saya langsung ke Bung Gita dulu.
01:02Bagaimana sebenarnya mekanisme pergantian pelatih Timnas?
01:05Apa yang bisa dilakukan?
01:05Berapa lama waktunya?
01:07Sebenarnya kalau mau cepat ya cepat saja ya.
01:10Kalau kita bicara kemarin kan Sintayong tahun 2024 dianggap gagal di AFF 2024.
01:14Walaupun tidak dengan squad yang memadai saat itu, toh pada saat dia ingin dipecat ya dipecat saja.
01:20Jadi masih tetap tergantung dengan rapat ESKO dan rapat federasi bagaimana memutuskannya.
01:26Kemudian kalau kita bicara keseluruhannya kan sebenarnya kenapa masyarakat marah itu adalah janji Klevert pada saat dia datang di bulan Januari.
01:33Dia bilang dia akan menyuguhkan kemenangan, dia akan bermain cantik.
01:37Sekarang dua-duanya tuh nggak dapet.
01:39Dia nggak main cantik, dia juga nggak mencatat kemenangan.
01:42Itu artinya dia mencatat kemenangan dua kali lawan Bahrain, lawan Cina dengan tidak bermain cantik.
01:46Itu diterima oleh rakyat bahwa ada perbaikan pada saat setelah kalah dari Australi.
01:51Tapi kemudian beberapa pertandingan bahkan pertandingan persahabatan melakukan di Lebanon kan dia tidak memainkan game plan-nya dia.
01:57Dia mencetak gol, tidak shot on target.
01:59Jadi ini tadi janji-janji dia yang tidak tercapai ini yang membuat masyarakat kemudian mengatakan walaupun federasi sudah bilang targetnya adalah 2030.
02:07Tapi masyarakat bukan cuma sekedar target, janjinya dan sampai mana janji ini akan berjalan.
02:12Karena kalau menurut saya, Klevert itu tidak punya game plan B kalau pas saat game plan A-nya berantakan.
02:18Ini yang terjadi dalam beberapa pertandingan dia.
02:20Empat kali dia kalah, tiga diantaranya dengan formasi yang salah.
02:24Hanya melawan Irak, formasi yang benar ya memang kita kalah karena ada faktor luck dan segala macam.
02:28Lainnya memang dia kalah karena tidak menjalankan game plan-nya.
02:31Jadi menurut Anda sebenarnya evaluasi terhadap Klevert ini terlalu lama dilakukan?
02:35Ya, harusnya tidak terlalu lama ya.
02:38Harus ada rapat Expo dalam waktu cepat.
02:40Kabarnya kan masih tertunda dengan ada kesibukan dari Pak Eri, kesibukan keluarganya.
02:45Tapi setelah itu harus ada tindakan, setidaknya ada rapat Expo, ada rapat evaluasi.
02:50Dan dengan tidak datangnya Klevert dan pasukannya ke sini itu sudah tanda tanya besar.
02:54Kenapa dia tidak datang untuk diminta evaluasi?
02:56Karena setelah kita kalah dari China di Away, itu Sintayong datang untuk ada evaluasi dari Expo saat itu.
03:03Dia datang, dia dengan gentle berhadapan dengan Expo untuk diminta evaluasinya.
03:10Ini tidak terjadi dengan Klevert, dia menghindar.
03:12Entah dia takut, entah dia tidak mau berhadapan atau bagaimanapun, dia juga nggak tahu.
03:16Jadi menurut Anda Klevert lebih baik dipecat saja?
03:19Yes.
03:19Oke baik, saya ke Bungoke.
03:23Kalau menurut Anda sendiri, bagaimana sih kinerja dari Klevert?
03:26Saya coba kita lihat ya, dari awal Klevert tampaknya sejak awal pun dia menjadi pemimpin di Timnas sudah banyak kritikan.
03:35Pada masa kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, dia juga dianggap telah melakukan kesalahan.
03:41Begitu karena menyusun pendekatan taktik yang kurang pas.
03:44Kemudian kita lihat kemarin yang bikin masyarakat juga agak marah.
03:48Perentuan starting 11 melawan Arab Saudi sehingga kita kalah tumpang 23 dari Greenville Council.
03:53Kemudian kita gagal melenggang ke Piala Dunia.
03:56Anda marah sama Klevert di bagian yang mana?
03:59Di bagian pemilihan dia sebagai pelatih dari awal, saya sudah marah sebenarnya.
04:04Anda marah ke Erek Thohir?
04:05Sudah pasti, karena semua federasi, semua pengamat sepak bola bilang sepak bola kita itu butuh proses, kita butuh proses yang panjang.
04:15Sepak bola itu bukan kayak sulap yang bisa dibalikan, membalikan telapak tangan gitu-gitu.
04:22Kita semua tahu, ketika Sintayong dikasih berproses, kita lihat ada progresnya di sepak bola kita.
04:28Kita semua bahagia dengan peluang-peluang dengan prestasi yang dikasih Sintayong ke kita.
04:35Namun, di tengah kompetisi yang lagi krusial, terjadi pergantian pelatih.
04:41Kemarin saya sempat bilang, ini adalah hal yang tidak baik untuk sebuah tim sepak bola.
04:49Karena tetap butuh adaptasi dan proses.
04:52Tapi apapun itu, ketika Patrick Klevert datang, aku tetap memberikan dukungan, berharap.
04:58Semoga apa ilmu yang dia punya bisa diterapkan di Timnas Indonesia.
05:02Ternyata, setelah kita lihat sampai pertandingan terakhir, kita semua harus sadar bahwasannya dia tidak punya ilmu untuk menanganin sepak bola kita.
05:11Harus kita akuin, dia tidak punya ilmu. Dia pelatih yang tidak punya ilmu.
05:15Mungkin segala macam taktiknya itu dikasih dari Alex Pastor atau Denny Lanza.
05:20Tapi kalau untuk seorang Patrick Klevert, dia benar-benar seorang pelatih yang tidak punya ilmu untuk menanganin sebuah timnas sepak bola negara.
05:29Itu kayak, kenapa kalau misalnya, kalau kita gagal dengan Sintayong, kita jauh lebih ikhlas ketimbang kita gagal dengan Patrick saat ini.
05:37Jadi menurut Anda, Klevert lebih baik dipecah saja rapat nanti, Dexko?
05:41Sudah pasti. Kenapa kita mempertahankan pelatih yang tidak ada ilmunya?
05:44Meskipun catatannya tiga kali menang, sekali imbang, empat kali tumbang.
05:51Ini ya, catatan itu bukan catatan yang baik.
05:56Kecuali dia datang di semua pertandingan.
05:59Kalau misalnya lawan Jepang kita kalah, tapi kita punya kualitas main yang bagus, semua segala macam.
06:04Kita sebagai penikmat, pecinta sepak bola juga pasti, oh ada perkembangan nih di permainan timnas Indonesia.
06:11Enggak, enggak ada perkembangan. Malah makin berantakan.
06:14Kalau seandainya dua sampai tiga tahun lagi dipegang Patrick, mungkin ada perubahannya.
06:21Tapi kita udah nggak butuh itu. Kan kita kemarin dijanjikan targetnya lolos di ala dunia.
06:27Kalau memang kita sepakat diganti, jadi siapa kira-kira yang cocok untuk menggantikan Klevert Bung kita?
06:33Saya, oke. Sebenarnya susah juga ya. Ada beberapa nama yang pantas.
06:38Tapi gini, yang penggantinya haruslah orang yang bisa menguasai ruang ganti.
06:43Kenapa? Karena kita banyak pemain diaspora sekarang. Kita banyak pemain-pemain yang bermain di Eropa.
06:48Tanpa mengecilkan arti pelatih lokal, apakah pemain-pemain ini akan menganggap kalau pelatih lokal yang memegang?
06:54Itu aja.
06:55Kemudian kita kan sekarang gini, Alex Klevert itu kontraknya berakhir di Februari tahun 2026.
07:01Opsi dua tahunnya, kalau tidak diambil, dia akan berakhir di 2026.
07:04Kalau dia diganti kan masih ada Alex Pastur.
07:07Yang dibutuhkan sekarang adalah pelatih yang bisa menjadi media darling.
07:11Disukai oleh media, disukai oleh supporter, disukai oleh masyarakat.
07:15Dan saya rasa dengan kinerja Alex Pastur selama Januari sampai sekarang, dia masih dianggap oleh masyarakat.
07:20Kenapa dia tidak?
07:21Kemudian kalau ada pelatih yang lain, ya bisa berandai-andai.
07:25Misalnya pelatih yang sudah prasukses di Liga Indonesia seperti Bernardo Tavares.
07:29Kemudian ada lagi, kalau mengacu ke luar negeri, saya juga agak tinggi kalau kita ingin mengambil Timur Kapansi.
07:36Apakah dia akan berhasil?
07:38Karena Timur Kapansi berhasil bersama Uzbekistan dengan apa ya?
07:41Bank pemain Uzbekistan itu luar biasa.
07:44Artinya homegrown players, mereka kan mulai dari under 13, under 15, under 17.
07:48Sehingga dia sudah banyak sekali pemain yang bisa dia comot untuk dimainkan.
07:51Di sini kan dia tidak terlalu mengerti pemain-pemain kita karena dia belum pernah ada di Liga 1, belum pernah mengawasi Liga 1.
07:58Kalau dia datang ke sini, ya berarti dia harus dari nol lagi untuk mengawasi hal-hal.
08:02Jadi menurut Anda, daripada melakukan penyesuan yang baru lagi, lebih baik Alex Pastur yang menjadi kaptennya?
08:09Iya, Alex Pastur kan sudah mengetahui.
08:11Dan dia kan dikenal di Eropa sebagai alih taktik.
08:14Mungkin, tapi sekarang persoalannya adalah gini.
08:16Kalau saya dibawa oleh seseorang, misalnya saya dibawa oleh Patrick Clever, saya asistennya.
08:20Kalau Patrick Clever dipecat, apakah saya akan tega untuk melakukan tugasnya?
08:24Itu masalah moral ya, masalah norma dan segala macam.
08:27Tapi kalau kontraknya sudah berakhir, ya kenapa tidak coba ditawarkan kepada Alex Pastur dan juga Danny Lanzar?
08:33Siapa tahu mereka berkeinginan untuk hal yang sama.
08:36Dan kita kan sekarang ada FIFA Mesdi bulan November, ada piala AFF bulan Juli sampai Agustus tahun depan, dan ada piala Asia Januari tahun 2027.
08:46Hal-hal seperti ini yang harus cepat dipikirkan oleh PSSI kalau ingin mencari pengganti dari Clever.
08:51Kalau Sintayong saya pikir juga, walaupun masyarakat pengen, saya rasa Sintayong juga nggak pengen juga balik ke sini ya.
08:57Saya nggak yakin dia mau gitu loh.
09:00Oke, baik.
09:01Bung Oki, Anda setuju kalau Alex Pastur yang menggantikan atau justru Anda punya nama lain,
09:06misalnya STI balik lagi aja ke Indonesia, nanti dijawab.
09:09Tetap bersama kami saudara di Kompos Petal.
09:12Kita lanjutkan dialog kita, saya ke Bung Oki, pertanian yang tadi.
09:27Kalau Anda sendiri punya nama siapa, setuju dengan Bung Gita, atau mungkin menurut Anda STI, silahkan kembali melatih Indonesia.
09:34Sebenarnya kalau Alex Pastur, menurutku sudahlah kita harus ganti pelatih lain saja.
09:43Kalau nama mungkin aku nggak punya, tapi kita harus punya pelatih yang bisa tegas ke pemain.
09:50Kita butuh itu.
09:52Karena ketika pelatih tidak bisa tegas ke pemain, biasanya pemain itu kurang rasa tanggung jawabnya terhadap tim.
09:59Jadi kayak santai, semua segala macam.
10:01Siapapun itu pelatihnya siapapun, selama dia bisa menguasai ruang ganti, dia bisa bikin pemain disiplin, semua segala macam.
10:12Timnas kita pasti bakal bagus kok sebenarnya.
10:15Di era Sintayong kemarin kan salah satu keunggulan dari Sintayong adalah dia tegas terhadap pemain-pemainnya.
10:21Ketika dia nggak suka, ya dia nggak mainkan.
10:25Jadi buat Anda kenapa pelatih harus menguasai ruang ganti?
10:27Karena ruang ganti itu adalah tempat paling sakral untuk sebuah tim.
10:32Ketika pelatih tidak bisa menguasai ruang ganti, pemain punya egonya sendiri, ngerasa besar sendiri, ngerasa semua segala macam tidak bisa dikuasai pelatih.
10:41Apa yang dibilang pelatih tidak akan sampai ke pemain.
10:46Dan sejauh ini Anda melihat memang tidak ada yang namanya kemesran antar pelatih dan juga tim pelatih?
10:51Untuk saat ini tidak ada?
10:53Tidak ada.
10:55Tidak ada sama sekali.
10:56Bahkan kabarnya ada beberapa pemain yang memprotes keputusan-keputusan pelatih itu sendiri.
11:02Pemain di timnas itu sendiri ya?
11:05Contohnya?
11:06Ada pemain yang menyebutkan, ada pemain yang bertanya ke pelatih kenapa saya tidak diturunkan, semua segala macam.
11:17Ada pertanyaan-pertanyaan dari pemain seperti itu yang tidak bisa dijelaskan secara masuk di akal oleh si Patrick Leifert.
11:24Oke, timnas butuh pelatih yang tegas.
11:27Kalau begitu Bung Gita, bagaimana menentukan, bagaimana penentuan mekanisme pergantian pelatih nanti?
11:34Kalau misalnya STY lagi yang kita panggil, apakah STY mau kembali melatih timnas?
11:40Sebenarnya gini, kan banyak sekali kasus seperti Haf Renard lah, pelatihnya Arab Saudi.
11:45Dia kan dipecat oleh Arab Saudi karena hasil yang buruk.
11:47Tapi setelah beberapa saat, Arab Saudi juga tidak kunjung baik, Mansini yang menjadi pelatih tidak bisa membawa mereka pada target yang mereka inginkan.
11:57Ya akhirnya, persatuan sepak bola Arab Saudi kembali memanggil Haf Renard.
12:00Tapi kan dipecatnya tidak dengan drama, tidak dengan dipecat pada saat dia sebenarnya lagi baik, terus kemudian dia dibuang.
12:07Jadi tidak ada apa ya, tidak ada rasa sakit hati mungkin dari Haf Renard.
12:10Ini kenapa dia kemudian beringinan kembali.
12:12Saya yang tidak yakin dengan STY adalah dia penuh dengan drama.
12:15Bahkan anaknya juga mengatakan, lihat aja nanti.
12:18Kalau mereka tidak dengan ayah saya akan seperti apa.
12:20Jadi dalam tanda kutip itu sudah ada grudge, sudah ada kayak dendam bahwa kenapa gue disingkirin, kenapa hal-hal seperti ini.
12:28Jadi itu yang bikin saya tidak yakin bahwa dia akan mau kembali lagi.
12:30Di samping, saya juga tahu bahwa beberapa petinggi EXCO di PSSI juga tidak ingin dia kembali.
12:36Pak Erik Tohir juga saya yakin juga tidak ingin dia kembali, itu saja.
12:39Sedangkan penentu keputusan itu adalah di Pak Erik Tohir dan juga para EXCO ini.
12:43Tadi Pak Marji kan kemarin bilang bahwa harus ada rapat EXCO untuk memutuskan apakah Patrick Levers stay atau out.
12:51Tapi hanya seperti itu, tidak untuk siapa penggantinya.
12:54Nah penggantinya saya juga tidak yakin bahwa STY akan dipanggil lagi gitu loh.
12:58Walaupun masyarakat sangat ingin sekali STY kembali.
13:00Ya itu dia, meskipun masyarakat kalau kita lihat di mana-mana tampaknya kan belum move on ya dari sosok STY.
13:07Apalagi kemarin kita gagal melangkah ke Piala Dunia, dua tahun perjalanan Timnas terhenti.
13:12Dan kesalnya dimulai dari saat kita kalah dengan Arab Saudi, kemudian di Iraq juga kita dilumpuhkan.
13:17Jadi apakah memang nanti ESCO bisa semata-mata ya tidak mau mendengarkan mungkin pendapat publik itu?
13:23Ya harusnya sih, kalau mendengarkan masyarakat ya STY.
13:26Sebenarnya gini, STY itu sebenarnya sudah on track.
13:29Oke dia kalah dua kali lawan China dan lawan Jepang.
13:32Tapi lawan Jepang kan memang kita kalah dari segalanya.
13:35Plan jalan pun tidak akan jalan.
13:37Tapi lawan China ada kesalahan dari STY.
13:39Kalah away pada saat itu ya.
13:41Dia berantakan di bawah pertama, tapi dia perbaiki di bawah kedua.
13:44Kemudian ada dua pemain, ada dua puzzle yang tidak dimiliki oleh STY tapi dimiliki oleh Patrick Lefort.
13:49Yaitu Joe Pelo Messi sebagai gelandang bertahan untuk menemani Tom Haye.
13:53Dan juga Ole Remini di depan.
13:55Saya juga, saya membayangkan kalau STY sekarang dikasih tim yang sama,
14:00pasti dia akan bisa berbuat lebih banyak daripada yang dilakukan oleh Patrick Lefort.
14:04Dan yang sekarang lebih mewah ya Bung?
14:06Iya, setidaknya melawan Arab Saudi kemarin dia akan memainkan pemain yang tepat.
14:10Oke lah Calvin Verdon nggak bisa bermain di area, keputusannya adalah dia cedera.
14:14Tapi dia pasti akan memainkan Tom Haye untuk tidak memainkan makloh saat itu.
14:17Oke baik, saya Bung Oki, tadi kan Anda mengatakan bahwa ya STY aja yang melatih.
14:21Tapi kan kita tahu saat itu ada isu bahwa terjadi perdebatan di ruang ganti.
14:27STY saat itu dengan pemain?
14:29Ya, perdebatan sama pelatih itu adalah hal wajar di dalam sepak bola sebenarnya.
14:34Kan itu untuk kebaikan tim juga, bukan semata-mata ketika berdebat,
14:39oh ini tim jadi berantakan kayak begitu.
14:42Nah, kesulitannya kan kita tidak dapat informasi tepat tentang keributan yang ada di ruang ganti itu.
14:49Makanya, makanya saya bilang, kalau seandainya mengganti pelatih,
14:53cari pelatih yang tegas, yang tidak bisa diintervensi,
14:56yang benar-benar sesuai, aku maunya ini, ya ini.
15:00Kayak begitu, itu adalah pelatih yang tepat.
15:02Jadi, kalau seandainya gagal, kita tahu minta pertanggung jawabannya ke siapa.
15:08Ini kayak gini, kalau kayak gini, Patrick Leifert gagal semua segala macam.
15:12Ya, kita harus tahu, ini tanggung jawabnya siapa.
15:15Ini jadi dua tanggung jawabnya, Patrick Leifert dan Federasi.
15:17Karena Federasi yang mengganti Patrick Leifert di tengah kompetisi.
15:21Sejauh ini Anda sudah melihat ada respon yang memenuhi pertanyaan dari publik nggak?
15:27Dari Federasi?
15:28Belum ada, belum ada yang muncul ngasih statement apapun.
15:31Makanya kemarin saya bilang, sebenarnya kita mau ngucapin terima kasih ke Pak Erick Thohir
15:37karena sudah membangun sepak bola kita dengan baik.
15:40Tapi Pak Erick Thohir harus tanggung jawab.
15:41Sama apa yang sudah terjadi di Timnah saat ini.
15:44Kan kemauan Pak, Pak ini bukan hal kecil yang dilakukan.
15:50Kita sudah menghabiskan uang banyak untuk persiapan ini semua.
15:53Masa sih apa yang sudah Bapak lakukan dengan baik ini harus selesai dengan sia-sia.
16:01Jadi kasih statement yang baik untuk kita pecinta sepak bola bahwasannya,
16:05oke kita masih bakal setia mendukung Timnas.
16:08Apa yang harus dilakukan oleh Federasi, kita butuh statement itu segera sebenarnya.
16:13Jadi Anda mendesak Erick Thohir untuk segera memberikan statement ya ke publik.
16:18Betul.
16:19Baik, saya ke Bung Gita.
16:21Pertanyaan terakhir saya, apa risiko kalau kita tidak mengganti pelatih apalagi kita akan menuju PLA Asia?
16:28Ya, saya takutnya akan berantakan seperti kemarin-kemarin ya.
16:34Dia sudah pegang 8 pertandingan, 4 diantaranya dia berantakan.
16:37Dia kelihatan tidak punya plan B pada saat plan A-nya jajah, gagal.
16:41Itu aja yang saya khawatirkan.
16:42Kalau dia dipaksa juga.
16:43Karena seperti yang Oki tadi bilang, pelatih ini seperti tidak punya apa ya,
16:47tidak punya kemampuan untuk jadi pelatih.
16:49Itu aja.
16:50Dia punya asisten yang oke, tapi dia tidak terlalu mendengarkan asistennya.
16:54Kelihatan kemarin pada saat kenapa Markut tidak cepat ditarik keluar.
16:58Hanya backup putra yang ditarik keluar.
17:00Kemudian Yaakos Sayuri juga tidak cepat ditarik keluar.
17:03Padahal tidak perform.
17:04Artinya hal-hal seperti ini yang sangat mendasar.
17:06Seorang pelatih harusnya bisa seperti itu.
17:08Itu yang harus kita patahkan dengan kita mencari pelatih yang lain.
17:13Sehingga tidak ada terulang lagi kejadian-kejadian seperti ini.
17:17Contohnya kita sekarang punya tim yang bagus kok.
17:19Kita semuanya sudah ada Ole Romani di depan.
17:21Sudah ada Jumpe LVSI di tengah.
17:22Tom Haye juga sekarang bisa main 80-90 menit.
17:27Kenapa tidak dicoba dengan pelatih yang lain?
17:29Tok, waktunya masih lama.
17:30Saya ingat Tanjung Verde.
17:31Tanjung Verde itu kan baru saja negara debutan.
17:34Ya, benar sekali.
17:36Diaspora dan berhasil lolos ke Pila Dunia.
17:38Ini kan diaspora, pelatihnya dari tahun 2020 tidak ganti.
17:42Dan itu artinya diaspora itu percepatan dan bisa dilakukan.
17:45Artinya walaupun tidak bagus untuk pembinaan, tapi bisa dilakukan.
17:50Oke, baik.
17:50Bung Oki, singkat saja.
17:52Jadi Anda juga meminta federasi untuk tidak tutup telinga untuk mengembalikan STY melatih Timnas?
17:59Masalah STY mau dikembalikan ke Timnas itu keputusan federasi.
18:03Karena sebenarnya aku pribadi sih kalau STY balik.
18:07Terima kasih.
18:08Kalau dia tidak balik juga tidak apa-apa.
18:10Tapi federasi harus tahu bahwasannya mereka harus mencari pelatih yang jauh punya kualitas ketimbang Patrick Leifert.
18:16Patrick Leifert harus diganti kata Bung Oki.
18:18Terima kasih Bung Oki.
18:19Terima kasih Bung Gita telah bergabung di Kompas Petang.
18:21Terima kasih.
18:21Terima kasih.
18:22Terima kasih.
Jadilah yang pertama berkomentar
Tambahkan komentar Anda

Dianjurkan