BANDUNG, KOMPAS.TV - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat menganalisis asal-usul macan tutul yang masuk ke hotel di Bandung, Jawa Barat.
Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat, Agus Arianto menjelaskan asal macan tutul masuk ke Hotel Anugerah Bandung. Macan tutul itu kemungkinan sedang mengeksplorasi kawasan.
Macan tutul berasal dari Tangkuban Parahu dan area pergerakan dari macan tutul tersebut dari kawasan hutan sehingga bisa sampai ke lokasi hotel.
Cerita lebih detil soal kronologis dan proses evakuasi macan tutul dirangkum Jurnalis Kompas TV Dinda Farah dan Juru Kamera Andri Iskandar.
Baca Juga Macan Tutul Masuk Kamar Hotel di Bandung, Ini Kronologi-Proses Evakuasinya | SAPA SIANG di https://www.kompas.tv/nasional/621635/macan-tutul-masuk-kamar-hotel-di-bandung-ini-kronologi-proses-evakuasinya-sapa-siang
#macantutul #bandung #hotel
_
Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/621725/kronologi-macan-tutul-masuk-hotel-di-bandung-proses-evakuasi-berlangsung-3-jam-kompas-petang
00:00Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam BBKSDA Jawa Barat menganalisis asal-usul macan tutul yang masuk ke hotel di Bandung, Jawa Barat.
00:08Kepala BBKSDA Jawa Barat menjelaskan asal macan tutul masuk ke hotel Anugrah, Bandung.
00:15Macan tutul itu kemungkinan sedang mengeksplorasi kawasan.
00:18Macan tutul berasal dari tangkuban parahu dan area pergerakan dari macan tutul tersebut dari kawasan hutan sehingga bisa sampai ke lokasi hotel.
00:30Baik saudara, saat ini saya sedang berada di lobby hotel, salah satu hotel di kota Bandung di jalan pada Saluyu, kecamatan Sukasari yang dimana pada hari kemarin di hotel ini ditemukan keberadaannya macan tutul.
00:47Untuk informasi lebih lanjutnya lagi saat ini saya sedang bersama Ibu.
00:52Ibu Nasimah.
00:53Ibu Nasimah, Ibu apakah betul kemarin di sini ada macan tutul dan bagaimana kronologisnya Ibu?
00:57Oh iya betul, kemarin ada macan tutul.
01:00Waktu itu saya sekitar setengah tujuh, saya lagi duduk di sini.
01:04Terus ada macan tutul turun dari tangga, posisinya lihatnya ada di sini.
01:11Terus masuk ke kamar 101, ada di sini.
01:16Masuk, pas macannya masuk sayangnya keluar minta bantuan sama sekuriti arkon, telpon ke damkar.
01:27Terus pas waktu suami saya datang ngecek, macannya sudah tidak ada di kamar bawah di 101, ternyata sudah naik lagi di atas.
01:36Posisinya ada di depan pintu, lagi tidur-tiduran tapi setengah duduk lah.
01:44Terus pas damkar datang itu sempat pindah ke ujung.
01:51Kan mau dievakuasi sempat berontak, loncat ke atas genteng.
01:57Bagaimana Ibu cara evakuasinya hingga bisa dibawa observasi ke Sukabumi?
02:02Kan setelah dimasukkan ke kerangka besi, turunnya lewat tangga ini, lewat belakang.
02:09Misalnya kan ke depan lagi susah, jadi lewat belakang.
02:14Lewat belakang sini.
02:16Setelah dilakukan pembiusan, macan tutul ini dibawa masuk ke kandang besi,
02:20lalu dilakukan proses evakuasi lewat jalan belakang.
02:24Sehingga memudahkan proses penurunan macan tutul di dalam kandang besi untuk dilakukannya.
02:29observasi lebih lanjut yang saat ini sedang berada di Sukabumi.
02:35Begitu saudara.
02:36Dinda Farah, Andri Iskander, Tim Liputan Kompos TV, Bandung, Jawa Barat.
Jadilah yang pertama berkomentar