Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Peneliti Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin menjelaskan terkait fenomena bola api diduga meteor yang melintasi langit Cirebon, pada Minggu (5/10/2025).

Thomas mengatakan bahwa bola api tersebut dapat dipastikan merupakan meteor berukuran besar.

"Bisa jadi ini adalah meteor yang cukup besar yang melintas mulai dari Jawa bagian selatan melintasi Tasik. Belum ada suara dentuman kemudian melintas sekitar Kuningan dan Cirebon. Itu terdeteksi suara dentuman, ini diduga adalah gelombang kejut ketika meteor tersebut memasuki atmosfer yang lebih padat," ujar Thomas, pada Senin (6/10/2025).

Dia menambahkan jika dibandingkan dengan peristiwa jatuhnya meteor di Bone pada 2008 dan di Rusia pada 2013, ukuran meteor yang melintasi di Cirebon diperkirakan berukuran 3 hingga 5 meter.

Baca Juga Viral Bola Api di Langit Majalengka Disertai Dentuman, Peneliti BRIN Jelaskan Soal Meteor | BERUT di https://www.kompas.tv/regional/621556/viral-bola-api-di-langit-majalengka-disertai-dentuman-peneliti-brin-jelaskan-soal-meteor-berut

#meteor #cirebon #bolaapi

Video Editor: Galih

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/621599/full-penjelasan-brin-soal-bola-api-diduga-meteor-lintasi-langit-cirebon-ukuran-3-hingga-5-meter
Transkrip
00:00Bisa jadi ini adalah asteroid yang, meteor yang cukup besar.
00:10Kejadian pada ahad malam 5 Oktober di Cirebon.
00:18Ada beberapa informasi yang saya terima dari teman-teman media.
00:24Secara umum bahwa kejadian di Cirebon itu adalah didengarnya dentuman yang cukup luas mulai dari Kuningan sampai dengan Kabupaten Cirebon pada pukul sekitar 18.30.
00:41Kemudian juga ada kesaksian video yang saya yakini benar, yaitu CCTV pada pukul 18.35.
00:54Ada tampak cahaya meteor melintas di wilayah tersebut.
01:03Kemudian ada juga video yang menampakkan ada objek terang yang melintas dan kabarnya ini di sekitar wilayah perbatasan antara Cirebon dan Berbes.
01:15Kemudian ada juga informasi bahwa di wilayah Tasik pun itu dilihat ada objek terang yang melintas.
01:25Ini adalah asteroid yang, meteor yang cukup besar yang melintas mulai dari Jawa bagian selatan melintasi Tasik.
01:51Belum ada suara dentuman tetapi kemudian melintas sekitar Kuningan dan Cirebon itu terdeteksi suara dentuman.
02:08Ini diduga adalah gelombang kejut ketika meteor tersebut memasuki atmosfer yang lebih padat.
02:17Kemudian melintas di sekitar Berbes dan ada juga warga yang menyaksikan ada yang disaksikan mulai dari Tegal sampai dengan Pekalongan.
02:31Jadi kalau saya rangkum dari peristiwa kesaksian warga yang dirangkum oleh teman-teman media tersebut,
02:43ini adalah peristiwa masuknya atau jatuhnya meteor yang cukup besar yang kemudian menimbulkan gelombang kejut berupa suara dentuman
02:52dan ada kesaksian yang melihat objek terang yang melintas di langit.
03:01Kalau saya bandingkan dengan data masuknya meteor besar atau bola api, fireball,
03:10di Bonek, Sulawesi Selatan tahun 2008 itu menimbulkan suara dentuman dan getaran pada kaca jendela rumah warga yang cukup kuat.
03:25Dan kemudian ada kolega dari Amerika yang mendapatkan data ultrasound,
03:33infrasound ya, dari yang biasanya untuk mendeteksi percobaan nuklir,
03:41itu kemudian menyimpulkan bahwa ada getaran atau gelombang kejut di atmosfer yang disebabkan oleh masuknya meteor besar
03:52berukuran sekitar 10 meter yang dibune tahun 2008.
03:56Kemudian ada kejadian 2013, ini juga ada meteor besar yang jatuh di Rusia,
04:03tetapi gelombang kejutnya itu berdampak cukup kuat sehingga menghancurkan banyak gedung
04:11dan kemudian mencederai banyak orang yang tertimpa oleh bagian bangunan yang runtuh atau yang terkoyak tersebut.
04:20Dan kemudian disimpulkan bahwa itu disebabkan oleh meteor besar ukurannya sekitar 17 meter.
04:30Sehingga kalau bandingkan antara yang kejadian di Rusia tahun 2013 dan di Bonek 2008,
04:37yang di Cirebon ini lebih kecil tetapi berdampak menimbulkan gelombang kejut.
04:43Artinya memang agak besar,
04:46kalau saya taksir ukurannya kemungkinan antara 3 sampai dengan 5 meter.
04:52Melintas puluhan kilometer di atas wilayah,
04:56mulai dari Tasik, Kuningan, Cirebon,
05:00dan saya menduga kemudian jatuh di Laut Jawa.
05:05Terima kasih telah menonton!
05:35Terima kasih telah menonton!
05:37Terima kasih telah menonton!
Jadilah yang pertama berkomentar
Tambahkan komentar Anda

Dianjurkan